Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Perilaku Struktur Gedung Sekolah dengan Metode Respon Spektrum Studi Kasus: SMAN 9 Denpasar Ni Made Trangipani; I Gede Gegiranang Wiryadi; I Putu Agus Putra Wirawan; I Gede Oka Darmayasa
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur bangunan tahan gempa didasari oleh perencanaan yang baik dan sesuai dengan regulasi yang ada. Gedung sekolah termasuk salah satu bangunan yang termasuk dalam kategori IV dalam kategori risiko bangunan SNI 1726:2012. Karena alasan tersebut, gedung sekolah harus memiliki struktur yang kuat dan tahan gempa. Untuk mengetahui perilaku struktur terhadap gempa perlu dilakukan analisis. Pada penelitian ini dilakukan analisis menggunakan gempa rencana dengan analisis respons spektrum pada studi kasus Gedung Ruang Kelas SMAN 9 Denpasar. Permodelan dan analisa akan dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SAP2000. Data-data yang diperlukan dalam melakukan penelitian ini adalah data sekunder berupa as-built drawing serta data respon spektra pada lokasi studi kasus. Data ini didapatkan di situs Desain Spektra Indonesia lalu diinput pada program SAP2000 untuk dianalisis. Simpangan yang diperoleh dengan metode Respon Spektrum dengan menggunakan gempa rencana masih dibawah angka simpangan ijin. Didapatkan gaya geser maksimum arah x sebesar 927,43 kN, dan arah y sebesar 913,88 kN.
Identifikasi Risiko Proyek Pembangunan Gedung SMAN 9 Denpasar Terhadap Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja I Putu Budhi Dharma; I Gusti Agung Ayu Istri Lestari; Tjokorda Istri Praganingrum; I Gede Gegiranang Wiryadi
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi manajemen risiko bertujuan untuk memahami potensi risiko dan dampaknya terhadap proyek konstruksi serta meningkatkan kemampuan mengelola risiko melalui pengambilan keputusan yang efisien dan efektif. Objek penelitian ini adalah proyek pembangunan SMA N 9 Denpasar yang memiliki potensi risiko terutama dari segi keselamatan dan kesehatan konstruksi. Peluang dan dampak risiko pada proyek pembangunan SMA N 9 Denpasar ditentukan melalui metode survey dan wawancara dengan berbagai pihak terkait. Observasi, brainstorming, wawancara dan kuesioner digunakan sebagai metode pengumpulan data. Responden dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah 24 responden. Penilaian risiko merupakan hasil dari perkalian modus peluang risiko dengan modus dampak risiko. Hasil analisis menunjukkan bahwa 31 risiko telah diidentifikasi secara rinci, yaitu, 2 risiko (6,45%) tergolong risiko yang tidak dapat diterima (unacceptable), 27 risiko (87,10%) yang tergolong tidak diinginkan (undesirable), dan 2 risiko (6,45%). ) diklasifikasikan sebagai dapat diterima. Terdapat risiko yang tergolong parah (unacceptable and undesireable) dengan nilai yang sama, yaitu sosialisasi peraturan tentang pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerjaan konstruksi di Indonesia yang belum maksimal dan kesehatan pekerja tidak diperhatikan karena kerja lembur sering dilakukan pada jam kerja yang pendek. Sedangkan risiko undesirable yang dominan adalah sumber risiko keselamatan dengan total 18 risiko dan tanggung jawab risiko dominan berada pada pihak – pihak yang terlibat dalam proyek (pelaksana arsitektur, pelaksana sipil, pelaksana MEP, petugas K3, pengawas lapangan dan mandor). Tindakan mitigasi risiko hanya dilakukan pada risiko mayor (mayor risk) yaitu pada risiko yang tergolong unaccaptable dan undesirable.
PERBANDINGAN PERILAKU STRUKTUR RANGKA BAJA BRACING TIPE X DENGAN INVERTED-V Kubon Tubuh, I Ketut Diartama; Gegiranang Wiryadi, I Gede; Jaya Putra, Gede
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jitumas.v5i2.12826

Abstract

Indonesia merupakan wilayah dengan aktivitas seismik tinggi, sehingga memerlukan sistem struktur bangunan yang mampu merespons beban gempa secara efektif. Penelitian ini membandingkan kinerja seismik dua konfigurasi sistem bracing pada struktur rangka baja 4 lantai: Rangka Pengaku Konsentris tipe X (CBF-X) dan Rangka Pengaku Eksentris tipe Inverted-V (EBF-Inverted V). Pemodelan dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000 dengan metode analisis statik nonlinier (pushover) dan dinamik riwayat waktu (time history). Parameter yang dianalisis meliputi periode struktur, simpangan antar lantai, drift antar tingkat, dan gaya geser dasar. Hasil menunjukkan bahwa struktur EBF-V memiliki kekakuan lebih tinggi, dengan periode struktur lebih pendek (0494 detik), simpangan maksimum 10,35 mm, dan drift 10.80 mm. Sebaliknya, struktur CBF-X menunjukkan simpangan lebih besar (11,16 mm) dan drift 11.42 mm, namun dengan distribusi yang lebih merata, mencerminkan daktilitas dan kapasitas disipasi energi yang lebih baik. Kedua sistem masih memenuhi batas aman simpangan dan drift sesuai SNI 1726:2019. Secara keseluruhan, EBF-V lebih unggul dalam membatasi perpindahan lateral, sedangkan CBF-X lebih efektif dalam disipasi energi dan fleksibilitas struktur.
PERBANDINGAN PERILAKU PADA GEDUNG MENGGUNAKAN BALOK DAN KOLOM ENCASED COMPOSITE DENGAN BETON BERTULANG Kubon Tubuh, I Ketut Diartama; Putra Wirawan, I Putu Agus; Wiryadi, I Gede Gegiranang; I Gede Gegiranang Wiryadi
Jurnal Teknik Gradien Vol 18 No 01 (2026): JURNAL TEKNIK GRADIEN (On progress)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v18i01.1790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perilaku struktur gedung yang menggunakan elemen beton bertulang dengan struktur Encased Composite, dengan fokus pada respons struktural yang berpengaruh terhadap kebutuhan dimensi elemen. Struktur komposit, yang menggabungkan beton sebagai material kuat tekan dan baja sebagai material kuat tarik, menawarkan potensi peningkatan efisiensi kinerja dibandingkan sistem beton bertulang konvensional. Kombinasi kedua material tersebut memungkinkan tercapainya kekakuan dan kapasitas yang lebih optimal dalam menahan beban lateral maupun vertikal. Metode penelitian dilakukan melalui analisis numerik terhadap dua model struktur gedung yang memiliki konfigurasi geometri dan pembebanan identik. Model pertama menggunakan balok dan kolom beton bertulang, sedangkan model kedua menggunakan balok dan kolom Encased Composite. Parameter yang dianalisis meliputi gaya geser dasar statis dan dinamis, simpangan antar lantai, serta kebutuhan dimensi penampang elemen struktur. Analisis dilakukan untuk mengevaluasi perbedaan perilaku struktural dan efisiensi desain antara kedua sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya geser dasar pada model Encased Composite rata-rata 9,6% lebih besar dibandingkan model beton bertulang. Namun, simpangan antar lantai pada model beton bertulang tercatat 20% lebih besar, yang mengindikasikan bahwa sistem Encased Composite memiliki kekakuan lateral yang lebih baik. Dari sisi efisiensi dimensi, penampang pada struktur Encased Composite rata-rata 6,2% lebih kecil dibandingkan penampang beton bertulang. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan Encased Composite dapat meningkatkan kinerja struktural sekaligus mengurangi kebutuhan dimensi elemen, sehingga lebih efisien untuk aplikasi bangunan bertingkat.
PERBANDINGAN PERILAKU PADA GEDUNG MENGGUNAKAN BALOK DAN KOLOM ENCASED COMPOSITE DENGAN BETON BERTULANG Kubon Tubuh, I Ketut Diartama; Putra Wirawan, I Putu Agus; Wiryadi, I Gede Gegiranang; I Gede Gegiranang Wiryadi
Jurnal Teknik Gradien Vol 18 No 01 (2026): JURNAL TEKNIK GRADIEN (On progress)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v18i01.1790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perilaku struktur gedung yang menggunakan elemen beton bertulang dengan struktur Encased Composite, dengan fokus pada respons struktural yang berpengaruh terhadap kebutuhan dimensi elemen. Struktur komposit, yang menggabungkan beton sebagai material kuat tekan dan baja sebagai material kuat tarik, menawarkan potensi peningkatan efisiensi kinerja dibandingkan sistem beton bertulang konvensional. Kombinasi kedua material tersebut memungkinkan tercapainya kekakuan dan kapasitas yang lebih optimal dalam menahan beban lateral maupun vertikal. Metode penelitian dilakukan melalui analisis numerik terhadap dua model struktur gedung yang memiliki konfigurasi geometri dan pembebanan identik. Model pertama menggunakan balok dan kolom beton bertulang, sedangkan model kedua menggunakan balok dan kolom Encased Composite. Parameter yang dianalisis meliputi gaya geser dasar statis dan dinamis, simpangan antar lantai, serta kebutuhan dimensi penampang elemen struktur. Analisis dilakukan untuk mengevaluasi perbedaan perilaku struktural dan efisiensi desain antara kedua sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya geser dasar pada model Encased Composite rata-rata 9,6% lebih besar dibandingkan model beton bertulang. Namun, simpangan antar lantai pada model beton bertulang tercatat 20% lebih besar, yang mengindikasikan bahwa sistem Encased Composite memiliki kekakuan lateral yang lebih baik. Dari sisi efisiensi dimensi, penampang pada struktur Encased Composite rata-rata 6,2% lebih kecil dibandingkan penampang beton bertulang. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan Encased Composite dapat meningkatkan kinerja struktural sekaligus mengurangi kebutuhan dimensi elemen, sehingga lebih efisien untuk aplikasi bangunan bertingkat.
STUDI ANALITIKAL PERILAKU DAN KINERJA STRUKTUR RANGKA DINDING PENGISI DENGAN BUKAAN SENTRIS I Putu Agus Putra Wirawan; I Ketut Diartama Kubon Tubuh; I Gede Gegiranang Wiryadi
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.11.1.4256.49-56

Abstract

This study aims to compare the open frame structure (OF) with the centric perforated infill wall frame structure (IF) with reinforcement around the opening. Validation of the model on the results of laboratory tests was carried out. Next, a simple frame model is made to make an equation for the width of the diagonal strat. Single-stage IF is also made with an aperture ratio of 10% to 60% at 10% intervals and diagonal strat angles of 33°, 39°, 45°, 51°. The infill wall is made by modeling the diagonal strat and shell elements. After obtaining the strat width formula, it continues with applying the formula in modeling a three-story frame structure with varying diagonal strat angles. The results obtained are IF modeling with shell and strat diagonal elements that can follow the results of laboratory tests. From the analysis of the width of the diagonal strat, the formula Wco = (d/4tanØ)·Cc, where d is the length of the diagonal; Cc is the coefficient of stiffness of the wall (Cc = 1.2022r2-2.0953r + 1.045); r is the opening wall ratio; Ø is a diagonal angle. The application of the strat width formula shows the behavior of the strat model coincides with the shell element model. The strength of the structure increases 57%-86% after the addition of walls. The difference in drift ratio shows that the diagonal strat angle is inversely proportional to the strength of the structure that occurs.
ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM BRACING-X DAN INVERTED-V PADA STRUKTUR BAJA EMPAT LANTAI DI WILAYAH GEMPA TINGGI Wiryadi, I Gede Gegiranang; Tubuh, I Ketut Diartama Kubon; Wirawan, I Putu Agus Putra; Putra, Gede Jaya
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v15i1.12532

Abstract

Studi ini mengevaluasi efektivitas dua konfigurasi sistem bracing-X dan inverted-V pada struktur baja empat lantai yang berfungsi sebagai bangunan pendidikan di wilayah dengan tingkat kegempaan tinggi. Analisis dilakukan menggunakan metode linier dinamis respons spektrum untuk membandingkan kinerja seismik kedua sistem terhadap struktur open frame. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem bracing-X dan inverted-V mampu meningkatkan kapasitas gaya geser dasar secara signifikan dibandingkan dengan struktur open frame. Selain itu, periode getar alami struktur dengan bracing lebih pendek, yang menunjukkan kekakuan yang lebih tinggi. Penggunaan bracing juga menghasilkan simpangan maksimum dan simpangan antar tingkat lebih kecil, sehingga meningkatkan stabilitas dan kenyamanan bangunan. Struktur bracing memungkinkan pengurangan penggunaan baja tanpa mengorbankan kinerja seismik. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem bracing meningkatkan kekakuan, kapasitas gaya geser dasar dan memberikan efisiensi material yang lebih baik dibandingkan dengan sistem open frame.