Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan PKM ke Kemenristekdikti: Motivasi, Peningkatan Pengetahuan, Kreatifitas Hardi, Hardi; Lubis, Nurhayani; Eka Putri, Gusmarila
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 2 No. 3 (2018): Pemberdayaan Berbasis Pengabdian dan Inovasi Pembelajaran: Refleksi Penguatan K
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.217 KB) | DOI: 10.35446/diklatreview.v2i3.325

Abstract

Permasalahan utama tidak berjalannya kegiatan Program Kreatifits Mahasiswa di Kehadiran Akademi Kesenian Melayu Riau (AKMR) adalah ketidak tahuan dan motivasi mahasiswa dari kelompok pengabdian dan belum maksimalnya informasi berkaitan dalam penulisan proposal untuk dikiirm ke kemenristekdikti. Prospek mahasiwa akamdemi keseina melayu riau melalui peltihan penemuan ide dan gagasan untuk membuat proposal Program Kreatifitas Mahasiwa sagat baik. Setelah mendapat arahan dan materi yang disampaikan oleh motivator dan tim pengabdian terlihat pemahaman dan motivasi dalam pembuatan proposal kewirausahaan para mahasiswa meningkat. Bisa terlihat setelah adanya tanya jawab bahwa mahasiswa sudah memahami dan termotivasi dalam membuat Proposal PKM-K yang akan diajukan ke kemenristekdi dan juga sebagai referensi untuk membuka usaha setealh tamat dari bangku kuliah. Dapat dilihat dari hasil kuesioner setelah diberinya materi dan penjelasan terkait pembuatan Proposal PKM-K, semua pernyataan 100% dijawab benar oleh mahasiswa.
PKM Kewirausahaan Remaja Masjid Baitul Amal Kelurahan Sungai Sibam Pekanbaru Hardi, Hardi; Lubis, Nurhayani
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 3 No. 2 (2019): Peran Pengabdian Masyarakat dalam Mendorong Inovasi dan Daya Saing SDM
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v3i2.356

Abstract

Permasalahan utama tidak berjalannya kegiatan kewirausahaan kerajinan bunga dari sabun bagi Remaja Masjid Baitul amal di masjid baltul Amal Kelurahan sungaisibam adalah ketidak tahuan dalam membuat kreatifitas bagi remaja masjid dari kelompok pengabdian dan belum maksimalnya informasi berkaitan dalam pembuatan kerajian bunga dari sabun. Prospek remaja masjid kelurahan sugai sibam melalui peltihan pembutan kerjainan bunga dari sabun sangat baik. Setelah mendapat arahan dan materi yang disampaikan oleh motivator dan tim pengabdian terlihat pemahaman dan motivasi dalam pembuatan proposal kewirausahaan para mahasiswa meningkat. Bisa terlihat setelah adanya tanya jawab bahwa remaja masjid sudah memahami dan termotivasi dalam membuat kerajinan bunga dari sabun yang bisa dijual di perumahan di lingkungan kelurahan sungaisibam dan juga sebagai referensi untuk membuka usaha untuk kelopok Remaja Masjid. Dapat dilihat dari hasil kuesioner setelah diberinya materi dan penjelasan terkait pembuatan kerjajinan bunga dari sabun, semua pernyataan 100% dijawab benar oleh Remaja Masjid.
Pelatihan Laporan Keuangan Sederhana Untuk Pengrajin Rotan Pekanbaru Kecamatan Rumbai Nofrizal, Nofrizal; Lubis, Nurhayani; Hardi, Hardi
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 4 No. 3 (2020): Penguatan Pelayanan Publik dan Inovasi Riil melalui Pengabdian Masyarakat dan P
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v4i3.505

Abstract

Pengrajin Rotan Kota Pekanbaru berdiri sejak 2007 silam, saat ini sudah terdapat 42 unitusaha pengrajin rotan di Kota Pekanbaru dimana sudah memiliki karyawan yang telah dibagitugas dan fungsinya berdasarkan keahlianya masing-masing, produk-produk yang dibuatnyadan dipasarkan merupakan produk yang berbahan rotan seperti membel, kursi meja,keranjang dan lain-lain. yang bahan baku rotanya berasal dari Sumatra barat, jawa dan Riau.Adapun permasalahan mitra berdasarkan hasil observasi dengan pemilik yaitu pengrajin rotankesulitan untuk mengetahui berapa banyak keluar dan masuk sumber-sumber keuangan.Sehingga pengrajin rotan kesulitan mengetahui berapa saja keuangan saat ini. Hasilpengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan menunjukan bahawa kegiatan yangdilaksanakan sangat bermanfaat bagi mitra dan pelatihan ini sangat penting bagi masa depanpengarajin rotan kota Pekanbaru
Pelatihan Pembuatan Kerajinan Berbahan Dasar Sampah dan Sosialisasi Bank Sampah Lubis, Nurhayani; Nofrizal, Nofrizal; Hardi, Hardi
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 5 No. 2 (2021): Penguatan Kompetensi, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat di Era New Normal
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v5i2.711

Abstract

Dewasa ini, sampah menjadi sumber masalah di berbagai daerah, terutama di perkotaan. Oleh karena itu, semua lapisan dan lapisan masyarakat dituntut untuk mampu mengelola sampah yang dimulai dari lingkungan sendiri. Pemanfaatan sampah merupakan salah satu solusi dalam mengatasi masalah sampah, hal ini dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan yang memadai dan dibutuhkan oleh mitra, dimana mitra kita adalah ibu-ibu. - Ibu RT 003 RW 001 Desa Sungai Sibam. Melihat permasalahan mitra maka diadakan pelatihan dan sosialisasi tentang bank sampah, dimana setelah adanya pelatihan diharapkan nantinya akan membuka peluang bagi mitra untuk dapat memperoleh penghasilan tambahan dari produk yang dihasilkan tanpa mengeluarkan modal yang besar.
PkM. Pemanfaatan Kulit Nenas Menjadi Pupuk Kompos Lubis, Nurhayani; Hardi, Hardi; Siregar, Inova Fitri; Maryanti, Sri; Nofrizal, Nofrizal
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 6 No. 1 (2022): Penguatan Kapasitas Masyarakat melalui Inovasi Pelayanan, Pendidikan, dan Pembe
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v6i1.809

Abstract

Nanas merupakan produk pertanian yang sangat diminati oleh masyarakat. Kabupaten Kampar merupakan salah satu sentra nanas di Provinsi Riau. Tingginya potensi perkebunan nanas di Kabupaten Kampar menjadikan nanas sebagai buah primadona di daerah tersebut. Namun, selama ini pemanfaatan nanas hanya untuk daging buahnya saja. Kulit nanas masih dibuang dan menjadi salah satu penyumbang volume sampah di Kabupaten Kampar. Oleh karena itu, tim dari unilak bekerjasama dengan mitra yaitu Bank Sampah Pandau Jaya yang berada di Kabupaten Kampar mencoba mengolah kembali kulit nanas menjadi kompos.
PELATIHAN PEMBUATAN F1 EMBIO di BANK SAMPAH GPS PUTRI HIJAU Lubis, Nurhayani; Siregar, Inova Fitri; Hardi, Hardi; Maryanti, Sri; Nofrizal, Nofrizal
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 7 No. 1 (2023): Transformasi Digital, Penguatan Kapasitas, dan Akselerasi Pemberdayaan Masyarak
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v7i1.1234

Abstract

Indonesia termasuk dalam 4 negara dengan lahan gambut terbesar di dunia. Tetapi, lahan gambut di Indonesia berbeda dengan lahan gambut dari negara lainnya, dimana lahan gambut Indonesia adalah lahan gambut tropik. Lahan gambut tropik adalah lahan gambut yang kurang subur. Hal ini disebabkan oleh lahan gambut di Indonesia terbentuk dari kayu-kayuan, akibatnya lignin yang ada pada lahan gambut tersebut tinggi. Sehingga sulit terurai, sehingga kurang subur yang akibatnya akan sulit dilakukan budidaya tanaman pada lahan gambut tersebut. Biasanya masyarakat melakukan pembakaran untuk menyuburkan tanah gambut. Dimana abu bekas bakaran tersebut diharapkan dapat memberikan kesuburan pada tanah karena mengandung unsur hara. Hal ini tentu saja memberikan banyak dampak negatif, diantaranya efek rumah kaca, turunnya gambut atau terjadi subsiden. Sehingga, jika hal ini dilakukan terus-menerus maka lahan gambut hanya akan menjadi padatan tanah saja yang tidak dapat dimanfaatkan lagi. Oleh karena itu, dilakukan pelatihan F1 Embio sebagai salah satu cara agar lahan gambut tetap bisa dimanfaatkan tanpa proses bakar. Karena F1 Embio dapat melakukan proses penguraian lignin menjadi lebih cepat. Sehingga, lahan gambut dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat untuk jangka waktu yang lama.
PELATIHAN PEMBUATAN ECO ENZYME PADA IBU-IBU KELURAHAN SUNGAI SIBAM, PEKANBARU Lubis, Nurhayani; Hardi, Hardi; Nofrizal, Nofrizal; Maryanti, Sri
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 1 No. 2 (2022): Inovasi Pengabdian Masyarakat untuk Pemberdayaan UMKM dan Komunitas
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdian_kompetif.v1i2.1255

Abstract

Pengabdian ini merupakan lanjutan dari pengabdian sebelumnya mengenai pelatihan pembuatan kerajinan tangan dengan memanfaatkan sampah plastik atau sampah non organik. Pengabdian kali ini mengambil judul pelatihan pembuatan eco enzim dari sampah organik. Sampah organik yang akan digunakan adalah sampah dapur, berupa sampah sayuran atau sampah berupa kulit buah yang dihasilkan oleh rumah tangga setiap hari. Eco enzyme juga menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan cairan pembersih, desinfektan, dan pupuk tanaman. Hal ini tentu sangat bermanfaat, karena selain hanya membutuhkan modal yang relatif kecil, pembuatan eco enzyme juga dapat mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Kegiatan ini juga dapat membantu mengurangi pengeluaran ibu-ibu di RT 003 RW 001 Desa Sungai Sibam Pekanbaru dan juga dapat menambah pengetahuan ibu-ibu tersebut dalam mengolah sampah rumah tangga.
Unveiling Consumer Affection: Exploring the Psychological Forces Driving Love and Willingness to Pay for Premium Laptop Brands Nofrizal, Nofrizal; N, Arizal; Aznuriyandi, Aznuriyandi; Lubis, Nurhayani; Zainuddin, Mohammad Tahir
Media Ekonomi dan Manajemen Vol 39, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/mem.v39i1.4569

Abstract

Premium laptop brands are increasingly loved by consumers, and despite the high prices, they are still willingness to pay. This study aims to determine the driving factors of consumer brand love and willingness to pay for premium laptop products. Psychological factors such as social status, Fear of Missing Out (FOMO), and Hedonism are driving factors. The survey technique was used to collect data on the answers of premium laptop consumer respondents using purposive sampling of 633 buyers of premium laptop products. Data analysis of data processing and presentation using Structural Equation Modeling using SmartPLS 4.0 software. The results showed that social status and Hedonism are driving factors for brand love and willingness to pay for premium laptop products. Next, FOMO feelings also cause hedonism, but cannot make customers willingness to pay (WTP). The role of brand love and hedonism can mediate social status and FOMO on willingness to pay.