Articles
Mewujudkan Fungsi Perpustakaan di Daerah
Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 2, No 2 (2018): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (64.131 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.2.2.233-242
Perpustakaan memiliki lima fungsi pokok yaitu penyimpanan, pendidikan, penelitian, informasi, dan rekreasi kultural. Fungsi tersebut dijadikan dasar dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Perwujudannya berupa kinerja yang dihasilkan oleh pustakawan selaku pengelola perpustakaan. Membangun perpustakaan yang tetap eksis di era globalisasi mutlak dilakukan agar fungsi yang melekat dapat terpenuhi. Beberapa langkah yang dapat diterapkan yaitu dengan mendekatkan diri dengan pemustaka, penguasaan teknologi serta pembenahan di sisi pustakawan. Oleh karena itu, sebagai bagian dari perpustakaan, pustakawan juga harus selalu berbenah.
Evaluasi Keterpakaian dan Ketersediaan Koleksi dalam Penulisan Tesis Mahasiswa Program Studi PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) pada Perpustakaan Program Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga
Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3, No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (296.775 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.3.1.87-92
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keterpakaian dan ketersediaan koleksi dalam penulisan tesis mahasiswa program studi PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) pada perpustakaan program pasca sarjana UIN Sunan Kalijaga. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil seluruh daftar pustaka penulisan tesis mahasiswa program studi PGMI (Pendidikan Guru madrasah Ibtidaiyah) Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literatur yang paling banyak dipakai adalah yang berasal dari buku teks. Ketersediaan koleksi dalam kondisi sedang, karena masih ada cukup banyak literatur yang belum tersedia di perpustakaan.
Kontribusi Personal Knowledge Penulis Lagu Anak dalam Menciptakan Sebuah Karya pada Komunitas Pramudita Suara
Kusuma Riyandini Putri;
Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3, No 3 (2019): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (502.447 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.3.3.273-281
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terbentuknya personal knowledge penulis lagu anak dalam menciptakan sebuah karya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan naratif. Dalam penelitian ini, peneliti melibatkan tiga informan penulis lagu anak. Teknik pengambilan data yang dilakukan yaitu wawancara semi terstruktur. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan thematic analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa penulis lagu anak dalam mencari sumber informasi dan inspirasi melalui berbagai macam hal salah satunya adalah melihat tingkah laku anak dan melakukan pendekatan pada anak. Sumber informasi dan inspirasi yang telah didapat ditulis dan dicocokan pada tingkah laku anak. Pencapaian penulis lagu anak pada Komunitas Pramudita Suara dalam menciptakan lagu anak dapat dijadikan inspirasi bagi penulis lagu anak lain. Dengan melakukan kolaborasi bersama penulis lagu anak pada Komunitas Pramudita Suara dapat menambah inspirasi penulis lagu anak. Dalam pembuatan karya yaitu lagu anak, penulis lagu anak tidak mempermasalahkan tindakan penyalinan untuk karyanya.
Kemampuan Komunikasi Interpersonal Pustakawan (Studi di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung)
Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 1, No 2 (2017): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (42.044 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.1.2.133-138
Dalam dunia perpustakaan, pelayanan merupakan ujung tombak perpustakaan. Baik tidaknya suatu perpustakaan bergantung pada bagaimana pelayanannya. Pustakawan adalah pelaku langsung kegiatan layanan. Hal tersebut membuat pustakawan harus berinteraksi secara langsung dengan pemustaka sehingga keterampilan komunikasi interpersonal sangat dibutuhkan oleh pustakawan dalam usahanya untuk menjalin interaksi yang baik dengan pemustaka, membina hubungan yang harmonis dengan pemustaka hingga tercipta atmosfer yang nyaman di perpustakaan. Melihat kondisi secara umum bahwa kemampuan komunikasi pustakawan kepada pemustaka masih dirasa kurang baik, maka tulisan ini akan membahas tentang keterampilan komunikasi interpersonal pustakawan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pustakawan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah memiliki keterampilan komunikasi interpersonal yang baik yang ditunjukkan dengan dimilikinya sikap emphaty, supportiveness, positiveness, equality, convidence, immediacy dan interaction management.
Analisis Sitasi Pada Artikel Jurnal Anuva Tahun 2017
Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 2 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (302.721 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.5.2.307-314
Kajian sitasi merupakan salah satu kajian bidang perpustakaan yang mengobservasi kutipan pada suatu karya ilmiah. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan hasil analisis sitasi pada artikel jurnal Anuva terbitan tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif melalui pengamatan terhadap daftar pustaka sebagai metode pengumpulan datanya. Daftar pustaka yang dimaksud merupakan daftar pustaka pada masing-masing artikel jurnal Anuva terbitan tahun 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, sitasi pada artikel jurnal Anuva terbitan tahuj 2017 didominasi oleh literatur dengan jenis buku. Sedangkan dari segi usia tahun terbit, sitasi yang ada didominasi oleh literatur yang terbit 10 tahun terakhir.
Analisis Kesesuaian Instrumen Akreditasi Perpustakaan Sekolah Terhadap Ketentuan Standar Nasional Perpustakaan Sekolah Menengah Atas
Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3, No 2 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (177.337 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.3.2.199-205
Perpustakaan sekolah perlu melakukan akreditasi agar mutu perpustakaan dapat terjamin. Dengan adanya akreditasi pemustaka menjadi yakin bahwa perpustakaan bersungguh sungguh dalam menunjang perkembangan dan mutu sekolah. Dalam penelitian ini, penulis ingin mengetahui apakah Instumen Akreditasi Perpustakaan sudah sesuai dengan ketentuan Standar Nasional Perpustakaan Sekolah Menengah Atas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, dengan pendekatan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini bahwa instrumen akreditasi sudah sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan Sekolah Menengah Atas, namun masih terdapat beberapa aspek penilaian yang perlu ditinjau kembali.
Analisis Pengembangan Sumber Informasi Dan Layanan Perpustakaan Desa/ Kelurahan
Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 4, No 2 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (311.855 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.4.2.205-212
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan sumber informasi dan layanan perpustakaan desa/ kelurahan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur. Strategi yang dapat dilakukan dalam pengembangan sumber informasi dan layanan perpustakaan desa adalah dengan menjalin koordinasi dan kerjasama dengan pihak lain, melakukan pemasyarakatan perpustakaan melalui sosialisasi dari berbagai media. Melakukan analisis tentang lingkungan pemustaka, teknologi informasi, koleksi dan kebijakan juga menjadi hal lain yang perlu dilakukan oleh perpustakaan desa/ kelurahan.
Penyelamatan Nilai Guna Informasi Melalui Preservasi Arsip Statis di Balai Pelestarian Cagar Budaya D.I. Yogyakarta
Widiastuti Widiastuti;
Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.345 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.5.1.113-123
Penelitian ini berjudul “Penyelamatan Nilai Guna Informasi Melalui Preservasi Arsip Statis di Balai Pelestarian Cagar Budaya D.I.Yogyakarta”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya penyelamatan nilai guna informasi melalui preservasi arsip statis yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya D.I.Yogyakarta.. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan preservasi arsip statis yang dilakukan di Balai Pelestarian Cagar Budaya D.I.Yogyakarta berperan dalam upaya penyelamatan nilai guna informasi yang terkandung di dalam arsip yang disimpan. Kegiatan preservasi arsip statis yang dilakukan dengan cara preventif dan kuratif menjadi salah satu upaya dalam penyelamatan nilai guna informasi yang terkandung di dalam arsip dikarenakan kegiatan preservasi tersebut merupakan serangkaian upaya dalam melakukan penjagaan fisik arsip yang berdampak pada terjaganya isi informasi arsip yang ada di dalamnya.
Evaluasi Website ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia) Menggunakan Ten C’s
Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (63.799 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.2.1.107-116
Pembangunan suatu website tidak semata-mata berhenti setelah website tersebut dibangun. Namun, lebih dari itu, pembangunan suatu website dilakukan secara terus-menerus selama website tersebut masih tersedia, termasuk salah satunya adalah proses evaluasi website. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam evaluasi website adalah Ten C’s. Hasil penggunaan Ten C’s terhadap website milik ANRI menunjukkan bahwa selain memiliki berbagai kelebihan seperti kelengkapan informasi, kejelasan visi dan misi, dan kebaruan informasi, website tersebut juga memiliki beberapa kelemahan. Kelemahan yang ada terkait dengan terlalu banyaknya konten yang ditampilkan, beberapa artikel tidak dilengkapi dengan penulis, dan konektivitas yang lambat pada jam-jam tertentu.
Literasi Informasi Relasional Penulis Karya Fiksi dalam Proses Kepenulisan Karya Fiksinya : Sebuah Kajian Systematic Literature Review pada Database Tandofline
Yessi Trianda;
Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (696.835 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.6.2.189-204
Dalam proses kepenulisan fiksi, terdapat kegiatan yang perlu dilakukan yakni menjaga keakuratan unsur nyata yang telah dimasukkan kedalam karya fiksi. Ketidakakuratan dapat memunculkan masalah bagi censorship karya tulisnya serta image penulis karya fiksi tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan ragam pengalaman literasi informasi relasional para penulis karya fiksi, dipilihnya model relasional karena berfokus pada perbedaan setiap penulis mendapati pengalamannya masing-masing. Penulis karya fiksi memiliki cakupan yang ditentukan melalui metode penelitian systematic literature review. Pendekatan metode penelitian berupa meta-sintesis atau konfiguratif dengan cara meta-agregasi untuk menjawab research question yang merupakan tahap planning. Tahap conducting berupa persempitan dari 30 artikel yang diperoleh dengan kriteria inklusi dan eksklusi melalui database ilmiah tandofline. Kemudian dipersempit kembali dengan penilaian qualitas menyisakan 5 artikel. Tahap reporting menunjukan adanya pengalaman literasi informasi relasional penulis karya fiksi berupa kolaborasi dengan ilmuwan, literasi dokumen oral atau tertulis, serta pengalaman atau pengamatan pribadi.