Articles
Pengalaman Literasi Informasi Generasi Milenial Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten dalam Memanfaatkan Aplikasi Wattpad
Fryda Putri Sardiantari;
Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/anuva.6.3.343-354
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman literasi informasi generasi milenial Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten dalam memanfaatkan aplikasi Wattpad. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan thematic analysis. Terdapat 4 tema yang dihasilkan dari analisis data, yaitu pola penelusuran informasi generasi milenial dalam memanfaatkan aplikasi Wattpad, strategi penelusuran informasi generasi milenial dalam memanfaatkan aplikasi Wattpad, pemanfaatan informasi dalam aplikasi Wattpad sebagai sumber pengetahuan baru oleh generasi milenial, dan kesadaran generasi milenial saat memanfaatkan aplikasi Wattpad secara baik dan bijak. Hasil tema pertama yaitu generasi milenial dalam melakukan pola penelusuran informasi melalui kegiatan browsing, monitoring, accessing dan networking telah dilakukan dengan baik sesuai dengan pola perilaku pencarian informasi dalam media sosial. Tema kedua menunjukkan bahwa generasi milenial dalam melakukan penelusuran informasi memiliki cara yang sama yaitu dengan memahami topik, mengidentifikasi kata kunci yang akan dipakai, menggunakan sinonim terkait, menambahkan tagar, membaca deskripsi, mengevaluasi dan menyimpan. Tema ketiga menunjukkan penggunaan aplikasi Wattpad oleh generasi milenial untuk menambah informasi baru berkaitan dengan pengambilan keputusan berdasarkan informasi dalam aplikasi Wattpad yang telah dibaca informan, penambahan kosa kata serta istilah-istilah baru. Tema keempat menunjukkan bahwa generasi milenial mampu menciptakan pengalaman, pengetahuan dan penilaian untuk diaplikasikan saat memanfaatkan aplikasi Wattpad. Kesadaran dalam bijak memanfaatkan aplikasi Wattpad dapat diasosiasikan dengan mampu menghargai sesama pengguna sehingga hal tersebut juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pola Perilaku Penyebaran Informasi Mahasiswa S-1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Dalam Merespon Berita Covid-19 di Media Sosial Instagram
Dhea Anasita Azhmi;
Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/anuva.6.4.519-530
Tersebarnya berita Covid-19 yang berasal dari berbagai macam sumber memungkinkan munculnya berbagai informasi yang belum diketahui kebenarannya, yang apabila dibiarkan dapat memicu informasi tersebut menjadi hoaks. Instagram menjadi salah satu media dengan tingkat penggunaan yang sangat tinggi, kemudahan akses yang ditawarkan menyebabkan platform ini dapat diakses kapanpun, di manapun dan oleh siapapun, tak terkecuali mahasiswa. Mahasiswa S-1 Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro (FIB Undip) memiliki strategi dasar dalam menghadapi berita Covid-19 yaitu dengan menerapkan literasi informasi yang diperoleh pada saat perkuliahan semester empat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana perilaku informasi mahasiswa S-1 Ilmu Perpustakaan, FIB Undip terkait pola perilaku penyebaran informasi dalam merespon berita Covid-19 di media sosial Instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi dan wawancara yang melibatkan sepuluh informan yang telah dipilih dengan menggunakan teknik convenience sampling. Informan yang dipilih merupakan alumni dan mahasiswa S-1 Ilmu Perpustakaan, FIBUndip angkatan 2017, 2018 dan 2019 yang sudah sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik thematic analysis. Hasil dari analisis data menyebutkan bahwa mahasiswa S-1 Ilmu Perpustakaan, FIBUndip memiliki tiga pola perilaku penyebaran informasi yaitu ketika sudah menemukan berita Covid-19 yang terverifikasi valid maka ada yang menyebarkan, hanya menganggap sebagai angin lewat saja dan memilih tetap diam serta tidak melakukan penyebaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa S-1 Ilmu Perpustakaan, FIB Undip memiliki sikap kritis dan bertanggung jawab yaitu dengan tidak akan melakukan pemanfaatan, pengolahan maupun penyebaran sampai informasi Covid-19 tersebut benar-benar sudah teridentifikasi dan terverifikasi kebenarannya, namun beberapa mahasiswa juga ada yang menyebarkan, hanya menganggapnya sebagai angin lewat saja serta lebih memilih diam dan tidak meneruskan penyebaran meskipun informasi tersebut sudah terbukti benar.
Perilaku Pencarian Informasi sebagai Sumber Gagasan Penulisan Berita di Era Pandemi Covid-19: Studi Kasus “Lembaga Pers Mahasiswa Hayamwuruk” Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro
Encik Nur Intan Burhaniah;
Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/anuva.7.1.162-174
Dalam penulisan berita selama pandemi covid-19, anggota LPM Hayamwuruk harus melakukan pencarian informasi untuk memenuhi kebutuhan informasinya dalam penulisan berita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pencarian informasi sebagai sumber gagasan dalam penulisan berita di era pandemi covid-19 oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Hayamwuruk Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan metode pengambilan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pencarian informasi anggota LPM Hayamwuruk bermula dari penemuan informasi secara tidak di sengaja melalui obrolan dengan teman atau orang lain, media sosial, pemimpin redaksi, browshing, dan chatting. Informasi atau topik yang telah didapatkan oleh anggota LPM Hayamwuruk akan ditampung oleh pihak redaksi dan dilanjutkan mengadakan rapat redaksi untuk mendiskusikan informasi yang didapatkan oleh anggota LPM Hayamwuruk. Selanjutnya, anggota LPM Hayamwuruk akan melakukan pencarian informasi secara aktif dan pencarian informasi pendukung melalui wawancara dengan narasumber. Setelah mendapatkan informasi yang dibutuhkan, anggota LPM Hayamwuruk akan melanjutkan menulis informasi yang telah didapatkan menjadi berita. Apabila terdapat kesalahan atau kelanjutan informasi dari berita yang telah dibuat, anggota LPM Hayamwuruk akan melakukan cross check dan pencarian berlanjut.
PRESERVASI ARSIP DINAMIS INAKTIF DI KANTOR DINAS PENDIDIKAN KOTA SEMARANG SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN ARSIP
Yoga Pradana;
Ika Krismayani
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jip.v5i4.21-30
Skripsi ini berjudul “Preservasi Arsip Dinamis Inaktif di Dinas Pendidikan Kota Semarang sebagai Upaya Pelestarian Arsip”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya preservasi arsip dinamis inaktif yang telah dilakukan Dinas Pendidikan Kota Semarang dan untuk mengetahui kendala apa yang menghambat jalannya proses preservasi arsip dinamis inaktif di Dinas Pendidikan Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dan Staf pelaksana kegiatan preservasi. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa Dinas Pendidikan Kota Semarang memang melakukan kegiatan preservasi dan hal ini juga didukung oleh tupoksi pada Sub Bagian Umum dan Kepegawaian tentang kearsipan. Dalam pelaksanaan kegiatan preservasi atau perawatan arsip dinamis inaktif di Dinas Pendidikan Kota Semarang, dengan cara membersihkan debu yang ada dalam ruangan dan fisik arsip serta membersihkan serangga seperti rayap yang ada di dalam ruang penyimpanan arsip dinamis inaktif. Sedangkan faktor penghambat jalannya preservasi arsip dinamis inaktif di Dinas Pendidikan Kota Semarang adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada belum mendapatkan pendidikan formal tentang preservasi arsip. Selain hal tersebut yang menghambat jalannya preservasi arsip dinamis inaktif ialah anggaran untuk pelaksanaan kegiatan preservasi arsip dinamis inaktif, serta fasilitas pendukung untuk kegiatan preservasi arsip dinamis inaktif seperti alat pengatur suhu dan kelembaban udara, penyedot debu, dan alat pemadam api ringan.
ANALISIS DAMPAK KEKURANGAN JUMLAH PUSTAKAWAN DI KANTOR ARSIP DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KOTA TEGAL
Mohammad Reza Bakhtiar Effendi;
Ika Krismayani
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jip.v5i4.41-50
Skripsi ini berjudul “Analisis Dampak Kekurangan Jumlah Pustakawan di Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tegal”. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak kekurangan pustakawan di Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tegal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Objek penelitian adalah dampak kekurangan jumlah pustakawan, sedangkan untuk subjek pustakawan yang berkerja di Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tegal. Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh informan, terdiri dari dua sebagai pustakawan fungsional, dua sebagai staf perpsutakaan, satu kepala perpustakaan, dua pemustaka yang sering berkunjung ke Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tegal. Dengan hasil jawaban dari informan dan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tegal tidak dapat melakukan rekutmen pegawai secara sepihak, karena Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tegal bergantung kepada BKD Kota Tegal, BKD sendiri tidak dapat melakukan perekutan pegawai karena terkendala dengan Anggaran Kota Tegal sendiri.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL PENULIS ARTIKEL DI WEBSITE PT. NYUNYU DIGITAL MEDIA JAKARTA
Farras Alda Havana;
Ika Krismayani
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 3 (2016): Agustus 2016
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jip.v5i3.311-320
Penelitian ini berjudul “Analisis Kemampuan Literasi Digital Penulis Artikel di Website PT. Nyunyu Digital Media Jakarta”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan literasi digital yang dimiliki oleh penulis artikel di website PT. Nyunyu Digital Media Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah lima orang penulis artikel di website Nyunyu.com. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara semi terstuktur. Terdapat empat aspek kompetensi literasi digital menurut Paul Gilster yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian yang diperoleh adalah penulis artikel di website Nyunyu.com secara umum menguasai beberapa aspek kompetensi literasi digital terutama dalam kemampuan internet searching yaitu memanfaatkan search engine dalam pencarian informasi, memahami internet sebagai sumber informasi dan penghubung serta memanfaatkan internet untuk melakukan beberapa aktivitas. Penulis artikel Nyunyu.com dapat memahami cara kerja hyperlink serta mengetahui perbedaan informasi di internet dan media cetak dalam aspek kemampuan hypertextual navigation, meskipun belum memahami mengenai pengertian hypertext dan cara kerjanya. Dalam melakukan evaluasi konten, penulis artikel Nyunyu.com dapat memahami ciri-ciri website yang digunakan sebagai referensi, melakukan cross check terhadap informasi yang diperolehnya dan memanfaatkan FAQ di suatu website untuk membantunya memperoleh informasi. Penulis artikel Nyunyu.com menggunakan keyword untuk memudahkan dalam melakukan pencarian informasi pada aspek knowledge assembly. Namun penulis artikel Nyunyu.com tidak bergabung dengan grup diskusi di internet dan belum menyadari pentingnya memanfaatkan sumber informasi lain selain dari internet.
KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI IBU HAMIL DALAM PERSIAPAN PERSALINAN DI KECAMATAN WONOSOBO
Lintang Kristi Purwadi;
Ika Krismayani
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jip.v5i4.311-320
Penelitian ini membahas tentang kemampuan literasi informasi ibu hamil dalam persiapan persalinan di Kecamatan Wonosobo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi informasi ibu hamil dalam persiapannya menuju persalinan. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan pengambilan informan secara purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ibu-ibu hamil di Kecamatan Wonosobo sudah menyadari akan kebutuhan informasi dengan sendirinya dan juga karena dorongan dari orang terdekat. Mereka begitu gembira dalam memenuhi kebutuhan informasinya karena kehamilan ini adalah pengalaman pertama bagi mereka. Untuk memenuhi kebutuhan informasinya mereka bertanya kepada kerabat dekat seperti orang tua, saudara, dan teman. Bila terdapat keluhan tertentu mereka bertanya kepada tenaga medis seperti bidan dan dokter. Sumber informasi yang mereka akses selama kehamilan antara lain melalui website mengenai kehamilan, aplikasi smartphone, majalah dan buku. Selanjutnya mereka juga bergabung dalam forum ibu hamil untuk menambah kebutuhan informasi mereka melalui diskusi dan sharing . Informasi-informasi yang sudah ibu-ibu hamil dapatkan dapat menambah kepercayaan diri mereka untuk diterapkan dalam kehamilannya. Mereka juga membagikan informasi yang sudah mereka pelajari kepada teman dan kerabat yang bertanya secara langsung dan juga melalui forum yang sudah mereka ikuti.
Analisis Pemberdayaan Masyarakat pada Perpustakaan Desa Tumpangkrasak “Rumah Inspirasi”
Wahyu Budi Setyoningsih;
Ika Krismayani
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jip.v12i1.32-48
Penelitian ini berjudul “Analisis Pemberdayaan Masyarakat pada Perpustakaan Desa Tumpangkrasak “Rumah Inspirasi””. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat pada Perpustakaan Desa Tumpangkrasak “Rumah Inspirasi”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penulis melakukan wawancara mendalam terhadap tiga orang informan yang dipilih berdasarkan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan melakukan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi yang dilakukan Perpustakaan Desa Tumpangkrasak “Rumah Inspirasi” dalam menjalankan kegiatan pemberdayaan masyarakat adalah dengan berkolaborasi dengan lembaga lain. Kolaborasi yang dimaksud adalah kerjasama dengan lembaga yang dapat membantu kelancaran program pemberdayaan. Program pemberdayaan yang dimiliki Perpustakaan Desa Tumpangkrasak “Rumah Inspirasi” adalah kelas mengaji, bimbingan belajar, dan pelatihan keterampilan. Tahapan yang dilakukan oleh Perpustakaan Desa Tumpangkrasak “Rumah Inspirasi” dalam mengadakan program pemberdayaan masyarakat yaitu: menentukan tema, membentuk kepengurusan, menyebarkan informasi, dan diakhiri dengan pelaksanaan program itu sendiri.
KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI PAMONG BELAJAR SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN
Karlina Retno Millasari;
Ika Krismayani
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jip.v5i2.321-330
Penelitian ini berjudul “Kemampuan Literasi Informasi Pamong Belajar Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Purwodadi Kabupaten Grobogan”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan literasi informasi pamong belajar sanggar kegiatan belajar Purwodadi dalam menunjang kegiatan belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik pemilihan informan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan purposive sampling dan metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa kemampuan literasi informasi pamong belajar, sudah dapat menentukan jenis dan cakupan informasi dengan cara merumuskan terlebih dahulu informasi yang pamong belajar butuhkan, kemudian dalam mencari informasi untuk menunjang kegiatan belajar mengajar berpedoman pada pedoman yang telah ditetapkan. Untuk mengakses informasi secara efektif dan efisien pamong belajar merasa kurang efektif dalam proses pencarian informasi karena memerlukan waktu yang cukup lama dalam memperoleh informasi. Di dalam mengevaluasi informasi, pamong belajar mengevaluasi suatu informasidengan cara mencatat sumber informasi yang mereka dapatkan lalu membandingkan sumber-sumber informasisebelum digunakan kembali, selanjutnyamenyaring informasi yang mereka butuhkan berdasarkan dengan kesesuaian informasi yang dicari dengan cara meringkas informasi yang telah diperoleh,kemudian untuk kemampuan menggunakan danmengkomunikasikan informasi, pamong belajar mengkomunikasikan kembali informasi kepada siswa. Selanjutnya untuk aspek penggunaan informasi secara etis dan legal pamong belajar kurang mengetahui tentang perilaku yang etis dan sesuai dengan etika dalam pengaksesan informasi.
EVALUASI PELAYANAN SIRKULASI PERPUSTAKAAN STIKES St. ELISABETH SEMARANG BERDASARKAN METODE SERVQUAL
Adham Mohammad Karim;
Ika Krismayani
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jip.v5i1.291-300
Penelitian ini mengevaluasi pelayanan sirkulasi Perpustakaan Stikes St. Elisabeth Semarang berdasarkan metode servqual. Evaluasi pelayanan perpustakaan didasarkan pada lima dimensi servqual meliputi bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei, jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini adalah anggota Perpustakaan Stikes St. Elisabeth Semarang yang bertemu langsung dengan penulis dan telah memanfaatkan pelayanan yang diberikan perpustakaan. Penilaian skor total servqual dengan cara menghitung skor persepsi dikurangi dengan skor harapan, jika hasil total skor servqual mendekati angka nol, maka pelayanan dikatakan sudah cukup baik dalam memenuhi harapan pemustaka. Adapun hasil penelitian menunjukkan penilaian skor servqual pada dimensi bukti fisik (tangibles) sebesar -1.68, dimensi keandalan (reliabilitiy) sebesar -1.24, dimensi daya tanggap (responsiveness) sebesar -1.33, dimensi jaminan (assurance) sebesar 1.04, dan dimensi empati (empathy) sebesar -1.51. Berdasarkan perhitungan keseluruhan dimensi skor servqual, pelayanan Perpustakaan Stikes St. Elisabeth Semarang sebesar -1.45, angka tersebut menunjukkan bahwa pelayanan perpustakaan sudah cukup baik dalam memenuhi harapan pemustakanya.