Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Refining CNN-Based Models for Multi-Class Corn Leaf Disease Classification Anjar Wanto; Poningsih Poningsih; Achmad Daengs GS; Silfia Andini
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 10 No 2 (2026): April 2026
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v10i2.7400

Abstract

Corn leaf disease significantly impacts agricultural productivity and national food security, particularly in regions with high dependence on maize as a staple commodity. Manual disease identification remains challenging due to the need for expert agronomists, inconsistent environmental conditions, and visual similarities among disease patterns, often resulting in delayed decision-making and inaccurate control measures. Deep learning-based image classification has emerged as an effective solution for plant disease identification; however, existing models often face limitations regarding overfitting, poor generalization, and insufficient performance when applied to multi-class agricultural image datasets. Therefore, this research aims to develop an Improved EfficientNetB0 model for the multi-class classification of maize leaf diseases comprising Healthy, Leaf Blight, Leaf Rust, and Leaf Spot categories. A dataset of 4,000 images was used and processed through resizing, normalization, and augmentation techniques. Five CNN backbones; EfficientNetB0, MobileNetV2, ResNet50, DenseNet121, and InceptionV3—were initially evaluated, and EfficientNetB0 demonstrated the highest baseline performance. The model was subsequently enhanced through fine-tuning, regularization (dropout and batch normalization), and cosine learning rate scheduling. Experimental results show that the Improved EfficientNetB0 achieved superior performance with an accuracy of 0.9671, macro precision of 0.9665, macro recall of 0.9666, and macro F1-score of 0.9661, exceeding all baseline models. These findings demonstrate that the proposed framework effectively improves maize disease classification accuracy and contributes a robust solution for smart agriculture applications. Future work may integrate real-time deployment and mobile-based decision support for field-level monitoring.
Image-Based Detection of Reduced Security Features in Indonesian Banknotes Using U-Net Architecture Silfia Andini; Tukino Tukino
Journal of Applied Data Sciences Vol 7, No 1: January 2026
Publisher : Bright Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47738/jads.v7i1.1087

Abstract

The circulation of fake currency banknotes in Indonesia continues to rise alongside rapid technological advancements, while conventional verification systems remain limited and often ineffective in detecting subtle authenticity cues. The main objective of this study is to develop an image-based fake currency detection system using the U-Net deep learning architecture and its modified version, T-Net, to enhance feature extraction and classification accuracy. The key contribution of this research lies in combining convolutional architectures with a practical, web-based interface that enables real-time image analysis, thus bridging the gap between model performance and user accessibility. A quantitative experimental method was employed, involving model development in Python using TensorFlow and Keras, and implementation of a Flask-based web application for real-time classification. The research utilized a dataset of 2,141 Indonesian rupiah banknote images, consisting of 1,015 genuine and 1,126 fake currency samples synthetically generated through digital modification of security features such as watermarks and color-shifting ink. Image preprocessing included resizing, normalization, and augmentation techniques such as random flipping and brightness adjustment to enhance data quality. Three convolutional architectures U-Net, ResNet-50, and the modified T-Net were trained and compared using identical hyperparameters. The T-Net model achieved the best performance, with 97.8% training accuracy, 82.6% validation accuracy, precision of 0.83, recall of 0.80, and an F1-score of 0.81. Despite the performance gap indicating overfitting, the model effectively distinguishes genuine from fake currency notes. The Flask-based interface allows users to upload images and receive classification results from all three models within 0.3–1.8 seconds per image. The findings demonstrate the feasibility and efficiency of U-Net based architectures for image-driven fake currency detection and provide a foundation for developing advanced, reliable, and real-time financial authentication systems that can strengthen digital security infrastructures in future applications.
Sistem Informasi Berbasis Website Untuk Memesan Jasa Tukang Perbaikan Rumah Berdasarkan Lokasi Terdekat Ahmad Rivaldi; Silfia Andini; Annisak Izzaty Jamhur
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sains Informatika Terapan (Juni, 2026)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v5i2.1102

Abstract

Transformasi digital menjadi hal yang penting dalam meningkatkan kualitas layanan publik, termasuk layanan perbaikan rumah. Di Kecamatan Ulakan Tapakis, proses mencari dan memesan jasa tukang masih dilakukan secara manual melalui rekomendasi dari orang lain atau pencarian langsung di sekitar lingkungan. Kondisi ini menyebabkan keterbatasan informasi layanan, ketidakefisienan waktu, serta pengelolaan data pemesanan yang belum terstruktur. Selain itu, para tukang lokal juga mengalami kesulitan dalam mempromosikan jasa mereka dan mengelola pesanan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi pemesanan jasa tukang berbasis web yang memanfaatkan lokasi terdekat. Sistem dikembangkan menggunakan metode Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), implementasi, serta pengujian sistem. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan teknologi web, manajemen basis data, dan layanan geolokasi untuk mendukung proses pencarian dan pemesanan jasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun dapat mempermudah pengguna dalam mencari dan memesan jasa tukang, membantu tukang dalam mengelola data layanan dan pesanan, mendukung pengelolaan data oleh admin, serta meningkatkan efisiensi dibandingkan dengan proses manual.
Rancang Bangun Customer Relationship Management (CRM) Sebagai Strategi Marketing Pada CV. Duta Desa Baru Tour & Travel Berbasis Web Anggi Muhammad Fajri; Silfia Andini; Fajrul Islami
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sains Informatika Terapan (Juni, 2026)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v5i2.1103

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat mendorong perusahaan jasa untuk memanfaatkan sistem informasi guna meningkatkan kualitas pelayanan dan efektivitas strategi pemasaran. CV. Duta Desa Baru Tour & Travel masih menghadapi beberapa permasalahan, seperti proses pemesanan tiket yang masih dilakukan secara manual, pengelolaan data pelanggan yang belum terintegrasi dengan baik, serta hubungan perusahaan dengan pelanggan yang belum dikelola secara optimal. Kondisi tersebut menyebabkan pelayanan menjadi kurang efisien, potensi kesalahan pencatatan data meningkat, serta menyulitkan perusahaan dalam melakukan evaluasi dan pengambilan keputusan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem Customer Relationship Management (CRM) berbasis web sebagai strategi marketing untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat hubungan dengan pelanggan. Metode yang digunakan meliputi analisis sistem yang sedang berjalan, perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), serta implementasi sistem berbasis web dengan database terintegrasi. Sistem CRM yang dibangun mampu mengelola data pelanggan, pemesanan tiket, interaksi pelanggan, serta menghasilkan laporan secara otomatis dan akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem CRM berbasis web dapat meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses pelayanan, meningkatkan akurasi pengelolaan data, serta membantu perusahaan dalam memahami kebutuhan pelanggan sehingga strategi pemasaran dapat dilakukan dengan lebih tepat sasaran.