Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Effect of Institutional Share Ownership, Ownership Structure, and Corporate Social Responsibility on Environmental Sustainability in Energy Companies in Indonesia Judijanto, Loso; Mufrihah, Mazayatul; Silalahi, Harlen; Barus, Berlin
West Science Social and Humanities Studies Vol. 2 No. 02 (2024): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v2i02.678

Abstract

This research investigates the complex interplay between institutional share ownership, ownership structure, corporate social responsibility (CSR), and environmental sustainability in the context of Indonesian energy companies. A quantitative analysis utilizing structural equation modeling was employed to analyze data from a sample of 150 energy firms. The results reveal significant positive relationships: higher levels of CSR, increased institutional share ownership, and a more concentrated ownership structure are associated with improved environmental sustainability practices. These findings contribute to the understanding of the factors shaping environmental responsibility in the Indonesian energy sector, offering practical insights for companies and policymakers.
Governance, Regulation, and Green Banking Disclosure: An Empirical Study of Indonesian Banks Silalahi, Dumariani; Silalahi, Harlen; Barus, Berlin; Sitompul, Ganda Tua; Sinulingga, May Happy Stephany Br
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol. 11 No. 3 (2023): JIAKES Edisi Desember 2023
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v11i3.2844

Abstract

  This study aims to analyze the influence of corporate governance on green banking disclosure in the Indonesian banking sector, focusing on three key variables: board size, the proportion of independent commissioners, and the presence of female directors. It also examines the moderating role of green banking regulation, particularly following the issuance of Financial Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017 on Sustainable Finance. The analysis is based on secondary data from 237 bank-year observations of publicly listed banks on the Indonesia Stock Exchange during the period 2007–2021, using the Ordinary Least Squares (OLS) method. The results show that board size, the proportion of independent commissioners, and the presence of female directors each have a significant negative effect on green banking disclosure. However, the implementation of green banking regulation is found to mitigate the negative effect of board size, indicating that regulatory frameworks can enhance the effectiveness of governance in promoting environmental transparency. In contrast, the regulation does not significantly moderate the effects of independent commissioners or female directors. These findings offer empirical evidence on the interaction between corporate governance and environmental regulation, and highlight the strategic role of regulatory intervention in supporting transparency and green initiatives within the banking industry. Keywords: corporate governance, green banking disclosure, green banking regulation
SOSIALISASI PEMBUATAN BAKSO BERBAHAN DASAR IKAN UNTUK MENDUKUNG PRODUK KREATIF BERBASIS EKONOMI BIRU Asfo, Nurlaila Syarfiah; Barus, Berlin; Silalahi, Harlen; Chandra, Johnny; Hafipah, Hafipah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.30971

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Muncar, Kabupaten Banyuwangi, bertujuan untuk mendukung ekonomi biru dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan pembuatan bakso berbahan dasar ikan. Program ini melibatkan 50 peserta yang terdiri dari nelayan, ibu rumah tangga, dan pemuda desa, dengan fokus pada peningkatan keterampilan teknis, manajemen usaha, dan strategi pemasaran. Kegiatan ini mencakup demonstrasi langsung, praktik pembuatan bakso ikan, serta pelatihan manajemen usaha dan pemasaran. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta, yang kini mampu menghasilkan produk berkualitas dan siap bersaing di pasar. Program ini juga mengidentifikasi tantangan utama seperti keterbatasan teknologi dan akses pasar, yang perlu diatasi melalui dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan lembaga terkait. Secara keseluruhan, program PKM ini berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, mendukung diversifikasi produk perikanan, dan mempromosikan praktik ekonomi biru yang berkelanjutan.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SOFTWARE ZAHIR ACCOUNTING DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI PELAPORAN KEUANGAN Silalahi, Harlen; Silalahi, Dumariani; Mirsa, Putri Fadillah Hadi; Siregar, Zulkheiri Surya Putra; Barus, Berlin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan software Zahir Accounting dalam meningkatkan efisiensi pelaporan keuangan di perusahaan-perusahaan Indonesia. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber informasi terkait dengan penggunaan Zahir Accounting dan dampaknya terhadap proses pelaporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa software ini menawarkan fitur otomatisasi yang signifikan, yang memungkinkan perusahaan untuk menyusun laporan keuangan dengan lebih cepat dan akurat. Penggunaan Zahir Accounting juga meningkatkan keandalan data keuangan, yang berdampak positif pada pengambilan keputusan manajerial. Meskipun terdapat tantangan dalam transisi dari sistem manual ke digital, manfaat yang diperoleh, seperti pengurangan beban administratif dan peningkatan kepercayaan stakeholder, menjadikan Zahir Accounting sebagai alat yang penting dalam pengelolaan keuangan. Penelitian ini memberikan wawasan baru bagi perusahaan yang ingin memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menyarankan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi pengguna untuk mengoptimalkan penggunaan software ini.
PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN Silalahi , Dumariani; Barus, Berlin; Tarigan, Monang; Silalahi, Harlen
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.43774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kualitas aparatur pemerintah daerah, good governance, dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji sejumlah referensi yang relevan dari berbagai jurnal ilmiah. Kualitas laporan keuangan daerah menjadi tolok ukur penting dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas keuangan publik. Penerapan SAP secara konsisten menjadi faktor utama dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan, karena dapat memastikan bahwa penyajian informasi keuangan sesuai dengan standar yang berlaku. Selain itu, kualitas aparatur pemerintah daerah juga berperan signifikan dalam proses penyusunan laporan keuangan. Aparatur yang memiliki kompetensi memadai akan mampu menerapkan standar akuntansi secara tepat dan akurat. Penerapan prinsip good governance, seperti akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi, semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Pemanfaatan teknologi informasi juga memberikan dampak positif dengan mempermudah proses pencatatan, pengolahan, hingga pelaporan keuangan secara efektif dan efisien. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa keempat faktor tersebut saling berhubungan dan berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu terus memperkuat penerapan SAP, meningkatkan kualitas SDM aparatur, menerapkan prinsip good governance secara konsisten, dan memanfaatkan teknologi informasi secara optimal dalam setiap proses penyusunan laporan keuangan. Dengan demikian, diharapkan laporan keuangan pemerintah daerah dapat lebih transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana Bagi untuk Meningkatkan Transparansi Usaha di Desa Karya Jadi Kec. Batang Serangan Kab. Langkat Prov. Sumatera Utara: Pengabdian Berlin Barus; Dumariani Silalahi; Monang Tarigan; Harlen Silalahi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3383

Abstract

This community service activity aims to improve the skills of micro-entrepreneurs in Karya Jadi Village, Batang Serangan District, Langkat Regency, North Sumatra Province, in preparing simple financial reports as an effort to strengthen business transparency. The implementation method uses an interactive lecture approach and Focus Group Discussion (FGD), which allows participants to understand basic accounting theory while practicing it directly. A total of 25 participants participated in this activity consisting of culinary, trade, and small service entrepreneurs. The results of the pre-test and post-test showed an average increase in understanding of 69.4%, especially in the ability to record transactions and prepare simple profit and loss and cash flow statements. The program also involved collaboration between academics, village governments, and local communities, creating synergy that strengthened the program's effectiveness and sustainability. Results demonstrated that the combination of lectures and focus group discussions (FGDs) was effective in improving financial literacy, building a culture of transparency, and strengthening accountable business governance at the village level. This program is expected to be replicated in other areas with similar characteristics to support sustainable rural economic development.