Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA PAPAN WAKTU UNTUK MENINGKATKAN KEBERHASILAN BELAJAR SISWA KELAS III SDN SAMPANGAN 02 Tri Ajeng Pratiwi; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i3.1092

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dalam penelitian ini menggunakan media papan waktu untuk meningkatkan keberhasilan hasil belajar pada pelajaran matematika siswa kelas III SDN Sampangan 02. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa materi pelajaran satuan waktu dengan menggunakan media papan waktu. Rendahnya hasil belajar siswa yang berdampak pada perolehan hasil belajar Matematika sehingga nilai siswa menjadi rendah, oleh karena itu dilakukan penelitian menggunakan media pembelajaran papan waktu. Proses penelitian tindakan kelas ini menggunakan metode ceramah, observasi, wawancara, diskusi dan tanya jawab. Pelaksanaan penelitian dilakukan di SDN Sampangan 02 dengan jumlah siswa 28 orang. Hasil penelitian pada siklus I terjadi peningkatan dengan persentase ketuntasan hasil belajar siswa menjadi 60,86% (cukup) dengan nilai rata-rata kelas 73,86 (cukup). Dan pada siklus II mengalami peningkatan lagi dengan perolehan persentase ketuntasan hasil belajar siswa 86,95% (baik) dengan nilai rata-rata kelas 84,56 yang masuk pada kategori baik. Dari penjelasan tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan media papan telah mampu membantu meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN Sampangan 02.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS II SDN SAMPANGAN 02 Tutut Hardiana; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i3.1097

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas II di SDN Sampangan 02 dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas II yang berjumlah 28 orang. Teknik penelitian meliputi dokumentasi dan observasi. Berdasarkan analisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Problem based learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik. Peningkatan hasil belajar siklus 1 sebesar 54,57%  dan 62,73% siklus II.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI KPK DAN FPB MELALUI MEDIA MULTIPLE BOARD DI KELAS IV SDN SAMPANGAN 02 Triyani Handayani; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2130

Abstract

Proses pembelajaran tanpa media akan mengakibatkan peserta didik kesulitan untuk memahami suatu konsep sehingga media pembelajaran sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran agar peserta didik lebih mudah memahami konsep. Selain itu, pemilihan media juga perlu dipertimbangkan. Pemilihan media yang tepat akan meningkat hasil belajar peserta didik dan membuat peserta didik lebih fokus selama proses pembelajaran. Penelitian ini membahas penggunaan media Multiple board sebagai salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan sebagai upaya peningkatan hasil belajar peserta didik tentang KPK dan FPB. Penelitian ini menunjukkan penerapan media Multiple board dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IVA SDN Sampangan 02 yang pada tahap pra siklus 28%, meningkat menjadi 59% pada siklus I dan meningkat menjadi 93% pada siklus II.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 5 SD NEGERI SAMPANGAN 02 Triyara Aprilliana Dewi; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2131

Abstract

Faktor yang mempengaruhi pembelajaran peserta didik adalah kualitas sumber daya manusia dalam menguasai pengetahuan dan teknologi. Dunia pendidikan dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan zaman yang berkembang sangat cepat. Media pembelajaran juga merupakan dasar yang sangat diperlukan demi berhasilnya proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap kemampuan belajar peserta didik. Dengan menggunakan media interaktif yang tepat akan meningkatkan kemampuan belajar peserta didik dan akan membuat peserta didik lebih mudah dalam memahami proses pembelajaran. Media pembelajaran interaktif, seperti vidio pembelajaran, game digital dan juga power point  menawarkan pendekatan yang lebih menarik dan partisipatif dibandingkan metode pembelajaran tradisional. Media interaktif ini dapat meningkatkan kemampuan belajar peserta didik dalam mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menujukkan peningkatan kemampuan belajar peserta didika didik kelas V A SD Negeri Sampangan 02 dengan tahap pra siklus hanya 34% dari 28 peserta didik yang mendapatkan  nilai ≥ 65 , meningkat menjadi 78% parda siklus 1 dan meningkat 98% pada siklus II.  
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM MEMPELAJARI KEBERAGAMAN BUDAYA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD Tri Ajeng Pratiwi; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2132

Abstract

Masalah dalam penelitian ini rendahnya hasil belajar siswa pada mempelajari keberagaman budaya Indonesia. Jenis penelitian yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Lokasi penelitian di SDN Sampangan 02 Semarang. Subjek penelitian berjumlah 29 orang yang berasal dari siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan soal essay. Berdasarkan data hasil tes awal IPAS materi Keragaman budaya Norma dan Adat Istiadat Daerahku di atas dapat dilihat bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS materi Keragaman budaya Norma dan Adat Istiadat Daerahku masih rendah. Dari 29 orang siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini, ternyata hanya 20 orang siswa (31,03%) yang sudah memiliki ketuntasan belajar, sedangkan selebihnya yaitu 9 orang siswa (68,96%) belum memiliki ketuntasan belajar. Nilai rata-rata yang diperoleh hanya mencapai 64,72. Berdasarkan tabel hasil Siklus I di atas dapat dilihat bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS materi Keragaman budaya Norma dan Adat Istiadat Daerahku ternyata telah mulai meningkat. Dari 29 orang siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini, ternyata telah ada 18 orang siswa (62,06%) yang memiliki ketuntasan belajar, sedangkan 11 orang siswa (37,94%) masih belum memiliki  ketuntasan belajar. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh pada siklus I ini mencapai 70,83. Dari hasil data siklus II yang dapat dilihat bahwa kemampuan siswa dalam melakukan tes hasil belajar secara klasikal sudah meningkat dengan baik. Dari 29 siswa terdapat 26 siswa (89,65%) yang telah mencapai ketuntasan belajar. Sedangkan 3 orang siswa (10,34%) belum mencapai ketuntasan klasikal hasil belajar siswa telah meningkat dari hasil pada siklus I. Nilai rata-rata yang diperoleh adalah 83,03.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PECAHAN MELALUI PUZZLE PECAHAN SISWA KELAS II SDN SAMPANGAN 02 Titik Kurnia Sari; Nursiwi Nugraheni; Tin Siana Dayu Murti
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2133

Abstract

Model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik akan menimbulkan hasil belajar peserta didik yang lebih baik. Pembelajaran menjadi lebih bermakna ketika pembelajaran lebih berpusat kepada peserta didik. Sebagai fasilitator, guru harus kreatif dan mempunyai strategi yang dapat digunakan selama proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika khususnya materi pecahan pada siswa kelas II SD Negeri Sampangan 02 tahun pelajaran 2024, dengan menggunakan media pembelajaran puzzle pecahan. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan pelaksanaan sebanyak dua siklus. Subjek penelitian yaitu siswa Kelas IIB SD Negeri Sampangan 02 sebanyak 28 siswa. Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan media pembelajaran puzzle pecahan , menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi pecahan.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) PADA PESERTA DIDIK KELAS II SEKOLAH DASAR Tutut Hardiana; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2134

Abstract

Penelitian ini bermaksud agar meningkatnya minat belajar peserta didik Kelas II SDN Sampangan 02 pada mata pelajaran matematika melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Pelaku dalam riset ini merupakan peserta didik kelas II SDN Sampangan 02 yang berjumlah 28 peserta didik. Riset dilaksanakan dalam 2 siklus. Pada tiap siklus ada 4 tahap meliputi perencanaan, aksi, pengamatan, serta refleksi. Informasi dalam riset ini digabungkan lewat uji tercatat melalui metode pengumpulan informasi. Metode analisa informasi yang dipakai dalam riset ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil riset membuktikan bahwa pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) bisa meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas II SDN Sampangan 02. Perihal ini bisa ditunjukkan dari rata-rata hasil belajar pada siklus I (71) meningkat pada siklus II yaitu sebesar 83,12 dengan persentase ketuntasan mengalami peningkatan yang signifikan dari siklus I sebesar 32% di siklus II naik hingga mencapai 93%.
URGENSI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) DALAM PENANGANAN MENINGATKAN SUMBER DAYA AIR BERSIH DAN SANITASI LAYAK DI JAKARTA Ester Lestari; Nursiwi Nugraheni
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air bersih merupakan hal paling penting untuk seluruh makhluk hidup terutama manusia. Dalam kehidupan sehari-hari air bersih dibutuhkan mulai dari menanam, mengolah makanan, minum, mencuci, mandi dan lain-lainnya. Namun air juga diketahui sebagai zat yang dapat membawa berbagai macam penyakit, karena itu air harus bisa dikelola sebagaimana mestinya. Sanitasi air tentunya harus disesuaikan dengan kondisi permasalahan dan lingkungan sekitarnya sehingga penyerapan akan polusi yang ada di air dapat dilakukan semaksimal mungkin tanpa menghasilkan dampak negatif lainnya. Pengaplikasian sanitasi yang sesuai akan mengurangi polusi air dan juga meningkatkan kesehatan. Hal ini yang menjadikan SDGs yang berperan sebagai program mendunia dalam peningkatan sumber daya dibutuhkan dan diharapkan dapat menangani krisis air bersih dan sanitasi yang terjadi di Indonesia tepatnya di Jakarta, hal ini dikarenakan Jakarta mengalami krisis cadangan air bersih secara jangka panjang akibat dari polusi air.
Penanaman Karakter Peduli Lingkungan Sekitar Sebagai Upaya Pendidikan Konservasi Siswa Sekolah Dasar Arindah Isro Ahadiah; Nursiwi Nugraheni
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v2i1.582

Abstract

Karakter merupakan sesuatu yang ada di dalam setiap diri individu yang terbentuk sejak individu lahir atau bisa terbentuk sejak kecil melalui proses di dalam lingkungan keluarga. Karakter setiap individu harus dibentuk dan dikembangkan sedemikian rupa sehingga individu tersebut dapat menjiwai setiap tindakan dan perilakunya. Salah satu karakter yang harus dijiwai oleh setiap individu adalah peduli dengan lingkungan sekitar. Pendidikan formal dapat digunakan sebagai cara untuk menanamkan karakter peduli lingkungan terhadap anak mulai dari sekolah dasar. Sikap atau perilaku yang ditunjukkan oleh sifat peduli lingkungan terhadap alam sekitar yang dilakukan dengan cara menjaga lingkungan alam atau lingkungan sekitar merupakan hakikat karakter lingkungan sekitar. Pengembangan peduli lingkungan di lingkungan sekolah dapat membantu siswa mengembangkan karakter peduli lingkungan. Siswa yang menjaga kebersihan lingkungan sekolah menunjukkan rasa kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya. Dengan adanya hal tersebut, siswa akan tumbuh menjadi pribadi yang peduli terhadap lingkungan.
Analisis Kualitas Pendidikan Dasar Dalam Konteks Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia Fadliyana, Annisa; Nursiwi Nugraheni
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v2i1.583

Abstract

Berfokus pada aspek kualitas, pendidikan dasar berperan penting dalam mencapai visi pembangunan berkelanjutan (SDGs). Dalam konteks ini, analisis kualitas pendidikan dasar berguna untuk memahami sejauh mana SDGs dapat dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu pendidikan dasar dalam rangka pencapaian SDGs dengan mempertimbangkan berbagai dimensi mutu seperti akses, pemerataan, relevansi kurikulum, mutu pengajaran, dan hasil pembelajaran. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis, data yang mewakili berbagai latar belakang sosial, ekonomi, dan geografis diperoleh dari berbagai sumber data berupa jurnal akademik yang didapat secara online. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah membaca bahan penelitian. Data tersebut kemudian dianalisis dengan menyajikan data dan menjelaskannya secara kualitatif. Analisis tersebut menemukan bahwa terdapat tantangan dalam mencapai pendidikan dasar berkualitas yang sejalan dengan prinsip-prinsip SDG. Faktor-faktor seperti infrastruktur pendidikan yang tidak memadai, akses yang tidak merata dan kurangnya pelatihan guru memerlukan perhatian lebih lanjut. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi pada pemahaman mendalam tentang hubungan antara kualitas pendidikan dasar dan tujuan pembangunan berkelanjutan, serta menyoroti upaya yang diperlukan untuk mencapai perubahan yang signifikan dalam sistem pendidikan.