Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Edukasi Dampak Perkawinan Anak Bagi Kesehatan di Desa Mbawi, Dompu Nur Husnul Khatimah; Erham Erham; Fathurrahman Fathurrahman; Sutriawan Sutriawan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6664

Abstract

Perkawinan anak masih terus terjadi di Indonesia, bahkan angkanya merupakan yang tertinggi kedua di ASEAN. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, sekitar 1.220.900 anak di Indonesia mengalami perkawinan usia anak, dan ini belum termasuk praktik perkawinan anak di bawah tangan (nikah siri). Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) juga tercatat memiliki angka kasus perkawinan anak yang tinggi, dengan kabupaten Dompu menduduki urutan ketiga tertinggi di NTB. Salah satu strategi yang dapat diimplementasikan adalah memberikan edukasi kesehatan kepada remaja dengan tujuan meningkatkan pengetahuan mereka tentang dampak dari perkawinanan anak. Program kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Desa Mbawi, Kabupaten Dompu tentang dampak buruk dari pekawinan anak, khususnya bagi remaja yang menjadi peran utama yang memberi dampak bagi kesehatan mental maupun kesehatan reproduksi remaja. Peserta kegiatan ini diikuti oleh orangtua remaja sebanyak 20 orang, remaja pria dan wanita sebanyak 30 orang. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab langsung kepada remaja tentang dampak pernikahan anak bagi kesehatan Hasil dari pengabdian ini menunjukan bahwa orangtua remaja dan remaja memiliki pemahaman yang baik, merespons dengan positif, dan sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini
Edukasi Gizi yang Tepat Dalam Mencegah Stunting dengan Menggunakan Media Booklet dan Poster Nur Husnul Khatimah; Erham Erham; Fathurrahman Fathurrahman; Dea Zara Avila; Alkhair Alkhair
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6849

Abstract

Stunting adalah masalah kesehatan global yang berdampak negatif yang cukup besar pada sebuah negara. Stunting pada balita sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan fisik serta kognitif anak. Untuk mencegah stunting, pemberdayaan masyarakat penting, khususnya melalui peran kader posyandu dan ibu dengan balita. Pemberdayaan yang  berfokus pada pendidikan dan pelatihan yang akan membantu kader posyandu dan ibu balita mendapatkan pengetahuan yang memadai tentang gizi dan pemberian makanan yang tepat untuk mencegah stunting.  Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui media booklet dan poster yang membahas tentang stunting serta pemberian MPASI yang tepat bagi anak balita. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 03 Agustus 2023  di  Posyandu  Balita  RW  01  Kelurahan Ragi Desa Mbawi Kecamatan Dompu kabupaten Dompu, dengan sasaran 6 kader posyandu dan 30 ibu dengan balita. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya   peningkatan   pengetahuan para  kader  posyandu  dan  ibu   balita  dimana hasil nilai rerata pre test yaitu 57,3 dan rerata post test   90,25.   Diharapkan tenaga kesehatan bersama dengan kader posyandu balita memiliki kemampuan untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang stunting dan pemberian gizi yang tepat bagi anak balita. Upaya ini dapat  dilakukan secara berkala minimal setiap bulan sebagai langkah pencegahan stunting.
Pengolahan Pangan Lokal Jewawut dan Sarang Walet Serta Edukasi berbasis Digital untuk Pencegahan Stunting Ibu Hamil di Desa Maria Utara Nur Husnul Khatimah; Nursani Nursani; Fathir Fathir
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7928

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak pada kualitas kesehatan ibu hamil dan anak di Indonesia. Pemanfaatan pangan lokal bernilai gizi tinggi, seperti jewawut sebagai sumber karbohidrat dan protein nabati serta sarang burung walet sebagai sumber protein hewani berkualitas, dapat menjadi alternatif intervensi gizi berbasis masyarakat. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam pengolahan pangan lokal serta pemanfaatan teknologi digital untuk edukasi gizi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pengolahan pangan, dan edukasi gizi berbasis digital. Evaluasi dilakukan menggunakan kuisioner pre-test dan post-test yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan penerimaan teknologi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan gizi dan keterampilan pengolahan pangan lokal, di mana lebih dari 75% peserta mencapai kategori tinggi setelah pelatihan. Edukasi digital juga terbukti efektif memperluas jangkauan informasi dan meningkatkan pemahaman peserta, sementara produk olahan yang dihasilkan mulai diuji coba pemasarannya secara lokal. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berkontribusi pada pencegahan stunting melalui intervensi gizi berbasis pangan lokal sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Analysis of the Effectiveness of Local PMT Biscuits from Jewawut and Swallow's Nest in Improving the Nutritional Status of Toddlers: local food Nur Husnul Khatimah; Alkhair Alkhair; Dea Zara Avila; Hairunnisah Hairunnisah; Muammar Iksan; Juraidin Juraidin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5229

Abstract

Malnutrition in children under five years of age remains a public health challenge in Indonesia, especially in rural areas. Efforts to improve nutritional status through the use of high-value local foods are one sustainable strategy. This study aims to analyze the effectiveness of providing biscuits made from millet and swallow nests in improving the nutritional status of children aged 1-5 years. This study used a pretest-posttest design without a control group with a sample size of 35 children selected purposively. The intervention was carried out for a certain period by providing millet and swallow nest biscuits every day. Nutritional status data were obtained through anthropometric measurements of weight and height, then analyzed using the Paired t-Test and McNemar's Test. The results showed a significant increase in the average nutritional status score of children from 13.45 ± 1.52 to 14.20 ± 1.47 (p = 0.000; p < 0.05). The McNemar test analysis also showed a significant change in the proportion of nutritional status (p = 0.042; p < 0.05), with a decrease in the proportion of malnourished children from 28.6% to 20.0%. These findings indicate that the consumption of millet biscuits and swallow nests has a positive effect on improving the nutritional status of children aged 1-5 years. Conclusion: The provision of jewawut biscuits and swallow nests is effective in improving the nutritional status of toddlers. The use of these local foods has the potential to become an alternative.
EDUKASI MANFAAT ASI EKSLUSIF DAN PEMBERIAN COOKIES DAUN KATUK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS ASI DI POSYANDU LEWIJAMBU: Indonesia Alkhair Alkhair; Nursahida Nursahida; Neneng Wahyuningsih; Nur Husnul Khatimah; Aman Ma’arij; Fathurrahman Fathurrahman
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4147

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi paling ideal bagi bayi, karena mengandung berbagai zat gizi serta komponen pelindung penting yang berperan dalam menunjang proses tumbuh kembang secara optimal. Kandungan ASI yang sangat kaya dan kompleks—termasuk ratusan senyawa bioaktif—berkontribusi besar dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi. Dengan pemberian ASI yang optimal, risiko bayi mengalami infeksi dapat dikurangi, sekaligus menurunkan angka kesakitan dan kematian pada masa awal kehidupan. Rendahnya tingkat keberhasilan program ASI eksklusif dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kurangnya pemahaman ibu mengenai manfaat dan tujuan dari pemberian ASI eksklusif, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kegagalan dalam praktik pemberian ASI secara optimal. Oleh karena itu perlu kiranya dilakukan penanaman pemahaman tentang manfaat ASI Ekslusif Bayi Ibu dan Anak, serta manfaat Daun Katuk dalam produktifitas ASI. Adapun metode yang dilakukan dengan metode ceramah dan pengamatan secara langsung, serta tanya jawab, lalu dilanjutkan dengan pemberian Cookies Daun Katuk pada ibu menyusui. Setelah dilakukan kegiatan terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil dan menyusui tentang manfaat kesehatan dari ASI eksklusif bagi bayi dan ibu, peningkatan pengetahuan ibu tentang teknik pospel yang benar dan peningkatan pengetahuan ibu hamil dan menyusui, serta ibu menyusui sangat menyukai produk Cookies Daun Katuk untuk dikonsumsi.
SITI RUSA (NASI TIM RUMPUT LAUT SAYURAN) ALTERNATIF MP-ASI PADA BALITA UNTUK MENGATASI GIZI BURUK Nursani Nursani; Nur Husnul Khatimah; Ibrahim Ibrahim
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5262

Abstract

Desa Karumbu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, masih menghadapi prevalensi gizi buruk dan stunting yang tinggi, yakni 39,53% balita mengalami stunting, jauh di atas rata-rata nasional maupun provinsi. Kondisi ini diperparah dengan rendahnya literasi gizi ibu rumah tangga, pola konsumsi yang kurang variatif, serta belum optimalnya pemanfaatan bahan pangan lokal seperti rumput laut dan sayuran sebagai sumber makanan bergizi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui pelatihan pembuatan SiTi RuSa (Nasi Tim Rumput Laut Sayuran) sebagai alternatif makanan pendamping ASI (MP-ASI) berbasis pangan lokal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi gizi, pelatihan hands-on training pembuatan MP-ASI, pengecekan kesehatan balita, serta evaluasi pretest–posttest. Kegiatan melibatkan 120 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga, kader posyandu, dan aparat desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dengan nilai rata-rata pretest 37,06 meningkat menjadi 69,42. Hasil uji T-Test menunjukkan nilai t = 81,526 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan banwa terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara nilai sebelum dan sesudah pelatihan. Selain peningkatan keterampilan teknis dalam pembuatan MP-ASI. Peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan SiTi RuSa dan variasi MP-ASI berbasis pangan lokal lainnya. Dampak kegiatan ini tidak hanya meningkatkan literasi gizi dan keterampilan ibu dalam penyediaan makanan sehat bagi balita, tetapi juga memperkuat kapasitas kader posyandu serta membuka peluang pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan produk pangan lokal.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BUBUR EKSTRAK SARANG BURUNG WALET UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA POSYANDU BAJO KETA DESA LERE NTB Dea Zara Avila; Nur Husnul Khatimah; Alkhair Alkhair; Nursani Nursani; Muhammad Akbar; Taufik Firmanto; Israjunna Israjunna
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v7i1.1614

Abstract

Pemanfaatan pangan lokal merupakan salah satu cara penanggulangan masalahstunting. Desa Lere merupakan salah satu desa penghasil sarang burung waletdan sarang burung walet bermanfaat mengatasi gizi buruk, meningkatkan dayatahan tubuh dan metabolisme tubuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakatini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akanmanfaat mengkonsumsi bubur ekstrak sarang burung walet dan dapat diaplikasikan sebagai makanan tambahan pada saat kegiatan posyandu. Metodeyang digunakan adalah pelatihan dan penyuluhan tentang manfaat, kandungangizi serta cara pembuatan bubur sarang burung walet. Peserta dalam pengabdianini adalah seluruh ibu balita yang hadir dalam kegiatan posyandu. Pengabdian inidilakukan di Posyandu Bajo Keta Desa Lere Kecamatan Parado Kabupaten BimaNusa Tenggara Barat pada tanggal 3 Agustus 2023 pukul 09.00 WITA sampaiselesai. Hasil dari kegiatan aparat desa, kader posyandu memiliki ketertarikanuntuk menjadikan bubur sarang burung walet ini sebagai salah satu makanantambahan untuk balita di desa tersebut.
Pelatihan Uji Kandungan Boraks Pada Mahasiswa Gizi Universitas Muhammadiyah Bima Terhadap Pangan Lokal “Kue Kering, Ikan Segar, Ikan Asin, dan Kulit Lumpia” M Noris; Nur Husnul Khatimah; Juhriati; Zuarda Jumainap Rumjani; Arini Arini
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1: Januari (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boraks adalah senyawa kimia turunan dari logam berat Boron (B) yang umumnya digunakan sebagai antiseptik dan pembunuh bakteri. Bentuk boraks seperti kristal putih, tidak berbau dan stabil pada suhu dan tekanan normal. Tujuan Penelitian ini  ada;ah untuk mengetahui kandungan boraks pada makanan local yang terdapat pada kue kering, ikan segar, ikan asin, dan kulit lumpia. Metode penelitian berupa eksperimen deskriptif dengan menggunakan pendekatan pelatihan sistematis. Subjek penelitian terdiri dari 86 mahasiswa prodi gizi, universitas Muhammadiyah bima. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu melakukan deteksi kandungan boraks pada pangan local. Hasil praktikum menunjukkan bahwa Ikan asin pasar kecapi (IAPK) Tinggi kandungan boraks dan Lumpia tukang sayur ) LTS menunjukkan sedikit mengandung boraks. Sedangkan kue kering (KK) dan ikan segar (IS) tidak terdeteksi adanya boraks. Perlu adanya penelitian lebih lanjut dan komperehensif dengan menggunakan reagen yang dapat mendeteksi adanya kandungan boraks. Penggunaan kunyit hanya sebagai bioindilator awal untuk mendeteksi adanya kandungan boraks secara sederhana
Aksi Gizi Edukasi Personal Tentang Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Rasanae Timur Di Dodu 1 Zuarda Jumainap Rumjani; Nur Husnul Khatimah
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Juli (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak terhadap tumbuh kembang anak serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu balita terkait upaya pencegahan stunting melalui pendekatan edukasi personal. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 24 Maret 2025 di Posyandu Telaga Hijau, Kelurahan Dodu 1, wilayah kerja Puskesmas Rasanae Timur. Metode kegiatan terdiri atas tiga tahapan, yaitu: (1) tahap persiapan berupa identifikasi masalah gizi dan penyusunan Planning of Action (POA); (2) tahap pelaksanaan yang mencakup penyuluhan PMBA, pengukuran antropometri balita, pembagian PMTP berupa puding labu kuning, dan edukasi personal kepada sasaran; serta (3) tahap evaluasi yang dilakukan melalui pengamatan respons dan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi personal mampu meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya gizi seimbang dan pencegahan stunting, serta menunjukkan antusiasme yang tinggi dari sasaran. Pendekatan edukasi personal efektif dalam menyampaikan informasi gizi secara individual, relevan dengan kebutuhan peserta, dan dapat dijadikan strategi edukatif dalam intervensi pencegahan stunting di masyarakat.
Preventing Stunting Through Education on Exclusive Breastfeeding for Pregnant and Breastfeeding Mothers Nur Husnul Khatimah; Nurul Hidayah; Dea Zara Avila; M Noris
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Juli (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah gangguan kesehatan pada anak yang dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan mental, serta produktivitas di masa mendatang. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh ketidakcukupan asupan gizi sejak usia dini. Salah satu upaya penting dalam pencegahan stunting adalah melalui pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan, karena ASI mampu memenuhi kebutuhan nutrisi bayi secara menyeluruh dan optimal. ASI mengandung nutrisi lengkap dan antibodi alami yang sangat dibutuhkan bayi untuk tumbuh sehat dan kuat. Kegiatan edukasi mengenai ASI eksklusif ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil dan menyusui mengenai pentingnya pemberian ASI secara eksklusif sebagai upaya meningkatkan kesehatan bayi dan menurunkan angka stunting. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan melalui media leaflet dan lembar balik yang informatif dan mudah dipahami. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatkan nilai rata-rata pengetahuan ibu hamil pre-test ke post-test sebanyak 40% sedangkan pada ibu menyusui sebanyak 31%, peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu mengenai manfaat ASI eksklusif serta praktik pemberian yang tepat. Dengan edukasi yang berkelanjutan, diharapkan para ibu dapat menerapkan pemberian ASI eksklusif secara konsisten, sehingga mampu menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal serta berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di masyarakat.