Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan

KONDISI KELIMPAHAN DAN STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON DI PERAIRAN PANTAI SENGGIGI KABUPATEN LOMBOK BARAT Damai Diniariwisan; Thoy Batun Citra Rahmadani
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i2.504

Abstract

Fitoplankton adalah salah satu mikroorganisme akuatik yang memiliki peran penting pada siklus kehidupan di air. Sebagai produsen primer dalam suatu rantai atau jaring makanan, fitoplankton dapat menjadi parameter ekologi untuk menggambarkan kondisi perairan, melalui kelimpahan dan struktur komunitasnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi kelimpahan dan struktur komunitas fitoplankton di perairan Pantai Senggigi, Kabupaten Lombok Barat dan dilaksanakan pada bulan Oktober 2022. Jenis fitoplankton yang ditemukan terdiri dari 2 divisi yaitu Chrysophyta dan Pyrrophyta. Divisi Chrysophyta yang teridentifikasi terdiri dari genus Cocconeis, Torodinium, Skeletonema, Nitzchia, Guinardia dan Eunotia, sedangkan dari divisi Pyrrophyta terdiri dari 3 genus yaitu Pyrocystis, Gymnodinium dan Histioneis. Hasil kelimpahan fitoplankton yang ditemukan di seluruh stasiun berkisar 4.267 – 8.213 Ind/L yang menunjukkan perairan dalam kondisi oligotrofik. Sedangkan struktur komunitas digambarkan dari hasil perhitungan indeks keanekaragaman (H’) berkisar 1,59 – 1,80, indeks keseragaman 0,86 – 0,90 dan indeks dominansi 0,19 – 0,25. Nilai – nilai tersebut menunjukkan lokasi perairan Pantai Senggigi dalam keadaan yang stabil, atau tidak muncul genus yang mendominasi.
POTENSI DAN KADAR NUTRISI IKAN RUCAH YANG DIDARATKAN DI PANTAI AMPENAN, NUSA TENGGARA BARAT Wastu Ayu Diamahesa; Bagus Dwi Hari Setyono; Rangga Idris Affandi; Damai Diniariwisan
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i4.718

Abstract

Penelitian ini berfokus pada ikan rucah, hasil samping dari kegiatan penangkapan ikan yang masih menjadi bagian signifikan dari tangkapan nelayan di Pantai Ampenan, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Sayangnya, seringkali ikan rucah ini tidak dimanfaatkan secara optimal, sehingga berpotensi menjadi limbah dan menimbulkan risiko pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas ikan rucah yang didaratkan di Pantai Ampenan, Mataram, dengan fokus pada analisis kadar nutrisi. Metode purposive sampling digunakan dalam penelitian ini, dengan analisis yang bersifat deskriptif. Sampel ikan yang diperoleh dari nelayan dianalisis untuk menentukan kadar protein, lemak, dan air. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar protein pada ikan rucah yang didaratkan di Pantai Ampenan, Mataram berkisar antara 71,52% hingga 72,34% untuk fillet, dan 54,80% hingga 70,60% untuk seluruh tubuh. Sedangkan kadar lemak ikan rucah bervariasi antara 0,65% hingga 4,23% untuk fillet, dan 0,96% hingga 6,31% untuk seluruh tubuh.Temuan ini mengindikasikan bahwa ikan rucah memiliki potensi nutrisi yang signifikan, terutama dalam hal kadar protein. Evaluasi ini memberikan wawasan yang berharga terkait potensi pemanfaatan ikan rucah sebagai sumber nutrisi yang bernilai, serta menciptakan pemahaman lebih lanjut terkait dampak lingkungan dan manfaat ekonomis yang dapat diperoleh dari optimalisasi pemanfaatan ikan ini.
POTENTIAL USE OF FENNEL (FOENICULUM VULGARE) AS FISH IMMUNOSTIMULANT: ARTICLE REVIEW Rangga Idris Affandi; Damai Diniariwisan
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i2.816

Abstract

The development of aquaculture systems from traditional to intensive has the potential to increase environmental pollution and other problems such as the emergence of disease. One of the fish health management that can be applied to control disease attacks is by taking action to prevent fish disease by administering immunostimulants. Sources of natural immunostimulants can come from plants. Ingredients in natural plants can be immunostimulants for fish, one of which is the fennel (Foeniculum vulgare). Fennel is generally known as a raw material for making bitter herbal medicine which has many benefits for the human body because of its content. Therefore, the aim of this literature review research is to provide a clear picture of the potential of the fennel as an immunostimulant in fish. The method used is a systematic literature review with stages of taking data from the library, then continuing with reading, taking notes and processing research material from articles resulting from research on the potential of fennel as an immunostimulant in fish. The results showed that fennel contain various bioactive compounds with the largest content being flavonoids which can be used as immunostimulants in aquaculture. Fennel have great potential for further research development in an effort to make this material an immunostimulant in large-scale aquaculture.