Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter Islami mahasiswa kebidanan, mengidentifikasi karakter yang terbentuk, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang dilaksanakan di Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Tangerang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PAI dilakukan melalui tiga mekanisme utama, yaitu integrasi nilai dalam pembelajaran, pembiasaan praktik keagamaan, dan keteladanan dosen. Ketiga mekanisme tersebut berkontribusi dalam membentuk karakter Islami mahasiswa melalui aspek kognitif, afektif, dan perilaku. Karakter yang terbentuk meliputi kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta etika dan sopan santun, dengan tingkat internalisasi yang bervariasi. Kedisiplinan, tanggung jawab, serta etika menunjukkan tingkat internalisasi tinggi, sementara kejujuran dan kepedulian sosial masih memerlukan penguatan. Faktor pendukung meliputi kebijakan institusi berbasis Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), lingkungan akademik religius, serta keteladanan dosen. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, dominasi metode ceramah, perbedaan latar belakang mahasiswa, serta kurangnya kontekstualisasi nilai dalam praktik kebidanan. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas PAI dalam membentuk karakter Islami sangat bergantung pada integrasi kurikulum yang sistematis, pendekatan pedagogis yang kontekstual, serta pengalaman belajar yang reflektif dan bermakna.