Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Desain

Pilah sampah melalui media edukasi kreatif: pendekatan design thinking Marcellino Chandra; Yana Erlyana
Jurnal Desain Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i3.24282

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya volume sampah di Indonesia yang tidak diimbangi dengan solusi yang tepat untuk menanganinya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan pengadaan tempat pembuangan akhir sampah (TPST), seperti TPST Bantargebang. Namun, TPST ini memiliki permasalahan penyusutan kapasitas ruang sampah dan belum menerapkan sistem pengelolaan yang baik. Pendidikan merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan sampah, termasuk pada anak usia dini. Salah satu cara yang menarik untuk mengedukasi anak usia dini adalah dengan menggunakan media edukasi bermain. Media edukasi bermain ini perlu dirancang dengan memperhatikan visual yang menarik bagi anak. Perancangan ini bertujuan untuk merancang media edukasi bermain berbasis visual dan warna untuk menumbuhkan kebiasaan memilah sampah pada anak usia dini. Perancangan ini menggunakan metode design thinking dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi pustaka disertai dengan pengujian menggunakan metode focus group discussion. Media edukasi kreatif ini menggunakan unsur simbolik penggunaan warna sesuai dengan kategori penggolongan tempat sampah yaitu hijau dan kuning dengan hasil bahwa media edukasi kreatif ini dapat membantu anak-anak untuk mengingat dan memudahkan anak-anak dalam mebedakan sampah organik dan non-organik. Sehingga dapat disimpulkan melalui peracangan ini yang membawa pendekatan visual dan media pembelajaran interaktif, media ini dapat menjadi alternatif solusi dalam pendidikan mengenai sampah sejak dini.
Analisis Semiotika Brand Value melalui Artist - Brand Collaboration Uniqlo UT Shierly Everlin; Yana Erlyana; Chersy Gunawan
Jurnal Desain Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.795 KB) | DOI: 10.30998/jd.v9i1.10293

Abstract

UNIQLO, peritel legendaris asal Jepang, sering membina kolaborasi merek dengan berbagai desainer pakaian, figur, atlet, dan merek-merek terkenal sehingga dapat meningkatkan kesadaran target pasar untuk koleksi pakaian kasualnya. Salah satu koleksi yang diproduksi oleh UNIQLO adalah UNIQLO UT (Graphic T-Shirt), yang merupakan koleksi kaos atau pakaian sehari-hari yang terbuat dari bahan katun dengan tampilan visual berupa grafis yang dibuat oleh artis atau brand ternama. Peneliti bertujuan untuk mengetahui konstruksi nilai merek UNIQLO UT melalui kolaborasi artis-merek yang dilakukan pada tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang berpijak pada paradigma konstruktivis, dengan menggunakan analisis semiotika pemasaran Oswald yang melibatkan tiga hal penting. komponen, yaitu tanda, strategi dan nilai merek. Melalui proses kolaborasi yang dilakukan, terlihat kekontrasan antara penyampaian budaya populer yang awalnya tersegmentasi dengan sifat penyerapan budaya yang akan dikonsumsi secara massal. Tampilan desain dari kolaborasi UNIQLO UT menitiberatkan pada pertukaran visual yang melekat pada karakter seniman itu sendiri ataupun brand. Kegiatan kolaborasi ini memungkinkan bagi konsumen yang kepribadiannya tidak sesuai dengan kebudayaan tertentu mampu mengubah pandangan mereka ketika UNIQLO UT berkolaborasi dengan artis tersebut. Sifat pemasaran UNIQLO yang global ini memungkinkan adanya perubahan pandangan atau bahkan penyerapan budaya baru