Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

SIFAT MAGNETIK TANAH DAN DAUN SEBAGAI INDIKATOR PENCEMARAN Agum Gumelar Prakoso; Riski Darmasetiawan; Rahma Andini Pratiwi; Bambang Widjatmoko; Kartika Hajar Kirana; Dini Fitriani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 5 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.331 KB) | DOI: 10.21009/0305020601

Abstract

Rock magnetism have been conducted on the issue of pollution by vehicle to identify mineral magnetic in the soil surface and leaf samples. Samples taken at PT Perkebunan Nusantara VIII, West Bandung regency. Location of the study is divided into two zones, zone 1 is located close to the highway, and a zone 2 that is located away from the road. In this study magnetic susceptibility measured in two frequencies, low frequency, (0.46 kHz) and high frequency, (4.6 kHz). The measurement results show that the value of the leaf samples ranged, 1Í10-821Í10-8 m3/kg (zone 1), and 1Í10-83Í10-8 m3/kg (zone 2), On the surface soil samples, value from each frequency almost the same range 1200Í10-81700Í10-8 m3/kg (zone 1), and 2600Í10-8 m3/kg2800Í10-8 m3/kg (zone 2). The relative difference of and value will produce (%). The calculation result , (%) is within the range of 2% -4% (zone 1) and 1.4% -1.7% (zone 2). Based on the scheme between and (%), indicating that the zone 1 and zone 2 types of magnetic minerals is more likely as the mineral from the combustion of fossil gas. Keywords: pollution, vehicle pollution, magnetic susceptibility, magnetic grains.
PROFIL KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA FISIKA DALAM PERKULIAHAN EKSPERIMEN FISIKA BERBASIS PROBLEM SOLVING Muhamad Gina Nugraha; Kartika Hajar Kirana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.624 KB)

Abstract

Kegiatan eksperimen sangat penting bagi mahasiswa untuk menumbuhkembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, termasuk diantaranya berpikir kritis. Umumnya kegiatan praktikum dilakukan dengan metode cookbook, mahasiswa hanya mengikuti langkah-langkah eksperimen yang telah diberikan. Kegiatan eksperimen seperti ini kurang melatih keterampilan berpikir kritis mahasiswa terkait fenomena yang sedang diamati. Salah satu pendekatan dalam eksperimen yang diprediksi dapat menumbuhkembangkan keterampilan berpikir kritis ialah eksperimen berbasis pemecahan masalah (problem solving). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam perkuliahan eksperimen fisika berbasis pemecahan masalah, dangan 15 mahasiswa fisika sebagai sample penelitian. Kegiatan eksperimen dilakukan selama satu semester dengan memberikan lembar kerja yang berisi permasalahan dalam kehidupan sehari-hari dan pertanyaan-pertanyaan arahan bagi mahasiswa untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan semua aspek keterampilan berpikir kritis (versi Ennis) yang diukur yaitu kemampuan deduksi (deduction), induksi (induction), kredibilitas (credibility), observasi (observation) dan asumsi (asumption) mengalami peningkatan. Kata kunci: problem solving, keterampilan berpikir kritis, eksperimen.
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERYINQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR RASIONAL SISWA Muhamad Gina Nugraha; Kartika Hajar Kirana; Duden Saepuzaman
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 3 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.802 KB)

Abstract

Hasil studi pendahuluan menemukan proses pembelajaran fisika pada populasi penelitian didominasi dengan metode ceramah. Dalam metode ini pembelajaran berlangsung satu arah dan lebih menekankan penyampaian materi pembelajaran, akibatnya kompetensi yang dimiliki siswa kurang terlatih, salah satunya kompotensi berpikir rasional. Model pembelajaran discovery-inquiry yang lebih menekankan pencarian pengetahuan secara aktif dapat dijadikan salah satu alternatif untuk melatihkan dan meningkatkan keterampilan berpikir rasional (KBR) siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan efektifitas model pembelajaran discovery-inquiry terhadap keterampilan berpikir rasional siswa serta tanggapan siswa terhadap proses pembelajaran yang dilakukan. Desain penelitian yang digunakan adalah one group time series design dengan sampel penelitian satu kelas siswa-siswi di salah satu SMA Negeri kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran discovery-inquiry cukup efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir rasional siswa dengan rata-rata nilai gain normal (N-gain) 0,57, dan analisis angket menunjukkan 97% siswa menyenangi pembelajaran discovery-inquiry. Siswa termotivasi untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Kata kunci : pembelajaran discovery-inquiry, keterampilan berpikir rasional.
Karakterisasi Mineral Magnetik Sedimen Sungai Citarum Hilir Melalui Analisa Sifat Magnetik, Mineralogi serta Morfologi Magnetik Kartika Hajar Kirana; Mechdi Ghazali; Luh Ayu Eka Safitri Septiana; Dini Fitriani; Eleonora Agustine; Silvia Jannatul Fajar; Muhamad Gina Nugraha
POSITRON Vol 10, No 2 (2020): Vol. 10 No. 2 Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.096 KB) | DOI: 10.26418/positron.v10i2.42143

Abstract

Sungai Citarum merupakan sungai utama yang ada di Provinsi Jawa Barat yang sangat penting bagi kehidupan sosial dan ekonomi. Di bagian hilir, Sungai Citarum ini banyak melewati daerah pemukiman padat penduduk, daerah industri, dan bahkan pesawahan. Oleh karena itu, perlu kajian mengenai kondisi Sungai Citarum salah satunya dengan mengidentifikasi parameter electrical conductivity (EC), total dissolve solid (TDS), pH dan suhu serta karakteristik mineral magnetik pada sedimen melalui analisis sifat magnetik, mineralogi dan morfologi magnetiknya. Pengukuran parameter EC, TDS, pH dan suhu dilakukan secara in situ pada sampel air Sungai Citarum, pengukuran sifat magnetik dilakukan pada sampel sedimen yang telah dipreprasi, sedangkan pengukuran mineralogi dan morfologi dilakukan pada sampel sedimen yang telah diekstraksi. Sifat magnetik sedimen diketahui dari nilai suseptibilitas magnetik dual frekuensi yang diukur menggunakan Bartington Magnetik Susceptibilitymeter, sedangkan mineralogi dan morfologi magnetik diketahui berdasarkan hasil pengukuran scanning electron microscope–energy disperdsive x-ray (SEM-EDS) dan x-ray diffractometer (XRD). Hasil pengukuran secara in situ pada sampel air menunjukkan bahwa rentang nilai EC, TDS, pH dan suhu berturut-turut adalah (200–4120) mS/cm, (100–2060) ppt, 7,34–9,22, dan (26,8–32,6) oC. Sedangkan, hasil pengukuran sifat magnetik menunjukkan bahwa sampel sedimen Sungai Citarum bagian hilir memiliki nilai suseptibilitas magnetik frekuensi rendah (cLF) dengan rentang (65,00–173,80) x 10-8 m3/kg, sedangkan rentang nilai suseptibilitas magnetik frekuensi tinggi (cHF) adalah (64,90–165,70) x 10-8 m3/kg. Dari kedua pengukuran cLF dan cHF diperoleh rentang nilai cFD (%) sebesar 0,15–4,66. Selanjutnya, hasil analisis morfologi dari citra SEM-EDS dan analisis mineralogi berdasarkan pengukuran XRD menunjukkan dominasi jenis mineral magnetik pada sampel sedimen adalah magnetit. Mineral magnetit ini memiliki morfologi berbentuk oktahedral sebagai representasi mineral magnetik alami dan ada pula yang berbentuk spherule sebagai representasi mineral magnetik karena adanya proses oksidasi akibat kehadiran material antropogenik pada sedimen Sungai Citarum bagian hilir.
Land Suitability and Plant Types Based on Soil Electrical Properties and Remote Sensing Eleonora Agustine; Nadhira Gunawan; Rifky Nauval; Muhammad Abdilllah Budianto; Irwan Ary Darmawan; Dini Fitriani; Kartika Hajar Kirana; Wahyu Srigutomo; Asep Harja; Imran Hilman Mohammad; Eddy Supriyana
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol. 24 No. 2 (2023): JURNAL GEOLOGI DAN SUMBERDAYA MINERAL
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33332/jgsm.geologi.v24i2.723

Abstract

Regional development in Panimbang District, Banten Province, Indonesia, is executed so that the tourism area is not centered solely on the west coast of Pandeglang but also in the surrounding area. The development is carried out in stages from government offices, education facilities, and public facilities. One of the public facilities to be built is a garden. This study aimed to evaluate the condition of the soil layers and fertility for garden construction. The resistivity method determines the soil layer pattern using dipole configuration. Remote sensing methods are used to assess land suitability and soil fertility. Land suitability based on agro-climatic data soil fertility based on physical and chemical parameters is taken from SoilGrids 250 m. The results of the resistivity method showed various values between 1 – 110 Ωm, and there are three layers of soil up to a depth of 3.58 m The first layer is assumed to be silty clay (15 – 30 Ωm), the second layer is assumed to be clay (1 – 5 Ωm), and the third layer is assumed to be silty and sandy soil (70 – 110 Ωm). Based on the remote sensing data, the first layer had an ideal bulk density and cation exchange value, but the pH value and nitrogen content are less ideal. The second layer had an ideal value of cation exchange capacity and pH, a rather ideal bulk density value, and a low nitrogen content and is considered a fertile layer of soil. Keywords: Remote sensing, resistivity, soil fertility, soil layers, SoilGrids 250 m
IDENTIFIKASI KUALITAS AIR SUNGAI CITARUM HULU MELALUI ANALISA PARAMETER HIDROLOGI DAN KANDUNGAN LOGAM BERAT (STUDI KASUS: SUNGAI CITARUM SEKTOR 7) Kartika Hajar Kirana; Gesti Cita Novala; Dini Fitriani; Eleonora Agustine; Maghfira Dwivani Rahmaputri; Fahmy Fathurrohman; Nabila Risty Rizkita; Nico Andrianto; Nita Juniarti; Rayna Aulia Zaenudinna; Muhamad Rovie Nawawi; Vanessa Zian Mentari; Muhamad Gina Nugraha; Yudi Mulyadi
Wahana Fisika Vol 4, No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v4i2.21907

Abstract

Sungai Citarum merupakan salah satu sungai yang menunjang kehidupan sebagian besar masyarakat Jawa Barat. Akan tetapi, dampak kegiatan manusia telah membuat Sungai Citarum sebagai sungai yang tercemar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi wilayah hulu Sungai Citarum dengan melakukan pengukuran multi parameter terhadap kondisi air di Sungai Citarum Hulu dan air sumur warga sekitar, terutama Sektor 7. Wilayah penelitian ini secara administratif berada di Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung. Sampel yang diuji pada penelitian ini adalah sampel air sungai dan sampel air sumur milik warga yang tinggal di sekitar Sungai Citarum sebanyak masing-masing enam titik lokasi pengamatan. Hasil pengukuran parameter hidrologi dan kandungan logam berat pada sampel air sungai dan air sumur menunjukan bahwa nilai pH, suhu, dan TDS masih di bawah ambang batas tercemar, sedangkan nilai EC menunjukkan bahwa air sumur dan air sungai telah tercemar. Hal ini dibuktikan dengan analisa kandungan logam berat yang dapat dilihat bahwa terdapat kandungan logam besi (Fe) yang cukup tinggi di atas ambang batas air bersih sehingga air tersebut tidak dapat di konsumsi bagi warga, baik untuk air sungai maupun air sumur. Citarum River is one of the rivers that supports the lives of most of the people of West Java. However, the impact of human activities has made the Citarum River a polluted river in the world. This research was conducted to determine the condition of the upstream area of the Citarum River by conducting multi-parameter measurements to water conditions in the Upstream Citarum River Sector 7 and the wells of the surrounding residents. This research area is administratively located in Pangauban Village, Ketapang District, Bandung Regency.  The samples tested in this study were river water samples at six observation locations and well water samples belonging to the residents living around the Citarum River as many as six observation location points. The results of measurements of hydrological parameters and heavy metal content in river and well water samples indicate that the pH, temperature, and TDS values are still below the polluted threshold, while the EC values indicate that well water and river water have been polluted. This is evidenced by the analysis of heavy metal content which can be seen that there is a high metal content of iron (Fe) above the threshold of clean water so that the water cannot be consumed by residents, both for river water and well water.Kata kunci : hidrologi, logam berat, Sungai Citarum
IDENTIFIKASI PENCEMARAN TANAH PADA KAWASAN INDUSTRI BAJA MELALUI SIFAT MAGNETIK DAN MORFOLOGI BULIR MAGNETIK AZIZAH, DARIN NUR; FITRIANI, DINI; AGUSTINE, ELEONORA; KIRANA, KARTIKA HAJAR; MULYANA, ACHMAD ARIF
Bulletin of Scientific Contribution Vol 22, No 1 (2024): Bulletin of Scientific Contribution : GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bsc.v22i1.54102

Abstract

Kegiatan industri baja yang melibatkan peleburan besi dan baja dapat memicu adanya pencemaran tanah, karena dapat memproduksi limbah dalam bentuk debu dan fly ash yang menyebar terbawa angin lalu mengendap pada tanah permukaan. Dalam penelitian ini telah dilakukan identifikasi pencemaran tanah di kawasan sekitar perindustrian baja melalui parameter suseptibilitas magnetik dan pengukuran Scanning Electron Microscopy – Energy Dispersive X-Ray (SEM-EDX). Sampel yang digunakan yaitu berupa tanah yang diambil pada titik dari dua lintasan yaitu lintasan 1 dan lintasan 2. Dimana lintasan 2 di desain memiliki jarak yang lebih dekat dengan kawasan perindustrian dibandingkan lintasan 1. Nilai suseptibilitas magnetik (XLF) pada lintasan 1 berada pada rentang 96,9-854,1 (×10^-8 m^3/kg ) dan nilai XFD (%) yaitu 0,13-2,85, sedangkan XLF lintasan 2 berada pada rentang 194,7-3473,9 (×10^-8 m^3/kg) dan nilai XFD(%) yaitu 0,47-1,53. Hasil tersebut menujukkan bahwa nilai XLF pada lintasan 2 cenderung lebih tinggi daripada lintasan 1. Hal ini diduga bahwa limbah yang berupa debu maupun fly ash lebih banyak terakumulasi pada lintasan 2 yang areanya lebih dekat dengan perindustrian baja. Adapun nilai   XFD(%) dari seluruh sampel yang bernilai kurang dari 4% dan adanya korelasi negatif antara nilai XFD(%) dan XLF menunjukkan bahwa mineral magnetik berasal dari sumber antropogenik. Berdasarkan pengukuran SEM-EDX pada sampel di lintasan 1 menunjukkan bulir mineral magnetik yang berbentuk oktahedral dan bulat, yang menunjukkan keberadaan mineral magnetiknya berasal dari sumber pedogenik dan antropogenik. Sedangkan hasil SEM-EDX pada sampel di lintasan 2 menunjukkan keberadaan bulir mineral magnetik berbentuk bulat dan halus yang menunjukkan bahwa mineral megnetik berasal dari sumber antropogenik.
Mapping of pH, EC, and TDS Parameters to Identify Water Quality in Situ Cisanti Hanifah, Shofie Dzakia; Hendrayani, Riska; Carrisa, Refi; Rizki, Muhammad Ilham; Rohman, Muhammad Alkuansinta; Hutabalian, May Angelia; Rahman, Jafar Shidqur; Sihombing, Feronika Roulitua; Ramadhan, Fadhel; Ramadan, Ananda Zikri; Nugraha, Andhika; Kirana, Kartika Hajar; Fitriani, Dini
Phi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapan Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/p-jpft.v10i1.22175

Abstract

Situ Cisanti located at Tarumajaya Village, Kertasari District, Bandung Regency, West Java. Situ Cisanti has significant role in supporting the lives of the surrounding community, especially as the central source of clean water. This research was conduct to identify the water quality of Situ Cisanti by mapping the parameters of pH, Electrical Conductivity (EC), and Total Dissolved Solids (TDS). Measurement was take using Combometer Hanna Grocheck HI 9813-6 at 69 points spread over the research area. The result of pH measurement in Situ Cisanti has a range value from 7,7 to 9,7 with an average value of 9. The EC measurement range value is 0,1 mS/cm to 0,9 mS/cm with an average value of 0,13 mS/cm. The TDS measurement range value is 83 mg/L to 141 mg/L, while the average is 100,78 mg/L. Most of the pH values in the study area meet the quality standards for hygiene sanitation water, while the EC and TDS values are below the threshold value, considering it safe for health.
Preliminary Study of pH, EC, TDS, and Heavy Metals Analysis of Oxbow’s Sediments in Bandung Region Alfitrah, Siti Percika; Kirana, Kartika Hajar; Fitriansyah, Rd Agung; Shafaria, Mileani
Phi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapan Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/p-jpft.v10i1.22714

Abstract

The Oxbow Lake is a vital part of river and it usually used for household, agricultural, and fisheries needs. The oxbow lake faces pollution risks from human activities. This study aims to assess the quality of water and sediment by pH, EC, and TDS of water and sediment as well as heavy metal content in sediment. The results show that the environmental conditions of the oxbow lakes around the Upper Citarum River are generally good because they fall within the safe limits for hygiene and sanitation standards, except for Babakan Patrol Oxbow Lake and Sapan Oxbow Lake. Unfortunately, the heavy metal levels in samples O1-2, O4-2, and O7-1 exceed sediment quality guidelines. These measurements indicate evidence of anthropogenic influence on sediment samples.
Physical Properties of Orange Peels Eco-enzyme: One way to Reduce and Recycle Waste and Environmental Problem Kirana, Kartika Hajar; Budianto, Muhammad Abdillah; Pranatikta, Krishna Agra; Shafaria, Mileani; Agustine, Eleonora; Fitriani, Dini; Susilawati, Anggie; Hasanah, Mia Uswatun
Phi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapan Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/p-jpft.v8i2.15355

Abstract

A high quantity of organic waste without proper waste management can endanger public health and environmental sustainability. To reduce the risk that can be caused by organic waste pollution, then there should be a solution. One of them is to make eco-enzyme. Eco-enzyme is a fermented solution from organic waste that can be used as floor cleaner, plant disinfectant, hand sanitiser, plant fertilizer, etc. A good eco-enzyme solution has special properties. One of them is the low-value power of Hydrogen (pH). In this study, other physical properties of eco-enzyme are analyzed. Eco-enzyme was produced from organic waste. Here, Sunkist orange peel and various mixtures of orange peel were used as the main materials of eco-enzyme. The eco-enzyme solutions were carried out for 33 days, accompanied by routine monitoring by reviewing physical parameters such as pH, Total Dissolved Solid (TDS), and Electrical Conductivity (EC) values. The results showed the characteristics of the eco-enzyme product by physical properties are the eco-enzyme has an acidic with a low pH value (<3.6) accompanied by high values of TDS (>1000 ppm) and EC (>1500mS/cm). The finding is TDS and EC have high value whereas usually high EC and TDS are owned by polluted liquids.
Co-Authors Achmad Samsudin Aditya Dwi Prasetio Agum Gumelar Prakoso Agum Gumelar Prakoso Aji, Bayu Gusti Pangestu Alfitrah, Siti Percika Amalia, Shita Ayu Anggi Hanif Setyadin Anggie Susilawati Ardi Rizkia Ferahenki Asep Harja Asep Purnama Asri Nur Lathifah Atiek Rostika Noviyanti Ating Herawati Ayu Puput Ariyanti AZIZAH, DARIN NUR Azzam, Muhammad Zharfan Bambang Widjatmoko Budianto, Muhammad Abdillah Carrisa, Refi Cecep Kusmana Chicilia, Novia Darharta Dahrin Dimastian Hari Susetyo Dini Fitriani Dini Fitriani Duden Saepuzaman, Duden Dwi Putri K Manurung Eddy Supriyana Eleonora Agustine Elsa Anggiya Nurinsani Evi Fazriati Fahmy Fathurrohman Fajar, Silvia Jannatul Fathurrohman, Fahmy Firman Nugraha Fitri Nurul Sholihat Fitri Nurul Sholihat Fitri Nurul Sholihat Fitri Nurul Sholihat, Fitri Nurul Fitria Hapsari Puteri Sumanto Fitriansyah, Rd Agung Gerald Tamuntuan Gesti Cita Novala Gian Agistian Algifari Hana Susanti Hana Susanti Hanifah, Shofie Dzakia Hanna Goenawan Hazel Abyudaya Hendra Hendrayani, Riska Hutabalian, May Angelia Imran Hilman Mohammad Inka Danika Irene Siti Amilah Muslimah Irwan Ary Darmawan Irwan Ary Dharmawan Irwan Irwan Judhistira Aria Utama Judhistira Arya Utama Juniarti, Nita Khoirotul Latifah Sobari Kusnahadi Susanto Luh Ayu Eka Safitri Septiana Maghfira Dwivani Rahmaputri Mechdi Ghazali Meliani, Tiara Ayu Mentari, Vanessa Zian Mia Uswatun Hasanah Muhamad Gina Nugraha Muhamad Gina Nugraha Muhamad Rovie Nawawi Muhammad Abdilllah Budianto Muhammad Gina Nugraha, Muhammad Gina Muhammad, Irfan Handi Mulyadi, Yudi MULYANA, ACHMAD ARIF Nabila Risty Rizkita Nadhira Gunawan Nadia Putri Nur Asri Najla Natasya Aurellia Nashifa Karisma Khanri Nawawi, Muhamad Rovie Nia Kurniasih Nia Kurniasih Nico Andrianto Nico Andrianto, Nico Nita Juniarti Nova Sylviana Novala, Gesti Cita Nugraha, Andhika Nurdini Nurdini Nurdini Nurdini Nuzulira Janeusse Fratiwi Oktorina, Lenny Petrus Ardi Tama Pranatikta, Krishna Agra Raden Giovanni Ariantara Rahma Andini Pratiwi Rahma Andini Pratiwi Rahman, Jafar Shidqur Rahmaputri, Maghfira Dwivani Ramadan, Ananda Zikri Ramadhan, Fadhel Rayna Aulia Zaenudinna Resti Wulansari Rifky Nauval Riski Darmasetiawan Riski Darmasetiawan Risma Dwi Puteri Wijayanti Rizki, Muhammad Ilham Rizkita, Nabila Risty Rofifah, Sinthia Anis Rohman, Muhammad Alkuansinta Ronny Lesmana Santy Awalliyah, Santy Satria Bijaksana Septiani, Fadia Tri Setiya Utari Shafaria, Mileani Sihombing, Feronika Roulitua Sindhy Susantya Suci Ramayanti Sudarningsih Sudarningsih Syarafina, Zhafirah Nurul TATI NURHAYATI Titi Anggono Vanessa Zian Mentari Vina Nurafiah Wahyu Srigutomo Widodo Widodo Yudi Feriandi Yudi Mulyadi Zaenudinna, Rayna Aulia