Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Al Tarbawi Al Haditsah

HUBUNGAN ANTARA PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN MOTIVASI BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM SISWA KELAS VII MADRASAH TsANAWIYAH (MTs) NEGERI 2 KABUPATEN CIREBON Muhamad faizin; A. Syatori; Mahbub Nuryadien
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v3i1.2854

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakuan oleh peneliti pada tanggal 16 November  di MTs Negeri 2 Kabupaten Cirebon  ditemukan fenomena yang menarik untuk dipelajari dan diteliti. Yaitu tentang  pergaulan teman sebaya  di MTs Negeri 2 Kabupaten Cirebon yang baik, Menurut guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam saat saya wawancarai. Tapi, motivasi belajar  kurang antusias dalam mengikuti pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di kelas VII.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara Pergaulan Teman Sebaya dengan motivasi belajar siswa pada bidang studi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Madrasah Tsanawiyah  (MTs) Negeri  2 Kabupaten Cirebon  kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.Kerangka penelitian ini  Pergaulan Teman Sebaya di sekolah yang terjadi saat kegiatan belajar mengajar didalam kelas maupun diluar kelas memiliki peranan penting dalam menumbuhkan Motivasi Belajar (X) sebagai variabel bebas dan Motivasi Belajar (Y) sebagai variabel terikatPenelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain: observasi, wawancara, angket, dan studi dokumentasi. Sedangkan teknik analisis datanya penulis gunakan rumus korelasi product moment. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri  2 Kabupaten Cirebon  .. Adapun yang menjadi sampel adalah kelas VII-B yang berjumlah 50 dengan teknik cluster sampling.Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara pergaulan teman sebaya pada bidang Sejarah Kebudayaan Islam dengan motivasi belajar mata pelajaran Sejarah Kebudayaan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri  2 Kabupaten Cirebon tingkat korelasi rendah. Hal ini dapat dibuktikan dari perhitungan koefisien korelasi dengan nilai 0,31 yang berada pada interval 0,20-0,40 Berdasarkan perhitungan uji korelasi “r” product moment dihasilkan nilai r sebesar 0,31 kemudian rhitung di atas dikonsultasikan ke rtabel pada df 48 diperoleh rtabel dengan derajat kepercayaan 0,05 sebesar 0,284. Dengan begitu dapat dikatakan bahwa rhitung berada di atas rtable maka uji hipotesis menjawab Ha diterimadan H0 ditolak. Artinya bahwa antara variabel x (pergaulan teman sebaya) dan variabel y (motivasi belajar mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Kabupaten Cirebon terdapat hubungan yang signifikan secara statistik.
EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE SOROGAN DENGAN KEMAMPUAN MEMBACA KITAB SAFINATUN NAJAH SANTRI PONDOK PESANTREN AL- INAAROH DESA MERTAPADA KULON KECAMATAN ASTANAJAPURA KABUPATEN CIREBON” Shokhibul Fakhor; A Syathori; Mahbub Nuryadien
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2019): Inovasi Pembelajaran PAI di Era Digital
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v4i1.4074

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini memiliki latar belakang masalah yaitu masih terdapat beberapa santri putra yang mengikuti pembelajaran kitab Safinatun Najah dengan menggunakan metode sorogan namun masih belum lancar membaca kitab safinatun najah, ada juga yang sudah lancar membacanya namun masih kurang dalam memahami isi kitabnya. bacaan kitabnya sudah baik namun tidak mengetahui nahwu dan shorofnya. Padahal metode sorogan adalah metode yang efektif karena Ustadz/Kyai dapat langsung berhadapan langsung Head To Head langsung dengan murid atau santri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerapan metode sorogan dengan kemampuan membaca kitab Safinatun Najah santri Pondok Pesantren Al- Inaaroh desa Mertapada Kulon kecamatan Astanajapura kabupaten Cirebon.Metode sorogan merupakan metode yang di tempuh dengan cara guru menyampaikan pelajaran kepada santri secara individual. Melalui sorogan, perkembangan intelektual santri dapat di ketahui oleh Asatidz secara utuh. Dia dapat memberikan bimbingan penuh kejiawaan sehingga dapat memberi tekakan pengajaran kepada santri tertentu atas dasar observasi langsung terhadap tingkat kemampuan dasar dan kapasitas para santri, dengan metode sorogan pembelajaran santri untuk membaca kitab lebih efektif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh santri Pondok pesantren Al–Inaaroh dan sample yang peneliti ambil berjumlah 35 santri. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain: angket, tes, observasi dan dokumentasi, sedangkan untuk teknik analisis data yaitu dengan menggunakan rumus korelasi product moment. Berdasarkan hasil penelitian, jumlah skor rata-rata hasil angket tentang penerapan metode sorogan sebesar 3,24 dalam prosentase nilai sebesar 81,05% dan dapat dikategorikan baik sekali karena pada rentang nilai 75% -100%. Sedangkan kemampuan membaca kitab Safinatun Najah santri memiliki skor rata-rata hasil tes sebesar 80,37 dalam prosentase nilai sebesar 80,37%, dan dapat dikategorikan cukup karena pada rentang nilai 71% -80%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hubungan antara penerapan metode sorogan dengan kemampuan membaca kitab Safinatun Najah santri terdapat korelasi yang termasuk dalam kategori cukup tinggi (0,54) Kata kunci : Sorogan,Kemampuan Membaca, Safinatun Najah
HUBUNGAN ANTARA PRESTASI BELAJAR BIDANG STUDI FIQIH DENGAN KETAATAN MENJALANKAN IBADAH SHOLAT FARDHU SISWA MADRASAH TSANAWIYAH (MTS) MAFATIHUL HUDA KECAMATAN DEPOK KABUPATEN CIREBON Sutrisno Sutrisno; Mahbub Nuryadien; Iding Wahidin
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v2i2.2083

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini memiliki latar belakang masalah terkait prestasi belajar siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mafatihul Huda Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon pada bidang studi fiqih dengan ketaatan menjalankan ibadah sholat fardhu siswa. Tidak menutup kemungkinan bahwa siswa yang memiliki prestasi belajar baik juga memiliki kualitas pengamalan ibadah yang baik pula atau sebaliknya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi belajar siswa pada mata pelajaran fiqih di MTs Mafatihul Huda Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon. Dan memperoleh data tentang ketaatan siswa dalam menjalankan ibadah shalat fardhu. Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara prestasi belajar siswa pada mata pelajaran fiqih dengan ketaatan dalam menjalankan ibadah shalat fardhu.Penelitian ini berangkat dari kerangka pemikiran jika prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran fiqih tinggi seharusnya mencerminkan ketaatan dalam mengamalkan ajaran agama termasuk kedalam taat menjalankan ibadah shalat fardhu.Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini, antara lain: angket dan dokumentasi, sedangkan untuk teknik analisis data yaitu dengan menggunakan rumus mean, median, modus, uji variable menurut Suharsimi Arikunto dan korelasi product moment. Berdasarkan hasil penelitian maka dapt disimpulkan Prestasi belajar siswa pada bidang studi Fikih MTs Mafatihul Huda Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon memiliki nilai rata-rata sebesar 81,7. Ketaatan siswa dalam menjalankan ibadah sholat fardhu memiliki nilai rata-rata 3,1, dan Hubungan antara prestasi belajar bidang studi fiqih dengan ketaatan menjalankan ibadah sholat sebesar 4,08 %. yang berarti memang terdapat korelasi, akan tetapi itu lemah atau rendah. Kata kunci :   Prestasi Belajar Siswa dan Ketaatan Menjalankan Ibadah Sholat Fardhu
METODE AMTSAL; METODE AL-QURAN MEMBANGUN KARAKTER Mahbub Nuryadien
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v1i1.1227

Abstract

Amtsal dalam al Qur’an merupakan visualisasi yang abstrak yang dituangkan dalam berbagai ragam kalimat dengan cara menganalogikan sesuatu dengan hal yang serupa dan sebanding, maka untuk dapat memahaminya secara baik dan benar memerlukan pemikiran yang cermat dan mendalam serta harus ditopang dengan penguasaan stilitik (ilmu Balaghah).Selain itu juga, ketika Allah membuat perumpamaan-perumpamaan di dalam al Qur’an bagi manusia, kadang-kadang menggunakan bentuk jama’ (amtsal) dan kadang-kadang menggunakan bentuk mufrad (matsal) dalam beberapa ayat dan surat. Kedua bentuk tersebut kadang-kadang pula digunakan secara bersamaan dalam satu ayat, yang tujuanya untuk menampilkan hal ihwal kebenaran atau menunjukan betapa pentingnya pesan yang terkandung di dalamnya. Disamping itu juga matsal digunakan untuk menjelaskan hal-hal yang sangat mendasar dan bersifat abstrak. Cara seperti ini dapat ditemukan, misalnya, ketika al Qur’an menjelaskan ke-Esaan Allah dan orang-orang yang meng-Esakan Allah, tentang kemusyrikan dan orang-orang musyrik, serta tentang perbatan-perbuatan mulia.Masalah-masalah tersebut diungkapkan melalui perumpama-an yang bersifat konkrit (hissi) yang dimaksudkan untuk menjelaskan dan menegaskan makna pesan yang terkandung di dalamnya. Dengan menggunakan perumpamaan yang konkrit tersebut, para pendengar dan pembaca akan merasakan seolah-olah pesan yang disampaikan terlihat langsung. Kata Kunci: Metode Amtsal, Metode Al-Qur’an, Pendidikan Karakter 
Metode Pembelajran Membaca Al-Qur'an Aanak Usia 7-13 Tahun di TPQ Al-Falah 2 Desa Serangkulon Blok 01 RT 01 RW 01 Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon Arip Widodo; Mahbub Nuryadien; Ahmad yani
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v1i2.1232

Abstract

Berdasarkan pengamatan ditemukan bahwa Metode pembelajaran membaca al-Qur’an yang dilaksanakan oleh TPQ Al-Falah 2 Desa Serangkulon Blok 01 RT 01 RW 01 Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon dapat dikatakan baik, akan teteapi masih ada beberapa peserta didik dalam membaca al-Qur’an yang masih belum lancar dalam melafalkan al-Qur’an. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satu faktor yang paling dominan adalah kurangnya dorongan orang tua sebagai motifator utama sehingga anak semangat dalam berangkat ke tempat mengaji dan mempelajari al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Memperoleh pengetahuan berupa data mengenai persiapan pelaksanaan Metode pembelajaran membaca al-Qur’an pada anak Usia 7-13 tahun di TPQ Al-Falah 2 Desa Serangkulon Blok 01 RT 01 RW 01 Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon. 2. Memperoleh Pengetahuan mengenai pelaksanaan Metode pembelajaran membaca al-Qur’an pada anak usia 7-13 tahun di TPQ Al-Falah 2 Desa Serangkulon Blok 01 RT 01 RW 01 Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon. 3. Memperoleh pengetahuan mengenai kendala dalam pelaksanaan pembelajaran membaca al-Qur’an pada anak usia 7-13 tahun di TPQ Al-Falah 2 Desa Serangkulon Blok 01 RT 01 RW 01 Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon.Metode pembelajaran merupakan sebuah cara yang digunakan pendidik untuk menyampaikan pelajaran kepada peserta didik, dan dikarenakan penyampaiannya tersebut berlangsung dalam interaksi edukatif, metode pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang dipergunakan oleh guru dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat berlangsungnya pengajaran.Metode  penelitian ini  dengan menggunakan Metode in-depth intervieu  (wawancara mendalam)  dan  observasi (Pengamatan langsung). Selanjutnya hasil intervieu dianalisis dengan analisis kualitatif deskriptif, yaitu proses analisis yang mendeskripsikan data apa adanya dan menjelaskan data atau kejadian dengan kalimat-kalimat penjelasan secara kualitatif.Dari  hasil  penelitian  dapat  disimpulkan  bahwa  Metode pembelajaran membaca al-Qur’an di TPQ Al-Falah 2 Desa Serangkulon Blok 01 RT 01 RW 01 Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon dapat dikatakan baik dalam membimbing peserta didiknya untuk dapat membaca al-Qur’an dengan baik dan benar. Adapun peserta didik yang masih belum lancar dalam membaca al-Qur’an dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu kurangnya dorongan motifasi dari orangtua peserta didik tersebut serta waktu yang cukup padat sehingga mengakibatkan rasa cape dan lelah ketika peserta didik akan berangkat untuk mempelajari al-Qur’an .Kata Kunci : Metode Membaca Al-Quran