Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Literasi Keuangan dan Masalah Inklusi Untuk Gangguan Visual Di Wilayah Jakarta Adib, Adib
Al-Mal: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam Vol. 1 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-mal.v1i2.5924

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana literasi keuangan dan permasalahan inklusi untuk ganguan visual di Wilayah Jakarta. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif, metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tingginya indeks inklusi keuangan di Indonesia tidak mencerminkan situasi yang sama untuk orang dengan gangguan penglihatan di wilayah Jakarta. Keterabatasan pada penelitian ini terletak pada wilayah objek pengamatan, sehingga memberi peluang untuk peneliti-peneliti selanjutnya untuk menambahkan objeke penelitian yang lebih luas. Implikasi Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang tingkat literasi keuangan dan orang yang inklusi keuangan dengan gangguan penglihatan serta berbagai masalah yang dihadapi dalam mengakses lembaga keuangan di Jakarta. Literasi keuangan dan inklusi keuangan harus berjalan seiring, sehingga tidak ada ketimpangan di antara keduanya. Pemerintah telah berkomitmen untuk memenuhi hak-hak penyandang disabilitas dengan memasukkan penyandang disabilitas sebagai subjek dalam pembangunan Indonesia. Tetapi tidak adanya sanksi ketat telah membuat lembaga keuangan lambat dalam mendukung dan program yang sukses untuk mencapai SDG Indonesia 2030.
Forecasting coconut production in West Aceh Using GIS and SARIMAX Ridha, Arrazy Elba; Azwanda, Azwanda; Adib, Adib
Journal of Applied Informatics and Computing Vol. 9 No. 5 (2025): October 2025
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v9i5.8706

Abstract

Coconut (Cocos nucifera) is a strategic commodity for agro-industrial development in Indonesia, especially in Sumatra, which is home to 34.5% of national coconut plantations. One of the major producers, with a coastal geography and tropical climate that is highly suitable for coconut plantations, Aceh Barat, is currently facing the threat of degradation of coconut plantation land loss due to the government's Regional Action Plan for Sustainable Palm Oil Plantations (RAD KSB Aceh 2023-2026). This study aims to look at the total coconut plantation land by integrating geospatial analysis (QGIS) and SARIMAX time series modelling to map coconut plantations in 2024, estimate production trends, and assess the viability of the agro-industry amidst land use conflicts. Results from mapping with QGIS software showed a drastic decrease in coconut area from 3,330.25 hectares in 2022 to 928.2 hectares in 2024. The reduction in coconut plantation area is signalled by RAD KSB's oil palm expansion target of 1,078,728 hectares by 2026. In addition, the results of the mapping obtained several sub-districts with the largest contribution in West Aceh, namely Kaway XVI (234.82 ha) and Muereubo (217.46 ha) of coconut plantation area, while Bubon (16.67 ha) and West Woyla (38.42 ha) experienced significant land conversion. The study also calculated coconut fruit production of 1,229,267 kg (1,229 tonnes) per month from 12 sub-districts, and generated revenue from selling only coconuts of IDR 2.23 billion. SARIMAX forecasts showed high accuracy (RMSE: 700-704; MAPE: 0.19-1.05%) for 10 sub-districts, except Bubon (MAPE: 2.13%) and West Woyla (MAPE: 1.05%) due to data volatility. Furthermore, projections for the next five periods were carried out and obtained results, namely, Period 1 (104,425.88 kg), Period 2 (94,851.07 kg), Period 3 (97,399.50 kg), Period 4 (96,721.21 kg), and Period 5 (96,901.75 kg) which were dominated by stable production in the core area of Kaway XVI: 311,870 kg/month, but volatile in smaller areas. Spatial analysis prioritises Samatiga (58.53 ha) and Arongan Lambalek (79.27 ha) for agro-industrial development, with potential for value-added products.
Efektivitas Promosi Penjualan Live Streaming Sosial Media Tiktok dan Instagram Salsadilah, Salsadilah; Kusbandono, Danu; Bakri, Bakri; Adib, Adib; Arieshandy, Arieshandy; Rudi, Rudi
Jurnal Entitas Ekonomi dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : PT Mara Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64465/jeeb.v1i2.73

Abstract

Media sosial terutama Instagram dan TikTok, telah menjadi komponen penting dari strategi pemasaran online. Studi ini menyelidiki bagaimana strategi promosi yang menggunakan fitur live streaming kedua platform tersebut berhasil. Fokus utama adalah memahami bagaimana live streaming memengaruhi keputusan pelanggan untuk membeli barang. Metode penelitian melibatkan survei online yang dikirimkan kepada pengguna media sosial untuk mengumpulkan informasi tentang perilaku, preferensi, dan dampak live streaming. Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar responden mayoritas berusia 21–30 tahun aktif menggunakan media sosial dan sering mengikuti live streaming. Data ini menunjukkan bahwa live streaming membantu pelanggan mendapatkan informasi lebih lanjut tentang produk dan penawaran promosi, serta memungkinkan mereka untuk mengetahui lebih banyak tentang produk dan penawaran promosi. Kesimpulannya, live streaming di Instagram dan TikTok adalah alat pemasaran yang bagus yang dapat membantu pelanggan membuat keputusan pembelian yang lebih baik.Studi ini menekankan bahwa strategi promosi harus disesuaikan dengan fitur masing-masing platform untuk mencapai hasil yang optimal.