Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengembangan E-modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) Materi Pemanasan Global untuk Memfasilitasi Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa Selviani, Fitria; Oktarisa, Yuvita; Haryadi, Rudi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yakni menguji tingkat kelayakan e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) materi pemanasan global yang dibuat guna memfasilitasi keterampilan pemecahan masalah siswa. E-modul berbentuk flipbook dibuat menggunakan aplikasi Flip PDF Corporate. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Research and Development melalui model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan diantarannya analysis, design, development, implementation dan evaluation. Instrumen yang digunakan oleh peneliti berupa lembar uji kelayakan produk serta lembar respon siswa dan guru. Hasil penelitian melalui uji kelayakan yang dilakukan oleh tiga ahli mateti dan media dinyatakan sangat valid dengan memperoleh presentase sebesar 92%. Berdasarkan hasil respon siswa dan guru masing-masing memperoleh presentase sebesar 81% dan 85% dengan kategori keduannya sangat baik. simpulan pada penelitian ini berdasarkan hasil mengidentifikasikan bahwa e-modul tersebut sangat layak dipergunakan sebagai bahan ajar dan didapat diimplementasikan secara luas dilapangan.
Hubungan Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Pemanasan Global dengan Sikap Peduli Lingkungan Setelah Pembelajaran PBL Meldiana, Mela; Oktarisa, Yuvita; M, Yus Rama Denny
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v5i2.2645

Abstract

This research aims to investigate the relationship between problem-solving abilities in global warming material and environmental concern attitudes after Problem Based Learning (PBL) instruction. The research method employed a correlation design with the research subjects consisting of 30 students from class X-G SMA Negeri 2 Pandeglang, selected through purposive sampling techniques based on specific criteria, namely students who have undergone PBL instruction on global warming. The research instrument was a questionnaire, and data were analyzed using the pearson product moment correlation test. The research findings indicate a relationship between problem-solving ability and environmental concern attitudes after PBL learning, with a significance value of 0,001 < 0,05 (   accepted). The correlation value ( )   between these two variables is 0,564, indicating a moderate level of association and showing a positive relationship between problem-solving ability and environmental attitudes. Additionally, the contribution of problem-solving ability to attitudes is 31,8%.
Pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah pemanasan global di SMAN 2 Pandeglang Septiani, Rita; Oktarisa, Yuvita; Antarnusa, Ganesha
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah pemanasan global di SMAN 2 Pandeglang. Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimental design dengan desain one group pretest and posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X-G SMAN 2 Pandeglang dengan jumlah 30 peserta didik. Pengumpulan data menggunakan tes sebelum perlakuan PBL (pretest) dan tes sesudah perlakuan PBL (posttest). Data penelitian dianalisis dengan uji n-gain dan uji t. Hasil uji n-gain rata-rata peningkatan pretest dan posttest memperoleh sebesar 26,62% dalam kategori rendah. Sedangkan, hasil analisis uji t memperoleh . Hal ini berarti ditolak dan diterima. Sehingga, terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah pemanasan global di SMAN 2 Pandeglang. Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Pemanasan Global, Problem Based Learning.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRI DENGAN BERBANTUAN PRAKTIKUM PADA MATERI FLUIDA STATIS TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Hastuti, Sri; Haryadi, Rudi; Oktarisa, Yuvita
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 10 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pembelajaran Guided Inquiry berbantuan praktikum pada materi fluida statis guna memfasilitasi keterampilan proses sains siswa. Keterampilan proses sains meliputi kemampuan dasar seperti observasi, merumuskan hipotesis, melakukan eksperimen, menginterpretasikan data, serta menarik kesimpulan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest kontrol group. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 di salah satu SMA, yang dibagi menjadi dua kelompok: kelas eksperimen dengan model Guided Inquiry berbasis praktikum dan kelas kontrol dengan metode pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan proses sains, terutama dalam aspek berpikir kritis dan pemecahan masalah melalui kegiatan praktikum seperti pengukuran tekanan hidrostatis dan prinsip Hukum Pascal. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Guided Inquiry yang dipadukan dengan praktikum pada materi fluida statis efektif dalam membangun pemahaman konsep sekaligus meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Dengan demikian, model ini direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran aktif di kelas fisika. Kata kunci: Guided Inquiry, praktikum, fluida statis, keterampilan proses sains Abstrack This study aims to implement the Guided Inquiry learning model assisted by practicum on static fluid material to facilitate students' science process skills. Science process skills include basic skills such as observation, formulating hypotheses, conducting experiments, interpreting data, and drawing conclusions. The research method used is a quasi-experimental with a pretest-posttest control group design. The subjects of the study were students of grade XI IPA 1 and XI IPA 2 in one of the high schools, which were divided into two groups: an experimental class with a Guided Inquiry model based on practicum and a control class with conventional learning methods. The results showed that students in the experimental class experienced a significant increase in science process skills, especially in aspects of critical thinking and problem solving through practicum activities such as measuring hydrostatic pressure and the principle of Pascal's Law. These findings indicate that the Guided Inquiry approach combined with practicum on static fluid material is effective in building conceptual understanding while improving students' science process skills. Thus, this model is recommended as an alternative active learning strategy in physics classes. Keywords: Guided Inquiry, practicum, static fluid, science process skills.