Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Cakrawala

Pengembangan bahan ajar pocket book berbasis QR Code untuk meningkatkan minat belajar siswa pada materi sistem peredaran darah manusia di kelas V SD Oktiningrum, Wuli; Putri, Ardita Rahma
Cakrawala Vol 1, No 2 (2022): Desember
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/cakrawala.v1i2.1407

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada materi sistem peredaran darah manusia di kelas V SDN 1 Banjarejo. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan pocket book berbasis QR Code serta meningkatkan minat belajar siswa kelas pada materi sistem peredaran darah manusia di kelas V SDN 1 Banjarejo. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah Research and Development (R&D). Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan Analysis Design Development Implementation Evaluation (ADDIE). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Banjarejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media bahan ajar pocket book berbasis QR Code layak dijadikan sebagai media pembelajaran. Kelayakan bahan ajar dapat dibuktikan melalui hasil dari validasi ahli bahan ajar dengan mendapatkan hasil skor 96%, sedangkan untuk validasi ahli materi dengan mendapatkan hasil skor 97%, dan dari segi kepraktisan diperoleh rata-rata nilai 83,92. Sehingga, bahan ajar peneliti kembangkan berkualifikasi baik ditinjau dari segi kevalidan dan kepraktisannya. Penerapan bahan ajar pocket book berbasis QR Code untuk meningkatkan minat belajar IPA materi sistem peredaran darah manusia pada siswa kelas V SD terbukti dapat meningkatkan minat belajar siswa yaitu dari hasil rata-rata hitung yang diperoleh pada angket minat belajar awal (sebelum) menggunakan bahan ajar pocket book berbasis QR Code yaitu 53% termasuk dalam kategori “cukup” dan hasil rata-rata hitung akhir (sesudah) menggunakan bahan ajar pocket book berbasis QR Code yaitu 71,3% termasuk dalam kategori “baik”.
Pengembangan soal non rutin berbasis budaya islam Indonesia untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa Oktiningrum, Wuli; Saputri, Nur Azizah
Cakrawala Vol 4, No 2 (2025): Desember
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/cakrawala.v4i2.3096

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan penggunaan soal kontekstual yang menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, khususnya ditingkat sekolah dasar. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah ADDIE, yang terdiri dari analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini menghasilkan seperangkat soal matematika HOTS sebanyak 7 butir soal berbasis budaya Islam Indonesia. Uji coba dilakukan pada 8 siswa kelas 6 dan 20 siswa kelas 5 SD Negeri 4 Ardirejo, dengan teknik pengumpulan data Melalui tes dan wawancara. Hasil validasi oleh validator menunjukkan tingkat validitas sebesar 96%, sementara analisis reliabilitas menggunakan SPSS menghasilkan nilai 0,907 yang menunjukkan bahwa soal tersebut sangat reliabel. Selain itu, hasil pengukuran berpikir kritis siswa menunjukkan 15% siswa berada pada kategori sangat baik, 40% siswa berkategori  baik, 25% siswa berkategori cukup, dan 20% siswa berkategori kurang. Dengan demikian, soal yang dikembangkan terbukti efektif untuk mengukur berpikir kritis siswa berbasis budaya Islam Indonesia.