Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Konstruksi Bertahap pada Struktur Rangka dengan Dinding Pengisi Berlubang Putra Wirawan, I Putu Agus; Kubon Tubuh, I Ketut Diartama; Wiryadi, I Gede Gegiranang
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i1.11459

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan analisis terhadap penambahan dinding pengisi berlubang sebagai perkuatan seismik pada struktur gedung. Analisis dilakukan secara bertahap, dimana dinding pengisi ditambahkan setelah struktur dibebani beban mati dan beban hidup. Struktur dibebani beban gempa setelah dinding pengisi ditambahkan. Dinding pengisi memiliki kemampuan untuk menahan beban lateral dan mampu menambah kekakuan struktur sehingga simpangan struktur dengan dinding pengisi lebih kecil dari pada struktur rangka terbuka. Dari hasil analisis, perkuatan dengan dinding pengisi mampu memperkecil simpangan hingga 3,1%-59,57% dengan persentase bukaan dinding 80% hingga model rangka dinding penuh. Analisis konstruksi bertahap menghasilkan simpangan yang lebih besar ±1%, momen kolom lebih besar 31,05% dan momen balok lebih besar 31,98% dari analisis konvensional. Dapat disimpulkan analisis konstruksi bertahap lebih aman dibandingkan dengan analisis konvensional.
Perilaku Dinamis dari Penggunaan Bracing X Dua Tingkat pada Gedung Bertingkat Dengan Analisis Time History I Gede Gegiranang , Wiryadi; Tubuh, I Ketut Diartama Kubon; I Putu Agus Putra , Wirawan; I Gede Eko Wiman , Diangga
Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/reinforcement.v3i1.5579

Abstract

Penggunaan struktur elemen langsing masih banyak digunakan sehingga menyebabkan kekakuan struktur menjadi lebih kecil dan deformasi lateral akan menjadi besar. Salah satu cara yang dapat dilakukan agar struktur menjadi lebih kaku adalah dengan menambahkan bracing. Penambahan bracing akan mengubah tingkat daktilitas struktur menjadi lebih baik dibandingkan tanpa adanya bracing. Penelitian ini mengamati perilaku dinamis struktur gedung dengan bracing terhadap gaya gempa metode Time History yang menggunakan rekaman gempa Sumatera Barat. Dengan menggunakan software SAP2000, hasil rasio simpangan struktur dengan bracing terhadap open frame untuk gedung berlantai 4 bervariasi dalam tiap lantai dengan rentang 36%-49% untuk arah X dan 39%-50% untuk arah Y. Untuk gedung berlantai 6, memiliki rentang 58%-77% untuk arah X dan 58%-82% untuk arah Y. Sedangkan gedung berlantai 8, memiliki rentang 66%-75% untuk arah X dan 65%-85% untuk arah Y. Gaya geser dasar yang didapat pada gedung 4 lantai dari struktur open frame (OF) arah X, OF arah Y, bracing arah X, dan bracing arah Y adalah sebesar, berturut-turut, 705 kN, 624 kN, 944 kN, dan 864 kN. Pada gedung 6 lantai, gaya geser dasar struktur OF arah X, OF arah Y, bracing arah X, dan bracing arah Y adalah sebesar, berturut-turut, 524 kN, 461 kN, 901 kN, dan 902 kN. Sedangkan pada gedung 8 lantai adalah, dengan urutan yang sama, 353 kN, 338 kN, 863 kN, dan 793 kN. Hasil menunjukkan penggunaan bracing X dua tingkat dapat meningkatkan kekuatan, kekakuan, dan kemampuan kolom dalam menahan gaya geser dan gaya aksial. Hal ini dilihat dari simpangan yang lebih kecil dan gaya geser dasar yang lebih besar terhadap struktur OF.
Pemodelan dan Analisis Perilaku Struktur Rangka Baja Dinding Pengisi Terhadap Beban Lateral Gempa Aditya, Gede; Pratama, I Wayan Soma Adi; Tubuh, I Ketut Diartama Kubon; Wirawan, I Putu Agus Putra; Wiryadi, I Gede Gegiranang
Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/reinforcement.v3i2.6241

Abstract

Penggunaan dinding pengisi sebagai pemisah ruang banyak diterapkan pada bangunan bertingkat rendah, Dinding pengisi memberikan kontribusi terhadap kekakuan dan kekuatan lateral struktur yang tidak dapat boleh diabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kekakuan dinding pengisi terhadap simpangan dan simpangan antar tingkat pada struktur rangka baja penahan momen. Struktur baja diasumsikan menggunakan perletakan sendi pada pedestal kolom, yang memungkinkan rotasi dan dapat menyebabkan simpangan lateral signifikan. Dalam studi ini, dinding pengisi yang dimodelkan kekakuannya menggunakan elemen shell (MIF) dan dibandingkan dengan dinding pengisinya yang hanya dimodelkan sebagai beban (MOF). Hasil analisis menunjukkan bahwa pada model MIF, kekakuan dinding pengisi mampu menurunkan simpangan atap pada gedung secara signifikan, yaitu sebesar 6,4 kali pada arah X, dan pada arah Y sebesar 6,1 kali dari model MOF. Pada model MOF, hasil simpangan antar tingkat tidak memenuhi simpangan antar tingkat izin di semua lantai kecuali atap. Tetapi saat kekakuan dindingnya dimodelkan menggunakan elemen shell sebagai MIF, simpangan antar tingkatnya memenuhi izin. Temuan ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan kekakuan dinding pengisi dalam perencanaan struktur baja penahan momen, khususnya untuk memastikan kinerja seismik bangunan yang memenuhi ketentuan simpangan antar lantai izin.