Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KARAKTER SISWA MENGGUNAKAN MEDIA TOKOH BONEKA PADA MUATAN PPKN KELAS III SDN 021 SAMARINDA UTARA TAHUN AJARAN 2021/2022 Adianto, Samsul
Pendas Mahakam : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 7 No. 2 (2022): December
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/pm.v7i2.1149

Abstract

Rustiyarso, M. S. (2020). Panduan dan Aplikasi Penelitian Tindakan Kelas (Utami (ed.)). NOKTAH. https://www.google.co.id/books/edition/Panduan_dan_Aplikasi_Penelitian_Tindakan/4jQnEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=0 Fakhrudin, A., & Inayati, A. U. (2015). PENGEMBANGAN MEDIA BONEKA TANGAN PADA TEMA LINGKUNGAN KELAS II SD NEGERI 02 MEDAYU KABUPATEN PEMALANG. PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN, 6. https://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/pip/article/view/7508/5365 Permatasari, A. I., Sudarmiatin, S., & Mudiono, A. (2019). Proses Pembelajaran PKn Berbasis Lesson Study menggunakan Media Boneka Tangan pada Siswa Kelas V. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 4(1), 85. https://doi.org/10.17977/jptpp.v4i1.11864
Meningkatkan Semangat dan Prestasi Lari Estafet: Implementasi Metode Jigsaw pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 9 Sinjai Husain, Andi Baso; Alif Tunru, Andi; Taufiq, Muhammad; Adianto, Samsul
SISTEMA: Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): Sistema: Jurnal Pendidikan
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, of Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/sjp.v4i2.1604

Abstract

This study aims to determine: the application of the jigsaw type of cooperative learning method can improve the learning outcomes of relay running in class IX students of SMP country 9 Sinjai. This research is action research conducted in the classroom, or classroom action research (Classroom Action Research) with two cycles. The research population was all students of class IX SMP Country 9 Sinjai, the sample in this study was one class consisting of 20 students. Data were collected through tests and observations. Data analysis used quantitative descriptive techniques. The results of the study in the first cycle showed that the percentage of student learning completeness was 60%, while in the second cycle the percentage of student learning mastery reached 85%. Thus, it was concluded that the application of the jigsaw type cooperative learning method could improve student learning outcomes in the relay running lesson
PENGUATAN KONSEP BANGUN DATAR MELALUI KERAJINAN SUKU DAYAK BENTIAN SEBAGAI PELESTARIAN BUDAYA DAN LITERASI MATEMATIKA Arifin, Nurdin; Adianto, Samsul; Azizah, Nur
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konteks budaya kegiatan etnomatematika memungkinkan guru sebagai pendidik untuk memperkaya pengetahuan siswa tentang budaya mereka sendiri dan budaya lain, mendukung pembentukan identitas budaya mereka, dan mempromosikan kesadaran dan keterbukaan multikultural. Selain itu, budaya dapat dikaitkan dengan pembelajaran matematika. Di SDN 017 Samarinda Utara yang menjadi tempat pengabdian, pada akhirnya dimana peserta didik mampu memahami konten dan konteks dalam pembelajaran matematika. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melestarikan budaya suku Dayak Bentian sekaligus meningkatkan literasi matematika melalui pendekatan berbasis kerajinan tradisional. Kegiatan ini melibatkan siswa sekolah dasar dalam pengamatan dan analisis kerajinan tangan suku Dayak Bentian yang kaya akan pola-pola geometris. Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan dengan konsep bangun datar seperti segitiga, persegi, dan lingkaran dalam konteks yang nyata dan relevan. Selain memperdalam pemahaman matematika, program ini juga menumbuhkan apresiasi terhadap warisan budaya lokal. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa integrasi antara pendidikan matematika dan pelestarian budaya dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan kontekstual bagi siswa, sekaligus berkontribusi dalam melestarikan kekayaan budaya Indonesia.
Sosialisasi Gerakan Gemar Menabung (Gemabung) dengan Membuat Celengan dari Bahan Bekas Oktaviani, Siska; Khairunnisa, Ratna; Adianto, Samsul
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakata dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v2i1.162

Abstract

Good money management can be done by setting aside money for a certain period of time which can later be used when there is a need or what we are often familiar with is saving. Knowledge of finance is not only for adults or parents, early childhood who are still in their golden age also need to be given knowledge and understanding of good saving habits. The purpose of this activity is to provide knowledge and understanding to early childhood in RT. 23 Kelurahan Air Hitam regarding financial management by saving from an early age and helping develop children's creativity to recycle used goods into more useful items in the form of piggy banks. The method used in this activity is the delivery of material on saving activities, demonstrations of making piggy banks, questions and answers, quizzes and evaluation of activities. The socialization of the movement to like to save (gemabung) by making piggy banks from used plastic bottles of mineral water with the children of RT 23 Kelurahan Air Hitam went smoothly and made the children understand the good benefits of setting aside their allowance for savings. Children can also develop their creativity by making piggy banks from used plastic bottles of mineral water
SOSIALISASI MEMBANGUN KESADARAN ANTI BULLYING PADA SISWA DI SDN 021 DESA KARANG TUNGGAL Oktaviani, Siska; Tunru, Andi Alif; Khairunnisa, Ratna; Adianto, Samsul; Qomariah, Annisa; Tat, Caecilia Aureanawati
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku bullying merupakan tindakan yang dilakukan oleh individu atau kelompok terhadap seseorang yang dianggap lebih lemah dalam berbagai bentuk. Masalah ini tergolong serius karena dapat memberikan dampak negatif bagi korban. Terdapat berbagai faktor yang memicu terjadinya bullying, di antaranya masalah dalam keluarga, kurangnya perhatian dari pihak sekolah terhadap siswa, lingkungan sekitar, serta pengaruh media. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman mengenai anti-bullying serta dampaknya di lingkungan sekolah, sehingga dapat membentuk karakter siswa yang memiliki kepedulian sosial tinggi. Sosialisasi ini dilaksanakan di SDN 021 Desa Karang Tunggal pada pada 18 Oktober 2024 dengan metode penyuluhan dan dihadiri oleh 35 siswa serta 2 guru pendamping. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bullying dan upaya pencegahannya, yang terlihat dari kemampuan mereka dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pemateri.
Analisis Kesulitan Menghafal Surah Pendek Siswa Kelas IV Qomariah, Annisa; Adianto, Samsul; Arpiani, Tini; Fitriyani, Rini
SISTEMA: Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Sistema: Jurnal Pendidikan
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, of Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/sjp.v5i2.2011

Abstract

This study aims to determine the results of an analysis of the difficulty of memorizing short surahs during online learning for fourth grade students. Data analysis was carried out in the following stages, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions, then testing the validity of the data through source triangulation. The research results show that the difficulty in memorizing short surahs, namely Al-Humazah and At-Takasur during online learning, is due to several factors, including students who cannot recite the Koran well or are not fluent in reciting the Koran, often forgetting memorized verses, feeling lazy, health problems and lack of attention from parents/guardians of students. Thus, it can be concluded that there are many factors that cause fourth grade students to experience difficulty memorizing short surahs during online learning, but teachers and parents also make efforts to overcome difficulties in memorizing short surahs, including by always reminding students to memorize them, providing encouragement and encouragement. as well as helping students at home if they have difficulty memorizing short surahs.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMA BERBAGAI PEKERJAAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA SISWA KELAS IV Rizka Fadhila, Desyanti; Adianto, Samsul
SISTEMA: Jurnal Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2020): SISTEMA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, of Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/sjp.v1i1.605

Abstract

This study was to improve student learning outcomes when implementing the Talking StickLearning Modelt in Thematic Learning with the theme Types of Job on the subject of Social Sciences Discussion for students class IVB at SDN 010 North Samarinda 2019/2020. In this study, the subjects were students class IVB in the first semester of academic year 2019/2020 with a total of 30 students. The data were collected by interviews, observation and documentation towards the research subjects.Based on the research result, it coulds be concluded that using the talking stick model could improve the learning outcomes of students. The pre-cycle with an average value of learning outcomes in the cognitive aspect was 65.56 with a percentage of 40% completeness then slowly the student's score increases in the first cycle to 68.1 with a percentage of 53.33% completeness. Then in cycle II the average value of student learning outcomes increased again to 84.5 with a percentage of 100%. Likewise with students’ learning outcomes in the psychomotor aspect, in the first cycle the average score was 66.7 with a percentage of 33.33% completeness, then in the second cycle it increased to 80.5 with a percentage of 86.66% completeness. Keywords:Talking Stick Learning Model, Learning Outcomes.
Peran Orang Tua Dalam Mendampingi Proses Pembelajaran Daring Siswa Kelas III C Di SDN 011 Samarinda Utara Khairunnisa, Ratna; Salim, Nur Agus; Belo, Dina Riani Tiku; Adianto, Samsul
SISTEMA: Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2021): SISTEMA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, of Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam mendampingi proses pembelajaran daring dan untuk mengetahui hambatan yang dialami orang tua selama mendampingi proses belajar daring siswa kelas III C SDN 011 Samarinda. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah orang tua, guru dan siswa kelas III C SDN 011 Samarinda dengan menggunakan Snowball Sampling dan Purposive Sampling. Instrumen penelitian dibantu dengan handphone, pensil, ballpoint, buku tulis. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan berikut: memperoleh data dari lapangan dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi, reduksi data, penyajian data, kesimpulan, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan peran orang tua selama pembelajaran daring adalah membantu siswa dalam mengisi daftar hadir selama pembelajaran daring, mendampingi dalam mengerjakan tugas serta membantu mengumpulkan hasil pekerjaan siswa dan menyediakan fasilitas belajar selama belajar daring, namun tidak semua orang tua dapat mendampingi anaknya selama proses pembelajaran daring dikarenakan adanya hambatan berupa kesibukan orang tua bekerja, tingkat ekonomi yang rendah dan kurangnya pemahaman dalam menggunakan aplikasi pembelajaran daring. Dengan demikian ditarik kesimpulan bahwa orang tua memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran daring, tetapi dalam pelaksanaannya ditemukan beberapa hambatan selama pembelajran daring yang dialami oleh orang tua baik dari orang tua sendiri dan hambatan yang datang dari luar
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM MEMOTIVASI SISWA BERWIRAUSAHA DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK KELAS IV A DI SDN 003 LOA JANAN ILIR TAHUN AJAR 2024/2025 Tori, Angela Apriliana; Adianto, Samsul
SISTEMA: Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Sistema: Jurnal Pendidikan
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, of Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/sjp.v5i2.2048

Abstract

The purpose of this study was to determine the Implementation of the Independent Learning Curriculum in Motivating Students with Project-Based Learning in Class IV A SDN 003 Loa Janan Ilir. This study uses a descriptive qualitative method. From the results of the research conducted, the implementation of the independent learning curriculum in motivating students to become entrepreneurs with project-based learning went well, students were very enthusiastic about participating in learning and students were motivated to become entrepreneurs.The Entrepreneurship Project carried out was making key chains from clay, this project was carried out for approximately one month from the planning stage to the marketing stage. The advantages of the project of making key chains from clay can motivate students to become entrepreneurs, this project was chosen because the cost is affordable among elementary school students and the manufacturing process is easy to implement by elementary school students, the disadvantages of this project are at the time of project implementation, and the lack of suggestions and infrastructure from the school. In addition to making key chains from clay, there are many entrepreneurial projects that can be done by elementary school students, for example, recycling plastic waste into valuable items, making toys from used goods, and many more.
Implementasi Kooperatif Learning Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep IPAS Siswa Kelas V di SDN 027 Samarinda Ulu putri sabela; Adianto, Samsul; Kurniawanto, Eko
SISTEMA: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): SISTEMA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, of Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/sjp.v6i1.2211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif. terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa kelas V SDN 027 Samarinda Ulu. Pembelajaran kooperatif mempunyai manfaat atau keuntungan yang lebih besar dalam memberikan kesempatan bagi siswa untuk lebih mengembangkan kemampuan mereka. Fokus penelitian juga termasuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di kelas V SDN 027 Samarinda Ulu. Teknik pengumpulan data meliputi observasi kegiatan belajar mengajar, wawancara dengan guru kelas dan siswa, dan dokumentasi pendukung lainnya. Instrumen penelitian terdiri dari wawancara pedoman, lembar observasi, dan pedoman dokumentasi. Analisis data Teknik-teknik tersebut meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan partisipasi siswa, memperkuat pemahaman konseptual, dan mendorong kerjasama keterampilan. Tantangan yang dihadapi meliputi perbedaan partisipasi siswa dan keterbatasan waktu diskusi. Namun, guru mampu mengatasi kendala ini melalui peran aktif sebagai fasilitator pembelajaran. Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif; IPA dan IPS (IPAS); Konseptual Pemahaman; Teka-teki; Siswa