Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Digital Marketing Training For Tilapia Fish Farming Businesses In Bladu Kulon Village, Tegal Siwalan Subdistrict, Probolinggo Regency Zahida I’tisoma Billah; Ahmad Zainullah; Hawa’ Hidayatul Hikmiyah; Abd Ghafur; Nuntupa
CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Simfoni Ilmu Cindekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65430/jpm.v2i1.27

Abstract

Community service through the Kuliah Kerja Nyata (KKN) program in Blado Kulon Village, Tegal Siwalan District, Probolinggo Regency was carried out using the Asset-Based Community Development (ABCD) approach. This approach was chosen because it emphasizes the utilization of community assets, strengths, and local potential, particularly in the tilapia fish farming sector, which serves as the village’s main asset. Through the ABCD method and Appreciative Inquiry, the mentoring process was implemented in five key stages: discovery, dream, design, define, and destiny. This program focused on developing community capacity, especially among members of the Mina Mandiri tilapia farming group (POKDAKAN), in enhancing their knowledge and skills in digital marketing. The results of the program indicate positive changes within the community, particularly in business management, mindset, and the ability to utilize social media as a marketing platform. Training activities, including the creation of Shopee and Lazada accounts and the optimization of WhatsApp Business, contributed to increased creativity and independence in promoting tilapia farming products. These findings reinforce that the ABCD approach effectively fosters self-reliance, confidence, and empowerment within the community to develop its local potential. Overall, the digital marketing assistance program based on local assets proved effective in improving the capacity of the Blado Kulon Village community. This initiative is expected to serve as an initial step toward further business innovation development and strengthening the village economy through community-based assets.
Pengaruh Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada SD Integral Hidayatullah Nuntupa
EBIZER: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : PT. Cendekia Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67083/ebizer.v1i1.4

Abstract

Abstrak: Penelitian ini menyelidiki bagaimana lingkungan kerja dan praktik disiplin SD Integral Hidayatullah mempengaruhi kinerja karyawan. Disiplin di tempat kerja menunjukkan seberapa baik pekerja mematuhi kebijakan perusahaan, sedangkan aspek fisik dan mental di tempat kerja memengaruhi kesejahteraan dan hasil kerja pekerja. Kuesioner, wawancara, dan dokumentasi adalah alat utama untuk mengumpulkan data dalam studi kuantitatif ini. Sampel jenuh yang terdiri dari 37 karyawan SD Integral Hidayatullah menjadi populasi dalam penelitian ini. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan serangkaian uji, termasuk validitas dan reliabilitas, asumsi klasik, uji-t, regresi berganda, determinasi (R2), dan banyak lainnya. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun kondisi tempat kerja memiliki dampak yang menguntungkan dan substansial pada produktivitas, disiplin tempat kerja memiliki dampak positif tetapi tidak signifikan. Jika digabungkan, kedua variabel ini mencakup 75,9% variasi dalam hasil kerja pekerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen tempat kerja yang lebih baik adalah salah satu cara untuk meningkatkan kinerja karyawan.
Employee Well-Being: Strategi MSDM Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Dan Kesejahteraan Karyawan Nuntupa
EBIZER: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : PT. Cendekia Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67083/ebizer.v1i2.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi-strategi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang efektif dalam meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan karyawan di seluruh dunia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis berbagai program dan kebijakan yang telah diimplementasikan oleh perusahaan-perusahaan global, seperti Google, Microsoft, Unilever, dan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kesejahteraan mental, fleksibilitas kerja, pelatihan manajemen stres, budaya inklusif, dan asuransi kesehatan mental merupakan beberapa strategi kunci yang berhasil meningkatkan kesejahteraan karyawan. Selain itu, keterlibatan pemimpin, lingkungan kerja yang ergonomis, dan kebijakan cuti kesehatan mental juga berkontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan strategi-strategi tersebut sangat bergantung pada komitmen manajemen, budaya organisasi yang inklusif, dan evaluasi berkala untuk memastikan keberlanjutan program. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pendekatan holistik dalam MSDM untuk tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memastikan kesejahteraan mental dan emosional karyawan dalam jangka panjang.
TRANSFORMASI PERILAKU KEWARGAAN ORGANISASI (OCB) DALAM ERA DIGITAL: STUDI LITERATUR TENTANG FAKTOR-FAKTOR PENDORONG DAN DAMPAK PADA KINERJA KARYAWAN Nuntupa
EBIZER: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. Cendekia Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67083/ebizer.v2i1.41

Abstract

Studi literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong transformasi perilaku kewargaan organisasi (OCB) dalam era digital serta dampaknya terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi teknologi digital dan perubahan paradigma kerja telah menjadi faktor utama yang mendorong perubahan perilaku kewargaan organisasi. Dampak dari transformasi ini terlihat dalam peningkatan kinerja karyawan, baik dari segi produktivitas maupun loyalitas terhadap organisasi. Hal ini menunjukkan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan paradigma kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan di era digital.
Maqasid al-Shariah in Educational Operational Management: Al-Ghazali’s Perspective at Sanggar Bimbingan Kampung Melayu Sungai Buloh, Malaysia Bayu Sukma; Nuntupa; Abd Ghafur
Airlangga Journal of Innovation Management Vol. 7 No. 2 (2026): Airlangga Journal of Innovation Management
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ajim.v7i2.90228

Abstract

This study and research examine the relationship between sharia Maqasid al-Shariah and operational management, how operational management in SB Kampung Melayu Sungai Buloh SIKL Malaysia is clearly applied with the principles of sharia Maqasid al-Shariah according to Imam Al-Ghazali. The phenomenon that occurs in this era is far from the application of Sharia Maqasid al-Shariah principles in operational management, so this is the reason why this research was conducted. And what is unique about this research is that it follows the perspective of a famous Islamic figure who prioritizes the principles of maqashid sharia, namely Imam Al-Ghazali.  This study uses qualitative research methodology and literature review with a case study approach or direct involvement in the field using interviews, observation, and documentation instruments. The results of the study show that it is important to apply the principles of sharia maqahisid, which include Hifz al-Din, Hifz al-Nafs, Hifz al-'Aql, Hifz al-Nasl, Hifz al-Mal, especially in the Sb Kampung Melayu. It is hoped that the findings of this study will further explain how important it is for the education sector, especially schools, to apply the principles of sharia Maqasid al-Shariah in a kaffah manner.
Counseling on Stopping Early Marriage at Ainul Hasan Islamic Boarding School, Maron, Probolinggo Hawa’ Hidayatul Hikmiyah; Ahmad Zainullah; Zahida I’tishoma Billah; Abd Ghafur; Nuntupa
CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Simfoni Ilmu Cindekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65430/jpm.v1i3.14

Abstract

Early marriage is still widely found throughout the world. Every year as many as 10 million women in the world marry at the age of <18 years. This causes maternal and child mortality rates, transmission of sexually transmitted infections, and violence to increase when compared to women who marry at the age of >21 years. Therefore, it is important to provide counseling on the impact and factors of early marriage in children under the age of 19 years. The purpose of this counseling is to provide information regarding early marriage itself and the impact of early marriage. The strategies used in this service are Explanation of Stop Early Marriage, Creation of study groups, Provision of media materials to each group, Evaluation and mentoring from trainers and mentors, Evaluation of how to maintain Stop Early Marriage at the Ainul Hasan Maron Islamic Boarding School. The results of this counseling There are two concepts in the Stop Early Marriage counseling based on the delivery method, namely pull and push, each has advantages and disadvantages. 
Pendampingan UMKM melalui Inovasi Produksi Kripik Singkong untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Dusun Gazal Desa Kotaanyar Kabupaten Probolinggo nuntupa nuntupa; Zahida I’tisoma Billah; Hawa’ Hidayatul Hikmiyah; Abd Ghafur; Ahmad Zainullah
Najah: Journal of Research and Community Service Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Kalam Nusantara Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pendapatan masyarakat melalui pendampingan inovasi produksi usaha kripik singkong di Dusun Gazal, Desa Kotaanyar, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah masih rendahnya nilai tambah produk singkong, keterbatasan inovasi produksi, kurang menariknya kemasan produk, serta lemahnya strategi pemasaran yang menyebabkan usaha belum berkembang secara optimal. Melalui program pendampingan ini, dilakukan berbagai kegiatan meliputi pelatihan pengolahan kripik singkong yang higienis dan inovatif, pengembangan variasi rasa, perbaikan desain kemasan, serta pendampingan pemasaran berbasis digital. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif (participatory approach) dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, pelatihan, praktik produksi, hingga evaluasi program. Selain itu, pendampingan juga dilakukan dalam aspek manajemen usaha dan penguatan motivasi kewirausahaan masyarakat agar pelaku UMKM mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam proses produksi kripik singkong, meningkatnya kualitas dan daya tarik produk, serta bertambahnya pemahaman pelaku usaha mengenai pemasaran digital dan pengelolaan usaha. Program ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan peluang peningkatan pendapatan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan pendampingan UMKM ini diharapkan dapat menjadi salah satu model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.