Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS HIDROLIK PINTU AIR DANAU LIMBOTO Fuad, Mohamad Januar; Zees, Dewi Sartika T.; Rauf, Aditya
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 11 No. 2 (2023): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v11i1.473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas hidraulis dan efektivitas operasional pintu air di Danau Limboto dalam pengelolaan aliran air selama musim hujan dan kemarau. Metode yang digunakan meliputi pemodelan hidrolik, pengukuran debit dan kualitas air, serta analisis data historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas hidraulis pintu air belum optimal, yang berisiko menyebabkan banjir saat musim hujan dan kekeringan di musim kemarau. Pengembangan skenario operasional adaptif, seperti pembukaan bertahap pada musim hujan dan penutupan parsial pada musim kemarau, diusulkan untuk meningkatkan pengelolaan air. Dampak positif dari pengaturan pintu air yang tepat mencakup pelestarian ekosistem dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Rekomendasi untuk peningkatan kapasitas infrastruktur dan pelatihan pengelola diharapkan dapat mendukung keberlanjutan Danau Limboto sebagai sumber daya air utama.
Perencanaan Pembangunan Wilayah Berbasis Potensi Lokal untuk Mendorong Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo Akhirun, Layosibana; Zees, Dewi Sartika T.
Journal of Multi Technology Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Multi Technology (J-Multitechno)
Publisher : CV. Dalle' Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-multitechno.v1i2.180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi perencanaan pembangunan wilayah berbasis potensi lokal dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan dokumen kebijakan daerah. Pembangunan wilayah di Indonesia menghadapi tantangan kompleks yang berkaitan dengan ketimpangan antarwilayah, keterbatasan sumber daya, dan keberlanjutan lingkungan. Kabupaten Gorontalo sebagai salah satu daerah dengan potensi alam dan sosial ekonomi yang beragam memerlukan pendekatan pembangunan yang menekankan pada potensi lokal sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembangunan wilayah di Kabupaten Gorontalo telah diarahkan pada penguatan sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata berbasis komunitas, namun masih menghadapi kendala berupa rendahnya kapasitas kelembagaan, koordinasi lintas sektor, dan keterbatasan pembiayaan pembangunan. Upaya optimalisasi potensi lokal memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku usaha dengan prinsip partisipatif dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi perencanaan berbasis potensi lokal ke dalam dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa.
Evaluasi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan Kesesuaian Lahan Di Kota Kota Gorontalo Mohamad Fiqri Hunta; Bambang Djau; Dewi Sartika T. Zees
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.2569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketersediaan dan kesesuaian spasial Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Gorontalo. Pertumbuhan kota yang pesat telah menyebabkan berkurangnya ruang ekologis, sehingga keberadaan RTH menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan mengurangi risiko bencana hidrometeorologi. Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, wilayah perkotaan diwajibkan memiliki minimal 30% luas wilayah berupa RTH. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji status eksisting RTH serta kesesuaiannya terhadap rencana tata ruang wilayah. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui survei lapangan (observasi langsung, pencatatan koordinat, dokumentasi) dan studi pustaka menggunakan peta tematik seperti penggunaan lahan, kemiringan lereng, dan kepadatan penduduk. Hasil penelitian mengidentifikasi sepuluh lokasi RTH yang tersebar di berbagai titik kota. Sebagian besar RTH memiliki karakter campuran antara vegetasi, area perkerasan, dan lahan terbangun. Analisis overlay menunjukkan bahwa hampir seluruh RTH berada pada zona yang sesuai, kecuali Lapangan Bulota yang terletak di zona tidak sesuai berdasarkan RTRW. Secara fungsional, RTH memenuhi peran ekologis dan sosial, namun tantangan masih ditemukan dalam aspek keberlanjutan fungsi dan perlindungan terhadap alih fungsi lahan. Keywords: Ruang Terbuka Hijau, Kesesuaian Lahan, Tata Ruang, Perkotaan, Kota Gorontalo Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketersediaan dan kesesuaian spasial Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Gorontalo. Pertumbuhan kota yang pesat telah menyebabkan berkurangnya ruang ekologis, sehingga keberadaan RTH menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan mengurangi risiko bencana hidrometeorologi. Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, wilayah perkotaan diwajibkan memiliki minimal 30% luas wilayah berupa RTH. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji status eksisting RTH serta kesesuaiannya terhadap rencana tata ruang wilayah. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui survei lapangan (observasi langsung, pencatatan koordinat, dokumentasi) dan studi pustaka menggunakan peta tematik seperti penggunaan lahan, kemiringan lereng, dan kepadatan penduduk. Hasil penelitian mengidentifikasi sepuluh lokasi RTH yang tersebar di berbagai titik kota. Sebagian besar RTH memiliki karakter campuran antara vegetasi, area perkerasan, dan lahan terbangun. Analisis overlay menunjukkan bahwa hampir seluruh RTH berada pada zona yang sesuai, kecuali Lapangan Bulota yang terletak di zona tidak sesuai berdasarkan RTRW. Secara fungsional, RTH memenuhi peran ekologis dan sosial, namun tantangan masih ditemukan dalam aspek keberlanjutan fungsi dan perlindungan terhadap alih fungsi lahan.
Pemetaan Batimetri dan Analisis Morfometri untuk Evaluasi Kondisi Fisik Wisata Danau Perintis, Bone Bolango La Ode Juni Akbar; Bambang Djau; Dewi Sartika T. Zees
TOBA: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination Vol. 4 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/toba.v4i2.5712

Abstract

The objective of this study is to conduct bathymetric mapping and morphometric analysis to evaluate the physical condition of Perintis Lake, Bone Bolango. This research employs a descriptive quantitative approach, utilizing survey methods and field observations. Bathymetric mapping was performed using the Underwater Meter Gauge method, with data interpolation analyzed through the Spline with Barriers method in ArcMap. Lake morphometry was assessed by calculating surface and subsurface dimensions based on bathymetric data. The results of the bathymetric and morphometric analyses reveal that Perintis Lake is a shallow water body (average depth of 1.88 m) with complex morphological characteristics. A Shoreline Development Index (SDI) of 1.84 indicates an irregular lake shape with diverse littoral habitats, while an aspect ratio of 4.02 reflects a suboptimal unidirectional water circulation pattern. Morphometric characteristics, such as a Volume Development Value of 1.61 and a Zmax/Zmean ratio of 1.87, suggest high susceptibility to sedimentation, unstable thermal stratification, and organic sediment accumulation. The study highlights the need for an ecologically zoned management approach, including sediment input control, littoral zone conservation, and periodic bathymetric monitoring to ensure the sustainability of Perintis Lake's ecosystem.