Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penerapan strategi inquiri terhadap hasil belajar siswa pada kelas VIII SMP Alzet Rama; Ambiyar Ambiyar; Fadhilah Fadhilah; Andri Dermawan
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 8, No 2 (2022): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202222531

Abstract

Berdasarkan hasil observasi bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA belum mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang telah ditetapkan, dan siswa kelas VIII kurang aktif dalam pembelajaran serta kurang semangat dalam belajar IPA. Untuk itu diperlukan strategi yang membutuhkan siswa untuk menemukan sesuatu, memecahkan masalah, dan melibatkan siswa dalam pembelajaran yaitu dengan menggunakan strategi inquiri.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi inquiri terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas VIII di SMP N 2 Kota Solok.Penelitian erbentuk kuantitatif quasy experiment. Populasi penelitian siswa kelas VIII SMPN 2 Kota Solok, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, kelas VIII.1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII.3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data berbentuk tes tertulis. Alat pengumpul data adalah lembar soal dan lembar jawaban tes berbentuk obyektif sebanyak 40 butir soal. Jenis data berupa hasil belajar siswa. Sumber datanya adalah siswa. Data diolah dengan menggunakan t-test.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan didapatkan rata-rata hasil belajar siswa pada kelas VIII1 sebagai kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas VIII3 sebagai  kontrol. Hal ini dapat dilihat pada nilai rata-rata nilai 82,42 pada kelas eksperimen dan 74,67 pada kelas kontrol. Hasil analisis dengan menggunakan t-test menunjukkan hasil thitung  4,49 sedangkan ttable 2,00 pada taraf kepercayaan 0,05, sehingga thitung>ttable. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa yang menggunakan staregi inquiri dengan pembelajaran konvensional.
Konsep Fungsi dan Prinsip Manajemen Pendidikan Alzet Rama; Muhammad Giatman; Hasan Maksum; Andri Dermawan
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 8, No 2 (2022): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202222519

Abstract

Manajemen pendidikan merupakan suatu struktur organisasi yang teratur dan berada dalam dunia pendidikan. Pendidik dan manajemen pendidikan merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan oleh pendidik, tenaga kependidikan, dan lembaga pendidikan sampai akhir. Manajemen kependidikan adalah kegiatan yang menyangkut penetapan norma, standar, prosedur, pengangkatan, pembinaan, pengurusan, tunjangan, dan pemberhentian tenaga kependidikan sekolah dalam rangka menunaikan tugas dan fungsinya dalam mencapai tujuan sekolah.Metode penelitian ini mensitasi artikel untuk mengambil kesimpulan dalam penelitian. manajemen pendidikan memiliki fungsi dan tugas yaitu perencanaan, perekrutan, penempatan kerja,kompensasi, pembinaan dan pengembangan, dan mengevaluasi.Prinsip prinsip manajemen adalah pernyataan atau kebenaran mendasar yang menjadi pedoman untuk menyelesaikan tugas membimbing upaya untuk mencapai keseimbangan terbaik dalam proses pencapaian tujuan sebaik-baiknya.prinsip prinsip manajemen yang dibagi menjadi 14 bagian, yaitu division of work,authority and responsibility,discipline, unity of command, unity of direction, sub ordination of individual interest to general interest, remuneration of personnel, centralization, scalar chain, order, equity, stability of tonure of personnel, initiative. ecsprit de corps. Maka kepemimpinan pendidikan dapat dipahami sebagai upaya memimpin orang orang yang telah ditentukan. Melalui perencanaan tenaga kerja, rekrutmen, seleksi, penempatan, kompensasi, pengembangan, dan proses pemutusan hubungan kerja. Manajemen pendidikan yaitu perencanaan, perekrutan, penempatan kerja,kompensasi, pembinaan dan pengembangan, dan mengevaluasi.
Pengaruh Filsafat Pendidikan Terhadap Strategi Pembelajaran dalam Pendidikan Teknologi Kejuruan Dermawan, Andri; Syaifullah, Lasyatta; Jalinus, Nizwardi
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol 2, No 2 (2021): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810365700

Abstract

Philosophy is a comprehensive truth that is often contested with the truth of science which is relative in nature. This article discusses the influence of the philosophy of education on learning strategies on the Education Technology of Teaching. (PTK). The philosophy of education is the one used in the study of educational problems. Philosophy will determine where our students want to be carried. The philosophy is a tool of values that leads and guides towards the achievement of educational goals. Therefore, the philosophy followed by a particular nation or group of people or by individuals (in this case Teachers) will greatly influence the educational objectives to be achieved. The application of educational philosophy in PTK not only enhances the technical aspects but also builds individuals who have ethical integrity, interpersonal skills and readiness to face the dynamics of global industry. In this case there is the influence of the philosophy of education on learning strategies in the education of professional technology
Unraveling the Mystery of Data: The Role of Statistics in Big Data Analytics Dermawan, Andri; Ambiyar, Ambiyar; Zaus, Mahesi Agni
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol 2, No 2 (2021): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810362000

Abstract

This article explores the crucial role of statistics in analyzing Big Data with a focus on the university context. Using statistical methods and Big Data analysis techniques, this research details the implementation of statistics to untangle and unravel the mysteries of complex data. Key findings include the identification of factors that influence students' academic performance and the unique contribution of statistics to the understanding of dynamics in the context of higher education. Through comparisons with previous research, the study also highlights the relevance of the findings to previous literature. A discussion of the challenges and obstacles in Big Data analysis provides insight into the complexity of the process. Research implications include the contribution of statistics to policy formulation and university practice. Conclusions and suggestions for future research complete a comprehensive picture of the role of statistics in unraveling the mysteries of data in the era of Big Data.
Evaluasi Hasil Belajar Mahasiswa dengan Pendekatan Bleended Learning Berbantuan E-Learning UNP Syaifullah, Lasyatta; Dermawan, Andri; Jalinus, Nizwardi
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol 2, No 2 (2021): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810365800

Abstract

This study aims to measure the extent of the level of success and mastery of students against competencies in learning Automotive Electronics by using experimental methods. The subjects in this study were students of the Automotive Electronics Electricity course with a sample size of 30 students consisting of control class (class A) and experimental class (class B) as primary data. The data analysis technique is the analysis requirement test, namely the normality test using the SPSS program with the Kolmogorov-Smirnov test and the homogeneity test, then the Independent T-Test is then carried out to measure the extent of the level of success and mastery of students against competencies in learning Automotive Electronics. Based on the data that has been obtained, the evaluation of student learning outcomes with the UNP e-learning-based blended learning approach is able to measure the extent of the success rate and mastery of students of competencies in learning Automotive Electronics so that it can provide an overview for lecturers to plan learning strategies in other lessons
Digital technology dalam teaching factory: kerangka konseptual untuk revolusi industri vokasi di indonesia Rama, Alzet; Dermawan, andri; Rahma, Nova Chintia; Putri, Meila Rosi
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol 9, No 3 (2024): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30035838000

Abstract

Revolusi Industri 4.0 dan 5.0 telah mengubah lanskap pendidikan, sehingga memerlukan adaptasi terhadap teknologi digital seperti Kecerdasan Buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan Big Data. Tujuan artikel ini adalah untuk menyajikan kerangka konseptual untuk mengintegrasikan teknologi digital ke dalam model Teaching Factory (TEFA) guna meningkatkan relevansi pendidikan di Indonesia dengan kebutuhan industri. Melalui tinjauan literatur dan analisis SWOT, studi ini mengidentifikasi potensi kolaborasi industri-pendidikan dan penciptaan lapangan kerja sebagai pendorong utama, sementara perluasan infrastruktur digital dan resistensi agama di sektor pendidikan menjadi faktor yang signifikan. Temuan menunjukkan bahwa digitalisasi TEFA dapat meningkatkan hasil belajar melalui pembelajaran berbasis simulasi (Virtual Reality/Augmented Reality), kurikulum dinamis, dan pengajaran berbasis data. Namun, kesuksesan bergantung pada peningkatan akses terhadap teknologi, peningkatan kapasitas guru, dan kolaborasi antara pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan. Artikel ini memberikan rekomendasi strategis untuk mengoptimalkan TEFA digital sebagai sarana transformasi pendidikan vokasi dalam menanggapi tuntutan periode industri saat ini
Kerangka teoretis pembelajaran personalisasi berbasis AI untuk perguruan tinggi: analisis konseptual Rama, Alzet; Dermawan, andri; Rahma, Nova Chintia; Putri, Meila Rosi
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol 10, No 1 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/085901011

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat, seperti penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan, secara drastis mengubah pendidikan tinggi.  Efektivitas pembelajaran terhambat oleh pendekatan satu ukuran untuk semua dalam pendidikan massal, yang sering mengabaikan kebutuhan beragam siswa.  Melalui integrasi sistem rekomendasi, analisis pembelajaran, dan algoritma adaptif, penelitian ini bertujuan untuk menciptakan kerangka kerja teoretis berbasis AI yang akan meningkatkan pembelajaran yang disesuaikan dalam pendidikan tinggi.  Studi ini menggunakan pendekatan konseptual, menggabungkan alat kecerdasan buatan (AI) seperti machine learning dan pemrosesan bahasa alami (NLP) dengan konsep pedagogis seperti konstruktivisme dan andragogi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memungkinkan pengalaman belajar yang dinamis dan berpusat pada siswa, seperti umpan balik instan, rekomendasi sumber daya yang disesuaikan, dan modifikasi kurikulum secara real-time.  Namun, masalah seperti bias algoritmik, privasi data, dan ketidakseimbangan infrastruktur membuat implementasi menjadi sulit. Meskipun konsekuensi praktis menekankan pentingnya kerja sama antara pendidik, pengembang teknologi, dan pembuat kebijakan, implikasi teoretis menyoroti kebutuhan akan metode multidisiplin dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dengan konsep pedagogis.  Kesimpulannya, jika AI diterapkan dengan teknik berorientasi manusia dan tata kelola etis, ia memiliki potensi untuk secara signifikan meningkatkan inklusivitas dan fleksibilitas sistem pendidikan.
Konsep Filsafat Pendidikan Kejuruan Dalam Dunia Kerja Rama, Alzet; Jalinus, Nizwardi; Abdullah, Rijal; Dermawan, Andri
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 23, No 1 (2023): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.03560

Abstract

Indonesia sedang mempersiapkan sekolah untuk mengantisipasi perubahan tersebut Sekolah menengah kejuruan didasarkan pada 3 tujuan utama, yaitu persiapan Lulusan bisa bekerja, maju dan disebut entrepreneur. Entrepreneur menawarkan sekolah menengah kejuruan harus menerima: 1) Menyiapkan siswa yang memiliki kualifikasiMenawarkan pekerjaan untuk masuk ke kehidupan profesional, 2) Mempersiapkan siswa Melanjutkan pendidikan untuk universitas, 3) persiapan siswa bekerja secara mandiri dalam berwirausaha. Terjadinya kemerosotan nilai dalam masyarakat sebagai akumulasi dari proses pengajaran yang lebih menekankan pada perubahan pengetahuan daripada perubahan nilai dalam sistem pendidikan memaksa para pelaku pendidikan di Indonesia untuk menata kembali pilar-pilar filosofi pendidikan yang dimulai pendidikan. Pendidikan kejuruan adalah pendidikan pra-profesi, dibentuk dengan menggabungkan pengajaran teoretis dan pengalaman praktis untuk tugas-tugas khusus di bidang pertanian, bisnis atau industri, yang ditawarkan oleh banyak sekolah menengah kejuruan dan perguruan tinggi khusus, seperti perguruan tinggi pertanian, sekolah teknik atau lembaga pendidikan teknik. Akan terjadi sinergi antara filsafat, teori pendidikan dan bidang implementasinya untuk mencapai tujuan yang meningkatkan harkat dan martabat manusia dan nilai pendidikan Ada 3 jenis filosofi tujuan TTVET, yaitu: (1) esensialitas, (2) pragmatis dan (3) rekonstruksi pragmatis. <w:LsdException Locked="false" Priority="52" Name="Grid T
Konsep hybrid education dalam pembelajaran olahraga: model kolaborasi online-offline untuk transfer keterampilan praktis Rama, Alzet; Lofandri, Wiki; Dermawan, Andri; Firmanjaya Saputra, Anggi
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202526283

Abstract

Disrupsi digital dalam pendidikan, khususnya pembelajaran olahraga, semakin terakselerasi oleh pandemi COVID-19. Peralihan paksa ke pembelajaran jarak jauh mengungkap keterbatasan pendekatan online murni dalam mengajarkan keterampilan psikomotorik yang memerlukan umpan balik dan koreksi fisik langsung. Di sisi lain, pembelajaran tatap muka tradisional juga memiliki kelemahan dalam fleksibilitas dan personalisasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merumuskan sebuah model konseptual pendidikan hibrid yang sinergis untuk pendidikan jasmani. Melalui studi literatur konseptual dengan menganalisis temuan dari bidang blended learning, pedagogi olahraga, dan psikologi motorik, diusulkan sebuah model hibrid siklus tiga fase terintegrasi. Model ini terdiri dari: (1) Fase Online (sebelum praktik) untuk persiapan kognitif, (2) Fase Offline (saat praktik) untuk akuisisi keterampilan dan koreksi langsung, dan (3) Fase Online (setelah praktik) untuk refleksi dan penguatan melalui analisis video. Diskusi menjelaskan bagaimana model ini didukung oleh Teori Schema Schmidt, di mana setiap fase secara strategis membangun dan memperkuat recall schema dan recognition schema guna mendukung transfer keterampilan yang optimal. Kesimpulannya, model konseptual ini menawarkan kerangka kerja sistematis untuk menciptakan pengalaman belajar olahraga yang holistik. Dengan memadukan keunggulan lingkungan online dan offline secara sinergis, model ini berpotensi meningkatkan penguasaan keterampilan praktis secara signifikan. Penelitian mendatang perlu menguji model ini secara empiris serta mengeksplorasi integrasi teknologi imersif dan kecerdasan buatan untuk personalisasi umpan balik.
Kerangka teoretis pembelajaran personalisasi berbasis AI untuk perguruan tinggi: analisis konseptual Rama, Alzet; Dermawan, andri; Rahma, Nova Chintia; Putri, Meila Rosi
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 1 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/085901011

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat, seperti penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan, secara drastis mengubah pendidikan tinggi.  Efektivitas pembelajaran terhambat oleh pendekatan satu ukuran untuk semua dalam pendidikan massal, yang sering mengabaikan kebutuhan beragam siswa.  Melalui integrasi sistem rekomendasi, analisis pembelajaran, dan algoritma adaptif, penelitian ini bertujuan untuk menciptakan kerangka kerja teoretis berbasis AI yang akan meningkatkan pembelajaran yang disesuaikan dalam pendidikan tinggi.  Studi ini menggunakan pendekatan konseptual, menggabungkan alat kecerdasan buatan (AI) seperti machine learning dan pemrosesan bahasa alami (NLP) dengan konsep pedagogis seperti konstruktivisme dan andragogi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memungkinkan pengalaman belajar yang dinamis dan berpusat pada siswa, seperti umpan balik instan, rekomendasi sumber daya yang disesuaikan, dan modifikasi kurikulum secara real-time.  Namun, masalah seperti bias algoritmik, privasi data, dan ketidakseimbangan infrastruktur membuat implementasi menjadi sulit. Meskipun konsekuensi praktis menekankan pentingnya kerja sama antara pendidik, pengembang teknologi, dan pembuat kebijakan, implikasi teoretis menyoroti kebutuhan akan metode multidisiplin dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dengan konsep pedagogis.  Kesimpulannya, jika AI diterapkan dengan teknik berorientasi manusia dan tata kelola etis, ia memiliki potensi untuk secara signifikan meningkatkan inklusivitas dan fleksibilitas sistem pendidikan.