Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

pengaruh media audio visual terhadap hasil belajar siswa pada materi jenis-jenis pekerjaan di sekolah dasar Desti Patmawati; Rustono Rustono; Momoh Halimah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.447 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7256

Abstract

Desti Patmawati 1Rustono WS2 “Penanggung Jawab”Hj. Momoh Halimah3 “Penanggung Jawab” Abstrak Pada pembelajaran di sekolah dasar cenderung guru menyampaikan serta melakukan proses pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah. Media Audio Visual merupakan media pembelajaran yang inovatif yang dapat meningkatkan proses pembelajaran terutama untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan itu hasil belajar siswa tidak sesuai yang diharapkan atau tidak memenuhi target. Sampel penelitian adalah siswa kelas III A dan kelas III B SD Negeri 1 Parakannyasag dengan jumlah masing-masing kelas berjumlah 24 orang siswa. Pada tujuan penelitian ini untuk mendenskripsikan pengaruh media Audio Visual terhadap hasil belajar siswa pada materi jenis-jenis pekerjaan di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah soal obyektif untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil pengolahan dan analisis data, antara lain: 1) hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran tanpa menggunakan media Audio Visual di kelas III B berada pada kategori tinggi (73), namun dari hasil normal gain menunjukan nilai (0,44) dengan kategori kurang efektif, 2) hasil belajar siswa dengan menggunakan media Audio Visual di kelas ekperimen berada pada kategori sangat tinggi (88) dengan normal gain (0,67) dengan kategori cukup efektif, 3) terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran tanpa menggunakan media Audio Visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan penggunaan media Audio Visual, hal tersebut dibuktikan dengan nilai rerata normal gain kelas eksperimen 0,67 (cukup efektif), sedangkan nilai rerata normal gain kelas kontrol 0,44 (kurang efektif). 4) Besar perbedaan hasil belajar kelas kontrol dan eksperimen adalah 0,23. Maka disimpulkan penggunaan media Audio Visual mempengaruhi hasil belajar siswa.    Kata Kunci: Media Audio Visual, hasil belajar siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERISTIWA PROKLAMASI KEMERDEKAAN Liestiani Agustin Permana; sumardi sumardi; Momoh Halimah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.439 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i2.7275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap hasil belajar siswa pada materi peristiwa proklamasi kemerdekaan di SDN 1 Parakannyasag. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dan desain penelitian menggunakan nonequivalent control grup design. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dengan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran biasa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial pada materi peristiwa proklamasi kemerdekaan. Dari hasil pengolahan dan analisis data terdapat informasi mengenai perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional (kelas kontrol) dengan yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match (kelas eksperimen). Hal ini terbukti pada rata-rata posttest kelas kontrol dan rata-rata posttest kelas eksperimen. Rata-rata posttest kelas kontrol 68,21 dengan kategori tinggi dan rata-rata posttest kelas eksperimen 88,93 dengan kategori sangat tinggi. Normal gain kelas kontrol dan kelas eksperimen berbeda. Rata-rata Normal gain kelas kontrol 0,26 dengan kategori tidak efektif dan rata-rata normal gain kelas eksperimen 0,73 dengan kategori cukup efektif. Hal ini menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe make a match di SDN 1 Parakannyasag berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi peristiwa proklamasi kemerdekaan.
Pengaruh Media Papan Flanel terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Novi Astiani; Momoh Halimah; Syarip Hidayat
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.323 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7149

Abstract

Penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran dapat memberi kemudahan siswa dalam memahami materi yang disampaikan, salah satunya penggunaan media papan flanel. Penelitian ini menggunakan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil belajar dari kelas kontrol dan kelas eksperimen dibandingkan untuk mengetahui pengaruh media papan flanel. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh media papan flanel terhadap hasil pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Kurangnya penggunaan media pembelajaran oleh guru akan berdampak pada pencapaian hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimental design bentuk nonequivalent control design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV A dan kelas IV B SD Negeri 2 Siluman dengan jumlah siswa 44 siswa. Kelas IV A sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan tes. Lembar observasi untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran. Instrumen tes pilihan ganda digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Analisis data penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian ditemukan bahwa kelas kontrol hasil pretest adalah 40,91, hasil posttest adalah 60,91, dan normal gain adalah 0,30. Kelas eksperimen hasil pretest adalah 38,36, hasil posttest adalah 71,09, dan normal gain adalah 0,52. Selisih normal gain sebesar  0,22 artinya terdapat pengaruh media papan flanel terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Kata kunci: Media Papan Flanel, Hasil Belajar 
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Jenis-jenis Pekerjaan di SD vanya nafisha; hodidjah M.Pd; momoh halimah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.565 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i2.7259

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPS kelas III SD, siswa kurang aktif dalam mengikuti pelajaran IPS karena dianggap membosankan dan tidak menyenangkan, dan guru belum menggunakan variasi model pembelajaran salah satunya yaitu model pembelajaran kooperatif tipe make a match.Rumusan masalah dalam penelitian ini secara umum mengangkat bagaimana pengaruh model pembelajarankooperatif tipe make a match untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi jenis-jenis pekerjaan di SD. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a match untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi jenis-jenis pekerjaan. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimental dengan desain nonequivalent control grup design. Populasi adalah seluruh siswa SD Negeri 2 Sindangpalay. Teknik pengambilan sampel yang digunakam yaitu sampel jenuh. Penelitian ini menggunakan 2 kelas yaitu kelas III-A berjumlah 23 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas III-B berjumlah 23 siswa sebagai kelas kontol. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe make a match yang digunakan dalam kelas eksperimen dan metode pembelajaran konvensional yang digunakan dikelas kontrol  dengan variabel terikat yaitu hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes objektif berupa pilihan ganda. Analisis data kuantitatif menggunakan microsoft excel versi 2016 dan SPSS versi 16.0. Berdasarkan data yang diperoleh dan hasil analisis, disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match lebih baik dibandingkan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional. Karena hasil selisih kelas eksperimen menunjukan 26,9 lebih besar dari pada kelas kontrol yang hanya memiliki selisih 5,39.
PENGARUH METODE TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP PARTISIPASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS DI SD Yusi Rosidah; Momoh Halimah; Ade Rokhayati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.238 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i1.4686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji partisipasi belajar siswa pada pembelajaran IPS sebelum dan sesudah menggunakan metode Teams Games Tournament. Untuk memecahkan permasalahan tersebut penulis menggunakan metode eksperimen dengan desain pre eksperimental. Populasi yang digunakan adalah Sekolah Dasar Negeri Sukasari Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, sedangkan untuk sampelnya yaitu siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Sukasari yang memiliki keanekaragaman yang berbeda-beda.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah berdasarkan perhitungan statistik terdapat pengaruh terhadap partisipasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan terjadi kenaikan antara sebelum dan sesudah menggunakan metode Teams Games Tournament sebesar 36,67%. Besar pengaruhnya sebesar 44% dan sisanya ditentukan oleh variabel lain.