Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MEMADUKAN PEMBELAJARAN INTERAKTIF JELAJAH LINGKUNGAN Nadhifah, Siti Hajarun Nadhifah; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v7i2.2441

Abstract

The aim of this research is to analyze the effectiveness of implementing the Problem Based Learning (PBL) model in Indonesian language learning, especially in vocabulary material, by combining interactive learning through exploring the school environment. This research aims to improve students' understanding of vocabulary, develop critical thinking skills, and create a fun and contextual learning experience. With direct interaction in the surrounding environment, it is hoped that students can more easily relate new vocabulary in a fun way. The application of this learning was carried out at SDN Ngesrep 03 Semarang using observation, test and data collection techniques. Data analysis techniques are carried out by reducing data, presenting data, and conclusions. The results of the research showed that 10% of students got scores in the range 90-100, 37% of students got scores in the range 80-89, then students who got scores in the range 70-79 and 60-69 had the same percentage of scores, namely- 26% each. students had an average of 74, median 65, mode 80, highest score 90 and lowest score 60. There were 5 students who did not meet the KKM. Keyword: Learning Outcomes, PBL, Vocabulary
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Dengan Media Papan Berhitung (PATUNG) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Operasi Hitung Bilangan Peserta Didik Kelas II Gugus Melati Dyah Ayu Wulandari; Nursiwi Nugraheni
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 12 No. 2 (2025): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v12i2.4534

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis model pembelajaran berbasis masalah dengan papan berhitung (PATUNG) mempengaruhi pemikiran kritis peserta didik kelas dua sekolah dasar terkait topik operasi hitung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi experimental dengan desain penelitian, nonequivalent control group. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas 2 gugus melati lebih tepatnya peserta didik di SDN Purwoyoso 03 di Kota Semarang. Hasil uji nilai pretest dan posttest meningkat secara signifikan dengan nilai N-gain pada kriteria ‘Tinggi’ (N-Gain 70,96) dibanding kelas kontrol pada kategori ‘Sedang’ (N-Gain 50,31). Serta adanya perubahan nilai rata-rata pretest dan posttest yang ditunjukkan pada hasil nilai uji Paired Samples t Test (0,000 < 0,05) dan perbedaan rata-rata posttest pada hasil uji Independent t Test (0,014 < 0,05). Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya efektivitas model pembelajaran berbasis masalah dengan media PATUNG dikatakan efektif dan berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada materi operasi hitung bilangan berdasarkan hasil uji penelitian.
MANAJEMEN PEMBERDAYAAN GURU SEKOLAH DASAR DI INDONESIA (UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DALAM MEWUJUDKAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS) DEWI NUR AGUSTIN; NURSIWI NUGRAHENI
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v2i1.434

Abstract

Pemberdayaan guru Sekolah Dasar (SD) di Indonesia sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor empat. Penelitian ini bersumber dari jurnal ilmiah, buku, dan sumber bacaan lainnya. Pendekatan yang digunakan adalah kajian literatur, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kegiatan membaca, dan mencatat bahan penelitian. Artikel ini mengeksplorasi berbagai strategi pemberdayaan guru yang dapat memberikan dampak positif pada pembelajaran dan perkembangan siswa. Melalui pelatihan profesional berkelanjutan, penekanan pada teknologi pendidikan, dan pengembangan kurikulum yang relevan dengan SDGs, pemberdayaan guru dapat meningkatkan mutu pendidikan secara signifikan. Selain itu, artikel ini juga membahas pentingnya aspek non-teknis dalam pemberdayaan guru, seperti pengembangan kepemimpinan di tingkat sekolah, kolaborasi antar guru, dan keterlibatan aktif orang tua dan masyarakat. Dengan memahami tantangan yang dihadapi dan menerapkan strategi pemberdayaan guru secara holistik, diharapkan dapat tercipta lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan profesional guru dan menciptakan siswa yang siap menghadapi masa depan. Kesimpulannya, pemberdayaan guru bukan hanya investasi dalam individu, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mencapai kemajuan masyarakat melalui pendidikan berkualitas.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR OPERASI HITUNG BILANGAN CACAH KELAS V SDN PASUCEN 02 Fasza, Dea Fitria; Nursiwi Nugraheni
JURNAL ILMIAH PENDAS: PRIMARY EDUCATION JOURNAL Vol 5 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi PGSD, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pendas.v5i1.3853

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada materi operasi berhitung bilangan menjadi alasan dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui bahwa setelah diterapkan model Problem Based Learning (PBL) pada materi operasi hitung bilangan kecil sampai dengan 100.000 menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar. Fokus penelitian ini adalah langkah-langkah penerapan PBL yang mempengaruhi keaktifan dan hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, tes, observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah guru kelas dan 30 siswa kelas V. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan siklus I pada operasi penjumlahan dan pengurangan dengan bantuan media papan tongkat untuk bilangan kecil dan siklus II pada operasi penjumlahan dan pengurangan dengan bantuan media papan tongkat untuk bilangan kecil dan siklus II pada operasi penjumlahan dan pengurangan dengan bantuan media papan tongkat untuk bilangan kecil dan siklus II pada perkalian dan pembagian dengan bantuan media ular tangga. Pada siklus I peningkatan hasil belajar mencapai ≥10% dan tuntas sebanyak 24 siswa namun keaktifan siswa dan efektivitas belajar guru belum mencapai ≥75%. Pada siklus II menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar sebesar ≥10% dan sebanyak 24 siswa mencapai nilai ketuntasan serta keaktifan siswa dan efektivitas pembelajaran guru telah mencapai ≥75%. Berdasarkan uraian tersebut berarti penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi operasi berhitung kelas V SDN Pasucen 02.
Penggunaan Media Papan Pintar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas I di SDN Ngijo 1 Siti Noor Laili Mahfukhatus Sofa; Nursiwi Nugraheni; Artiningsih Artiningsih
Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 1 No. 3 (2023): September : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/konstanta.v1i3.1121

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of class I students at SDN Ngijo 01 Semarang in the material form of shapes using smart board media. This type of research is Classroom Action Research. This research consists of 5 cycles. Each of these cycles includes the stages of planning, implementing, observing and reflecting. The research subjects were class I SDN Ngijo 01 Semarang, totaling 28 students consisting of 10 male students and 18 female students. Data collection methods in this study are tests and observations. The research instruments used in this study were test questions and observation sheets. The data analysis technique used in this study is a qualitative descriptive technique with percentages. The success criteria achieved by students and teachers in this study were seen from changes towards improvement and increasing student learning outcomes. The results of the study show that the use of smart board media is able to improve student learning outcomes in the shape material. This can be seen from the percentage of students' pre-action scores that achieved 39.3% classical mastery level, namely 11 out of 28 participants. In cycle I 64% completeness classical, cycle II 68% completeness classical, cycle III 71% completeness classical, cycle IV 75% completeness classical, cycle V 89% completeness classical. Due to the increase in student learning outcomes from having met the target of 85% so that the cycle ends in cycle V. Students show activeness in the learning process and students also understand more because they have direct learning experiences using smart board media.
MAKNA GURU SEBAGAI PERANAN PENTING DALAM DUNIA PENDIDIKAN Sulistiani, Irma; Nursiwi Nugraheni
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i4.2222

Abstract

Guru adalah seseorang yang berperan penting penting dalam membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan nilai-nilai moral yang akan dibutuhkan siswa untuk sebuah keberhasilan di masa depan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka atau literature review yang didukung dengan sumber referensi yang relevan dengan kriteria artikel yang digunakan sebagai data merupakan minimal merujuk pada 30 jurnal, 25 diantaranya merupakan jurnal internasional. Peran guru sangat penting dalam dunia pendidikan, yaitu guru sebagai fasilitator, motivator, model, penilai, konselor, pengelola kelas, dan perencana. Sebagai seorang guru, kita juga harus mempunyai kemampuan, pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan berbagai peran dalam mengoptimalkan potensi belajar yang dimiliki oleh siswa.
Kolaborasi Mahasiswa KKN UNNES GIAT 13 dengan Kelompok PKK dan Bidan Desa dalam Program Kakak Asuh Stunting Daniel Bryan Massardi Pradana; Mohammad Harjuno Asmoro Raharjo; Falih Aly Mufid; Novita Fitriani Setyoningrum; Sinta Kaniyawati; Elsa Meylani; Nia Novita; Ajeng Niken Hapsari; Aulia Mukharomah; Isyania Widayanti; Nimas Ayu Pawestri Atmaja; Satria Bayu Pamungkas; Nursiwi Nugraheni
PADMA Vol 5 No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v5i1.2254

Abstract

Stunting is a major health threat in rural Indonesia due to structural, socioeconomic challenges, and poor access to healthcare. A qualitative descriptive study in Daleman Village, Sukoharjo, explored a collaborative program between UNNES GIAT 13 students, PKK cadres, and village midwives through an integrated stunting foster parent model at the neighborhood health post (Posyandu), using participant observation, in-depth interviews, and document analysis. Results indicated strengthening social capital, health knowledge transfer, nutrition advocacy, pentahelix collaboration, increased Posyandu participation, and changes in childcare and monitoring practices to reduce disparities in stunting prevention.
Peningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning di Kelas 3 SDN Ngijo 01 Kota Semarang Sri Wahyuni; Nursiwi Nugraheni; Durratus Sa’diyah
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 3 (2023): September : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i3.561

Abstract

He background of this research is the low learning outcomes of students in class III at SDN Ngijo 01 Gunungpati District, Semarang City, because the learning process is still centered on the teacher who still follows the habit in the order that begins with the teacher directly explaining the material, then evaluates students through practice. The expected goal in this study is to improve student learning outcomes in learning with the Problem Based Learning model. This type of research is Classroom Action Research which is focused on action as an effort to improve student learning outcomes by using the Problem Based Learning learning model for class III students at SDN Ngijo 01 Gunungpati District, Semarang City. This research consists of 5 cycles. Each of these cycles includes the stages of planning, implementing, observing and reflecting. The research subjects were class III SDN Ngijo 01 Semarang, totaling 21 students consisting of 10 male students and 11 female students. Data collection methods in this study are tests and observations. The research instruments used in this study were test questions and observation sheets. Data on learning outcomes tests were analyzed in a quantitative descriptive manner and the data in the form of observations were analyzed in a qualitative descriptive manner. The success criteria achieved by students and teachers in this study were seen from changes towards improvement and increasing student learning outcomes. The results of classroom action research carried out by the author in five cycles resulted in an increase in students' learning completeness. This can be seen from the percentage of students who pre-action achieved 38% classical mastery level, namely 8 out of 21 students. From the first cycle of students who completed only 12 or 57% of students' completeness, the second cycle had 62% classical completeness, the third cycle had 71% classical completeness, the fourth cycle had 86% classical completeness, the V cycle had 90% classical completeness. Due to the increase in student learning outcomes from having met the target of 85% so that the cycle ends in cycle V. Students show activeness in the learning process and students also understand more because they have direct learning experiences using the Problem Based Learning learning model. This proves that the Problem Based Learning learning model is able to improve student learning outcomes.