Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Knowledge Of Attitudes And Behavior Regarding Bullying Among Adolescents At Jogoroto Senior High School: Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Tentang Bullying Pada Remaja Di Sma Negeri Jogoroto Zuliani; Ana Farida Ulfa; Andi Yudianto; Abdul Ghofar; Nurmalisyah, Fitri Firranda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2024): JPM SEPTEMBER 2024
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v10i2.2384

Abstract

Bullying didefinisikan sebagai perilaku mengintai seseorang melalui sikap, tindakan, atau perkataan. Kasus bullying banyak ditemukan terjadi dikalangan anak sekolah yang seringkali tidak disadari karena kurangnya pengetahuan baik tentang apa itu bullying, bentuk dan dampak bullying. Tingginya pengetahuan siswa tentang bullying berdampak pada perilaku dan sikap positif siswa yang akan menghindari aktivitas bullying. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang bullying pada remaja di SMA Negeri Jogoroto. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan rancangan deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik simple random sampling dengan jumlah 114 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa gambaran pengetahuan tentang bullying pada remaja di SMA Negeri Jogoroto paling banyak berada pada kategori baik yaitu 86 responden (75,4%), sikap tentang bullying pada remaja kategori sangat baik yaitu 85esponden (74,6%), serta perilaku tentang bullying pada remaja kategori sehat yaitu 91 responden (79,8 %), sehingga diharapkan dari hasil penelitian ini sekolah lebih mengembangkan program antibullying dan melibatkan semua pihak sekolah dalam penanganan perilaku bullying serta sekolah mampu memberikan edukasi berupa media poster yang sekali setiap bulan kepada siswa tentang dampak negative bullying dan bagaimana cara melaporkan jika mereka menjadi korban atau saksi bullying.
Psychoeducation through SEKOPER (Women's School) Increases Knowledge of Stunting in Mothers Zuliani, Zuliani; Retnowuni, Arifa; Masruroh, Masruroh; Yudianto, Andi; Ulfa, Ana Farida; Yani, Athi' Linda; Qomariana, Anna; Ninuk, Devin Prihan; Lestari, Trijati Puspita
Jurnal Surya Vol 15 No 3 (2023): VOL 15 NO 03 DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38040/js.v15i3.842

Abstract

Introduction: Women have strategic roles that need to be activated and optimized in order to be integrated in development. But to achieve that, women are still faced with various diverse problems, especially in the scope of gender. Stunting is one of the most important global problems that has not been addressed in Indonesia. Family empowerment efforts are also very necessary. In overcoming the problem of stunting. This research aims to analyze women's knowledge about stunting through SEKOPER (women's school) after being given educationMethod: This research method is experimental with a one group pre test-post test design approach. The population is mothers who have children under 60 months of age who are given education about stunting. The sampling technique used simple random sampling with 27 respondents. The instrument uses a questionnaire with data collection carried out twice for pre and post values. Data analysis used Wilcoxon rank.Results: The results show that most of the respondents' knowledge before psychoeducation was sufficient and afterwards most of them had good knowledge. Obtained p value = 0.000 which shows that there is a difference in mean knowledge before and after being given psychoeducation.Conclusion: Psychoeducation has an impact on knowledge and efforts to prevent stunting. It is hoped that preventive efforts in the community can be carried out optimally and sustainably.Keywords: Women, Psicoeducation, Stunting, Suitcase
Pengaruh Family Psikoedukasi terhadap Peningkatan Self Care dalam Merawat Anak Thalasemia Ana Farida Ulfa; Masruroh Hasyim
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i1.ART.p053-057

Abstract

Thalasemia adalah penyakit kronis yang mengarah pada beberapa masalah, yang melibatkan aspek biologis, psikologis, sosial dan spiritual. Pengasuh memainkan peran penting untuk mengadvokasi keluarga. Sementara itu, keluarga bertindak sebagai pengambil keputusan untuk menjaga kesehatan anggota keluarga. Selain itu, mereka harus mempertahankan anggota mereka, dalam hal perawatan diri. Selanjutnya mengenai peran keluarga dalam menjaga kesehatan para anggota. Penelitian ini menggunakan desain pre- eksperimental dan desain one group pretest-posttest. Populasinya adalah keluarga dengan anak thalas- semic di RSUD Daerah Jombang. Jumlah total sampling adalah 14 keluarga. Intervensi keluarga psiko- pendidikan diberikan dalam lima sesi. Sesi pertama adalah pertemuan dengan keluarga yang anaknya menderita thalassemia. Sementara itu, sesi keempat dan kelima digunakan untuk mengunjungi keluarga. Selanjutnya, intervensi diberikan dalam satu atau dua minggu setelah kunjungan. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh signifikan perawatan diri keluarga yang diukur oleh keluarga APGAR. Oleh karena itu, dapat direkomendasikan bahwa intervensi keluarga Psiko-pendidikan adalah salah satu intervensi yang digunakan untuk mencari anak-anak dengan thalasemia kronis.