Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Motif Pada Pria Pengguna Fashion Androgini Lintang Aura Hermawan; Ruth Mei Ulina Malau

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v10i2.3533

Abstract

Terlihat dari mudahnya masyarakat terutama generasi millennial yang mengikuti dan menyerap tren fashion baru yang sedang berkembang, salah satunya seperti tren Fashion androgini. Fenomena androgini masih sering menuai pro dan kontra di Indonesia, karena pada dasarnya masyarakat Indonesia masih menilai perilaku manusia berdasarkan hak dan kewajiban seseorang menurut jenis kelamin biologisnya. Penulisan ini bertujuan untuk memahami bagaimana motif para pria dalam menggunakan fashion androgini di media sosial Instagram. Penulisan ini menggunakan teori Fenomenologi dengan indikator tindakan seseorang ke dalam dua fase Because Motives (Weil-Motive) dan In Order to Motive (Um-Zu-Motive) sebagai acuan dasar dalam mengetahui motif yang terkandung dalam penggunaan fashion androgini. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan menggunakan paradigma konstruktivis dengan tujuan mengasumsikan bahwa pemahaman dan interpretasi makna dapat diturunkan dari konstruksi sosial. Teknik pengumpulan data dan analisis data adalah dengan melakukan wawancara dengan para pengguna fashion androgini. Hasil penulisan menunjukkan terdapat motif serta tujuan dari penggunaan fashion androgini di media sosial Instagram. Dalam because of motives yaitu karena keinginan diri sendiri, role model dan lingkungan.
Motif Pada Pria Pengguna Fashion Androgini : (Studi Fenomenologi Pada Pria Pengguna Fashion Androgini Di Media Sosial Instagram) Lintang Aura Hermawan; Ruth Mei Ulina Malau
HERITAGE Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v10i2.3533

Abstract

Terlihat dari mudahnya masyarakat terutama generasi millennial yang mengikuti dan menyerap tren fashion baru yang sedang berkembang, salah satunya seperti tren Fashion androgini. Fenomena androgini masih sering menuai pro dan kontra di Indonesia, karena pada dasarnya masyarakat Indonesia masih menilai perilaku manusia berdasarkan hak dan kewajiban seseorang menurut jenis kelamin biologisnya. Penulisan ini bertujuan untuk memahami bagaimana motif para pria dalam menggunakan fashion androgini di media sosial Instagram. Penulisan ini menggunakan teori Fenomenologi dengan indikator tindakan seseorang ke dalam dua fase Because Motives (Weil-Motive) dan In Order to Motive (Um-Zu-Motive) sebagai acuan dasar dalam mengetahui motif yang terkandung dalam penggunaan fashion androgini. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan menggunakan paradigma konstruktivis dengan tujuan mengasumsikan bahwa pemahaman dan interpretasi makna dapat diturunkan dari konstruksi sosial. Teknik pengumpulan data dan analisis data adalah dengan melakukan wawancara dengan para pengguna fashion androgini. Hasil penulisan menunjukkan terdapat motif serta tujuan dari penggunaan fashion androgini di media sosial Instagram. Dalam because of motives yaitu karena keinginan diri sendiri, role model dan lingkungan.
Analisis Framing Tentang Polisi Pada Pemberitaan Tragedi Kasus Kanjuruhan Di Cnnindonesia.Com Dan Detik.Com Ramadhana, Bayu Pramudya Ahmad; Malau, Ruth Mei Ulina
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Kanjuruhan Tragedy is a heart-wrenching event for football enthusiasts, resulting in the loss of 130 lives. The series of riots in Kanjuruhan were closely intertwined with the involvement of the Police, who were on duty to secure the match. This study adopts a constructivist paradigm with the aim of understanding how the event is perceived as a constructed product by the media outlets cnnindonesia.com and detik.com in their coverage of the Kanjuruhan Tragedy, employing data collection techniques such as observation and literature review. The research methodology used is qualitative, employing the framing analysis method of Robert N. Entman, which focuses on two main aspects: issue selection and salience. Additionally, the study aims to explore the construction of reality. The findings of this research indicate that cnnindonesia.com frames the news by prominently highlighting the Police as the main cause of the Kanjuruhan Tragedy. On the other hand, detik.com frames the news by prominently emphasizing the Police's defense against alleged causes of the Kanjuruhan Tragedy and portraying supporters as the instigators of the riots.Keywords-Kanjuruhan Tragedy, Police, Robert N. Entman's Framing Analysis, cnnindonesia.com and detik.com media
Komunikasi Interpersonal Dalam Pengambilan Keputusan Aborsi Dalam Hubungan Pranikah Rizaputri, Ananda Safira; Malau, Ruth Mei Ulina
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fakta menunjukan bahwa aborsi banyak sekali terjadi terutama karena kehamilan pranikah. Diantara faktor yang mendorongnya terjadi aborsi adalah komunikasi antara pasangan dan lingkungannya. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Komunikasi Interpersonal dalam Pengambilan Keputusan Aborsi dalam Relasi Pacaran. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan Femonologi. Sebagai informan penelitian ini adalah 2 orang yang merupakan pasangan dengan Relasi Pacaran sebagai Pelaku Aborsi yang berada di Kota Bandung. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis komunikasi interpersonal. Hasil penelitian menyatakan bahwa dalam melakukan hubungan sex di luar nikah, semuanya terjadi secara spontan tanpa ada direncanakan oleh kedua belah pihak. Adapun komunikasi yang terjadi dimulai dari pihak laki-laki yang memulai dengan komunikasi non verbal dalam bentuk tindakan memegang tangan, pelukan, cumbuan, yang dilakukan ditempat sepi. Maka dalam tindakan sex diluar nikah yang terjadi pada pelaku aborsi umumnya komunikasi interpersonal dilakukan melalui komunikasi non verbal dan lebih mengutamakan gestur-gestur dan sentuhan fisik sebagai komunikasi dan ajakan kepada pasangan. Komunikasi interpersonal Pra Aborsi lebih kepada komunikasi yang negative.Kata Kunci-Komunikasi, interpersonal, aborsi
Perilaku Imitasi Konten Youtube Oleh Anak (Studi Kasus Pada Kampung Sukawargi Kecamatan Baleendah) Saptandari, Sabna; Malau, Ruth Mei Ulina
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak berusia 5-12 Tahun menempati urutan keempat dari Lima kategori usia dengan persentase 62,43 %. Penggunaaninternet oleh anak diharapkan tetap dengan pengawasan orang tua. Usia 5-12 Tahun termasuk kedalam kategori jenjangpendidikan anak usia dini dan pendidikan dasar, Pada kategori ini anak mengimitasi perilaku atas apa yang anak gemari.Dengan penggunaan internet oleh anak, maka anak juga dapat megimitasi perilaku konten yang ada di youtubekesukaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perilaku Imitasi Konten Youtube Oleh Anak. penelitian inimenggunakan metode kualitatif studi kasus. Hasil Penelitian yang didapatkan adalah bahwa anak dapat mengimitasi kontenyoutube kesukaannya dengan mengalami empat tahapan. Tahapan tersebut dikenal dengan Tahapan proses pembelajaranobservasional yang terdiri dari : Proses perhatian (attention), proses mengingat (rettention), proses reproduksi motoris(motoris reproduction) dan proses penguatan dan motivasional (reinforcement and motivational). Tahapan ini berkaitandengan Teori Belajar Sosial Albert Bandura. Kata Kunci-anak, Youtube, tahapan proses pembelajaran observasional
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Bandung Sadayana Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Masyarakat Kota Bandung B, Gallant Cikal P.; Malau, Ruth Mei Ulina
eProceedings of Management Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak penggunaan aplikasi Bandung Sadayana terhadap pemenuhankebutuhan informasi warga Kota Bandung. Tujuan utama adalah mengevaluasi efektivitas aplikasi dalam memenuhikebutuhan informasi masyarakat. Selain itu, penelitian ini bertujuan mengukur sejauh mana pengaruh aplikasiBandung Sadayana memengaruhi pemenuhan kebutuhan informasi penduduk Kota Bandung, dengan merujuk padateori Uses and Gratification. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif, dengan jenis penelitian asosiasi kausalyang bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara dua faktor atau lebih. Populasi studi melibatkan 11.000 orang,dengan sampel sebanyak 101 orang yang dipilih melalui total sampling menggunakan data primer dan sekunder,dengan margin error 0.05 (5%). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa pada uji t (Parsial), nilai thitung yang lebih besardari ttabel (15.012>1.98422), Lalu hasil uji hipotesis menggunakan Uji F (simultan) menunjukkan bahwa nilai Fhitung >Ftabel (225.363>3.94), dan hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan koefisien regresi X sebesar 1,128,menyiratkan bahwa kenaikan penggunaan aplikasi ini akan meningkatkan pemenuhan kebutuhan informasi sebesar112,3%, lalu di pertegas dengan uji koefisien korelasi (R Square 0.695) menegaskan bahwa variabel penggunaanaplikasi memberikan dampak positif sebesar 69.5% terhadap pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat KotaBandung, baik secara parsial maupun simultan. Kata Kunci-teori uses and gratification, aplikasi, Informasi, Bandung Sadayana, pengaruh.
Sharia, Gender Politics, and Public Discourse: Media Representation of Female Royal Leadership in Yogyakarta Nugroho, Catur; Huda, Muhammad Chairul; Wulandari, Astri; Nastain, Muhamad; Malau, Ruth Mei Ulina
De Jure: Jurnal Hukum dan Syari'ah Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : Shariah Faculty UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/j-fsh.v17i2.33150

Abstract

This article examines how two mainstream Indonesian newspapers—Kompas and Republika—construct competing discourses around the prospect of female royal leadership in the Yogyakarta Sultanate. Focusing on the 2015 succession controversy triggered by Sultan Hamengku Buwono X’s decision to open the throne to his eldest daughter, the study investigates how media narratives invoke Islamic law, royal tradition, and gendered authority. Using Norman Fairclough’s three-dimensional Critical Discourse Analysis, the article analyses news reports and opinion pieces published between March and May 2015 to uncover how linguistic choices, sources, and intertextual references are mobilised to legitimise or contest a woman’s claim to the throne. The findings show that Republika frames the issue through a conservative Sharia-based perspective, emphasising religious orthodoxy and patriarchal norms. On the other hand, Kompas adopts a more pluralist and constitutionalist framing that normalises female leadership as congruous with democratic and cultural change. The primary argument advanced in this article is that the core site of contention is not Islamic law per se, but the way Sharia is selectively interpreted and circulated through media discourse to support competing hegemonic projects concerning gender and authority. Theoretically, the study demonstrates that media discourse serves as a critical arena in which Sharia, gender authority, and cultural legitimacy are negotiated, thereby making an essential contribution to Islamic legal studies and critical media analysis.
PENINGKATAN KESADARAN POLITIK DENGAN LITERASI DEMOKRASI DI DESA NGLINGGI KABUPATEN KLATEN JAWA TENGAH Adi Bayu Mahadian; Ruth Mei Ulina Malau
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7141

Abstract

Kualitas demokrasi di Indonesia bergerak secara dinamis. Pada periode tertentu dianggap membaik, namun pada periode berikutnya dianggap memburuk. Situasi tersebut diasumsikan sebagai implikasi pada adopsi demokrasi yang masih berproses. Masyarakat sebagai pengguna demokrasi menjadi ujung tombak implementasi demokrasi yang baik. Selama masyarakat tidak berdemokrasi dengan baik, maka kualitas demokrasi Indonesia tidak akan pernah mapan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memperkuat pemahaman tentang demokrasi masyarakat Desa Nglinggi, sebuah desa yang dinilai telah mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan praktik berdemokrasi yang berkualitas. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui tiga kegiatan utama, pertama pengumpulan data pemahaman demokrasi masyarakat desa, pembuatan buku saku Literasi Demokrasi, dan diseminasi Literasi Demokrasi bagi masyarakat.