Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Program Rancang Bangun Website Desa Salawu - Margalaksana sebagai Media Informasi, Layanan, Sosailisasi, dan Promosi Produk Unggulan Desa Richard Sembiring; Luthfi Ramadhani Sembiring; Tengku Ahmad Riza Sembiring; Cindy Muhdiantin Sembiring; Rd Rohmat Saedudin
NJCOM: Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18434656

Abstract

Desa Margalaksana merupakan salah satu Desa yang berada di wilayah Kecamatan Salawu. Secara astrionomi Desa Margalaksana Kecamatan Salawu terletak antara pada ketinggian + 600 M di atas permukaan laut dan rata-rata curah hujan mencapai 1.000 MM / Tahun. Luas wilayah Desa Margalaksana Kecamatan Salawu mencapai 274 Ha. Adapun batas-batas wilayah sebagai berikut :  Sebelah Utara : Desa Serang, Sebelah Timur : Desa Salebu,  dan Desa Sukaluyu (Kecamatan Mangunreja),   Sebelah Barat: Desa Salawu, Sebelah Selatan : Desa Sukarasa. Secara Umum penggunaan lahan di Desa Margalaksana sebagian besar dimanfaatkan untuk lahan pertanian tanaman pangan / sawah yaitu + 228 Ha. Selain potensi pertanian, Desa Margalaksana memiliki lahan kosong seluas 8 Ha yang sudah ada lapanagan sepakbola modern terbuka di tengah-tengahnya. Skarang ini lahan sekitarnya akan diperuntukan untuk membangun area hijau terbuka, eco-farming, jogging track, area green playground, dll untuk mewujudkan desa wisata. Permasalahannya adalah, untuk mempromosikan dan mengenalkan area pariwisata di desa tersebut masih bersifat konvensional dan terbatas dari mulut ke mulut. Diperlukan adanya media untuk sosialisasi dan promosi keberaadaan area tersebut lengkap dengan sarana prasarana yang nantinya akan ada dan dibangun, sehingga Desa Margalaksana menjadi lebih dikenal dan terinformasikan dengan baik ke wilayah sekitar.
Digitalisasi Manajemen Aset Desa Citeureup: Implementasi Aplikasi untuk Pengelolaan Aset yang Transparan dan Efisien Tengku Ahmad Riza; Mega Fitri Yani
NJCOM: Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18434497

Abstract

Desa Citeureup di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menghadapi tantangan dalam pengelolaan aset desa yang masih bergantung pada sistem pencatatan manual menggunakan Microsoft Excel. Sistem ini memiliki berbagai keterbatasan dalam hal transparansi, akurasi data, dan aksesibilitas informasi bagi masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui pengembangan sistem manajemen aset berbasis website yang mudah diakses, aman, dan terstruktur. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari survei kebutuhan, pengembangan sistem, pelatihan, hingga implementasi dan evaluasi. Website yang dikembangkan mencakup fitur pencatatan aset real-time, pelacakan kondisi, dan pelaporan otomatis. Pelatihan dan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dan partisipasi masyarakat. Hasil evaluasi awal menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan aset desa. Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya digitalisasi tata kelola desa yang berbasis konteks lokal dan dukungan aktif pemerintah desa.
Analisis Penggunaaan Government Radio Network (GRN) untuk Integrasi Sistem Komunikasi Public Protection and Disaster Relief (PPDR) di Kota Bandung Tengku Ahmad Riza; Asep Mulyana; Rendy Ahmad Munadi
TEKNIK Vol 40, No 2 (2019)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.912 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v39i3.24661

Abstract

Sistem komunikasi Public Protection and Disaster Relief (PPDR) yang digunakan oleh instansi/lembaga saat ini tidak terintegrasi. Situasi ini menghambat komunikasi informasi antar instansi/lembaga sehingga memperlambat penanganan bencana. Artikel ini menyajikan penelitian kajian analisis penggunaan sistem Government Radio Network (GRN) untuk integrasi sistem komunikasi antar instansi/lembaga PPDR. Integrasi ini bertujuan untuk memperlancar aliran informasi antar instansi/lembaga PPDR sehingga mempercepat upaya menangani bencana. Teknologi komunikasi GRN yang digunakan ditentukan dengan melakukan kajian literatur dan studi banding di kota lain di dalam dan di luar negeri. TETRA digunakan untuk simulasi implementasi sistem GRN dalam melayani seluruh kota Bandung dengan frekuensi operasi 400 MHz dan lebar pita 800KHz.
Program Rancang Bangun Website Desa Salawu - Margalaksana sebagai Media Informasi, Layanan, Sosailisasi, dan Promosi Produk Unggulan Desa Richard Sembiring; Luthfi Ramadhani Sembiring; Tengku Ahmad Riza Sembiring; Cindy Muhdiantin Sembiring; Rd Rohmat Saedudin
NJCOM: Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18434656

Abstract

Desa Margalaksana merupakan salah satu Desa yang berada di wilayah Kecamatan Salawu. Secara astrionomi Desa Margalaksana Kecamatan Salawu terletak antara pada ketinggian + 600 M di atas permukaan laut dan rata-rata curah hujan mencapai 1.000 MM / Tahun. Luas wilayah Desa Margalaksana Kecamatan Salawu mencapai 274 Ha. Adapun batas-batas wilayah sebagai berikut :  Sebelah Utara : Desa Serang, Sebelah Timur : Desa Salebu,  dan Desa Sukaluyu (Kecamatan Mangunreja),   Sebelah Barat: Desa Salawu, Sebelah Selatan : Desa Sukarasa. Secara Umum penggunaan lahan di Desa Margalaksana sebagian besar dimanfaatkan untuk lahan pertanian tanaman pangan / sawah yaitu + 228 Ha. Selain potensi pertanian, Desa Margalaksana memiliki lahan kosong seluas 8 Ha yang sudah ada lapanagan sepakbola modern terbuka di tengah-tengahnya. Skarang ini lahan sekitarnya akan diperuntukan untuk membangun area hijau terbuka, eco-farming, jogging track, area green playground, dll untuk mewujudkan desa wisata. Permasalahannya adalah, untuk mempromosikan dan mengenalkan area pariwisata di desa tersebut masih bersifat konvensional dan terbatas dari mulut ke mulut. Diperlukan adanya media untuk sosialisasi dan promosi keberaadaan area tersebut lengkap dengan sarana prasarana yang nantinya akan ada dan dibangun, sehingga Desa Margalaksana menjadi lebih dikenal dan terinformasikan dengan baik ke wilayah sekitar.
Digitalisasi Manajemen Aset Desa Citeureup: Implementasi Aplikasi untuk Pengelolaan Aset yang Transparan dan Efisien Tengku Ahmad Riza; Mega Fitri Yani
NJCOM: Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18434497

Abstract

Desa Citeureup di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menghadapi tantangan dalam pengelolaan aset desa yang masih bergantung pada sistem pencatatan manual menggunakan Microsoft Excel. Sistem ini memiliki berbagai keterbatasan dalam hal transparansi, akurasi data, dan aksesibilitas informasi bagi masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui pengembangan sistem manajemen aset berbasis website yang mudah diakses, aman, dan terstruktur. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari survei kebutuhan, pengembangan sistem, pelatihan, hingga implementasi dan evaluasi. Website yang dikembangkan mencakup fitur pencatatan aset real-time, pelacakan kondisi, dan pelaporan otomatis. Pelatihan dan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dan partisipasi masyarakat. Hasil evaluasi awal menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan aset desa. Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya digitalisasi tata kelola desa yang berbasis konteks lokal dan dukungan aktif pemerintah desa.
PENDAMPINGAN GOOGLE CLASSROOM BERBASIS MODUL DAN SERTIFIKASI UNTUK LITERASI DIGITAL GURU PAUD Mochamad Teguh Kurniawan; Tengku Ahmad Riza; Hanung Nindito Prasetyo; Herdi Handoko; Ranita Windriani; Erlangga Faezal; Samia Fadhilah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.60794

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi digital guru Pendidikan Anak Usia Dini dan keterbatasan pemanfaatan Learning Management System dalam pengelolaan pembelajaran, padahal kompetensi digital menjadi kebutuhan mendesak di era transformasi pendidikan. Tujuan utama adalah meningkatkan literasi digital guru melalui pendampingan Google Classroom berbasis modul terstruktur dan sertifikasi penyelesaian, serta menjadi langkah awal pengembangan Learning Management System untuk dokumentasi dan rekognisi pembelajaran guru secara berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Juni 2026 di Universitas Negeri Yogyakarta, menargetkan 24 guru dari Gugus PAUD VIII Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan adalah pendekatan andragogi partisipatif melalui praktik langsung dan pendampingan intensif, terdiri atas empat sesi: pematerian literasi digital, pengenalan Google Classroom, workshop Learning Management System, dan praktik penyusunan materi presentasi berbantuan kecerdasan buatan serta teknik public speaking. Hasil menunjukkan peserta memiliki pemahaman awal baik dengan rata-rata pre-test 93,64% pada literasi digital dan 97,27% pada Learning Management System. Setelah pelatihan, pemahaman meningkat pada aspek fungsi Learning Management System, peran guru, dan implementasi Google Classroom mencapai 100%. Peserta mengunggah tugas portofolio ke Google Classroom sebagai dokumentasi pembelajaran digital. Luaran yang dihasilkan berupa modul pelatihan, instrumen evaluasi, sertifikat kompetensi, dan fondasi pengembangan Learning Management System terintegrasi yang mendukung rekognisi pembelajaran lampau bagi guru yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Simpulan kegiatan ini adalah pendampingan Google Classroom berbasis modul terstruktur dan sertifikasi efektif meningkatkan literasi digital guru Pendidikan Anak Usia Dini sekaligus membangun ekosistem dokumentasi pembelajaran terintegrasi, yang menjadi kebaruan dalam menghubungkan pelatihan non-formal dengan pengakuan akademik formal melalui rekognisi pembelajaran lampau. Kata kunci: Literasi Digital, Google Classroom, Guru PAUD, Rekognisi Pembelajaran Lampau