Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MANAJEMEN PENDIDIKAN AKHLAK Sriwardona; Lutfiyani Lutfiyani; Yulda Dina Septiana; Yenni Yenni; Salman Salman; Nofrizal Nofrizal
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/tarbiya.v13i1.2481

Abstract

Students of SMKN 1 Pasaman are multicultural because they have a variety of educational backgrounds, languages, religions, ethnicities and cultures. The diversity of students is not something that prevents the school from fostering the morals of its students. The principal of SMKN 1 Pasaman fosters the morals of multicultural students through the management of moral education. This research is interesting to study with the aim of describing the management of moral education for multicultural students that accumulates in planning, organizing, implementing, controlling, and evaluating moral education. This qualitative research uses a descriptive method with data collection techniques of observation, interviews and documentation, the data collected is analyzed and tested for validity through triangulation. The results of his research that 1) moral education is carried out through careful planning and written in the RPP, 2) it is organized that all parties have an obligation to foster the morals of multicultural students, 3) implementation of moral education for multicultural students a) carried out by the homeroom teacher directly b) moral development by the homeroom teacher with the subject teacher, c) moral development in collaboration with the homeroom teacher and the counseling teacher, d) student moral development with school leaders, e) coaching student morals with parents, 4) control and supervision are also carried out directly and indirectly, systematic 5) evaluation of moral education begins with guidance, direction, guidance, sanctions and cooperation
Nilai-Nilai Pendidikan Pada Lirik Ronggeng di Pasaman Barat Iswandi iswandi; Taufik Hidayat; Rahmadi Rahmadi; Lutfiyani Lutfiyani; Juliwis Kardi; Yulda Dina Septiana; Yenni Yenni
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5412

Abstract

Lirik-lirik pada lagu ronggeng di Pasaman Barat sangat erat dengan nilai-nilai Pendidikan. Nilai-nilai tersebut meliput nilai etika dan moral, kejujuran, kasih sayang yang merupakan inti dari nilai Pendidikan. Lebih lanjut, pendidikan merupakan proses dalam memanusiakan manusia. Maka nilai-nilai karakter itu merupakan unsur-unsur penting dalam proses pelaksanaan pendidikan tersebut. Lirik-lirik lagu ronggeng ini terutama lagu cincin ijo dan anak balam, pada dasarnya yang sudah dihafal oleh masyarakat. Dengan demikian, masyarakat sudah mampu memahami makna yang terkandung dalam lirik-lirik tersebut. Dengan demikian, secara langsung maupun tidak langsung, maka lagu-lagu ronggeng tersebut telah mampu membangun dan membimbing karakter masyarakat. Lagu ronggeng di samping menjadi hiburan, juga menjadi pesan-pesan dalam membina karakter masyarakat.
ANALISIS HASIL BELAJAR SISWA MAN 3 PASAMAN BARAT PASCA PANDEMI COVID-19 Iswandi; Yenni Yenni; Syofrianisda syofrianisda; Andre Sukma Wira
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Al Karim : Maret 2023
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.294 KB) | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v8i1.102

Abstract

Pelaksanaan program tahfidz di SMPN 3 Duo Koto Jorong Pembangunan dilaksanakan 2 jam pelajaran setiap hari, Pembelajaran tahfidz ini diwajibkan bagi seluruh siswa, karena sudah termasuk ke dalam kurikulum, dalam pembelajaran tahfidz siswa dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelas VII khusus mempelajari tentang dasar-dasar ilmu tajwid tanpa menghafal, kelas VIII dan kelas IX sudah mulai menghafal ayat-ayat pendek di juz 30 dan masih diajarkan tentang ilmu tajwid. Materi dalam pembelajaran tahfidz di SMPN 3 Jorong Pembangunan adalah tentang dasar-dasar ilmu tajwid, baik makharijul huruf, hukum bacaan, dan mad. Sedangkan untuk materi hafalan, siswa menghafal ayat-ayat pendek di juz 30. Untuk menunjang keberhasilan program tahfidz di SMPN 3 Duo Koto Jorong Pembangunan pihak sekolah telah menyediakan fasilitas berupa ruang kelas, musalla, perpustakaan dan AlQuran. Evaluasi dilaksanakan ketika ujian semester dengan dua model ujian yaitu ujian lisan dengan cara menilai kemampuan membaca AlQuran siswa dan ujian tulisan dengan cara menilai kemampuan pemahaman siswa mengenai ilmu tajwid melalui soal-soal yang telah dibuat oleh guru. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program tahfidz di SMPN 3 Duo Koto Jorong Pembangunan adalah metode wahdah dan metode khitabah. Faktor pendukung dalam pelaksanaan program tahfidz di SMPN 3 Duo Koto Jorong Pembangunan adalah berupa adanya dukungan dari pihak sekolah berupa penyediaan fasilitas untuk menunjang keberhasilan program tahfidz berupa ruang kelas, musalla, perpustakaan dan Al-Quran.  Sedangkan faktor penghambat pelaksanaan program tahfidz yaitu:  Kurangnya waktu untuk menghafal dan murajaah yang hanya 2 jam pelajaran perminggu, Kurangnya kemampuan dasar siswa dalam membaca Al-Quran. Rasa malas siswa dan kurangnya motivasi siswa untuk menghafal dan mengulang hafalan. Proses pembelajaran yang membosankan dikarenakan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran yang monoton tanpa ada kreatifitas.
HUBUNGAN MANUSIA, FILSAFAT DAN PENDIDIKAN (SEBUAH KAJIAN KONSEP) Meli Apella; Alwizra Alwizra; Yenni Yenni; Sar’an sar'an
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Al Karim : September 2023
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v8i2.232

Abstract

Filsafat sebagai wacana pengetahuan untuk membangun paradigma pengetahuan yang kuat, tidak ada keraguan, dan penuh kepastian. filsafat sebagai pengetahuan yang mempelajari sebab-sebab yang pertama atau prinsip-prinsip yang tertinggi dari segala sesuatu yang dicapai oleh akar budi manusia. Manusia sebagai makhluk yang unik dan komplit, di dalamnya terdapat potensi dapat dijadikan instrument pemicu dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Agama menggambarkan tiga potensi yang dimiliki oleh manusia, yakni potensi fisik biologisnya, potensi intelektual dan rohaniahnya, dan potensi sosiologisnya. Ketiga potensi ini harus dibina dan dikembangkan secara harmoni dan seimbang. Pendidikan merupakan sebagai upaya menyiapkan peserta didik untuk bersikap secara manusia, agar dapat hidup dengan tenang, senang, aman dan sejahtera, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak.