Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JPSriwijaya

EDUKASI MELINDUNGI KULIT DARI SINAR UV DAN PEMANFAATAN TUMBUHAN PACHYRHIZUS EROSUS SEBAGAI TABIR SURYA DI DESA PULAU SEMAMBU INDRALAYA Dina Permata Wijaya
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v7i3.10223

Abstract

Sinar matahari merupakan sumber kehidupan bagi manusia. Namun sinar matahari dapat menyebabkan beberapa kerugian pada kulit manusia yang akan menimbulkan efek yang merugikan seperti kulit terbakar bahkan bisa lebih parah dapat menyebabkan kanker kulit jika terpapar terlalu lama. Dalam sinar matahari terkandung sinar ultraviolet yang dapat berdampak buruk pada kulit. Tidak semua sinar ultraviolet dapat merusak jaringan kulit manusia tergantung dari rentang panjang gelombang nergi sehingga kerusakan yang timbul terjadi dalam beberapa tahap. Untuk melindungi bahaya dari radiasi ultraviolet maka kulit perlu dilindungi meskipun kulit memiliki sistem perlindungan alami. Sistem perlindungan alami pada kulit adalah melanin yang berperan memberikan warna kulit. Salah satu perlindungan tehadap sinar ultraviolet yaitu menggunakan tabir surya. Masyarakat Pulau Semambu Indralaya perlu untuk melindungi kulitnya dari sinar ultraviolet karena rata-rata temperatur sekitar 28-33oC. Semakin tinggi temperatur udara maka paparan sinar ultraviolet akan semakin tinggi. Maka dari itu, masyarakat sekitar Pulau Semambu perlu mengetahui cara melindungi kulit dari sinar ultraviolet dan cara pembuatan tabir surya yang memanfaatkan tanaman sekitar yaitu bengkoang. Masyarakat sangat antusias dengan penyuluhan dan demonstrasi yang dibagikan di Pulau Semambu Indralaya.
SOSIALISASI UPAYA PENINGKATAN IMUNITAS TUBUH DAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA PULAU SEMAMBU INDERALAYA Dina Permata Wijaya
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v9i1.13155

Abstract

Tanaman obat yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sangat bnayak dikonsumsi oleh masyarakat terutama pada masa pandemi covid-19 seperti saat ini. Virus corona (Covid-19) merupakan virus yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan di Cina pada akhir di tahun 2019. Kasus pasien yang teridentifikasi virus covid-19 ini terus meningkat tiap harinya baik di Indonesia maupun skala dunia. Pada masa pandemi covid-19 ini diharapkan masyarakat menerapkan hidup sehat, menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer serta menghindari kerumunan. Hampir diseluruh dunia berupaya untuk menemukan vaksin covid-19 agar bisa mencegah penyebaran virus ini secara cepat. Upaya yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk bertahan dalam masa pandemi covid-19 ini yaitu dengan meningkatkan sistem kekbalan tubuh karena virus akan lemah jika sistem kekebalan tubuh kita lebih kuat. Salah satu cara untuk meningkatkan imunitas tubuh yaitu dengan memanfaatkan tanaman obat keluarg (TOGA) seperti kunyit dan jahe dikarenakan mudah ditemukan. Komposisi di dalam rempah tersebut telah terbukti secara klinis dapat meningkatkan imunitas tubuh. Maka dari itu, masyarakat sekitar Pulau Semambu perlu mengetahui cara meningkatkan imunitas tubuh dengan memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA) menjadi minuman kesehatan. Masyarakat sangat antusias dengan penyuluhan dan demonstrasi yang dibagian di Pulau Semambu Inderalaya.
PELATIHAN PEMANFAATAN DAUN KELOR MENJADI PRODUK HOME INDUSTRY KAYA ANTIOKSIDAN UNTUK KESEHATAN TUBUH PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA PULAU SEMAMBU INDRALAYA Dina Permata Wijaya
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v9i2.15939

Abstract

Daun kelor merupakan tananaman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh terutama pada masa pandemi covid-19 ini. Pada masa pandemi ini tubuh memerlukan makanan dan minuman yang bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh dengan cara mengkonsumsi tanaman yang kaya antioksidan. Daun kelor menjadi tanaman yang dapat dikonsumsi menjadi bahan dasar pengolahan makanan dan minuman karena mempunyai kandungan gizi yang tinggi dan memiliki aktivitas antioksidan yang diperlukan tubuh untuk meningkatkan imunitas tubuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada masyarakat sekitar Desa Pulau Semambu Indralaya Ogan Ilir. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu metode pemberian materi terkait pemanfaatan daun kelor serta memberikan pelatihan langsung pembuatan teh celup dan puding daun kelor. Peserta pengabdian ini didominasi oleh wanita karena memiliki potensi dalam pembuatan dan pengolahan produk minuman dan makanan dari daun kelor. Berdasarkan hasil dari pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan menghasilkan masyarakat yang memiliki daya tarik terhadap produk minuman dan makanan daun kelor yang memiliki nilai ekonomi yang baik sehingga dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa Pulau Semambu Indralaya