Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Tingkat Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 2 Sinjai Kelas XI IPA Kabupaten Sinjai Andi Baso Husain
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.327 KB) | DOI: 10.161985/jesfa.v2i1.45

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan jasmani di kelas XI IPA SMA Negeri 2 Kabupaten Sinjai. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi penelitian ini adalah sasaran penelitian secara umum. Semua siswa IPA kelas XI  Sebanyak 100 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Kabupaten Sinjai memiliki motivasi intrinsik tinggi sebanyak 69 siswa atau (69,0%), sedangkan siswa dengan motivasi intrinsik rendah terdiri dari 31 siswa atau (31,0%) lulus. . (2) Siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Sinjain memiliki motivasi ekstrinsik tinggi sebanyak 56 siswa (56,0%) sedangkan siswa dengan motivasi ekstrinsik sebanyak 44 siswa (44,0). Dari sini dapat disimpulkan bahwa rata-rata motivasi internal dan motivasi eksternal siswa IPA XI. Kelas tertinggi di SMA Negeri 2 Sinjai.  
Pemahaman Mahasiswa tentang Permainan dan Olahraga Tradisional sebagai Kultur Budaya pada Generasi Z Ade Yuni Sahruni; Andi Baso Husain; Ronald Ronald; Ronny Braynti Rahail; Ansar CS; Damaris Marlissa; Misran Misran
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i3.1664

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan agar dapat memberikan gambaran tingkat pemahaman mahasiswa tentang permainan dan olahraga tradisional yang secara umum permainan tradisional sebagai kultur yang mengandung nilai-nilai budaya suatu bangsa serta memiliki aktivitas fisik yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan Metode survei. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 51 mahasiswa jurusan penjaskerek. Adapun teknik analisis data yaitu menggunakan analisis deskriptif dengan menyajikan dalam bentuk persentase. Sehingga hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa jumlah mahasiswa yang memiliki pemahaman dengan kategori “Sangat Baik” yaitu 39% atau setara dengan 20 mahasiswa, kategori “Baik” yaitu 37% atau setara dengan 19 mahasiswa, kategori “Cukup” yaitu 18% atau setara dengan 9 mahasiswa, kategori “Kurang” yaitu 6% atau setara dengan 3 mahasiswa, dan kategori “Sangat Kurang” yaitu 0% atau setara dengan 0 mahasiswa. Kesimpulan dari hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa mayoritas mahasiswa memiliki tingkat pemahaman dengan kategori “sangat baik”, namun demikian penelitian ini perlunya menjadi suatu pedoman dalam upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa yang memiliki kategori cukup dan bahkan kurang dalam memiliki pemahaman tentang permainan dan olahraga tradisional.
The Indonesian National Sports Committee (KONI) Manages, Implements, and Supervises Leading Sports Branches in Sinjai Regency Andi Baso Husain; Ade Yuni Sahruni
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v6i2.5901

Abstract

Objective. The Sinjai Regency has great potential to achieve proud athletic achievements. However, this potential is hindered by problems such as inappropriate management, poor coordination between relevant parties, and lack of monitoring of sports development programs. Therefore, this research aims to examine the superior sports management of KONI in Sinjai Regency to improve the achievements of superior sports in Sinjai Regency. Materials and methods. This research is a quantitative study with a descriptive research design. The sampling method used was simple random sampling with cluster sampling. A total of 50 people from the Sinjai Regency KONI organization participated in the study, including 28 administrators, 2 coaches, and 20 athletes. Results. Following the completion of data processing, the research findings indicated that the management of KONI's flagship sports branch in Sinjai Regency received an implementation test score of 31.94, categorizing it within the less reliable classification. Furthermore, the supervision test score of 33.00 also fell within the less reliable category. Conclusion. According to the research findings, KONI's management of its top sports division is currently lacking. The average score for implementation management falls below the medium category, indicating room for improvement. Conversely, the supervisory management of KONI's flagship sports branch is highly effective, as the average score exceeds the strong category.
Meningkatkan Semangat dan Prestasi Lari Estafet: Implementasi Metode Jigsaw pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 9 Sinjai Husain, Andi Baso; Alif Tunru, Andi; Taufiq, Muhammad; Adianto, Samsul
SISTEMA: Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): Sistema: Jurnal Pendidikan
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, of Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/sjp.v4i2.1604

Abstract

This study aims to determine: the application of the jigsaw type of cooperative learning method can improve the learning outcomes of relay running in class IX students of SMP country 9 Sinjai. This research is action research conducted in the classroom, or classroom action research (Classroom Action Research) with two cycles. The research population was all students of class IX SMP Country 9 Sinjai, the sample in this study was one class consisting of 20 students. Data were collected through tests and observations. Data analysis used quantitative descriptive techniques. The results of the study in the first cycle showed that the percentage of student learning completeness was 60%, while in the second cycle the percentage of student learning mastery reached 85%. Thus, it was concluded that the application of the jigsaw type cooperative learning method could improve student learning outcomes in the relay running lesson
MANAJEMEN PERENCANAAN DAN PENGORGANISASIAN CABANG OLAHRAGA UNGGULAN KONI KABUPATEN SINJAI Husain, Andi Baso; Sianto, Moh. Ifkhal; Cakrawijaya, Muhammad Hidayat
Jambura Health and Sport Journal Vol 6, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v6i2.24597

Abstract

Organisasi olahraga di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sinjai, memainkan peran penting dalam pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen cabang olahraga unggulan di bawah naungan organisasi tersebut di Kabupaten Sinjai, dengan fokus pada upaya peningkatan prestasi olahraga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan melibatkan 50 responden, terdiri dari pengurus (28 orang), pelatih (2 orang), dan atlet (20 orang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Perencanaan: Skor tes menunjukkan kategori kurang handal (32,56). Hal ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam aspek penetapan tujuan, perumusan strategi, dan penyusunan program kerja yang lebih terarah dan terukur. Pengorganisasian: Skor tes menunjukkan kategori kurang handal (33,32). Perlu ada peningkatan dalam aspek pendelegasian tugas, koordinasi antar pengurus, pelatih, dan atlet, serta struktur organisasi yang lebih efektif. Penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah untuk meningkatkan manajemen cabang olahraga unggulan di Kabupaten Sinjai, antara lain: Penyusunan program kerja yang lebih terarah dan terukur, dengan mempertimbangkan potensi atlet dan sumber daya yang tersedia. Peningkatan koordinasi antar pengurus, pelatih, dan atlet dalam pelaksanaan program latihan dan pertandingan. Pembinaan dan pelatihan berkelanjutan bagi pengurus, pelatih, dan atlet untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme. Dengan upaya-upaya tersebut, diharapkan manajemen cabang olahraga unggulan di Kabupaten Sinjai dapat dioptimalkan untuk mencapai prestasi olahraga yang lebih baik di masa depan.
Optimalisasi Pembelajaran Penjas pada Ranah Psikomotorik Mata Pelajaran Penjas Materi Bulutangkis Ade Yuni Sahruni; CS, Ansar; Syahruddin; Muh Syaiful Syam; Andi Baso Husain; Muhammad Sadzali
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i1.75919

Abstract

Beberapa siswa masih sering melakukan kesalahan dalam teknik dasar seperti servis yang tidak sampai dan smash yang tidak efektif. Hal ini menimbulkan masalah sebab meskipun antusiasme siswa tinggi, dan beberapa siswa mencapai prestasi luar biasa, kemampuan teknik dasar yang tidak merata dapat menghambat perkembangan keterampilan seluruh siswa secara konsisten. Tujuan penilitian yaitu untuk menganalisis tingkatan keberhasilan pembelajaran penjas pada ranah psikomotorik mata pelajaran bulutangkis. Jenis Penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan tes dari rubrik penilaian rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Populasi penilitian adalah siswa kelas X yang  berjumlah sebanyak 70 siswa. Instrumen penelitian ini menggunakan penilaian mandiri dengan berdasarkan tingkat keberhasilan psikomotorik servis pendek. Setelah data dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian tingkat Pembelajaran pada ranah psikomotorik mata pelajaran penjas dengan materi bulutangkis dikategorikan pada tingkat sedang. Hal ini disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang belum sesuai dengan kapasitas pemahaman dan daya tangkap seluruh siswa. Kurangnya sarana dan prasarana di sekolah juga berdampak negatif terhadap proses pembelajaran. Dari data ini dapat disimpulkan bahwa tingkat penguasaan teknik dasar bulutangkis oleh siswa berada pada level yang cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan untuk mencapai kategori yang lebih tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi sekolah dalam mengadopsi pendekatan yang lebih terstruktur sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran psikomotorik dan mengoptimalkan potensi siswa dalam olahraga.
Antusiasme Belajar Mahasiswa Penjaskesrek terhadap Modifikasi Sarana dan Prasarana Olahraga Petanque Sahruni, Ade Yuni; Suradji, Febry Ramadhani; Warwuru, Pricilya Margaretha; CS, Ansar; Husain, Andi Baso; Sianto, Moh Ifkhal
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 6 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i6.2083

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan deskripsi data dari antusiasme belajar mahasiswa terhadap modifikasi sarana dan prasarana olahraga petanque di Universitas Musamus, olahraga petanque merupakan olahraga yang masih awam dikalangan mahasiswa dan juga sebagai mata kuliah pertama yang diajakarkan pada jurusan penjaskesrek Universitas Musamus. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner pilihan ganda (multiple choice test) dengan indikator minat, motivasi dan ketersediaan sarana dan prasarana olahraga petanque. Populasi pada penelitian ini yaitu mahasiswa Jurusan Penjaskesrek yang mengambil mata kuliah olahraga petanque sebanyak 30 orang, sehingga teknik pengambilan sempel yaitu menggnakan total sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu menggambarkan fenomena yang terjadi dilapangan. Sehingga hasil pada penelitian ini ditemukan terdapat mahasiswa dengan kategori “Sangat Tinggi” yaitu 13% dengan jumlah 20 mahasiswa, kategori “Tinggi” yaitu 23% dengan jumlah 7 mahasiswa, kategori “Cukup” yaitu 33% dengan jumlah 10 mahasiswa, kategori “Rendah” yaitu 27% dengan jumlah 8 mahasiswa, dan kategori “Sangat Rendah” yaitu 3% dengan jumlah 1 mahasiswa. Kesimpulan dari penelitian ini dapat mendeskripsikan data hasil penelitian yang memberikan gambaran bahwa mayoritas mahasiswa mempunyai antuasme belajar olahraga petanque dengan kategori “cukup”, sehingga pada fenomena ini diperlukan adanya suatu perhatikan dari berbagai pihak dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar, serta sarana dan prasarana yang dapat menunjang pelaksanaan proses pembelajaran olahraga petanque.
STRATEGI PENGEMBANGAN OLAHRAGA REKREASI DALAM MASYARAKAT DI KABUPATEN SINJAI Husain, Andi Baso; Ishar, A. Anwar
Jambura Health and Sport Journal Vol 7, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v7i2.31131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengembangan olahraga rekreasi di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Pendekatan kualitatif deskriptif diimplementasikan dengan menggunakan data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, kajian dokumentasi, dan diskusi kelompok fokus. Informan kunci terdiri dari 11 orang, yaitu 2 pejabat pemerintah, 3 pengelola tempat wisata, 4 anggota kelompok masyarakat pemerhati olahraga dan pariwisata, serta 2 akademisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan olahraga rekreasi di Sinjai terhambat oleh beberapa tantangan, yaitu keterbatasan sumber daya manusia, minimnya kesadaran masyarakat, perubahan gaya hidup, dan kurangnya fasilitas olahraga serta ruang terbuka. Berdasarkan temuannya, direkomendasikan beberapa strategi pengembangan, antara lain: peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan dan penambahan personel; edukasi dan promosi program untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat olahraga rekreasi; penyesuaian pola hidup agar selaras dengan gaya hidup sehat; dan penyediaan fasilitas pendukung seperti trotoar aman, jalur sepeda, dan taman publik yang memadai.slot depo 5kslot gacor
Pemahaman Mahasiswa tentang Permainan dan Olahraga Tradisional sebagai Kultur Budaya pada Generasi Z Sahruni, Ade Yuni; Husain, Andi Baso; Ronald, Ronald; Rahail, Ronny Braynti; CS, Ansar; Marlissa, Damaris; Misran, Misran
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i3.1664

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan agar dapat memberikan gambaran tingkat pemahaman mahasiswa tentang permainan dan olahraga tradisional yang secara umum permainan tradisional sebagai kultur yang mengandung nilai-nilai budaya suatu bangsa serta memiliki aktivitas fisik yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan Metode survei. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 51 mahasiswa jurusan penjaskerek. Adapun teknik analisis data yaitu menggunakan analisis deskriptif dengan menyajikan dalam bentuk persentase. Sehingga hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa jumlah mahasiswa yang memiliki pemahaman dengan kategori “Sangat Baik” yaitu 39% atau setara dengan 20 mahasiswa, kategori “Baik” yaitu 37% atau setara dengan 19 mahasiswa, kategori “Cukup” yaitu 18% atau setara dengan 9 mahasiswa, kategori “Kurang” yaitu 6% atau setara dengan 3 mahasiswa, dan kategori “Sangat Kurang” yaitu 0% atau setara dengan 0 mahasiswa. Kesimpulan dari hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa mayoritas mahasiswa memiliki tingkat pemahaman dengan kategori “sangat baik”, namun demikian penelitian ini perlunya menjadi suatu pedoman dalam upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa yang memiliki kategori cukup dan bahkan kurang dalam memiliki pemahaman tentang permainan dan olahraga tradisional.
Antusiasme Belajar Mahasiswa Penjaskesrek terhadap Modifikasi Sarana dan Prasarana Olahraga Petanque Sahruni, Ade Yuni; Suradji, Febry Ramadhani; Warwuru, Pricilya Margaretha; CS, Ansar; Husain, Andi Baso; Sianto, Moh Ifkhal
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 6 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i6.2083

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan deskripsi data dari antusiasme belajar mahasiswa terhadap modifikasi sarana dan prasarana olahraga petanque di Universitas Musamus, olahraga petanque merupakan olahraga yang masih awam dikalangan mahasiswa dan juga sebagai mata kuliah pertama yang diajakarkan pada jurusan penjaskesrek Universitas Musamus. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner pilihan ganda (multiple choice test) dengan indikator minat, motivasi dan ketersediaan sarana dan prasarana olahraga petanque. Populasi pada penelitian ini yaitu mahasiswa Jurusan Penjaskesrek yang mengambil mata kuliah olahraga petanque sebanyak 30 orang, sehingga teknik pengambilan sempel yaitu menggnakan total sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu menggambarkan fenomena yang terjadi dilapangan. Sehingga hasil pada penelitian ini ditemukan terdapat mahasiswa dengan kategori “Sangat Tinggi” yaitu 13% dengan jumlah 20 mahasiswa, kategori “Tinggi” yaitu 23% dengan jumlah 7 mahasiswa, kategori “Cukup” yaitu 33% dengan jumlah 10 mahasiswa, kategori “Rendah” yaitu 27% dengan jumlah 8 mahasiswa, dan kategori “Sangat Rendah” yaitu 3% dengan jumlah 1 mahasiswa. Kesimpulan dari penelitian ini dapat mendeskripsikan data hasil penelitian yang memberikan gambaran bahwa mayoritas mahasiswa mempunyai antuasme belajar olahraga petanque dengan kategori “cukup”, sehingga pada fenomena ini diperlukan adanya suatu perhatikan dari berbagai pihak dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar, serta sarana dan prasarana yang dapat menunjang pelaksanaan proses pembelajaran olahraga petanque.