Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Penerapan Konstruksi Hijau Pada Proyek Pembangunan Gedung Rektorat dan Dekanat Universitas Mahasaraswati Denpasar Tjokorda Istri Praganingrum; Ni Luh Made Ayu Mirayani Pradnyadari; I Gede Gegiranang Wiryadi; Cokorda Putra Wirasutama; Ni Putu Atika Hanny Vidary
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.836 KB) | DOI: 10.36733/jikt.v11i2.5426

Abstract

Konsep green-construction merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menghadapi dampak negatif dari industri konstruksi. Konsep green-campus merupakan salah satu upaya awal dalam pengelolaan lingkungan kampus dengan partisipasi seluruh civitas akademika. Proyek Pembangunan Gedung Rektorat dan Dekanat Universitas Mahasaraswati Denpasar yang berlokasi di Jl. Kamboja No. 11A Denpasar merupakan proyek yang berupaya merencanakan konstruksi hijau untuk mewujudkan bangunan hijau. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses penerapan green construction pada proyek Pembangunan Gedung Rekotrat dan Dekanat Universitas Mahasaraswati Denpasar dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Variabel konstruksi hijau diambil dari literatur yang dianalisis dengan Analytical Hierarchy Process dimana variabel konstruksi hijau telah disusun menjadi struktur yang kompleks dalam susunan hierarkis. Jumlah responden adalah 15 orang yang merupakan pihak yang terlibat dalam proyek, dimana 67% di antaranya diambil sampel dengan metode purposive sampling. Implementasinya, faktor pencapaian tertinggi diperoleh sebesar 80% pada faktor F11 penyimpanan dan perlindungan material, dan pencapaian tertinggi pada aspek penerapan yaitu 63% pada aspek A4 sumber daya dan siklus material. Sedangkan pencapaian penerapan faktor terendah dengan 16% pada faktor F15 konservasi dan efisiensi air, pencapaian terendah pada aspek penerapan dengan 27% pada aspek A6 konservasi air dan energi.
EVALUASI KINERJA STRUKTUR GEDUNG BERDASARKAN METODE SPEKTRUM KAPASITAS (ATC-40) DAN TARGET PERPINDAHAN MODIFIKASI (FEMA 440) I Ketut Diartama Kubon Tubuh; I Gede Gegiranang Wiryadi; I Putu Agus Putra Wirawan; Henri Meta Kondamay
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 27 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 1, Maret 2023
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2023.v27.i01.p01

Abstract

Analisis kinerja struktur merupakan metode analisis struktur pasca elastis yang mana bertujuan untuk mendapatkan besarnya gaya geser dasar dan perpindahan maksimum pada struktur bangunan. Pada paper ini ditampilkan hasil evaluasi kinerja struktur gedung yang telah dibangun dengan sistem rangka terbuka yang berfungsi sebagai rumah susun empat tingkat yang didesain berlokasi di Malang, Jawa Timur. Gedung ini didesain dengan beban gempa berdasarkan respon spektrum dari peta gempa Indonesia. Metode analisis kinerja struktur dilakukan berdasarkan metode Spektrum Kapasitas (ATC-40) dan metode Target Perpindahan Modifikasi (FEMA 440). Hasil analisis kinerja baik berdasarkan pendekatan Spektrum Kapasitas maupun Target Perpindahan Modifikasi menunjukkan tingkat atau level kinerja yang sama yaitu Immediate Occupancy (IO). Namun kondisi eksisting struktur pada performance point atau level kinerjanya terdapat beberapa elemen strutkur mengalami sendi plastis Collapse (C). Hal ini menunjukkan kinerja struktur belum memenuhi kriteria ATC-40 dan FEMA 440. Sehingga perlu dilakukan perbaikan terhadap elemen strutkur yang mengalami collapse (C) untuk mendapatkan level kinerja sesuai dengan metode ATC-40 dan FEMA 440.
EVALUASI KINERJA STRUKTUR RANGKA BETON BERTULANG BALOK LEBAR DENGAN DISTRIBUSI BEBAN PELAT SATU DAN DUA ARAH I Ketut Sudarsana; Gede Adi Susila; I Wayan Prima Widiantara; I Gede Gegiranang Wiryadi
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 27 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 1, Maret 2023
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2023.v27.i01.p15

Abstract

Sistem struktur rangka gedung beton berttulang menggunakan balok lebar menjadi solusi pada bangunan dengan keterbatasan ketinggian untuk mendapatkan jumlah tingkat yang lebih banyak, jarak antar tingkat lebih tinggi dan keleluasaan dalam instalasi elemen arsitektur dan MEP. Kajian analisis ini dilakukan untuk mengevaluasi perilaku dan kinerja struktur rangka terbuka dengan balok lebar untuk kondisi sistem pelat satu arah dan dua arah. Studi ini dilakukan dengan menerapkan analisis linier dan nonlinier menggunakan program analisis struktur terhadap empat buah model struktur lima tingkat dengan kolom persegi, yang bervariasi pada dimensi balok dan sistem pelatnya. Adapun variasi yang ditinjau adalah balok normal dengan sistem pelat satu arah (1wSN), balok normal dengan sistem pelat dua arah (2wSN), balok lebar dengan sistem pelat satu arah (1wSW), dan balok lebar dengan sistem pelat dua arah (2wSW). Semua elemen struktur didesain mengikuti dan memenuhi kriteria dari peraturan yang berlaku, kemudian dilanjutkan dengan analisis beban dorong statik non-linear untuk mendapatkan kinerja masing-masing model struktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur dengan balok lebar memiliki deformasi yang lebih besar dibandingkan struktur dengan balok normal dengan pencapaian kondisi runtuh lebih cepat sehingga daktilitas strukturnya juga menjadi lebih rendah. Hal ini disebabkan oleh kekakuan join balok-kolom struktur dengan balok lebar lebih rendah dari strutkur dengan balok normal. Penggunaan sistem pelat satu arah maupun dua arah pada strutkur dengan balok lebar tidak memberikan pengaruh yang signifikan.
Analisis Perbandingan Biaya dan Waktu Pembangunan Konstruksi Kap Baja Ringan dengan Kap Kayu : Studi Kasus: Private Villa Kedungu, Kediri, Tabanan I Gede Ngurah Sunatha; I Gede Gegiranang Wiryadi; I Putu Adi Septiawan
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v12i1.6402

Abstract

Konstruksi rangka atap merupakan suatu bagian dari suatu bangunan terletak paling atas dan merupakan struktur rangka batang yang terletak pada sebuah bidang dan saling dihubungkan dengan sendi pada ujungnya, membentuk suatu bagian bangunan yang terdiri dari segitiga-segitiga dengan material yang umumnya dipakai adalah kayu. Kelangkaan akan kayu membuat harga kayu mahal. Salah satu dampaknya yaitu konstruksi rangka atap yang memakai kayu membuat harga pekerjaan atap membengkak. Dari permasalahan ini, alternatif penggunaan material untuk rangka atap yaitu baja ringan karena sifatnya yang kuat dan masih gampang dicari. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbandingan biaya dan waktu konstruksi kap kayu dengan kap baja ringan dengan mengambil studi kasus Private Villa Kedungu, Kediri, Tabanan, untuk mengetahui material yang lebih ekonomis (biaya) dan lebih cepat pengerjaannya/ efisien (waktu). Analisis biaya menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Kab. Badung 2021 dan analisis waktu menggunakan koefisien pekerjaan yang kemudian diolah dengan metode komparatif kuantitatif. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan pekerjaan kap baja ringan lebih murah dari pada pekerjaan kap kayu. Total biaya untuk kap baja ringan yaitu Rp. 165.535.000, sedangkan untuk kap kayu total biayanya yaitu Rp. 206.614.000. Semntara itu dari segi perbandingan waktu, pekerjaan kap baja ringan lebih cepat pengerjaannya dengan durasi 18 hari kerja, sedangkan pekerjaan kap kayu 24 hari kerja.
UPAYA MENGOPTIMALKAN UMKM YANG TERKENA DAMPAK AKIBAT COVID-19 DI DESA SUMERTA KELOD I Gede Gegiranang Wiryadi; Eduardus Beyong; I Putu Agus Putra Wirawan; I Ketut Diartama Kubon Tubuh
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v4i1.6257

Abstract

Covid - 19 memang sudah dua tahun melanda Indonesia sehingga Pemerintah Indonesia dengan tegas mengambil tindakan pencegaan seperti Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) maupun pemerlakukan pembatasan kegitaan masyarakat (PPKM). Covid-19 memberikan dampak buruk bagi setiap sektor kehidupan tidak terkecuali Indonesia. Kebijakan pembataan kegiatan dilakukan untuk memperioritaskan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Namun kebijakan ini berdampak pada sektor usaha mikro atau UMKM. Pelaku UMKN sangat merasakan dampak pembatasan karena kegiatannya berinteraksi langsung dengan aktivitas masyarakat. Contonya usaha milik Bu Nyoman yang berada Jl. Akasia 16 Gg. Buaji Asri No 6, Sumarta Kelod, Denpasar Timur , Kota Denpasar, yang terkena dampak akibat covid-19. TIM KPBC Unmas Denpasar dalam rangka melakukan pengangabdian masyarakat ke masyarakat, secara langsung turun ke lapangan dan melakakun observasi dan mencari permasalahan-permasalahan yang dihadapi Ibu Nyoman selama masa pandami covid-19. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi, program kerja yang ditawarkan ke mitra adalah meningkatkan promosi di media sosial. Adapaun rincian program tersebut adalah mendesain gambar produk, mengunggah secara masif di media sosial dan menerima pesan-antar secara daring. Setelah program dijalankan, hasilnya lapak Ibu Nyoman mulai mendapat pembeli secara online maupun datang langsung.
Perilaku Struktur Gedung dengan Perkuatan Bresing X dan Canggah Wang dalam Menahan Beban Gempa I Gede Gegiranang Wiryadi; I Putu Agus Putra Wirawan; I Ketut Diartama Kubon Tubuh; I Nengah Edi Adnyana
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v12i2.7869

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perilaku struktur bangunan yang diperkuat dengan bresing X dengan penambahan canggah wang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkuat struktur Rangka Terbuka (RT) suatu bangunan 8 (delapan) tingkat dengan penambahan bresing, canggah wang dan kombinasi bresing dengan penambahan canggah wang. Perilaku struktur ditinjau berdasarkan beban gempa dinamis menggunakan analisis respons spektrum. Hasil analisa menunjukkan adanya peningkatan kekakuan struktur akibat penambahan canggah wang, beresing X, maupun kombinasi keduanya dibandingkan dengan struktur rangka terbuka. Peningkatan kekakuan tertinggi terjadi pada struktur yang diperkuat dengan kombinasi bresing X dan canggah wang. Deformasi lateral suatu struktur dengan kombinasi bresing X dengan tumpuan paling rendah namun gaya dalam yang bekerja paling besar dibandingkan struktur lainnya. Pengurangan deformasi lateral yang terjadi akibat penambahan gabungan ini signifikan dibandingkan pada struktur rangka terbuka. Hal ini menunjukkan bahwa kekakuan struktur mengalami peningkatan paling besar akibat perkuatan kombinasi bresing X dan cangggah wang. Selain itu terjadi perubahan distribusi gaya akibat gempa pada struktur dengan penambahan canggah wang. Gaya maksimum pada sambungan balok-kolom semakin berkurang dengan adanya penambahan canggah wang dibandingkan dengan sambungan balok-kolom pada struktur rangka terbuka. Sistem ini juga dapat digunakan untuk melindungi sambungan balok-kolom jika melebihi batas kapasitasnya.
ANALISIS TARIF DASAR ANGKUTAN PENYEBERANGAN LAUT RUTE DERMAGA SANUR – NUSA LEMBONGAN BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN Yoga, I Wayan Gede Darma; Saraswati, Ni Putu Delima Yogeswari; Wirasutama, Cokorda Putra; Wiryadi, I Gede Gegiranang
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i01.p01

Abstract

Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang sudah terkenal di dunia yang terdiri dari 8 kabupaten dan 1 kota yaitu Kota Denpasar. Nusa Penida dan Nusa Lembongan yang terletak di Kabupaten Klungkung belakangan ini muncul sebagai tujuan wisata baru dengan menawarkan keindahan wisata alam dan wisata religinya. Nusa Lembongan terkenal dengan pemandangan lautnya yang indah, pantai pasir putih yang bersih serta pemandangan sunset yang indah yang bisa dinikmati dari bar maupun restaurant di sekitar pantai. Dengan adanya kebutuhan yang semakin meningkat terhadap sarana penyeberangan di Bali khususnya rute Sanur – Nusa Lembongan maka perlu dilakukan peningkatan kualitas pelayanan dan tarif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan tarif berdasarkan biaya operasional kendaraan angkutan penyeberangan laut. Dari hasil analisis diperoleh besar biaya operasional kendaraan sebesar Rp3.941.567.721 per tahun. Selanjutnya dilakukan analisis tarif berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan PM No. 66 tahun 2019 dengan tingkat load factor 60% sehingga diperoleh besarnya tarif dasar ditambah pajak penghasilan sebesar 1,2% ialah sebesar Rp71.949. Dalam hal ini biaya bahan bakar minyak menyumbang nilai terbesar komponen biaya operasional kendaraan, yaitu mencapai 61%, sehingga bagi para pelaku penyeberangan biaya ini sangat perlu dikendalikan.
Analisis Perilaku Struktur Gedung menggunakan Sistem Rangka Bresing Canggah Wang dengan Variasi Eksentrisitas I Made Sastra Wibawa; I Gede Gegiranang Wiryadi; I Wayan Soma Adi Pratama
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v13i2.10232

Abstract

Desain struktur bangunan didasarkan pada fungsi, material, metode konstruksi, tampilan, dan risiko gempa. Fungsi gedung sangat penting karena menentukan beban yang harus ditahan setiap lantai. Adapun struktur gedung yang dianalisis yaitu bangunan dengan 12 lantai berfungsi sebagai ruko yang terletak di kota palu dan berdiri diatas tanah (kelas situs) sedang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja struktur beton dan bresing baja Canggah Wang dengan variasi eksentrisitas dalam menahan beban gempa sebagai bencana yang tak terduga. Model gedung yang akan ditinjau berjumal lima model gedung dengan struktur beton dan bresing baja, level kinerja ditentukan berdasarkan nilai analisis statik non linier pushover dengan metode ATC-40. Berdasarkan analisis program software SAP 2000 dengan analisis statik nonlinear pushover dengan metode ATC-40 didapatkan hasil struktur gedung RT,CW 40% , CW 60%, CW 80%, dan CW 100% memiliki level kinerja yang sama yaitu tergolong ke level kinerja Damage Control (IO) dimana Terjadi keruskan yang kecil atau tidak berarti pada struktur hampir sama pada saat belum terjadi gempa, dan yang paling efisien dalam menerima beban gempa adalah struktur model CW 100% karena dapat menerima gaya geser sebesar 1643,072 kN arah X dan arah Y sebesar 1642,997 kN.
Application of Simple Refraction Correction Method for Shallow Coastal Bathymetric Mapping Based on UAV-Photogrammetry I GD Yudha Partama; I Gede Gegiranang Wiryadi; I Dewa Gede Agung Pandawana; Agus Sukma Yogiswara
Geosfera Indonesia Vol. 8 No. 3 (2023): GEOSFERA INDONESIA
Publisher : Department of Geography Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/geosi.v8i3.43360

Abstract

Shallow coastal bathymetric data has an important role in various applications, especially in maritime and coastal management fields. Various survey techniques to produce such data have been carried out by several researchers, one technique that is cheap, covers the wide area, flexible, and produces high-resolution bathymetric data is UAV-photogrammetry. However, this technique is affected by refraction effects that cause the estimated depth of underwater objects to be shallower than fact, thus reducing the accuracy of the bathymetric model. Therefore, the objective of this study is to present a simple refraction correction method based on the Least-Square method. To test the reliability of the method, the accuracy of the model is compared with two other methods (without correction and using a correction factor = 1.34). In addition, the effectiveness of the method was also tested through its application in various survey conditions. Overall, the proposed method outperforms the two existing methods. It is also very effective in reducing the error value during high tide conditions by up to 70%. The height of the UAV does not significantly affect the accuracy of the correction model, so in this case it is recommended to use an altitude of 100 m for survey efficiency.
Pengaruh Kekakuan Dinding Pengisi Terhadap Simpangan Antar Tingkat pada Struktur Rangka Baja dengan Perletakan Sendi Tubuh, I Ketut Diartama Kubon; Wirawan, I Putu Agus Putra; Wiryadi, I Gede Gegiranang; Aditya, Gede; Pratama, I Wayan Soma Adi
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v8i1.6124

Abstract

Dinding pengisi memberikan pengaruh kekakuan struktur rangka penahan momen. Pengabaian kekakuan dari dinding pengisi tersebut dapat memengaruhi perilaku berupa simpangan antar tingkat. Studi ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kekakuan dinding pengisi, baik dinding yang penuh maupun dinding yang berlubang, pada suatu struktur gedung hotel dengan sistem struktur rangka baja penahan momen. Gedung hotel berlantai empat memiliki fungsi restoran dan lobi pada lantai dasar sehingga pada lantai tersebut tidak terdapat dinding pengisi. Sedangkan sisa tiga lantai di atasnya digunakan sebagai kamar-kamar. Dinding pengisi dimodelkan sebagai elemen shell dan celah antara dinding pengisi dengan struktur rangka dimodel sebagai elemen gap. Perletakan struktur dianggap sebagai sendi dengan asumsi sambungan antara kolom baja dengan kolom pedestal beton bertulang memungkinkan terjadinya putaran sudut. Hasil analisis menunjukkan simpangan antar tingkat pada model yang tidak memperhitungkan kekakuan dinding pengisi (MOF) jauh melebihi simpangan antar tingkat izin, terutama pada lantai dua dan tiga. Sedangkan model yang memperhitungkan kekakuan dinding pengisi (MIF) melebihi simpangan antar tingkat izin hanya pada lantai dua. Kontribusi kekakuan dinding pengisi mengakibatkan simpangan MIF menjadi kurang lebih setengah dari simpangan MOF. Untuk mengatasi permasalahan simpangan antar tingkat, dilakukan perubahan asumsi perletakan menjadi jepit. Perubahan perletakan tersebut sangat signifikan meningkatkan kinerja simpangan antar tingkat, kecuali MOF.