Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Bisinis Digital

KEWIRAUSAHAAN DIGITAL DI INDONESIA: TINJAUAN BIBLIOMETRIK MENUJU KETAHANAN BISNIS ERA INDUSTRI 5.0 Patimari, Siti; Soumena, Fadly Yashari
Jurnal Bisnis Digital Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Bisnis Digital, Vol. 3 No. 1 Mei-2025
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/j-bisdig.v3i1.3132

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi rendahnya literasi digital dan akses teknologi sebagai masalah utama dalam kewirausahaan digital di Indonesia. Tujuannya adalah untuk memetakan dinamika kewirausahaan digital dalam konteks transformasi ke Industri 5.0. Metode yang digunakan adalah pendekatan bibliometrik dengan data dari Dimensions, dianalisis menggunakan VOSviewer untuk visualisasi kolaborasi penulis dan institusi. Hasil menunjukkan peningkatan publikasi ilmiah dan kolaborasi internasional, dengan institusi seperti University of Granada sebagai pusat aktivitas. Penerapan teknologi digital terbukti meningkatkan efisiensi UMKM, terutama pascapandemi COVID-19. Saran yang diajukan meliputi peningkatan literasi digital melalui program pelatihan, penguatan kolaborasi lintas sektoral, dan pengembangan kebijakan inovasi teknologi untuk memperkuat ketahanan kewirausahaan digital di Indonesia.
INTEGRASI PENDEKATAN STEAM-VH DALAM BISNIS DIGITAL: ANALISIS BIBLIOMETRIK ATAS LITERATUR ILMIAH Faizal; Soumena, Fadly Yashari
Jurnal Bisnis Digital Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Bisnis Digital, Vol. 3 No. 1 Mei-2025
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/j-bisdig.v3i1.3137

Abstract

Pertumbuhan teknologi digital menghadirkan tantangan dan peluang baru dalam bisnis, namun penerapan pendekatan interdisipliner STEAM-VH (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, Values, and Humanities) di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini menganalisis perkembangan riset terkait integrasi STEAM-VH dalam bisnis digital melalui pendekatan bibliometrik dengan data dari berbagai database ilmiah. Analisis menggunakan VOSviewer memetakan kolaborasi penulis, institusi, serta tren dan tema penelitian. Hasilnya menunjukkan peningkatan publikasi sejak 2018, dengan fokus pada produk berbasis nilai kemanusiaan dan solusi teknologi humanistik. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman, hambatan budaya, dan minimnya sumber daya. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas SDM, strategi inovatif untuk mengatasi hambatan budaya, serta kolaborasi multidisipliner antara akademisi dan praktisi guna mendorong inovasi dan keberlanjutan bisnis digital yang berlandaskan prinsip STEAM-VH secara menyeluruh dan efektif.
POLA HUBUNGAN BISNIS DIGITAL DALAM ERA INDUSTRI 5.0; KAJIAN ANALISIS BIBLIOMETRIK latippa, Andi hijratul Aswad; Soumena, Fadly Yashari
Jurnal Bisnis Digital Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Bisnis Digital, Vol. 3 No. 1 Mei-2025
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/j-bisdig.v3i1.3166

Abstract

Era Industri 5.0 membawa perubahan signifikan dalam lanskap bisnis global, dengan penekanan pada integrasi teknologi digital yang semakin mendalam dan kehadiran teknologi biometrik sebagai komponen kunci dalam strategi bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tren penelitian bisnis digital secara global dengan pendekatan biometrik deskriptif. Metode biometrik yang diterapkan dalam penelitian ini memungkinkan dilakukannya analisis mendalam terhadap pola perilaku konsumen dan interaksi pengguna dengan inovasi digital dalam konteks Industri 5.0. Analisis bibliometrik mengungkapkan bahwa negara-negara seperti China, Malaysia, dan Amerika Serikat merupakan kontributor utama dalam publikasi ilmiah di bidang ini, meskipun Inggris menonjol dalam hal dampak sitasi. Selain itu, institusi seperti Universiti Sains Malaysia dan University of Johannesburg menunjukkan jaringan kolaborasi riset yang luas. Di sisi lain, kelompok peneliti dari Yunani memperlihatkan struktur kolaborasi yang solid dengan kontribusi sitasi yang tinggi, sementara sebagian peneliti lain masih menunjukkan keterbatasan dalam jejaring kolaboratif.