Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : journal of innovative and creativity

Analisis Efektivitas Model Asuhan Berbasis Holistik dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ibu dan Bayi Mildaratu; Raehan; Halisah; Fyzria Qudratullah; Armiyati Nur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2816

Abstract

Model asuhan kebidanan yang berfokus secara biomedis sering kali belum mampu menjawab kebutuhan menyeluruh ibu dan bayi dalam periode perinatal. Pendekatan holistik dipandang mampu meningkatkan kesejahteraan dengan memperhatikan aspek fisik, emosional, sosial, dan spiritual secara terpadu. Menilai efektivitas model asuhan berbasis holistik dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi pascapersalinan. Penelitian ini merupakan studi quasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 60 ibu bersalin yang dibagi menjadi kelompok intervensi (asuhan holistik) dan kelompok kontrol (asuhan konvensional). Asuhan holistik meliputi pijat relaksasi, konseling emosional, aromaterapi, dan dukungan spiritual. Data dikumpulkan melalui kuesioner depresi postnatal (EPDS), kepuasan pasien (CSQ-8), dan bonding ibu-bayi (MIBS), kemudian dianalisis menggunakan uji paired dan independent t-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek kesejahteraan ibu dan bayi pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol, dengan penurunan skor depresi postnatal (p=0,001), peningkatan kepuasan pelayanan (p=0,000), dan perbaikan ikatan ibu-anak (p=0,004). Model asuhan berbasis holistik efektif dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi, serta layak diintegrasikan ke dalam pelayanan kebidanan sebagai pendekatan komplementer terhadap model konvensional.
Tingkat Keberhasilan Relaktasi pada Ibu Nifas Terhadap Pemijatan Tulang Belakang pada Costa Ke 5-6 Sampai ke Scapula untuk Merangsang Hipofise Posterior Rika Asmirah; Armiyati Nur; Agustini Liviana Dwi Rahmawati; Cici Pratiwi; Sri Rahmah Haruna
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3268

Abstract

Relaktasi adalah proses mengembalikan kemampuan ibu untuk menyusui setelah sempat berhenti. Pemijatan tulang belakang pada daerah costa ke-5 hingga scapula diyakini dapat merangsang hipofise posterior untuk mengeluarkan hormon oksitosin yang berperan penting dalam proses laktasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat keberhasilan relaktasi pada ibu nifas dengan pemberian intervensi pemijatan tulang belakang pada daerah costa ke-5 sampai scapula. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest dengan kontrol. Sampel terdiri dari 30 ibu nifas yang mengalami penurunan produksi ASI. Intervensi diberikan selama 7 hari berturut-turut. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan dalam produksi ASI pada kelompok intervensi (p = 0,001). Kesimpulan: Pemijatan tulang belakang pada daerah costa ke 5-6 sampai ke scapula efektif dalam meningkatkan keberhasilan relaktasi pada ibu nifas.
Efektivitas Kader Kesehatan Digital dalam Deteksi Dini Risiko Stunting pada Balita Sudirman; Armiyati Nur; Ardiana Batubara; Muslimin B; Nurhafizah Nasution
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7230

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas hidup anak di masa depan. Deteksi dini risiko stunting menjadi salah satu langkah kunci dalam mencegah meningkatnya prevalensi kasus di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kader kesehatan digital dalam melakukan deteksi dini risiko stunting pada balita. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test yang melibatkan 60 balita usia 6–59 bulan dan 30 kader kesehatan. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri (BB/U, TB/U, BB/TB) yang dicatat secara manual dan melalui aplikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan kader kesehatan dalam mendeteksi risiko stunting setelah penggunaan aplikasi digital (p < 0,05), dengan tingkat akurasi data meningkat dari 78% (manual) menjadi 92% (digital). Selain itu, sebagian besar kader merasa aplikasi mudah digunakan dan membantu mempercepat pekerjaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kader kesehatan digital efektif dalam mendeteksi dini risiko stunting pada balita, sehingga disarankan untuk diimplementasikan secara luas dalam program percepatan penurunan stunting.