Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Effect of Giving Red Ginger Jelly an Dysmenorrhea Pain in Female Students at Junior High School in Samarinda Lushinta, Lidia; Ratanto, Ratanto; Jasmawati, Jasmawati; Yesi, Pina; Haloho, Cristinawati B/R; Sinaga, Elisa Goretti; Sholikah, Imroatus; Nurachma, Evy; Patty, Fara Imelda Theresia
MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan
Publisher : LPPM Akafarma Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48191/medfarm.v14i1.504

Abstract

Adolescence is a period of growth and developmental change, both biologically, cognitively, and psychosocially, called puberty. A sign that a teenager is experiencing puberty is that she will experience menstruation. Menstrual pain, commonly known as dysmenorrhea, occurs during menstruation. Dysmenorrhea is pain during menstruation that is felt in the lower abdomen to pain in the waist. One treatment with non-pharmacological therapy to reduce dysmenorrhea pain during menstruation is the administration of Red Ginger Jelly, which contains essential oils and aloricin, which can inhibit prostaglandin hormones to decrease pain. To determine whether Red Ginger Jelly affects dysmenorrhea pain in junior high school students in Samarinda. One group with a pre- and post-test design comprised students in 7th, 8th, and 9th grades of Junior High School in Samarinda who experienced primary dysmenorrhea pain. The non-probability sampling technique with Purposive Sampling included 18 individuals. Data were processed by univariate and bivariate analyses using the Shapiro–Wilk and Wilcoxon tests. The results of the study showed that there was an effect of giving Red Ginger Jelly on dysmenorrhea pain in students at Junior High School in Samarinda (p-value 0.000) with p value < 0.05. Red Ginger Jelly reduced primary dysmenorrhea pain in junior high school students in Samarinda.
Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Status Gizi Balita Dayatin, Ima; ., Tini; Sinaga, Elisa Goretti
JIDAN Jurnal Ilmiah Bidan Vol 11 No 1 (2023): Vol 11 No 1 ( Edisi Juli - Desember 2023 )
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v11i1.2114

Abstract

Background: Nutritional problems occur in every life cycle. The first five years of life are a critical period because during this period very rapid growth and development occur. A mother's parenting style determines the nutritional status of toddlers. Objective: To determine the relationship between maternal parenting patterns and the nutritional status of toddlers at Posyandu Mawar, Bunga Jadi Village, Muara Kaman District.Method: This research uses Cross Sectional. The sample for this research was all 30 toddlers aged 36-60 months at Posyandu Mawar, Bunga Jadi Village, Muara Kaman District, using the technique of Total Sampling. The research instrument was a questionnaire on parenting patterns and KMS for toddlers. Statistical test using Test Somers’D. Results: Test results Somers’D obtained a significance value of 0.942 > 0.05 (ρvalue> α), meaning that there is no relationship between maternal parenting patterns and the nutritional status of toddlers at Posyandu Mawar, Bunga Jadi Village, Muara Kaman District, as a recommendation for Health workers should always carry out health promotions related to toddler nutrition and monitoring growth and development among the community.
Hubungan status ekonomi selama era pandemi covid-19 dengan berat bayi baru lahir Pangastuti, Destry Ramadhaniar; Sutrisno , Sutrisno; Sinaga, Elisa Goretti
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i7.953

Abstract

Adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar semua kegiatan yang biasa dilakukan terpaksa terhenti, seperti sektor ekonomi. Sehingga dapat menimbulkan dampak pada keterbatasan untuk pemenuhan kebutuhan, khususnya untuk ibu hamil sehingga hal ini berhubungan dengan berat bayi yang akan lahir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status ekonomi selama era pandemi covid 19 dengan berat bayi baru lahir di Klinik Kartika Jaya Samarinda. Jenis penelitian adalah survei yang bersifat deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, kemudian data sampel diperoleh melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan status ekonomi selama era pandemi covid-19 terhadap berat bayi baru lahir di Klinik Kartika Jaya Samarinda.
The Relationship of Knowledge and Socio Culture of Mothers to Exclusive Breast Feeding in Aid Community Health Center Lebaho Ulaq Village Jumria Talamma; Tini; Elisa Goretti Sinaga
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 2 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v2i11.6671

Abstract

The best food for a baby's growth is breast milk.. Problems in breastfeeding are socio-cultural factors and knowledge. Transverse Sectional Research. 30 mothers with The age range of the sample's children was from 6-24 months utilizing the method of total sampling. The independent variables are tingkat kesadaran sosiokultural. Variabel yang terikat adalah exclusive breastfeeding. It used knowledge and socio-cultural questionnaire. The Kolmogorov Smirnov test on the variable knowledge of exclusive breastfeeding obtained a ρvalue of 0.001 <0.05 (ρ<α). Meanwhile, the Fisher's Exact test on socio-cultural variables on exclusive breastfeeding obtained a ρvalue of 0.000 <0.05 (ρ<α). When mother's knowledge’s high, motivated to give exclusive breastfeeding. The mother's social culture and degree of knowledge regarding exclusive breastfeeding are related.
The Oxytocin Acupressure and Self-Talk in Increasing The Uterus Contraction Sihaloho, Cristinawati; Syukur, Nursari Abdul; Urnia, Ega Ersya; Sinaga, Elisa Goretti; Astuti, Dewi Rinda; Xaverius, Franciscus
Jurnal LINK Vol 20 No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.11228

Abstract

Komplikasi maternal yang menjadi penyebab kematian ibu disebabkan oleh perdarahan dan angka kematian ibu di Kalimantan mencapai 92 kasus pada tahun 2020. Terapi akupresur mampu meningkatkan hormon oksitosin sehingga hormon kortisol (salah satu hormon stres) yang meningkat dan pemberian selftalk digunakan untuk mengonrtol mindset ibu sehingga hormon kortisol menurun membuat uterus berkontraksi. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh akupresur oksitosin dan selftalk dalam meningkatkan kontraksi uterus pada masa persalinan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini quasi eksperimen. Total sampel yang digunakan sebanyak 20 respondent ibu hamil trimester III yang telah diseleksi diberikan terapi akupresur dan self-talk sebanyak 2 kali sehari sebelum tidur dan bangun tidur. Terapi diberikan secara berkelanjutan hingga proses bersalin. Pada tahapan pertama, bidan berkolaborasi dengan keluarga untuk membantu ibu dalam meningkatkan hormon oksitosin menggunakan akupresur oksitosin dan selftalk, setelah itu bidan akan mengevaluasi kontraksi secara berkala pada periode bersalin. Hasil rerata kontraksi sebelum diberikan terapi rata-rata 2 kali dalam 10 menit namun setelah terapi, kontraksi meningkat dengan rata-rata kontraksi 3.25 kali dalam 10 menit. Data tersebut diolah menggunakan uji Wilcoxon dan menunjukkan hasil yang signifikan dengan p value 0.000. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terapi kombinasi akupresur oksitosin dan self-talk mampu meningkatkan kontraksi persalinan.Â