Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN PEMASARAN MELALUI TEKNOLOGI DIGITAL DI DESA KALISUREN KECAMATAN TAJURHALANG BOGOR Suryowati, Budi; Pohan, Fanny Suzuda; Hayzavina, Aliesha; Aryani, Putri
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2025): SWADIMAS EDISI JANUARI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no1.716

Abstract

Bogor is a city with economic potential in the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) sector. However, most entrepreneurs in Bogor have not optimally utilized digital technology to market their products. Based on the survey conducted, it was found that the community is reluctant to use digital media to promote their products, primarily due to a lack of knowledge and skills related to digital marketing. This activity aims to enhance the understanding and skills of MSME actors in using digital technology, mainly social media like Instagram and WhatsApp, as marketing tools. The methods used include lectures, discussions, hands-on practice in using social media, and evaluations through pre-tests and post-tests. The training results showed a significant improvement among participants in understanding digital marketing, with 75% of participants better understanding marketing concepts and 67% understanding digital marketing in greater depth. Additionally, 50% of the participants can now create engaging social media content and plan to implement it in their businesses. This activity is expected to encourage MSME actors to continue utilizing digital technology in developing their businesses.Bogor merupakan kota yang memiliki potensi ekonomi di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, sebagian besar pelaku usaha di Bogor belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk pemasaran produk mereka. Berdasarkan survei yang dilakukan, ditemukan bahwa masyarakat enggan menggunakan media digital dalam promosi produk mereka, sebagian besar karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan terkait pemasaran digital. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menggunakan teknologi digital, khususnya media sosial seperti Instagram dan WhatsApp, sebagai alat pemasaran. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktek langsung penggunaan media sosial, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada peserta dalam hal pemahaman pemasaran digital, dengan 75% peserta lebih memahami konsep pemasaran dan 67% memahami digital marketing secara lebih mendalam. Selain itu, 50% peserta kini mampu membuat konten media sosial yang menarik dan berencana untuk menerapkannya dalam bisnis mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM untuk terus memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usaha mereka.
Study of Cultural Preservation and Protection of Cultural Values through Ethnocentricity of Domestic Products Suryowati, Budi
Manager : Jurnal Ilmu Manajemen Vol. 6 No. 3 (2023): Manager : Jurnal Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalization influences people's behavior in aspects of life. Changes in people's behavior include lifestyle, one of which is the desire to use foreign products. This research wants to find out how ethnocentric consumers are among Trilogi Uni-versity students, which totals 2,289 students. To assess consumer ethnocentrism using CETSCALE as a measure. Using the Structural Equation Modeling (SEM) method, the results of the study show that their opinions on ethnocentric in the form of protectionism, socio-economic conservatism, and ultra-nationalism affect unwillingness to buy foreign products, and opinions on na-tionalism do not affect unwillingness to buy foreign products
FOMO, INFLUENCER, VIRAL MARKETING DAN MINAT BELI PRODUK WARDAH DI PLATFORM TIKTOK GENERASI MILENIAL Suryowati, Budi; Pangestuti, Reni
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh FOMO, influencer marketing, dan viral marketing terhadap minat beli produk Wardah di TikTok pada segmen generasi milenial. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya strategi pemasaran digital melalui platform TikTok yang kini menjadi tren di kalangan Gen Z dan milenial. Wardah sebagai brand kosmetik lokal aktif memanfaatkan influencer populer seperti Tasya Farasya dan fitur TikTok Shop untuk meningkatkan penjualan produk. Populasi yang menjadi objek dalam penelitian ini mencakup individu dari kalangan generasi milenial yang aktif menggunakan platform TikTok di Indonesia. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria responden pernah melihat iklan atau promosi Wardah di Tiktok, aktif menggunakan TikTok minimal 3 kali seminggu, dan mengenal Tasya Farasya sebagai beauty influencer. Jumlah sampel ditentukan berdasarkan rumus Slovin sebanyak 100 responden untuk mendapatkan hasil yang representatif.. Data dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS 4.0, dan hasilnya menunjukkan bahwa FOMO, Influencer Marketing, serta Viral Marketing berpengaruh positif terhadap minat beli produk Wardah di TikTok pada generasi milenial.
TRANSFORMASI DIGITAL UMKM DESA TAJUR HALANG: PELATIHAN STRATEGI PEMASARAN ONLINE DAN PENGELOLAAN KONTEN PROMOSI Suryowati, Budi; Widhiastuti, Rosalia Nansih; Harianti, Ati; Pohan, Fanny Suzuda
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2026): SWADIMAS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no1.1058

Abstract

This community service activity was conducted in Tajur Halang Village, Tajur Halang District, Bogor Regency, with a focus on increasing the capacity of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) to address digital marketing challenges. The main challenges partners face are low digital literacy and limited market access, which prevent MSMEs from fully leveraging digital media for product promotion and sales. The objective of this activity was to improve the community’s understanding, skills, and confidence in managing digital-based marketing and expanding market reach through social media and e-commerce platforms. The implementation method used a participatory-educational approach through training, simulations, and direct mentoring. Materials covered basic marketing concepts, digital marketing strategies, promotional content creation, product photography, and the use of digital business applications such as WhatsApp Business. The activity results showed a significant increase in marketing understanding (from 52% to 79%), promotional content creation skills, and participants’ confidence in using digital media. Participants also began utilizing marketplaces and social media to promote their products independently. This program successfully empowered the Tajur Halang Village community to be more adaptive to digital transformation and strengthened the competitiveness of local MSMEs in the digital economy era.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tajur Halang, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, dengan fokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menghadapi tantangan digitalisasi pemasaran. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya literasi digital dan keterbatasan akses pasar, yang menyebabkan pelaku UMKM belum mampu memanfaatkan media digital secara optimal untuk promosi dan penjualan produk. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri masyarakat dalam mengelola pemasaran berbasis digital serta memperluas jangkauan pasar melalui media sosial dan platform e-commerce. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui pelatihan, simulasi, dan pendampingan langsung. Materi meliputi konsep dasar pemasaran, strategi digital marketing, pembuatan konten promosi, fotografi produk, serta penggunaan aplikasi bisnis digital seperti WhatsApp Business. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pemahaman pemasaran (dari 52% menjadi 79%), kemampuan pembuatan konten promosi, dan kepercayaan diri peserta dalam menggunakan media digital. Peserta juga mulai memanfaatkan marketplace dan media sosial untuk promosi produk secara mandiri. Program ini berhasil memberdayakan masyarakat Desa Tajur Halang untuk lebih adaptif terhadap transformasi digital dan memperkuat daya saing UMKM lokal di era ekonomi digital