Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengolahan Limbah Pertanian sebagai Pakan Ternak di Kawasan Transmigrasi Uluklubuk Kabupaten Malaka Budiarto, Agus; Wijana, Susinggih; Kartikaningrum, Widhistya; Atikah, Husna; Pratama, Muhammad Fhikri Yudha; Ngabu, Wigbertus
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i2.203

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara agraris dengan produksi limbah pertanian yang sangat melimpah setiap tahunnya, misalnya jerami padi, jagung, batang, daun dan kulit kacang hijau, daun pisang dan lain-lain. Kabupaten Malaka, merupakan salah satu wilayah dengan potensi pengembangan produk pakan ternak yang cukup besar. Hal ini dikarenakan jumlah ternak ruminansia terutama sapi di Kabupaten Malaka yang melimpah sejalan dengan cukup melimpahnya hijauan pada musim panen. Selain itu, pakan ternak di Kabupaten Malaka dapat menjadi solusi untuk mengatasi kekurangan pakan alami ternak di musim kemarau. Oleh karena itu, kegiatan pendampingan pengolahan pakan ternak bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada masyarakat untuk meningkatkan nutrisi, meningkatkan daya cerna, dan mempertahankan kualitas bahan pakan yang umumnya berasal dari sisa-sisa hasil pertanian, perkebunan, dan industri.
Perancangan Prototipe Penjernihan Air melalui Filtrasi dengan Bantuan Filter Tabung Tipe FRP Widodo, Agung Sugeng; Pamungkas, Ilham Akbar; Anam, Khoiril; Ngabu, Wigbertus
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i2.204

Abstract

Program kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya air bersih dan meningkatkan ketersediaan air bersih di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka. Pada daerah tersebut diperlukan adanya edukasi serta pendampingan proses penjernihan air karena karakteristik air yang ada memiliki ciri yang sama dengan air payau dan air asin. Pemilihan metode filtrasi dengan bantuan filter tabung tipe FRP dilakukan karena efektif untuk menghilangkan cemaran fisik dan bahan kimia berbahaya yang terdapat pada air. Selain itu, dilakukan pula pendampingan perangkaian peralatan filter sederhana untuk menghilangkan bau, warna, dan kotoran yang mengganggu pada air. Evaluasi kegiatan dilakukan dalam bentuk survei umpan balik setelah kegiatan pendampingan dilakukan. Pada pelaksanaan kegiatan pendampingan dan pelatihan diberikan materi terkait pentingnya air bersih, metode penjernihan air, dan pemanfaatan teknologi dalam memperoleh air bersih. Hasil program kegiatan ini, yaitu masyarakat setempat menunjukkan bahwa sasaran kelompok pendampingan memiliki peningkatan pengetahuan mengenai penggunaan sistem penjernihan air sederhana serta pemanfaatan teknologi berupa penggunaan filter tabung tipe FRP untuk meningkatkan efektivitas penjernihan air.
Diseminasi dan Intensifikasi Budidaya Jagung Varian Nusa 01 di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur Doppy Roy Nendissa; Susinggih Wijana; Maimau, Melianus; Ngabu, Wigbertus
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.282

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman serealia bernilai ekonomi tinggi di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan, di mana jagung menjadi komoditas penting bagi masyarakat setempat. Namun, produktivitas jagung di wilayah ini masih rendah karena penggunaan benih lokal dan teknik budidaya yang kurang optimal. Tujuan dari Program Dana Padanan 2024 di kabupaten TTS ini adalah untuk memperkenalkan varietas unggul jagung Nusa 01 kepada petani di Desa Oebobo, Kecamatan Batu Putih, serta meningkatkan keterampilan budidaya melalui kegiatan diseminasi dan intensifikasi. Metode yang digunakan dalam Program dana padanan ini meliputi sosialisasi, pendampingan teknis budidaya, serta monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan penerapan teknik budidaya yang tepat oleh para petani. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan petani dalam budidaya jagung, dengan potensi produksi yang mencapai 10-12 ton/ha menggunakan varietas Nusa 01. Penerapan teknik budidaya yang tepat serta penggunaan varietas unggul seperti Nusa 01 dapat meningkatkan produktivitas jagung, mendorong kemandirian benih, serta meningkatkan efisiensi produksi di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Pemberdayaan Sistem Tata Kelola Irigasi sebagai Upaya Optimalisasi Penggunaan Sumber Daya Air pada Pertanian di Kabupaten Nagekeo Hidayat, Nur; Yudo Tyasmoro, Setyono; Akbar Pamungkas, Ilham; Ngabu, Wigbertus
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.321

Abstract

Sektor pertanian di Indonesia menyumbang sekitar 13-15% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dan menyerap banyak tenaga kerja, terutama di daerah pedesaan. Kabupaten Nagekeo memiliki sektor pertanian yang sangat bergantung pada sistem irigasi untuk mendukung kebutuhan air bagi lahan pertaniannya. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya air di sektor pertanian. Metode pelaksanaan pada kegiatan pengabdian tersebut berupa wawancara dan survei secara langsung untuk mengetahui kondisi lahan dan irigasi. Selain itu, dilakukan workshop serta pelatihan untuk menyampaikan informasi terkait tata kelola irigasi lahan pertanian. Kegiatan ini melibatkan beberapa pihak, di antaranya yaitu petani, PPL, serta anggota P3A. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Melalui pelatihan, petani dapat memanfaatkan teknik irigasi efisien, seperti rotasi penggunaan air, yang terbukti mengurangi pemborosan dan meningkatkan hasil pertanian. Selain itu, para petani mulai menerapkan sistem irigasi yang sesuai untuk diterapkan pada lahan pertaniannya seperti irigasi tetes. Peningkatan pengelolaan irigasi ini, ditambah dengan pembagian wilayah pertanian berdasarkan akses air, berkontribusi pada stabilitas produksi, ketahanan pangan, dan kesejahteraan petani, serta menunjukkan pentingnya kolaborasi antara petani dan pemerintah dalam merawat infrastruktur irigasi untuk keberlanjutan sektor pertanian. Adanya kegiatan pengabdian tersebut, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan pertanian di Kabupaten Nagekeo melalui penerapan sistem tata kelola irigasi yang tepat.
PENAMBAHAN METODE NEURAL NETWORK DALAM PEMODELAN GSTAR-SUR UNTUK MENGATASI KASUS NON LINIER PADA PERAMALAN DATA CURAH HUJAN Iriany, Atiek; Fernandes, Adji Achmad Rinaldo; Efendi, Achmad; Putri, Henida Ratna Ayu; Ariyanto, Danang; Ngabu, Wigbertus
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v12n1.p226-236

Abstract

Salah satu model peramalan yang dapat yang menggabungkan unsur spasial (spatial) dan temporal (time) adalah Generalized Space Time Autoregressive (GSTAR). Pendugaan parameter yang digunakan adalah Seemingly Unrelated Regression (SUR). Peramalan iklim pada tanaman hortikultura pada masa kini sulit untuk diprediksi karena memiliki pola dan karakteristik yang sulit diidentifikasi dan dapat disebut aktivitas non linier. Unsur non linier ini dapat ditangkap oleh metode neural network. Penelitian ini ingin mengetahui hasil peramalan curah hujan pada 6 wilayah di Tengger menggunakan model GSTAR dengan pendugaan parameter menggunakan metode SUR dan digabungkan dengan neural network agar hasil peramalan yang lebih akurat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data curah hujan enam lokasi di wilayah Tengger, yakni Ngadirejo, Puspo, Wonokitri, Argosari, Ngadas, dan Wonokerto. Model yang tepat dalam melakukan peramalan pada data curah hujan pada 6 lokasi Tengger adalah model GSTAR (1,2,3,4,5,6,7,36(1)) Backpropagation Neural Network (96-120-6).
ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKTIVITAS JAGUNG DI DESA ANAENGGE KECAMATAN KODI KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA Ngabu, Wigbertus; Iriany, Atiek
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2471

Abstract

Komoditas jagung merupakan bahan makanan utama kedua setelah beras. Selain itu, jagung juga digunakan sebagai bahan pakan ternak dan bahan baku industri. Jika pemenuhan bahan pakan terganggu, maka pada akhirnya akan mengganggu pemenuhan kebutuhan protein dan peningkatan gizi bagi masyarakat. Oleh karena itu, jagung dipandang sebagai komoditas yang cukup strategis seperti halnya beras. Jagung merupakan salah satu sumber karbohidrat yang cukup potensial terutama di Indonesia Timur. Selain sebagai sumber bahan pangan, jagung juga menjanjikan banyak harapan untuk dijadikan sebagai bahan baku berbagai macam keperluan industri. Salah satu daerah potensial untuk produksi jagung adalah Kabupaten Sumba Barat daya yang memiliki banyak lahan marjinal (lahan kering). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas Jagung di Kabupaten Sumba Barat Daya dengan benih unggul Brawijaya Nusa 01. Metode yang digunakan yaitu regresi linear berganda, dan diproleh hasil variabel yang signifikan berpengaruh terhadap produktivitas jagung di desa Anaengge Kabupaten Sumba Barat Daya Luas Lahan, Benih, NPK, Urea, Pestisida. Diproleh hasil R2 sebesar 93.26%, hasil ini menujukan variabel produktivitas jagung