Salman Salman
STAI YAPTIP Pasaman Barat

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MANAJEMEN PENDIDIKAN AKHLAK Sriwardona; Lutfiyani Lutfiyani; Yulda Dina Septiana; Yenni Yenni; Salman Salman; Nofrizal Nofrizal
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/tarbiya.v13i1.2481

Abstract

Students of SMKN 1 Pasaman are multicultural because they have a variety of educational backgrounds, languages, religions, ethnicities and cultures. The diversity of students is not something that prevents the school from fostering the morals of its students. The principal of SMKN 1 Pasaman fosters the morals of multicultural students through the management of moral education. This research is interesting to study with the aim of describing the management of moral education for multicultural students that accumulates in planning, organizing, implementing, controlling, and evaluating moral education. This qualitative research uses a descriptive method with data collection techniques of observation, interviews and documentation, the data collected is analyzed and tested for validity through triangulation. The results of his research that 1) moral education is carried out through careful planning and written in the RPP, 2) it is organized that all parties have an obligation to foster the morals of multicultural students, 3) implementation of moral education for multicultural students a) carried out by the homeroom teacher directly b) moral development by the homeroom teacher with the subject teacher, c) moral development in collaboration with the homeroom teacher and the counseling teacher, d) student moral development with school leaders, e) coaching student morals with parents, 4) control and supervision are also carried out directly and indirectly, systematic 5) evaluation of moral education begins with guidance, direction, guidance, sanctions and cooperation
MANAJEMEN HUBUNGAN MDTA AL MUNAWWARAH KP. BARU JORONG SUNGAI JERNIH NAGARI TALU DALAM MEMBINA GENERASI MUDA YANG ISLAMI Salman salman; Imam Sayuti; Rahmadi Rahmadi
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Al Karim : September 2022
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.676 KB) | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v7i2.55

Abstract

MDTA merupakan lembaga pendidikan Islam non formal yang pelaksanaanpembelajarannya di lakukan pada sore hari dan fungsinya sebagai pelengkap pendidikanAgama Islam bagi masyarakat. Kebanyakan masyarakat menyekolahkan anaknya disekolah umum yang pendidikan Agamanya hanya dapat diperoleh setiap seminggu sekalisaja. Adanya MDTA Al Munawwarah di Kp. Baru Jorong Sungai Jernih Nagari Talumerupakan sebagai suatu alternatif pendidikan Agama Islam di masyarakat Kp. Barutersebut.Pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Islam di MDTA Al Munawwarahtidak hanya mengkaji Baca Tulis Al-Qur’an saja melainkan sudah ada tambahan matapelajaran Islam yang lainnya. Namun dalam pelaksanaannya tetap yang menjadi pelajaranpokok mengenai hafalan-hafalan dan Baca Tulis Al Qur’an, membaca Iqra’/Al-Qur’andengan baik dan benar. Sistem pembelajaran yang diterapkan di MDTA Al Munawwarahyaitu dengan menggunakan sistem klasikal dimana santri-santrinya dibagi menjadi 4kelas.Adapun motivasi masyarakat Kp. Baru Sungai Jernih memilih memasukkananak-anak nya untuk mengenyam pendidikan agama Islam di MDTA Al Munawwarahyaitu karena pembelajarannya sudah tertata, latar belakang pendidikan dari KepalaMadrasah Diniyahnya adalah lulusan dari Pondok Pesantren, letaknya sangat strategissehingga mudah dijangkau oleh masyarakat.
TEKNIK MEMBERI PENGUATAN DALAM PEMBELAJARAN Juni Anggraini; Nurliana Nurliana; Salman salman
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Al Karim : Maret 2023
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.563 KB) | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v8i1.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah keterampilan guru dalam memberikan penguatan dan keterampilan menjelaskan berpengaruh langsung positif terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional sebab akibat (kausal). Teknik pengump-ulan data pada penelitian ini yaitu angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan rumus regresi linear sederhana. Dari hasil analisis dengan menggunakan rumus regresi linear sederhana diperoleh nilai fhitung > ftabel , yakni fhitung sebesar 24,200. Kemudian dikonsultasikan dengan ftabel dengan signifikansi Ƚ = 0,05 yaitu 3,142. Ternyata nilai fhitung > ftabel (24,200 > 3,142). Dengan demikian, keterampilan guru dalam memberikan penguatan dan keterampilan menjelaskan berpengaruh langsung positif terhadap hasil belajar pendidikan agama.
KONSEP DASAR ETIKA KEGURUAN Murni Saniyah; Ahmad Sarkowi; Lasman Azis; Salman Salman
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Al Karim : September 2023
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v8i2.248

Abstract

Teaching ethics serves as the moral foundation that governs the behavior and actions of educators in carrying out their duties. This article presents the fundamental concepts of teaching ethics, encompassing moral, professional, and social responsibility aspects. The discussion includes key principles such as justice, integrity, and character development, along with the application of these values in the teaching process. Instrument used in the performance evaluation is the assessment scale (rating scale). Furthermore, the article highlights the significance of self-reflection for teachers to continuously enhance their moral quality and professionalism. Teaching ethics is not merely a set of formal norms but also a foundation shaping positive relationships between teachers, students, and the community.
Upaya Meningkatkan Kecerdasan Spritual Melalui Program Pembiasaan Pagi di MIN 2 Pasbar Darmita Darmita; Mita Fitria; Salman Salman; Iswandi Iswandi
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Al Karim Edisi Maret 2025
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v10i1.444

Abstract

“Upaya Meningkatkan Spiritual Question Siswa Dalam Program Pembiasaan Pagi Di Madrasah Ibtidayah Negeri 2 Silambau, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat” disusun oleh DARMITA NIM : S1.1.20.xxx. Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Jurusan Tarbiyah STAI- YAPTIP Pasaman Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh upaya meningkatkan Spiritual Question siswa melalui Program Pembisaan Pagi di MIN 2 Pasaman Barat dari observasi dilihat kegiatan pembiasaan pagi yang pertama menyambut peserta didik di gerbang yang dilakukan guru-guru, Apel Sekitar 15 Menit ,Berdoa Dan hafalan Tafizh Surat Wajib Yang Harus Hafal Oleh Siswa dikelas, Sholat Dhuha Berjamaah tujuannya adalah agar siswa terbiasa selalu mengerjakan kegiatan yang bermanfaat serta meningkatkan spiritual Question siswa Min 2 Pasaman Barat Tetapi masih ada beberapa siswa yang masih belum mengikuti kegiatan pembiasaan pagi dengan baik sesuai keinginan hati sendiri. Tujuan Penelitian ini adalah 1) Upaya meningkatkan kecerdasaan spiritual melalui program pembiasaan pagi di Madrasah Ibtidayah Negeri 2 Silambau, Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat 2) Faktor penghambat meningkatkan kecerdasaan spiritual melalui program pembiasaan pagi di Madrasah Ibtidayah Negeri 2 Silambau, Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat 3) Faktor pendukung meningkatkan kecerdasaan spiritual melalui program pembiasaan pagi di Madrasah Ibtidayah Negeri 2 Silambau, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualiatatif menggunakan pendekatan case kasus (studi kasus) merupakan penelitian yang mendalam tentang individu, satu kelompok, satu organisasi, satu program. Data studi kasus diperoleh dari wawancara, observasi dan arsip dipakai untuk meneliti sekolah. field research atau penelitian lapangan. Informan kunci pada penelitian ini yaitu kepala sekolah, Guru dan siswa Min 2 Pasaman Barat, sedangkan yang menjadi informan orang tua. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan peneliti menyimpulkan bahwa program pembiasaan pagi dalam meningkatkan Spiritual Question peserta didik di MIN 2 Pasaman Barat dapat penulis tarik kesimpulan sebagai berikut: Pembiasaan kegiatan pembiasaan pagi di MIN 2 Pasaman Barat merupakan suatu usaha pembiasaan yang dilakukan di dalam lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terstruktur dan terencana dengan baik dan sistematis. Sehingga bisa berjalan dengan baik.