Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : jurnal abdimas mahakam

Pembinaan UMKM Penyedia Bahan Baku Herbal Bogor dalam Peningkatan Aspek Legalitas dan Produktivitas Ekonomi Adisthy Shabrina Nurqamarani; Ari Juliana; Nadia Nurani Isfarin; Setyo Kuncoro; Dedy Juniadi
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 6 No. 02 (2022): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v6i02.1434

Abstract

UMKM berperan penting terhadap “green economic growth” karena berkontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi dan jejak lingkungan baik dalam lingkup nasional maupun dalam lingkup global. Di tengah pandemi global, UMKM sangat penting untuk pemulihan ekonomi mengingat besarnya kontribusinya terhadap sektor tenaga kerja. Pandemi, di sisi lain, meningkatkan kesadaran untuk lebih peduli dengan lingkungan. Riset menunjukkan semakin banyak pengusaha yang mengalihkan fokus mereka untuk berinvestasi di sector lingkungan, salah satunya adalah mitra abdimas kami, yaitu PT.Akademi Inovasi Indonesia (PT.AVIN). PT.AVIN merupakan UKM yang bergerak di bidang penyediaan bahan baku herbal yang didapatkan dari limbah lingkungan industri dan rumah tangga serta tumbuhan-tumbuhan herbal, seperti daun-daun kering. Kehadiran PT.AVIN yang bergerak di bidang green business perlu diapresiasi. Namun, keterbatasan modal ataupun sarana prasarana seringkali menghambat kemajuan UMKM untuk berinovasi. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra diantaranya alat penunjang produksi yang masih tradisional, belum memiliki izin P-IRT, UKOT dan IEBA, serta tidak mempunyai merek dan label kemasan yang memadai. Dalam program pengabdian masyarakat ini, kami memberikan solusi atas beberapa kendala tersebut diantaranya memberikan bantuan sarana prasarana berupa mesin pengering makanan dan memberikan sosialisasi terkait perizinan perusahaan serta pelatihan desain label. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan abdimas ini, mitra disarankan segera mengajukan izin P-IRT, UKOT dan IEBA sebagai bentuk keseriusan dalam pengembangan bisnis.
Peningkatan Kapasitas Usaha Cappi Cicipi produk Elat Sapi sebagai makanan khas daerah Kalimantan Timur Adisthy Shabrina Nurqamarani; Ari Juliana; Nurlaeli Nurlaeli; Agus Prasetyo; Yeni Santi
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 01 (2023): Abdimas Mahakam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i01.1846

Abstract

UMKM berperan penting untuk pemulihan ekonomi mengingat besarnya kontribusinya terhadap sektor tenaga kerja. Mitra abdimas kami merupakan UMKM dari Samarinda, Kalimantan Timur dengan merek usaha Cappi Cicipi. Cappi Cicipi merupakan salah satu UMKM yang bergerak dibidang kuliner yang sudah berdiri sejak tahun 2020 dan mulai aktif di pertengahan 2021.Produk usaha Cappi Cicipi adalah Kue Elat Sapi dan Martabak Surban. Kue elat sapi adalah jajanan kue khas Samarinda. Produk Cappi Cicipi yang pertama kali menginovasi kue tersebut agar banyak peminat pelanggan dari daerah samarinda, wisatawan atau dari luar daerah untuk membeli dan mencicipi produk Cappi Cicipi dengan berinovasi melalui penawaran elat sapi dengan varian rasa yang berbeda. Produk tersebut juga bisa dijadikan oleh-oleh bagi pendatang atau wisatawan yang berkunjung di Kota Samarinda. Bagaimanapun, keterbatasan terkait pengelolaan bisnis terutama pemasaran perizinan usaha seringkali menghambat kemajuan UMKM untuk berinovasi. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra diantaranya keterbatasan pemahaman tentang strategi digital marketing serta terkait prosedur perizinan sertifikat halal. Tujuan program ini adalah untuk mengembangkan kapasitas usaha mitra agar dapat mengembangkan bisnisnya, melalui pelatihan manajemen pemasaran dengan focus pada segmenting, positioning, dan targeting (STP) strategi dan digital marketing serta pelatihan seputar perizinan usaha. Program pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu memfasilitasi perkembangan usaha mitra untuk kemudian mampu memberikan multiplier effect bagi usaha sejenis dan usaha lain yang terkait (bermitra) dengannya dan diharapkan program pengabdian masyarakat ini turut berkontribusi terhadap peningkatan produk local penunjang pariwisata Kaltim.
Community Socialization and Training for Waste Management and Productive Household Composting Rezki Aguswidya Utami; Setyo Kuncoro; Agus Priyanto; Adisthy Shabrina Nurqamarani; Abdurrahman Rahim Thaha; Arie Aryanto
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i02.3633

Abstract

Waste management is one approach to achieving a greener future. It is also related to SDGs 11 and 12 regarding sustainable cities and communities, as well as responsible consumption and production. Tonjong village is one of the villages in Tajur Halang District, Bogor, which faces significant challenges in managing the large volume of household waste, much of which remains unprocessed. To address this issue, the Business Administration Program, Faculty of Law, Social and Political Sciences (FHISIP), Universitas Terbuka, launched a community service program aimed at improving household waste management through socialization of waste management and composting training in Tonjong village. There are fifteen participants in the community service, including residents of Tonjong village, four neighborhood units, one representative from the neighborhood association, farmers' members, and administrators from Bank Sampah. The outcome of this program is increased ecological literacy and increased awareness among participants in managing waste and processing organic waste into compost. This initiative not only supports better environmental practices but also creates opportunities for the community to generate income by selling compost, with proceeds used to fund future community activities.