Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG NUTRISI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT PUTRI HIJAU TK II MEDAN: Pemenuhan Nutrisi Harahap, Rizki Fadhillah; Syafrinanda, Virginia; Olivia, Nina
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2023): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v2i12.1864

Abstract

Penyakit ginjal kronik adalah suatu proses patofisiologis yang mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang progresif. Pasien hemodialisa merupakan suatu metode terapi dialisis yang digunakan untuk mengeluarkan cairan dari dalam tubuh secara akut ataupun secara progresif. Keberhasilan tindakan hemodialisa pasien gagal ginjal kronik harus memiliki pengetahuan tentang pelaksanaan diet maupun asupan cairan yang dikonsumsi. Apabila tidak memiliki pengetahuan maka akan dapat menyebabkan kenaikan berat badan melebihi 5%, edema & kelopak mata yang bengkak. Diet untuk pasien hemodialisa dianjurkan untuk membatasi makanan yang mengandung kalium, air, dan garam, buah-buahan dan sayur-sayuran biasanya mengandung kalium sehingga pasien disarankan untuk tidak mengkonsumsinya. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus yang dilakukan pada 2 orang pasien dengan diagnose yang sama yaitu pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. penelitian menggunakan proses asuhan keperawatan mulai dari pengkajian, diagnose keperawatan, intervensi, implementasi, evaluasi, metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan leaflet. Hasil penelitian Setelah dilakukan pemberian pendidikan kesehatan selama 3 hari pada kasus 1 dan 2 dinyatakan berhasil terlihat pasien paham tentang nutrisi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di rumah sakit TK II putri hijau medan. Kesimpulan kedua partisipan mengalami pemenuhan pendidikan kesehatan tentang nutrisi pada pasien gagal ginjal kronik yang telah diberikan selama 3 hari. Saran dibuat untuk pasien digunakan sebagai masukan peneliti lain untuk melakukan pengkajian yang lebih mendalam lagi tentang studi kasus pendidikan kesehatan tentang nutrisi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa
PERSEPSI LOW MANAGER DAN MIDDLE MANAGER TENTANG PEMBENTUKAN PROTOKOL PELAKSANAAN EXECUTIVE COACHING DI RUMAH SAKIT Syafrinanda, Virginia
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 2 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v2i1.53

Abstract

Protokol executive coaching merupakan suatu pedoman yang dikembangkan sebagai acuan dalam melaksanakan pembinaan kepada low manajer dan middle manajer dalam mengembangkan keterampilan kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi low manajer dan middle manajer terkait terbentuknya pelaksanaan executive coaching di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Alat pengumpulan data menggunakan panduan FGD, voice recorder dan field note. Data dianalisis dengan menggunakan content analysis. Jumlah partisipan digunakan sebanyak 15 partisipan yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh 6 tema yaitu: 1) pembentukan protokol executive coaching menarik, 2) manfaat pembentukan protokol pelaksanaan executive coaching, 3) faktor pendukung dalam protokol pelaksanaan executive coaching, 4) kendala partisipan dalam mengembangkan keterampilan diruangan sesuai dengan protokol yang sudah dibentuk, 5) Upaya mengatasi kendala dalam proses mengembangkan keterampilan diruangan, 6) Harapan dalam pelaksanaan executive coaching. Protokol pelaksanaan executive coaching dapat membantu low manajer dan middle manajer dalam mengembangkan keterampilan seorang pemimpin diruangan. Adanya protokol pelaksanaan executive coaching, pelaksanaan pembinaan lebih terarah dan jelas sehingga dapat keterampilan kepemimpinan menjadi lebih efektif.
PELAKSANAAN PENDAMPINGAN DAN TUTORIAL ASI EKSKLUSIF Suharto, Suharto; Pratama, Muchti Yuda; Olivia, Nina; Syafrinanda, Virginia; Simamora, Endang Roswati
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/6mpdec95

Abstract

Proses pemberian ASI tanpa tambahan makanan lain pada bayi berumur 0-6 bulan disebut ASI eksklusif. sejumlah riset menunjukkan bayi yang diberi asi lebih jarang terserang Gastroenteritis, infeksi pernapasan, infeksi telinga, infeksi saluran kemih, alergi, asma, dan eksim. Pendidikan kesehatan yang melibatkan pendampingan dan tutorial merupakan salah satu metode untuk meningkatkan pengetahuan ibu. Pendidikan kesehatan ini diyakini lebih efektif ketika disampaikan secara personal melalui komunikasi tatap muka. Peran tenaga kesehatan memiliki kaitan dengan praktik pemberian ASI eksklusif. Ibu yang mendapatkan dukungan dari tenaga kesehatan memiliki kemungkinan lebih besar untuk memberikan ASI.  Kegiatan PKM bertujuan meningkatkan dan merubah perilaku pemberian ASI yang optimal pada ibu yang menyusui. Metoda dilakukan dengan pendampingan dan pemberian tutorial tentang ASI Eksklusif dengam 42 peserta di posyandu Flamboyan Jaharun B di bawah pembinaan Puskesmas Kecamatan Galang Deli serdang serta menggunakan instrumen tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan.
Studi kasus asuhan keperawatan pada bayi dengan epilepsi Tiala, Nur Hijrah; Syafrinanda, Virginia
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 7 (2025): October Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i7.1755

Abstract

Background: Epilepsy is a neurological disorder that affects people of all ages. In children, epilepsy can have a significant impact on various aspects of life, including cognitive, emotional, and social development. Infants who experience recurrent seizures are at higher risk of developmental delays as well as social and emotional problems as they grow. Purpose: To describe the application of nursing care in an infant (Baby E) with epilepsy. Method: This study employed a case study design, starting from assessment to evaluation of nursing care in Alamanda Ward, Abdoel Moelok Hospital, Lampung, in August 2025. Nursing care was provided to the patient for three days. Result: Baby E experienced three nursing problems: ineffective airway clearance, risk of ineffective cerebral perfusion, and risk of injury. The interventions were carried out for three days based on the Indonesian Nursing Intervention Standards, including observational, therapeutic, educational, and collaborative actions. Conclusion: After three days of nursing care, the problems of ineffective airway clearance and risk of injury were resolved. However, the problem of risk of ineffective cerebral perfusion was not fully resolved, indicating the need for continued monitoring and regular epilepsy therapy, as the child remains diagnosed with epilepsy.