Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Legal Liability of Doctors on the Disclosure Medical Secrecy for Covid-19 Patients in the Pandemic Era Jaufan Fata Almadani; Andika Persada Putera; Yulianto
Jurnal Hukum Prasada Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Hukum Prasada
Publisher : Magister of Law, Post Graduate Program, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jhp.8.1.2021.8-20

Abstract

The Covid-19 outbreak is a disease that attack countries around the world, no exception in Indonesia. The discourse of revealing the secrecy of positive Covid-19 patient medicine raises pros and cons in society. This study aims to analyze the concept of medical secrecy according to statutory regulations and legal liability of doctors in revealing medical secrecy in the pandemic era. This study uses a normative juridical method with a statutory approach, and a conceptual approach. The source of data collection consists of primary, secondary, and tertiary legal material. The results of the research show that medical secrecy is confidential individual right. The identity of Covid-19 patients can be accessed in a limited manner by authorized institutions and used proportionally and appropriately for the benefit of handling the Covid-19 outbreak. In order to anticipate an increase in Covid-19 transmission, the practice of using patient personal data is implemented by several countries according to principles proporsionalitas, necesssitas and purposive limitation.
Tanggung Jawab Hukum Rumah Sakit Terhadap Terjadinya Infeksi Daerah Operasi Pada Pasien Bedah Denik Wuryani; Ninis Nugraheni; Andika Persada Putera
Jurnal Interpretasi Hukum Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Interpretasi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/juinhum.4.3.8269.461-477

Abstract

Rumah sakit adalah salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah, yang dalam memberikan pelayanan kesehatan harus mematuhi peraturan perundang-undangan. Ketidakpatuhan terhadap beberapa peraturan perundang-undangan tersebut dapat mengakibatkan masalah hukum yang menuntut tanggung jawab hukum bagi rumah sakit. Salah satu masalah yang berpotensi menjadi masalah hukum di rumah sakit adalah terjadinya infeksi luka operasi (ILO) pada pasien bedah. Terjadinya ILO pada pasien bedah dapat menimbulkan kerugian bagi pasien yang berpotensi menimbulkan gugatan hukum, sehingga rumah sakit harus bertanggung jawab atas kerugian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kerugian bagi pasien bedah akibat ILO dan tanggung jawab hukum rumah sakit terhadap pasien bedah akibat ILO. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan komparatif. Kesimpulannya, terjadinya ILO pada pasien bedah di rumah sakit berpotensi menimbulkan kerugian bagi pasien, yang dapat berujung pada masalah hukum dan menuntut tanggung jawab hukum bagi rumah sakit di bidang pidana, perdata, dan administratif.