Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DENGAN MEDIA PAPAN SUSUN KALIMAT PADA SISWA KELAS DUA SD SEMANGAT DALAM LIMA Mirna Mirna; Patra Aghtiar Rakhman; Nana Hendra Cipta; Jumadi; Dwi Wahyu Candra Dewi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2130

Abstract

Abstrak The aim of carrying out this research is to improve students' skills in arranging words into sentences using sentence building board media. The subjects of this research were class II students at SDN Selamat Dalam Lima. This research has several stages for carrying out research, namely (1) planning, (2) implementation, (3) observation, (4) reflection. Data will be collected in this research using observation and test techniques in the form of learning implementation sheets, several scrambled words regarding skills in arranging words into sentences. Learning in the 21st centu223ry is creative and innovative learning with the use of sentence board learning media which is suitable as an innovative learning media. Based on the results of the preliminary study, it shows that this sentence construction learning media is effective and not monotonous and based on the literature study, this sentence arrangement board has many advantages.
HUBUNGAN KURANG MINAT MEMBACA TERHADAP KESULITAN PENGUASAAN KOSAKATA PADA SISWA KELAS VI SDN 04 KOTA SERANG Solehhudinwahab; Encep Andriana; Siti Rokmanah; Patra Aghtiar Rakhman
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2244

Abstract

Kosakata merupakan salah satu komponen penting dalam keterampilan berbahasa. Penguasaan kosakata yang baik akan memudahkan siswa dalam memahami dan berkomunikasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi penguasaan kosakata adalah minat baca. Siswa yang kurang minat membaca akan memiliki kosakata yang terbatas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kurang minat baca dengan kesulitan penguasaan kosakata pada siswa kelas VI. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah 35 siswa kelas VI di SD Negeri 4 Serang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kurang minat baca dengan kesulitan penguasaan kosakata pada siswa kelas VI. Siswa yang kurang minat baca memiliki kesulitan dalam memahami makna kata-kata yang dibaca. Hal ini disebabkan karena siswa kurang terbiasa dengan kosakata-kosakata baru.Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar guru dan orang tua lebih meningkatkan minat baca siswa. Hal ini dapat dilakukan dengan bersinergi antara kedua pihak yaitu dari pihak sekolah menyediakan bahan bacaan atau pojok baca yang mengasikan yang dapat menimbulkan minat membaca dari peserta didik bila dari pihak keluarga harus lebih mengawasi penggunaan dari gawai serta keluarga juga harus menciptakan lingkungan yang nyaman untuk sang anak membaca. Agar menimbulkan minat membaca supaya kosakata yang dimiliki semakin bertambah.
KURANGNYA PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI PERKALIAN DI KELAS 5 SDN CIPOCOK JAYA 2 Siti Fathonah; Devi Maulida Rahmah; Fitriani; Valentina Silalahi; Patra Aghtiar Rakhman
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2254

Abstract

Learning mathematics in elementary school is one of the things that is a very interesting study because there are certainly differences in characteristics, especially between the nature of children and the nature of mathematics. The indicators of mathematical problems are a lack of understanding of the basic concepts of multiplication, difficulty in understanding multiplication problems, and a lack of mastery of procedures or steps in solving multiplication problems. This research aims to understand mathematical concepts, explain the relationship between concepts, and apply concepts, use reasoning on patterns and properties, carry out mathematical manipulations in generalizations, compose mathematical evidence and statements. Solve problems and communicate ideas using symbols, tables, diagrams to explain a situation and have an attitude of respect for the use of mathematics in everyday life. This research uses qualitative methods, data collection techniques used are direct observation, interviews and learning outcomes in the form of Mid-Semester Assessment (PTS) scores for class V students. The results of the research show that class 5 students for the 2023/2024 academic year can still be said to lack understanding of the material. multiplication. Thus, students who experience deficiencies in understanding multiplication material can be influenced by factors that cause low mathematics learning outcomes, namely the application of conventional learning models, such as lectures, questions and answers, and giving assignments. Apart from that, solutions that can be taken to deal with students' lack of understanding of multiplication material are by providing motivation, enthusiasm and guidance to students, innovating the learning media used, using methods and using the Contextual Teaching and Learning (CTL) model which has been proven to be effective in increasing students' mastery of the concept of multiplication and the need for collaboration with parents to participate in guiding and monitoring the students' learning process while at home.
Penerapan Media Pembelajaran Permainan Ular Tangga Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Rizik Habibullah Nurusyaikha; Haikal Akbar Diennova; Ahmad Baykoni; Patra Aghtiar Rakhman
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 3: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i3.64342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media pembelajaran ular tangga dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan subjek penelitian guru dan siswa kelas 4 SDN Karang Tumaritis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media permainan ular tangga dapat permainan ular tangga terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa sekolah dasar dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Permainan ini memotivasi siswa untuk membaca dengan baik agar dapat melanjutkan permainan, sehingga meningkatkan daya ingat mereka terhadap kosakata baru. Secara keseluruhan, permainan ular tangga tidak hanya meningkatkan keterampilan membaca teknis, tetapi juga mendukung pengembangan keterampilan kognitif, sosial, dan emosional siswa secara holistik.
Strategi Menanamkan Karakter Disiplin Melalui Budaya Sekolah Rizki Wulan Ningsih; Ratna Sari Dewi; Patra Aghtiar Rakhman
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v5i1.5953

Abstract

Discipline character is one of the factors that significantly influences the formation and development of morals, behavior, character, and individual traits. This study aims to describe the strategy of instilling disciplinary character through school culture at SDN Keroncong 1, explain the disciplinary character through school culture at SDN Keroncong 1, and describe the evaluation of the strategy for instilling disciplinary character through school culture at SDN Keroncong 1. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out using observation, interviews, and documentation. The findings of this study indicate that 1) the strategy of instilling disciplinary character through school culture describes a positive impact because discipline is formed through a good school culture, so students adapt through relevant and need-based learning. 2) disciplinary character through school culture explains one way to adapt by looking at examples and role models who have successfully adapted to the school environment, 3) the evaluation of the strategy for instilling disciplinary character through school culture describes the involvement of all school stakeholders that can create a school culture that supports the formation of healthy social relationships, disciplined students tend to be more cooperative, and able to maintain beneficial interactions.
Pembelajaran Interaktif Berbantuan Bamboozle Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di Kelas IV SDN Tembong 2 Laelatul Munawaroh; Siti Nurafiah; Patra Aghtiar Rakhman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 9 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran interaktif berbasis teknologi mampu merangsang minat dan motivasi belajar siswa. Berdasarkan permaslahan yang ditemukan pada kelas IV SDN Tembong 2 Kota Serang, pembelajaran IPAS di kelas IV menunjukkan minat belajar siswa yang kurang. Faktor penyebab kurangnya minat belajar siswa yaitu metode pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakteristik siswa, kurangnya rasa ingin tahu dan antusiasme siswa dan ketidaksiapan siswa dalam mengikuti pembelajaran serta lingkungan belajar yang kurang mendukung. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Tembong 2 menggunakan metode penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data peneliti melakukan observasi dan wawancara dengan memperoleh informasi dari narasumber. Peneliti menggunakan instrumen penelitian seperti: pedoman wawancara, dokumentasi dan recorder. Data pendukung penelitian ini diperoleh dari artikel, buku yang berkaitan dengan penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi. Setelah diterapkannya pembelajaran berbantuan website Bamboozle dengan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) di kelas IV SDN Tembong 2 pada mata pelajaran IPAS, menunjukkan hasil positif dalam motivasi belajar siswa. Pembelajaran ini dirancang secara bertahap sesuai dengan modul ajar PjBL yang menekankan pada keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran melalui proyek nyata berupa flashcard pengaruh gaya terhadap benda. Pembelajaran interaktif dan berbasisi proyek tidak hanya mempermudah dan membantu siswa dalam memahami materi, tetapi juga melatih keteramilan abad 21 seperti kolaborasi, kreativitas, berpikir kritis dan komunikasi.
HUBUNGAN KEMAMPUAN KOGNITIF DENGAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA SISWA SD Multazamah, Ema; Indhira Asih Vivi Yandari; Patra Aghtiar Rakhman
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i2.5304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan kognitif dan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika pada peserta didik kelas V SDN Serang 3, dengan fokus pada materi bilangan bulat dan desimal. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya kemampuan matematika dalam pendidikan dasar dan potensi pengaruh kemampuan kognitif terhadap prestasi matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 40 peserta didik kelas V. Data dianalisis menggunakan uji statistik inferensial, termasuk uji korelasi dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan sangat kuat antara kemampuan kognitif dan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika. Analisis regresi sederhana juga menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel. Temuan ini mengkonfirmasi adanya hubungan yang signifikan antara kemampuan kognitif dan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika pada peserta didik. Semakin tinggi kemampuan kognitif siswa, semakin baik pula kemampuan mereka dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Hasil ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan kemampuan kognitif dalam upaya meningkatkan prestasi matematika siswa di sekolah dasar.