Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KUALITAS TIDUR PADA REMAJA DI SMP NEGERI 2 PARIGI KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PARIGI MOUTONG Salamung , Niswa; Rumbo, Helmi; Ayu Lestari, Vidia
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v12i2.241

Abstract

Pendahuluan: Kualitas tidur sangat penting untuk kesehatan seluruh individu termasuk remaja. Remaja merupakan salah satu kelompok umur yang sering mengalami kualitas tidur buruk. Kualitas tidur buruk akan mempengaruhi fungsi tubuh seseorang, karena tidur merupakan kebutuhan dasar manusia. Tujuan: penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas tidur pada remaja di SMP Negeri Parigi Kecamatan Parigi KabupatenParigi Maoutong. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan data primer. Variabel dalam penelitian adalah kualitas tidur pada remaja. Pengumpulan data mengunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Indeks  (PSQI). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII dan VIII SMP Negeri 2 Parigi yang berjumlahg 327 dengan sampel 77 responden dengan menggunakan tekhnik sampling proporsional random sampling. Hasil: Penelitian menunjukkan kualitas tidur pada remaja di SMP Negeri 2 Parigi memiliki kualitas yang memiliki tidur buruk sebesar 72,7% dan kualitas tidur baik sebesar 27,3%. Kesimpulan: Kualitas tidur remaja SMP Negeri 2 Parigi sebagian besar buruk. Saran: Bagi remaja untuk mendapatkan kualitas tidur baik dapat meningkatkan aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang bisa dilakukan remaja dengan cara berolahraga seperti main sepak bola, lari, main volly dan lain-lain. Bagi remaja yang tidak melakukan olahraga bisa melakukan aktivitas fisik dirumah seperti menyapu rumah dan halaman, memasak, mengepel dan mencuci.
Edukasi Ibu Balita dalam Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Sumber Nutrisi Pencegahan Stunting Elmiyanti, Ni Ketut; Salamung, Niswa; Purwaningsih, Diah Fitri; Wahyu, Wahyu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i1.15608

Abstract

ABSTRAK Stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Anak yang menderita Stunting akan kesulitan untuk mencapai tinggi badan optimal dan terjadi peningkatan angka kesaitan serta kematian. Desa Lebanu kabupaten Sigi merupakan wilayah dengan angka stunting tertinggi di provinsi Sulawesi Tengah, sehingga perlu adanya intervensi yang tepat untuk dapat menyelesaikan masalah ini. Salah Satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting pada anak adalah pengetahuan ibu yang kurang dalam peberian makanan bergizi pada anak. Edukasi perlu diberikan kepada ibu balita hingga mereka mamahami dan dapat memberikan makanan bergizi bagi anak. Edukasi pada ibu balita diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dalam memanfaatkan daun kelor sebagai sumber nutrisi. Melalui penyuluhan tentang pemanfaatan daun kelor sebagai sumber nutrisi pencegahan stunting dan penilaian kemampuan pengetahuan dengan cara pre post test. Adanya perubahan pengetahuan ibu balita tentang pemanfaatan daun kelor sebagai sumber nutrisi pencegahan stunting dimana saat pretest hanya 25% ibu yang memiliki pengetahuan baik dan meningkat menjadi 91,6 % setelah diberikan penyuluhan. Terdapat peningkatan pengetahuan ibu balita dalam pemanfaatan daun kelor sebagai nutrisi pencegahan stunting. Kata Kunci: Edukasi, Stunting, Ibu, Kelor  ABSTRACT Stunting is still a health problem in Indonesia. Children who suffer from stunting will find it difficult to reach optimal height and there will be an increase in morbidity and mortality. Lebanu village, Sigi district, is the area with the highest stunting rate in Central Sulawesi province, so there needs to be appropriate intervention to solve this problem. One of the factors that can cause stunting in children is mothers' lack of knowledge in providing nutritious food to children. Education needs to be given to mothers of toddlers so that they understand and can provide nutritious food for their children. Education for mothers of toddlers is expected to increase knowledge in using Moringa leaves as a source of nutrition. Through counseling about the use of Moringa leaves as a source of nutrition to prevent stunting and assessing knowledge skills using a pre-post test. There was a change in the knowledge of mothers of toddlers regarding the use of Moringa leaves as a source of nutrition to prevent stunting where at pretest only 25% of mothers had good knowledge and this increased to 91.6% after being given counseling. There is an increase in the knowledge of mothers of toddlers regarding the use of Moringa leaves as nutrition to prevent stunting. Keywords: Education, Stunting, mother, Moringa