Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Urgensi dan Capaian SDGs Bidang Pendidikan untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Di Indonesia Pramesti, Chandra Anggyetta; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i3.990

Abstract

Penelitian ini menggali tentang urgensi SDGs bidang pendidikan dan capaiannya. Peneliti menyelidiki mengenai capaian pendidikan Indonesia di tahun 2023. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berbentuk library research. Temuan penelitian ini adalah urgensi bidang pendidikan yang menjadi kunci bagi pencapaian elemen Tujuan Pembangunan berkelanjutan lainnya. Dan capaian terkait program pendidikan di Indonesia disertai faktor pendukung dan penghambatnya. Pada akhirnya, penelitian ini menggarisbawahi bahwa urgensi dan capaian SDGs di bidang pendidikan sudah memberikan kontibusi yang positif di tahun 2023, serta memerlukan sinergi utuh dari setiap pihak yang terlibat.
UPAYA MENINGKATKAN PENDIDIKAN BER KUALITAS DI SEKOLAH DASAR DALAM MEWUJUDKAN TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Eka Oktaviani; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i3.991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Dasar (SD) dalam rangka mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) 4. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka dan kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menganalisis berbagai sumber data seperti jurnal akademik, buku, laporan studi, dan artikel online yang berkaitan dengan subjek penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa ada berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar, termasuk: Meningkatkan kualitas guru melalui pelatihan dan pengembangan professional; Menyediakan infrastruktur dan fasilitas belajar yang memadai; Menerapkan kurikulum yang relevan dan kontekstual; Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran; Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, seperti orang tua, masyarakat, dan dunia usaha; bahwa upaya peningkatan mutu pendidikan dasar memerlukan upaya dan kerjasama semua pihak. Implementasi kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan berkontribusi terhadap pencapaian SDG 4..
PERAN PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERKUALITAS DALAM SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) Eva Hadiyati Erviana; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i3.1019

Abstract

Pentingnya pendidikan karakter dalam menciptakan generasi muda yang cerdas dan memiliki perilaku yang positif, menjunjung sega aspek pengembangan diri. Melalui pendidikan karakter dalam menghasilkan sumber daya manusia yang bermutu. Dengan adanya sumber daya yang berkualitas dapat menciptakan pendidikan bekualitas, sebanding dengan target tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi bagaiamana peran pendidikan karakter dalam mewujdukan pendidikan yang berkualitas dalam pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. dari studi literatur yang dilakukan, dengan mengumpulkan berbagai literatur yang relevan dengan kajian yang diteliti. Melaksanakan kegiatan pengamatan dan mengambil dokumentasi dalam bentuk foto terkait penanaman karakter di SD Negeri Sukorejo 02 sebagai salah satu contoh dari penerapan pendidikan karakter. Simpulan dari hasil penelitian yaitu penanaman karakter tidak hanya untuk membuat individu menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga untuk menciptakan kondisi sosial berkembang dengan baik. Pendidikan karakter dapat diwujudukan melalui kegiatan penanaman karakter peserta didik, seperti religius, peduli, cinta kebersihan dan lingkungan, jujur, dan rasa cinta tanah air.
Menuju Pendidikan Berkualitas: Kontribusi Indonesia dalam Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Dita Ariyani; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i3.1037

Abstract

Penyediaan pendidikan yang berkualitas saat ini dan akan terus menjadi inisiatif pemerintah. Upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah; berbagai pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta, pendidik dari lembaga pendidikan, dan bahkan masyarakat umum, turut berkontribusi dalam upaya ini. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pentingnya meningkatkan sistem pendidikan di Indonesia, yang saat ini dianggap kurang berkualitas. Metodologi penelitian yang digunakan terdiri dari pendekatan kualitatif, analisis dokumen, dan metode deskriptif. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui tinjauan literatur yang mencakup jurnal dan publikasi. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang strategi potensial untuk meningkatkan standar pendidikan di Indonesia, sekaligus mengidentifikasi penyebab utama dari masalah ini. Membantu siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran yang signifikan dan meningkatkan standar pendidikan saat ini mengharuskan para pendidik untuk berpartisipasi dalam upaya pengembangan profesional. Dalam hal ini, Teachingal Care hadir untuk memberikan arahan, pengawasan, dan kepemimpinan untuk memastikan bahwa standar kualitas teknik yang ideal dapat terpenuhi.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sebagai Penunjang dalam Mewujudkan Gaya Hidup Berkelanjutan Dinari Widoresmi; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i3.1039

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas konsep pembangunan berkelanjutan melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang saat ini sedang diterapkan di sejumlah beberapa sekolah, termasuk sekolah penggerak. Pembangunan berkelanjutan yang mengutamakan penggunaan sumber energi terbaru yang berupaya memenuhi kebutuhan tanpa harus berubah, mengurangi sumber energi untuk generasi berikutnya. Gaya hidup berkelanjutan kini dapat dikaitkan dengan program pemerintah yang diintegrasikan dengan program kurikulum merdeka, khususnya proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5), dengan harapan para guru dan kepala sekolah dapat memahami hakikat gaya hidup berkelanjutan dan mendorong peserta didik agar mampu menerapkan gaya hidup berkelanjutan yang diintegrasikan dalam proyek penguatan profil pelajar pancasila.  
Upaya Membangun Kualitas Pendidikan di Indonesia untuk Mencapai Sustainable Development Goals SDGs Dinda Cahyaningrum; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i3.1040

Abstract

Pendidikan berkualitas kini telah berubah menjadi inisiatif pemerintah yang terus diusahakan. Upaya guna mewujudkan pendidikan berkualitas tidak hanya oleh pemerintah, berbagai kelompok juga mengambil bagian dalam upaya untuk bekerja pada sifat pendidikan, termasuk pihak swasta, yayasan pendidikan dan masyarakat umum juga mengambil bagian dalam upaya mereka. Tujuan dari penelitian ini guna memberi gambaran mengenai pentingnya upaya untuk mengangkat persepsi rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia. Dalam penelitian ini, informasi didapat dari hasil studi pustaka yang didapat dari artikel dan jurnal. Penelitian ini menunjukkan usaha apa yang bisa diperbuat guna mengatasi kualitas pendidikan di Indonesia, serta variabel apa saja yang menjadi alasan buruknya kualitas pendidikan di Indonesia. Untuk mencapai tujuan pembelajaran yang signifikan di kelas dan bekerja di sekolah, guru harus berpartisipasi dalam aktivitas kemajuan profesional. Di sinilah pertimbangan akademis berperan untuk memberikan wewenang, pengelolaan, dan arahan untuk memenuhi pedoman mutu yang ditentukan guna perancangan yang ideal.
MEMBANGUN KUALITAS PENDIDIKAN MELALUI KEMAMPUAN LITERASI DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Dila Ayuningtyas; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i3.1041

Abstract

Latar Belakang : Penelitian ini menggambarkan bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui kemampuan literasi dalam implementasi kurikulum merdeka. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui tinjauan literatur, yang berasal dari publikasi dan makalah terkait. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi inisiatif untuk meningkatkan standar pendidikan dengan memanfaatkan keterampilan membaca dalam pelaksanaan kurikulum yang berdiri sendiri untuk memenuhi tujuan SDGS Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang mengacu pada literatur yang relevan dari buku, jurnal, dan artikel penelitian sebelumnya yang membahas topik yang dibahas. Hasil: Temuan dari penelitian ini menyarankan tindakan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan standar pendidikan di Indonesia. Guna mencapai tujuan SDGS yaitu pendidikan berkualitas, diperlukan beberapa upaya yang perlu dilakukan yaitu 1) Peningkatan kualitas pendidik yaitu literasi guru, 2) peningkatan sumber daya belajar yaitu kemampuan literasi siswa, 3) Peningkatan kemampuan literasi melalui program khusus, 4) peningkatan literasi melalui partisipasi, 5) peningkatan kemampuan literasi melalui gerakan literasi sekolah. Kesimpulan : Implementasi kurikulum merdeka dalam rangka mencapai tujuan SDGS membawa pengaruh dan perkembangan yang baik ke arah positif.
PENGARUH METODE BERNYANYI TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA PADA MATERI KELILING DAN LUAS BANGUN DATAR KELAS IV SD NEGERI SAMPANGAN 02 Triyani Handayani; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i3.1089

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sulitnya siswa dalam mengingat dan memahami rumus luas dan keliling bangun datar karena guru cenderung menggunakan metode menghafal yang sering kali membuat siswa lupa dengan materi pembelajaran. Metode bernyanyi adalah metode yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa dalam mengingat rumus keliling dan luas bangun datar. Dalam metode bernyanyi ini terdapat lirik-lirik lagu tentang keliling dan luas bangun datar yang dapat membantu siswa mengingat dan memahami materi. Penelitian ini dimaksud untuk menjawab permasalahan seberapa besar pengaruh metode bernyanyi terhadap kemampuan kognitif siswa pada materi keliling dan luas bangun datar kelas IV SDN Sampangan 02. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dengan uji pretest dan  posttest. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dalam penerapan metode bernayanyi dengan melakukan perhitungan dari nilai pretest dan posttest. Nilai prestest sebelum diberi perlakuan mendapat nilai rata-rata sebesar 48,6 dan setelah peneliti melakukan pembelajarn dengan menerapkan metode bernyanyi, kemampuan kognitif siswa meningkat dengan pembuktian nilai rata-rata siswa yaitu 88,96. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan kognitif siswa menggunakan metode bernyanyi meningkat. Penggunaan metode bernyanyi memiliki  pengaruh terhadap kemampuan kognitif siswa daripada dengan pembelajaran konvensional.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SD NEGERI SAMPANGAN 02 Titik Kurnia Sari; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i3.1090

Abstract

Model pembelajaran yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik akan membuahkan hasil belajar yang baik bagi peserta didik. Pembelajaran akan bermakna apabila pembelajaran lebih berpusat pada peserta didik. Sebagai fasilitator, guru dituntut untuk berkreasi dan memiliki strategi yang dapat digunakan selama proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran matematika khususnya materi pecahan pada siswa kelas II SD Negeri Sampangan 02 tahun pelajaran 2024, dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD). Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan pelaksanaan sebanyak dua siklus. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IIB SD Negeri Sampangan 02 sebanyak 28 siswa. Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan model STAD, menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika materi pecahan.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pelajaran IPAS Dengan Menggunakan Metode Demonastrasi Pada Kelas V Di SD Negeri sampangan 02 Triyara Aprilliana Dewi; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i3.1091

Abstract

Belajar merupakan faktor yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan yang optimal bagi peserta didik dalam pembelajaraan. Pada pembelajaran IPAS di kelas V SDN Sampangan 02, ditemukan sebagian besar peserat didik yang kurang bersemangat atau merasa bosan dengan pembelajran, mereka menganggap pelajaran IPAS adalah pelajaran yang sulit dipahami dan dimengerti, terlihat dari hasil belajar yang sangat rendah, nilai rata-rata 64,30 dengan ketuntasan belajar 50,51%. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPA di kelas V SDN Sampangan 02. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian tindakan kelas Penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. yaitu pada siklus I nilai rata-rata sebesar 70,15, pada siklus II meningkat sebesar 83,62 dengan selisih kenaikan 13,47.