Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Training Produksi dan Pemanfaatan Ecoenzyme: Solusi Ramah Lingkungan Limbah Kulit Buah dan Sayuran bagi Ibu Rumah Tangga di Kota Bengkulu Helmiyetti; Sipriyadi; Wibowo, Risky Hadi; Darwis, Welly; Safniyeti; Anggraini, Putri Lisya; Taifur, Aghus; Thamara, Monika; Sasmita, Anggun
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.41436

Abstract

Permasalahan sampah organik rumah tangga masih menjadi tantangan lingkungan di wilayah Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah organik menyebabkan peningkatan limbah yang tidak dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu-ibu rumah tangga dalam mengolah limbah organik menjadi eco-enzyme yang bernilai guna dan ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi langsung pembuatan eco-enzyme, serta observasi. Kegiatan ini melibatkan 15 peserta yang dievaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta; seluruh peserta (99,33%) menyatakan "tahu" atau "sangat tahu" terkait manfaat dan cara pembuatan eco-enzyme setelah pelatihan, dibandingkan sebelum kegiatan yang hanya 59,33%. Dampak kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan peserta, tetapi juga membuka peluang wirausaha rumah tangga berbasis produk ramah lingkungan. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model edukasi pengelolaan limbah organik yang aplikatif dan berkelanjutan di masyarakat.
PENGENALAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN PREPARAT SEGAR TUMBUHAN, HEWAN DAN MIKROB UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU DAN SANTRI DI MADRASAH ALIYAH AL-HASANAH, BENGKULU TENGAH WIBOWO, RISKY H; Helmiyetti; Hidayah, Thoriqul; Setiawan, Redo; Rayani Sinaga, Livia; Agustiono
Indonesian Journal of Community Empowerment and Service (ICOMES) Vol. 5 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/icomes.v5i2.43089

Abstract

Di Indonesia pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) penting karena menajadi landasan dalam perkembangan teknologi. Perlu dilakukannya berbagai macam upaya meningkatkan pemahaman materi IPA khususnya biologi seperti memperbarui metode pembelajaran menjadi lebih kreatif dan inovatif agar dapat dipahami siswa Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan media praktikum biologi dengan meningkatkan keterampilan praktis santri dan guru dalam pembuatan preparat segar di Madrasah Aliyah Al-Hasanah, Bengkulu Tengah. Upaya ini penting untuk mendukung pembelajaran Biologi yang kreatif dan inovatif. Pelaksanaan berupa workshop dan praktik langsung yang diikuti oleh 24 peserta (santri kelas XI dan guru Biologi). Metode kegiatan mencakup penyampaian materi pengenalan mikroskop dan preparat, dilanjutkan dengan praktik pembuatan preparat mikroskopis dari bahan-bahan low-cost dan evaluasi. Lima jenis preparat berhasil dibuat dan diamati, meliputi: sel epitel mukosa pipih, sel ubi kayu, sel bawang merah, sel bakteri, dan hifa jamur dari tempe. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan penguasaan teknik pembuatan preparat segar pada peserta. Kegiatan ini berdampak signifikan pada ketersediaan media ajar mandiri serta meningkatkan kualitas praktikum Biologi di laboratorium sekolah. Keberhasilan ini memberikan solusi praktis bagi guru untuk mengintegrasikan kegiatan praktikum Biologi secara lebih intensif dan efektif.
Heavy metal accumulation and histopathology of fish muscle from contaminated rivers Helmiyetti; Lestari, Dian Fita; Jarulis; Turnando , Hengki; Wulan, Farisa Retno; Risditama , Ibranio
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 11 No. 01 (2026): May
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v11i01.2137

Abstract

Gold mining activities in Lebong release heavy metals into aquatic ecosystems, where fish act as bioindicators due to their ability to bioaccumulate pollutants. This study evaluated mercury and cadmium contamination in fish and examined histopathological responses in fish muscle. This research employed a descriptive quantitative approach. Water and fish samples were collected from the four rivers surrounding gold mining areas: Air Putih, Amen, Air Kotok, and Tambang Saweak rivers in Lebong Regency, Bengkulu Province, Indonesia. Heavy metals were analyzed using atomic absorption spectrophotometry, while histopathological examination was conducted microscopically. Data were analyzed descriptively and statistically. The results revealed that mercury and cadmium were detected in both water and fish. Mercury in the Amen River reached 0.14 mg/L, exceeding the permissible water quality standard, while cadmium remained below threshold limits. The highest mercury was recorded in Rasbora sp. (1.21 mg/kg), exceeding the maximum limit of 0.5 mg/kg, and the highest cadmium in T. trichopterus (3.54 mg/kg), substantially exceeding the permissible limit of 0.1 mg/kg. Histopathological examination of Rasbora sp., O. niloticus, H. nemurus, M. circumcinctus, and T. trichopterus, demonstrated muscle atrophy, edema, necrosis, fragmentation, splitted element, and degeneration. These findings indicate significant bioaccumulation of heavy metals and suggest potential risks to aquatic organisms and human health through fish consumption.