Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Why do I listen to this? Voices from university students using websites to practice listening comprehension Rizaldy Hanifa; Siti Rahimah Yusra
Studies in English Language and Education Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/siele.v11i2.34755

Abstract

Technological advancements in the 4.0 era have made it possible for English language learners to access online resources at any moment in any place, including websites that provide learners with a wider variety of auditory inputs. Despite this, some students may find it difficult to navigate independently owing to the vast quantity of websites. This research aims to discover the websites utilized by English major students at a state university in West Sumatra in independent listening practices, as well as their underlying motivations for selecting those websites. Using a qualitative case study, the data were collected using a questionnaire that was administered to 105 fifth-semester university students, and presented according to the frequency. The findings recorded a total of 34 websites used by students for practicing listening to enhance proficiency in deciphering unfamiliar words, acquiring knowledge of English sounds, and comprehending spoken utterances. The students further confirmed that materials found through the sources provided them with a sense of ease in learning. These initiatives demonstrated the students proficiency in utilizing technology for additional learning inputs. Nevertheless, the effectiveness of these learning modes still needs to be confirmed as the duration spent by learners may not be sufficient. Further research is recommended to analyze the websites selected by students to provide more tangible evidence regarding the suitability of the material for learning.
Penguatan Kematangan Psikologi dan Kesehatan Mental Remaja dengan Mengimplementasikan Nilai Pancasila dan Keislaman Siti Rahimah Yusra; Rizaldy Hanifa; Eni Kurniawati; Oktari Kanus
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v7i2.136463

Abstract

Kematangan psikologi dan kesehatan mental merupakan salah satu fondasi bagi remaja yang mengalami perubahan intens baik dalam aspek individu dan sosial. Penanaman dan implementasi nilai Pancasila serta keislaman pada siswa usia remaja diharapkan dapat menjadi benteng pengaruh negatif yang terdapat di lingkungan remaja, baik dalam dunia maya maupun nyata. Kegiatan program PKM ini disusun dalam bentuk pengarahan dan diskusi terpumpun yang dilaksanakan di MAN 1 Pariaman melalui beberapa tema diantaranya (1) kematangan psikologi remaja ditinjau dari aspek kognitif, emosional, dan sosial; (2) penyimpangan nilai-nilai Islami dan dampaknya terhadap kesehatan mental remaja; (3) media digital, literasi digital, dan kematangan psikologi dan kesehatan mental remaja. Berdasarkan poin-poin yang disampaikan pemateri, peserta memperoleh pengayaan terkait pentingnya memiliki kontrol diri, pengembangan kemampuan berfikir objektif, dan kemampuan beradaptasi dalam mengelola emosi. Selain itu, peserta juga memahami bahwa sikap mandiri, tanggungjawab, penerimaan terhadap kritik dan komunikasi efektif akan membantu dalam aspek sosial yang didukung dengan implementasi nilai-nilai etika dan moral seperti tertuang dalam Pancasila dan nilai-nilai keislaman. Beberapa poin diskusi terpumpun yang melibatkan penyimpangan terhadap nilai islami membantu siswa memahami bahwa penerapan nilai islami yang sesuai dan terarah akan mendukung kesehatan mental, mengurangi fikiran dan emosi negatif yang muncul, dan mendukung siswa untuk meraih prestasi dan menggali potensi diri. Disamping itu, diskusi terkait penggunaan media digital dan literasi digital mengarahkan peserta agar dapat bersikap bijak dalam pergaulan. Upaya-upaya tersebut adalah bentuk kepedulian tim PKM dan mitra untuk mendukung kematangan psikologi dan kesehatan mental remaja guna mempersiapkan generasi muda yang stabil, produktif, dan berkualitas.