Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Keterampilan Sosial dalam Organisasi Kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Nurainun Nurainun; Andi Marshanawiah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13673

Abstract

Mahasiswa diharapkan dapat menguasai dan mengembangkan keterampilan sosial sebagai bekal memasuki dunia kerja dan dalam kehidupan bermasyarakat. Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan UNG merupakan organisasi mahasiswa ditingkat jurusan PGSD yang melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan keterampilan sosial pada mahasiswa HMJ PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan UNG terdapat pada aktivitas dalam organisasi dan pelaksanaan program kerja yang diberikan kepada masing-masing anggota. Keterampilan sosial yang dikembangkan tersebut yaitu aspek kerja sama, relasi, tanggung jawab, empati dan kontrol diri. Kata Kunci: Keterampilan Sosial, Organisasi Kemahasiswaan
Inovasi Program Edukasi Kreatif dalam Meningkatkan Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar Nur Sakinah Aries; Muhammad Faisal Lutfi Amri; Fidyawati Monoarfa; Reska Putri Ismail; Nurainun Nurainun
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8197

Abstract

This study aims to describe the improvement of literacy and numeracy skills in fifth-grade students at SDN 3 Talaga Jaya through the Kampus Mengajar Angkatan VI program. The research subjects consisted of 29 students. A qualitative descriptive approach was used, with data collected through observations, interviews, tests, and document collection. The researcher acted as the main instrument in data collection and analysis. This study also presents quantitative data from the Pretest and Post Test results for both literacy and numeracy. The literacy program, which included storytelling activities and digital-based learning, was found to be effective in enhancing students' reading and text comprehension skills. The results showed significant improvements, with the percentage of students meeting the minimum literacy standard increasing from 24% in the Pretest to 78% in the Post Test, and numeracy rising from 18% to 72%. The teaching program, which involved drills, mathematical games, contextual problem visualization, and the integration of literacy, proved to be effective in improving students' literacy and numeracy skills. This study recommends the adoption of similar methods to enhance the quality of elementary education.
Pengembangan Media Dadura terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Yulianti Karim; Candra Cuga; Reska Putri Ismail; Nurainun Nurainun; Muhammad Sarlin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8579

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah dasar sehingga diperlukan pengembangan media Dadura sebagai inovasi pembelajaran yang menarik, interaktif, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Dadura (Dadu Edukatif Responsibilitas dan Akses) serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) materi hak dan kewajiban di kelas III sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini adalah dominannya metode pembelajaran berpusat pada guru dan terbatasnya penggunaan media interaktif, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi murid yang berada pada tahap operasional konkret. belarPenelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation), dilaksanakan di SDN 80 Kota Tengah Kota Gorontalo dengan subjek murid kelas III. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli materi, media, bahasa, dan pengguna, lembar observasi, serta pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan perhitungan persentase skor untuk menentukan tingkat kelayakan dan kepraktisan, serta N-Gain untuk mengukur keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan media Dadura memperoleh skor kelayakan 92,7% (sangat layak) dan kepraktisan 100% (sangat praktis). Dari sisi keefektifan, nilai rata-rata meningkat dari 48,00 pada pre-test menjadi 86,67 pada post-test, dengan N-Gain sebesar 0,76 (kategori tinggi) dan tingkat keefektifan 76,11% (efektif). Temuan ini menegaskan bahwa media berbasis permainan konkret mampu menjembatani kesenjangan antara karakteristik berpikir operasional konkret murid dengan tuntutan pemahaman konsep abstrak, sekaligus memperkuat keterlibatan kognitif dan emosional secara bermakna.
Pengembangan Media Diorama Minikultur pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar Nuraini Nuraini; Candra Cuga; Reska Putri Ismail; Muhammad Sarlin; Nurainun Nurainun
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8588

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan akan media pembelajaran inovatif, interaktif, dan kontekstual untuk mendukung keterlibatan aktif siswa sekolah dasar dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), khususnya pada materi keberagaman budaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep keberagaman yang bersifat abstrak, serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang konkret dan interaktif dalam proses pembelajaran PKn di kelas II sekolah dasar, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran PKn belum sepenuhnya mengakomodasi karakteristik siswa yang berada pada tahap operasional konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Diorama Minikultur pada materi “Kita Beragam Tetapi Tetap Satu” serta menguji tingkat kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam mendukung pembelajaran PKn yang lebih aktif dan bermakna. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SDN 2 Tabongo dengan subjek penelitian siswa kelas II. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli pengguna, serta tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test. Teknik analisis data menggunakan skala Likert untuk mengukur kelayakan dan kepraktisan, serta analisis N-Gain untuk mengukur keefektifan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Diorama Minikultur memperoleh tingkat kelayakan sebesar 94,5% dengan kategori sangat layak, serta tingkat kepraktisan sebesar 100% dengan kategori sangat praktis. Media Diorama Minikultur juga terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa, ditunjukkan oleh peningkatan hasil belajar sebesar 69,38% dengan skor N-Gain sebesar 0,92 berkategori tinggi dan tafsiran efektivitas 91,74% berkategori efektif. Dengan demikian, media Diorama Minikultur layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif dan interaktif dalam pembelajaran PKn di sekolah dasar.