Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL MELALUI RUMAH SOSIAL ”SALUYU” DI DESA SUKAMAJUKECAMATAN CIKAKAK, SUKABUMI Kardeti, Denti; Lubis, Nurhayani
Pekerjaan Sosial Vol 11, No 2 (2012): Peksos
Publisher : Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.457 KB) | DOI: 10.31595/peksos.v11i2.16

Abstract

AbstractThe research purpose, described Social Welfare Service Rumah Sosial “Saluyu” in Desa Sukamaju, Sukabumi with  participatory action research and  the qualitative approach. The steps are: Initial Reflection, Action Plan preparation, Implementation, Evaluation, Improvement, Re-Implementation, Re-Evaluation. Data resource is Social House Administration and assistant as primary data, Kepala Desa, PPKS,  PSKS officials and staff of Sosial District Sukabumi as secondary data by  indepth interview, FGD and documentation study. The result that Rumah Sosial “Saluyu” activities in implementing social welfare services is identification PMKS as WRSE, RTLH, Neglected Older People, People with Disability and Neglected Children; PSKS and networking with health local unit and nearest business field. The internal problem is  the status and the operational of Rumah Sosial, incentive and capacity of management, facilities and infrastructures.The external problem is the community attitude. To overcome those problems, the officials and assistant capacity are conducted in the form of understanding enhancement about PMKS, PSKS and resources that can be accessed such as the Ministry of Social Affair. After the evaluation, official capacity has not been seen increased, then the training conducted again by the researcher  and  they are able to make 3 proposals, “Overcome Neglected Children”, “Older People” and “Socio-Economy Vulnerable Women”. Keywords: social welfareservices, Rumah Sosial AbstrakTujuan Penelitian ini menggambarkan Pelayanan Kesejahteraan Sosial Rumah Sosial “Saluyu” di Desa Sukamaju, Sukabumi  dengan penelitian tindakan partisipatif  (participatory action research) dengan pendekatan kualitatif. Langkah-langkahnya, yaitu: Refleksi awal, Penyusunan rencana tindakan, Pelaksanaan tindakan/Implementasi, Evaluasi, Penyempurnaan, Re-Implementasi, dan Re-Evaluasi. Sumber data, yaitu: Pengurus dan Pendamping Rumah Sosial sebagai sumber data primer , dan Aparat Desa, Penerima Pelayanan, PSKS, dan Staf Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi sebagai sumber data sekunder dengan wawancara mendalam (indepth interview),diskusi kelompok terfokus,  dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Rumah Sosial “Saluyu” dalam menyelenggarakan pelayanan kesejahteraan sosial dalam bentuk mendata   PMKS yang terdiri dari WRSE (Wanita Rawan Sosial Ekonomi), RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), Lanjut Usia Terlantar, Penyandang Cacat dan Anak/Balita Terlantar., PSKS, dan melaksanakan jejaring baik dengan  UPTD Kesehatan dan dunia usaha yang terdekat. Diketahui  masalah interen yaitu status rumah sosial,  Juklak/Juknis Penyelenggaran Rumah Sosial, Insentif Pengurus, Kapasitas Pengurus, Sarana dan Prasarana, dan masalah eksteren Sikap Instansi terkait (Dinas Sosial) dan sikap masyarakat. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan penguatan kapasitas pengurus dan pendamping dalam bentuk peningkatan pemahaman tentang keberadaan rumah sosial secara utuh, mengenai PMKS, PSKS dan sumber yang bisa diakses salah satunya Kementerian Sosial. Selain itu diberikan pelatihan cara membuat proposal dan pelaporan. Selanjutnya, setelah dievaluasi, kapasitas pengurus belum terlihat meningkat, kemudian dilakukan lagi pelatihan yang sama oleh tim peneliti, dan setelah dievaluasi mereka mampu membuat 3 proposal, yaitu: Proposal untuk menangani masalah anak terlantar, lanjut usia, dan Wanita Rawan Sosial Ekonomi.    Kata kunci: pelayanan kesejahteraan sosial, Rumah Sosial
KONDISI KEHIDUPAN KELUARGA MISKIN PERKOTAAN (Studi Kasus Kondisi Sosial Keluarga Miskin di Kelurahan Sukapura Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung) Kardeti, Denti
Pekerjaan Sosial Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.719 KB) | DOI: 10.31595/peksos.v18i1.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi kehidupan keluarga miskin yang berada di Kelurahan Sukapura. Kondisi yang  menjadi fokus salah satunya  kondisi sosial. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif, untuk menggambarkan keadaan keluarga miskin di Kelurahan Sukapura. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data melalui kuisioner, wawancara terstruktur, studi dokumentasi dan observasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif berupa diagram pie. Hasil penelitian memperlihatkan sebagian responden tinggal di pemukiman kumuh yang diwariskan tetapi tidak bersertifikat, karena tanah tersebut milik PT Kereta Api Indonesia, rumah terbuat dari tembok berkualitas rendah, usang atau tidak diplester, kondisi lantai terbuat dari semen atau kramik berkualitas rendah, dan luasnya kurang dari 8 m2 per orang, biaya kesehatan menggunakan cara berobat gratis. Kondisi sosial keluarga reponden cukup baik dalam kehidupan sehari-hari. Biaya kesehatan terdekat umumnya tidak terjangkau, mereka berobat gratis dengan BPJS/KIS. Pada kondisi perekonomiannya, keluarga responden berpenghasilan di bawah UMR belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagian responden memiliki hutang dan pengembaliannya umumnya memberatkan mereka.                                              Kata Kunci: Kondisi Kehidupan, Keluarga Miskin, Kemiskinan Perkotaan
KUALITAS HIDUP EKS PEKERJA MIGRAN LINTAS NEGARA DI DUSUN PUSAKAJATI DESA PUSAKARATU KECAMATAN PUSAKANAGARA KABUPATEN SUBANG Utami, Briyanwidi; Kardeti, Denti; Subardhini, Meiti
Pekerjaan Sosial Vol 18, No 2 (2019): PEKSOS
Publisher : Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.941 KB) | DOI: 10.31595/peksos.v18i2.201

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dialami eks pekerja migran lintas negara setelah kembali ke daerah asal di Dusun Pusakajati Desa Pusakaratu Kecamatan Pusakanagara Kabupaten Subang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang ?Kualitas Hidup Eks Pekerja Migran Lintas Negara di Dusun Pusakajati Desa Pusakaratu Kecamatan Pusakanagara Kabupaten Subang?. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini aalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan Samepl Wilayah dengan jumlah sasaran 57 jiwa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket/kuesioner, wawancara tidak terstruktur, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian dilakukan menunjukkan bahwa Kualitas Hidup Eks Pekerja Migran Lintas Negara berada pada tingkatan sedang atau cukup berkualitas hal tersebut ditunjukkan oleh total skor dari empat aspek. Aspek hubungan sosial termasuk dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 72,73 persen. Rekomendasi program untuk pemecahan permasalahan yaitu Pengembangan Kapasitas Eks Pekerja Migran Lintas Negara melalui Pembentukkan Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Program ini merupakan rangkaian kegiatan yang terdiri atas penyuluhan mengenai pemberian motivasi serta strategi pemasaran, pelatihan dan produksi Abon Lele serta pembentukkan KUBE. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas eks pekerja migran lintas negara dalam memperoleh penghasilan melalui pemanfaatan waktu luang dan usaha bersama.
KUALITAS KELEKATAN ANAK DENGAN PENGASUH DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (LKSA) AL-KAUTSAR LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Mu'alimatus Sholihah; Denti Kardeti; Meiti Subardhini
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 8, No 2 (2019): Empati Edisi Desember 2019
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v8i2.16406

Abstract

Abstract. Attachment refers to a relationship or emotional bonding that last for a long time, intertwined between individuals and attachment figures that are characterized by a desire to seek and maintain closeness to the attachment figures, especially in pressure time. This research aims to gain the empirical description about warmth of children to caregivers. The method in this research uses descriptive method with a quantitative approach.  Sampling in this research is census, and data collection technique uses: 1) questionnaire, 2) interview, 3) observation, and 4) documentation study. As for the measuring instrument validity test uses face validity. Furthermore, the result analysed through quantitative and qualitative analysis. The result shows that the attachment quality of children to caregivers in Al-Kautsar’s Children Welfare Institution Lembang, West Bandung Regency is in moderate category. Therefore, it is necessary to make an improvement throught the proposed program which is EDUFAS (Education and Fun Sharing) “Improvement of The Attachment Quality of Children to Caregivers in Al-Kautsar’s Children Welfare Institution Lembang, West Bandung Regency”. Abstrak. Kualitas kelekatan (attachment) merujuk pada ikatan emosional yang bertahan dalam waktu yang lama, terjalin antara individu dengan figur lekatnya yang ditandai adanya keinginan untuk mencari dan memelihara kedekatan dengan figur lekat tersebut terutama pada saat-saat yang menekan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran empiris tentang kehangatan (warmth) anak dengan pengasuh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini adalah sensus, yaitu dengan jumlah responden sebanyak 38 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: 1) kuesioner, 2) wawancara tidak terstruktur, 3) observasi, dan 4) studi dokumentasi. Adapun uji validitas alat ukur menggunakan validitas muka (face validity). Selanjutnya hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kelekatan anak dengan pengasuh di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Al-Kautsar Lembang Kabupaten Bandung Barat termasuk dalam kategori sedang. Begitu pula pada semua aspek dalam kualitas kelekatan termasuk dalam kategori sedang. Maka dari itu diperlukan upaya peningkatan melalui program yang diusulkan yaitu EDUFAS (Educating and Fun Sharing) “Peningkatan Kualitas Kelekatan Anak dengan Pengasuh di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al-Kautsar Lembang Kabupaten Bandung Barat”.   
PERCEPTIONS OF BENEFICIARY FAMILIES OF INTEGRATED SOCIAL PROTECTION SERVICES IN POVERTY ALLEVIATION THROUGH CENTER OF SOCIAL WELFARE (PUSKESOS) (CASE STUDY OF SABILULUNGAN INTEGRATED SERVICE AND REFERRAL SYSTEM (SLRT) PROGRAM IN BANDUNG REGENCY) Denti Kardeti; Budhi Gunawan; Binahayati Rusyidi; Mira Azzasyofia
Indonesian Journal of Social Work Vol 4 No 1 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/ijsw.v4i1.293

Abstract

This study shows the factors that influence integrated social protection services from the perspective of the beneficiaries at integrated and referral system (SLRT) in Bandung Regency. Respondents of this study were 284 beneficiaries of integrated social protection services. This research uses quantitative research methods. The results of this study indicate that center of social welfare (Puskesos) in Bandung Regency have implemented integrated social protection. Beneficiary families also considered that officers were able to provide new information as an effort to solve problems. The existence of Puskesos provides convenience and time effectiveness for beneficiary families due to the one-stop service. This one-stop service proves that there is coordination and communication between related agencies. This collaboration is supported by the commitment of various parties, such as stakeholders in Bandung Regency from local stakeholders at the village level to Puskesos officials themselves. However, in infrastructure aspect, some beneficiary families felt they were not satisfied with infrastructure, such as the comfort when they were about to submit a complaint.
ASPEK KEHANGATAN DAN KEPERCAYAAN DALAM KUALITAS KELEKATAN ANAK DENGAN PENGASUH DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (LKSA) ALKAUTSAR LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Mu'alimatus Sholihah; Meiti Subardhini; Denti Kardeti
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Vol 2 No 1 (2020): REHSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.747 KB) | DOI: 10.31595/rehsos.v2i1.253

Abstract

Kualitas kelekatan (attachment) merujuk pada hubungan atau ikatan emosional yang bertahan dalam waktu yang lama, terjalin antara individu dengan figur lekatnya yang ditandai adanya keinginan untuk mencari dan memelihara kedekatan dengan figur lekat tersebut terutama pada saat-saat yang menekan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran empiris tentang kehangatan (warmth) dan kepercayaan (trust) anak dengan pengasuh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini adalah sensus, yaitu dengan jumlah responden sebanyak 38 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: 1) kuesioner, 2) wawancara tidak terstuktur, 3) observasi, dan 4) studi dokumentasi. Adapun uji validitas alat ukur menggunakan validitas muka (face validity). Selanjutnya hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik analisa data statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kelekatan anak dengan pengasuh di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Al Kautsar Lembang Kabupaten Bandung Barat termasuk dalam kategori sedang. Begitu pula pada semua aspek dalam kualitas kelekatan termasuk dalam kategori sedang. Maka dari itu kegiatan edukasi dan diskusi yang menyenangkan (Education and Fun Sharing) diperlukan upaya peningkatan kualitas kelekatan anak dengan pengasuh. Kata Kunci:Kelekatan; Anak-anak; Pengasuh
PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL MELALUI RUMAH SOSIAL ”SALUYU” DI DESA SUKAMAJUKECAMATAN CIKAKAK, SUKABUMI Denti Kardeti; Nurhayani Lubis
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 11 No 2 (2012): PEKSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v11i2.16

Abstract

AbstractThe research purpose, described Social Welfare Service Rumah Sosial “Saluyu” in Desa Sukamaju, Sukabumi with  participatory action research and  the qualitative approach. The steps are: Initial Reflection, Action Plan preparation, Implementation, Evaluation, Improvement, Re-Implementation, Re-Evaluation. Data resource is Social House Administration and assistant as primary data, Kepala Desa, PPKS,  PSKS officials and staff of Sosial District Sukabumi as secondary data by  indepth interview, FGD and documentation study. The result that Rumah Sosial “Saluyu” activities in implementing social welfare services is identification PMKS as WRSE, RTLH, Neglected Older People, People with Disability and Neglected Children; PSKS and networking with health local unit and nearest business field. The internal problem is  the status and the operational of Rumah Sosial, incentive and capacity of management, facilities and infrastructures.The external problem is the community attitude. To overcome those problems, the officials and assistant capacity are conducted in the form of understanding enhancement about PMKS, PSKS and resources that can be accessed such as the Ministry of Social Affair. After the evaluation, official capacity has not been seen increased, then the training conducted again by the researcher  and  they are able to make 3 proposals, “Overcome Neglected Children”, “Older People” and “Socio-Economy Vulnerable Women”. Keywords: social welfareservices, Rumah Sosial AbstrakTujuan Penelitian ini menggambarkan Pelayanan Kesejahteraan Sosial Rumah Sosial “Saluyu” di Desa Sukamaju, Sukabumi  dengan penelitian tindakan partisipatif  (participatory action research) dengan pendekatan kualitatif. Langkah-langkahnya, yaitu: Refleksi awal, Penyusunan rencana tindakan, Pelaksanaan tindakan/Implementasi, Evaluasi, Penyempurnaan, Re-Implementasi, dan Re-Evaluasi. Sumber data, yaitu: Pengurus dan Pendamping Rumah Sosial sebagai sumber data primer , dan Aparat Desa, Penerima Pelayanan, PSKS, dan Staf Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi sebagai sumber data sekunder dengan wawancara mendalam (indepth interview),diskusi kelompok terfokus,  dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Rumah Sosial “Saluyu” dalam menyelenggarakan pelayanan kesejahteraan sosial dalam bentuk mendata   PMKS yang terdiri dari WRSE (Wanita Rawan Sosial Ekonomi), RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), Lanjut Usia Terlantar, Penyandang Cacat dan Anak/Balita Terlantar., PSKS, dan melaksanakan jejaring baik dengan  UPTD Kesehatan dan dunia usaha yang terdekat. Diketahui  masalah interen yaitu status rumah sosial,  Juklak/Juknis Penyelenggaran Rumah Sosial, Insentif Pengurus, Kapasitas Pengurus, Sarana dan Prasarana, dan masalah eksteren Sikap Instansi terkait (Dinas Sosial) dan sikap masyarakat. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan penguatan kapasitas pengurus dan pendamping dalam bentuk peningkatan pemahaman tentang keberadaan rumah sosial secara utuh, mengenai PMKS, PSKS dan sumber yang bisa diakses salah satunya Kementerian Sosial. Selain itu diberikan pelatihan cara membuat proposal dan pelaporan. Selanjutnya, setelah dievaluasi, kapasitas pengurus belum terlihat meningkat, kemudian dilakukan lagi pelatihan yang sama oleh tim peneliti, dan setelah dievaluasi mereka mampu membuat 3 proposal, yaitu: Proposal untuk menangani masalah anak terlantar, lanjut usia, dan Wanita Rawan Sosial Ekonomi.    Kata kunci: pelayanan kesejahteraan sosial, Rumah Sosial
KONDISI KEHIDUPAN KELUARGA MISKIN PERKOTAAN (Studi Kasus Kondisi Sosial Keluarga Miskin di Kelurahan Sukapura Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung) Denti Kardeti
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 18 No 1 (2019): PEKSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v18i1.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi kehidupan keluarga miskin yang berada di Kelurahan Sukapura. Kondisi yang  menjadi fokus salah satunya  kondisi sosial. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif, untuk menggambarkan keadaan keluarga miskin di Kelurahan Sukapura. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data melalui kuisioner, wawancara terstruktur, studi dokumentasi dan observasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif berupa diagram pie. Hasil penelitian memperlihatkan sebagian responden tinggal di pemukiman kumuh yang diwariskan tetapi tidak bersertifikat, karena tanah tersebut milik PT Kereta Api Indonesia, rumah terbuat dari tembok berkualitas rendah, usang atau tidak diplester, kondisi lantai terbuat dari semen atau kramik berkualitas rendah, dan luasnya kurang dari 8 m2 per orang, biaya kesehatan menggunakan cara berobat gratis. Kondisi sosial keluarga reponden cukup baik dalam kehidupan sehari-hari. Biaya kesehatan terdekat umumnya tidak terjangkau, mereka berobat gratis dengan BPJS/KIS. Pada kondisi perekonomiannya, keluarga responden berpenghasilan di bawah UMR belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagian responden memiliki hutang dan pengembaliannya umumnya memberatkan mereka.                                              Kata Kunci: Kondisi Kehidupan, Keluarga Miskin, Kemiskinan Perkotaan
KUALITAS HIDUP EKS PEKERJA MIGRAN LINTAS NEGARA DI DUSUN PUSAKAJATI DESA PUSAKARATU KECAMATAN PUSAKANAGARA KABUPATEN SUBANG Briyanwidi Utami; Denti Kardeti; Meiti Subardhini
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 18 No 2 (2019): PEKSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v18i2.201

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dialami eks pekerja migran lintas negara setelah kembali ke daerah asal di Dusun Pusakajati Desa Pusakaratu Kecamatan Pusakanagara Kabupaten Subang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang “Kualitas Hidup Eks Pekerja Migran Lintas Negara di Dusun Pusakajati Desa Pusakaratu Kecamatan Pusakanagara Kabupaten Subang”. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini aalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan Samepl Wilayah dengan jumlah sasaran 57 jiwa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket/kuesioner, wawancara tidak terstruktur, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian dilakukan menunjukkan bahwa Kualitas Hidup Eks Pekerja Migran Lintas Negara berada pada tingkatan sedang atau cukup berkualitas hal tersebut ditunjukkan oleh total skor dari empat aspek. Aspek hubungan sosial termasuk dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 72,73 persen. Rekomendasi program untuk pemecahan permasalahan yaitu Pengembangan Kapasitas Eks Pekerja Migran Lintas Negara melalui Pembentukkan Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Program ini merupakan rangkaian kegiatan yang terdiri atas penyuluhan mengenai pemberian motivasi serta strategi pemasaran, pelatihan dan produksi Abon Lele serta pembentukkan KUBE. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas eks pekerja migran lintas negara dalam memperoleh penghasilan melalui pemanfaatan waktu luang dan usaha bersama.
Resiliensi Anak yang Berhadapan dengan Hukum di Sentra "Paramita" Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat Muhamad Ari Purnamaaji; Denti Kardeti; Eri Susanto
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 22 No 1 (2023): PEKSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v22i1.639

Abstract

Children in conflict with the law that undergoing the rehabilitation at Paramita Center cannot live their lives freely, causing feelings of misery, discomfort, boredom, and suffering. This study aims to determine the level of resilience ABH which includes aspects external support, Inner Strength, interpersonal and problem-solving skills. The method used in this study is a quantitative method with a descriptive survey. The sampling in this study used a purposive sampling on 23 ABH. The data collection techniques used were questionnaires, unstructured interviews, and documentation studies. The results showed that the aspect of resilience that gets the highest score is the Inner strength (87,31%), the next is the external support (81,21%) and the last is the interpersonal and problem solving skills (74,78%). Overall, the resilience level of ABH is good, where 2 aspects are in the high category and 1 aspect is in the medium category. The resilience of ABH is very possible to change considering that it is a dynamic process that involves the role of various factors so the researcher recommends a program for Strengthening Resilience of ABH through Self Help Groups.