Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK PERILAKU VANDALISME TAKTIS PADA KOLEKSI BUKU TEKS Noveryandi, Muhammad; Rohanda, Rohanda; Yanto, Andri
Edulib Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v9i1.15723

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk analisis faktor-faktor pembentuk perilaku vandalisme taktis pada koleksi buku teks. Faktor-faktor pembentuk perilaku ini didasarkan pada Teori Perilaku Terencana yang dikemukakan oleh Icek Ajzen, yang terdiri dari: 1) Sikap terhadap perilaku; 2) Norma subyektif; 3) Persepsi kontrol perilaku. Vandalisme taktis disini meliputi: 1) Menandai kata dan kalimat; 2) Menggarisbawahi kata dan kalimat; 3) Mewarnai kata dan kalimat dengan tujuan mempermudah proses penelusuran informasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei eksplanatif yaitu untuk mengetahui ada maupun tidaknya hubungan atau sebab akibat antara dua variabel. Penelitian ini dilakukan kepada 87 orang Mahasiswa Jenjang Sarjana Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran angkatan 2015 dengan menggunakan teknik sampling acak sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sikap terhadap perilaku berhubungan signifikan dalam membentuk perilaku vandalisme taktis pada koleksi buku teks dengan kategori hubungan sedang. Norma subyektif berhubungan signifikan dalam membentuk perilaku vandalisme taktis pada koleksi buku teks dengan kategori hubungan sedang. Persepsi kontrol perilaku berhubungan signifikan dalam membentuk perilaku vandalisme taktis pada koleksi buku teks dengan kategori hubungan sedang.
STRATEGI PENGEMBANGAN KOLEKSI (COLLECTION DEVELOPMENT) PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI ISLAM NEGERI DI JAWA BARAT DAN BANTEN (Studi Pada Perpustakaan UIN Sunan Gunung Jati Bandung, IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Serang Banten serta Perpustakaan IAIN Rachmawati, Tine Silviana; Rohanda, Rohanda; Winoto, Yunus
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.71 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan pengembangan koleksi pada beberapa perguruan tinggi Islam Negeri di Jawa Barat dan Banten. Lokasi penelitian ini di lakukan pada tiga perpustakaan yaitu Perpustakaan UIN Sunan Gunung Jati Bandung, IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Serang Banten serta Perpustakaan IAIN Syeh Nurjati Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian fenomenologi adalah sebagai studi tentang pengalaman yang datang dari kesadaran atau cara kita memahami sesuatu dengan secara sadar mengalami sesuatu tersebut. Sumber data dadalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa : 1). Mengenai rencana pengembangan koleksi perpustakaan dari ketiga perpustakaan perguruan tinggi Islam negeri tersebut terungkap dalam melakukan pengembangan koleksi berorientasi pada tuntutan, minat dan selera dari para pemustaka perpustakaan dengan tetap menjaga kualitas dari koleksi tersebut; 2). Alasan lain dilakukannya pengembangan koleksi ini adalah untuk memenuhi kebutuhan informasi sivitas akademika.; 3). Tahap-tahap dalam pengembangan koleksi yang dilakukan oleh ketiga perpustakaan Islam negeri meliputi tahap analisis kebutuhan masyarakat, menyusn kebutuhan koleksi, melakukan seleksi, melakukan pengadaan koleksi; 4) Mengenai penangung jawab dalam melakukan kegiatan pengembanan koleksi adalah kepala perpustakaan dengan dibantu kepala tata usaha serta oleh staf bagian pengembangan koleksi. Kata Kunci : Koleksi, pengadaan bahan pustaka, Pengembangan koleksi, , perpustakaan perguruan tinggi tingi islam.
Dokumentasi Budaya Pengangkatan Pangulu Di Tanah Tasirah Di Kanagarian Lareh Nan Panjang Kota Padang Panjang Khairanis, Ulva; Rohanda, Rohanda; Yanto, Andri
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/121533-0934

Abstract

Pangulu inauguration ceremony is an activity for appointment of traditional leaders that occurs in West Sumatera region. The strong oral tradition in Minangkabau region causes the lack of written works and documentation that has an impact oncultural preservation. This study aims to document the process of holding the pangulu in tanah tasirah in Kanagariah Lareh Nan Panjang, Padang Panjang City. The research method used is a qualitative method with an action research approach. This research also uses the documentation process model. Sources of data were obtained from interviews and document studies related to the pangulu inauguration ceremony. The result of the research is a product of cultural documentatuon in the form of a reference book. This cultural documentation book is available in two froms: printed and electronic (e-book). The results of the public test show that this cultural documentation book is easy for readers to understand.
Analisis Filsafat Pendidikan Ki Hajar Dewantara dalam Perspektif Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Nur Fitria, Nisa; Rohanda, Rohanda; Kodir, Abdul
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.4949

Abstract

This research aims to analyze Ki Hajar Dewantara's educational philosophy from the perspectives of ontology, epistemology and axiology and examine its relevance for the development of Indonesian education in the digital era. The research uses a qualitative approach based on library research on the works of Ki Hajar Dewantara and relevant scientific literature. The data collection technique is a documentation method using written sources, both primary and secondary. There are several stages including data tracking, reading, recording and grouping data to facilitate the analysis process. Data analysis uses content analysis techniques to examine Ki Hajar Dewantara's educational paradigm and its implications in contemporary education. The results of the research show that ontologically Ki Hajar Dewantara views humans as virtuous creatures with the potential for creativity, taste and initiative which must be developed in a balanced way through education that guides the nature of nature and the nature of the times. Epistemologically, knowledge is understood as the result of students' experiences, interactions and reflections so that learning places students as active subjects and teachers as guides. Axiologically, education is directed at the formation of humans who are independent, characterized and cultured by emphasizing human values, freedom, example and social responsibility.
Epistemologi Pembebasan Tokoh Firdaus dalam Novel Perempuan di Titik Nol Karya Nawal El-Saadawi: Tinjauan Filsafat Ilmu Harahap, Maulidya; Rohanda, Rohanda; Kodir, Abdul
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.4953

Abstract

This study aims to analyse the form and meaning of the epistemology of liberation represented in Nawal el-Saadawi's novel The Woman at Point Zero using a philosophy of science perspective. The main focus of the study is on how literature functions not only as an aesthetic work but also as an epistemological medium that reflects the process of knowledge acquisition and human liberation from oppressive structures. This study uses a qualitative approach with hermeneutic analysis, which is applied through an in-depth interpretation of the novel's text to trace the development of the main character, Firdaus's, consciousness. The research data consists of narrative quotations and dialogues in the novel, which are analysed interpretively to reveal the relationship between life experience, knowledge, and power in the context of a patriarchal society. The results of the study show that the epistemology of liberation in this novel is reflected through the transformation of Firdaus' consciousness from passive knowledge shaped by social norms and male domination to active knowledge born of critical reflection and resistance. This knowledge serves as a means of emancipation, affirming that women's life experiences can be a legitimate epistemic source in constructing truth and self-awareness.
Manajemen Keilmuan Pesantren: Analisis Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis dalam Pengembangan Kurikulum dan Metode Pendidikan Islam Zulfiqar, Ahid Ilham; Kodir, Abdul; Rohanda, Rohanda
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.5027

Abstract

This study aims to formulate an integrative model based on ontology, epistemology, and axiology (OEA) as a philosophical foundation for pesantren scientific management that is relevant to curriculum development and Islamic educational practices in the modern era. The research uses a library research approach with a layered philosophical hermeneutics method through a triple hermeneutic circle. Data sources include classical Islamic works, namely Iḥyā’ ’Ulūm al-Dīn by al-Ghazālī, Muqaddimah by Ibn Khaldun, Prolegomena by Syed Muhammad Naquib al-Attas, and the concept of Maqāṣid al-Sharī’ah al-Shāṭibī, as well as 27 reputable scientific articles from the Scopus and SINTA databases ranked 3–6 published in the period 2019–2025. The results of the study show that pesantren scientific management is built on the integration of three main dimensions: ontological, which views knowledge as a unity of revelation, reason, and spirituality; epistemological, which emphasises scientific transmission based on sanad, scientific rigour, and epistemic awareness; and axiological, which is oriented towards character building and social responsibility. The resulting OEA model provides a conceptual and operational framework for the development of a holistic curriculum, relational pedagogy, and pesantren management that is adaptive to global and digital dynamics
MAKNA SIMBOLIK KOTA DAN IDENTITAS DALAM SYI‘IR FI AL-QUDS KARYA MAHMOUD DARWISH: KAJIAN SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE Novianti, Wulan Suci; Rohanda, Rohanda
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1330

Abstract

Syi‘ir fī al-Quds karya Mahmoud Darwish merupakan salah satu puisi yang merepresentasikan kota Jerusalem sebagai ruang simbolik yang sarat dengan sejarah, kesakralan, konflik, dan krisis identitas. Puisi ini tidak hanya menghadirkan kota sebagai latar geografis, tetapi juga sebagai sistem tanda yang membentuk makna eksistensial subjek lirik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna simbolik kota dan identitas dalam syi‘ir fī al-Quds dengan menggunakan kajian semiotika Ferdinand de Saussure. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis semiotik, yaitu mengidentifikasi dan menafsirkan relasi antara penanda (signifier) dan petanda (signified) dalam teks puisi. Data penelitian berupa teks syi‘ir في القدس berbahasa Arab yang dianalisis secara tekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol utama seperti القدس, السور القديم, الضوء, الحجر, serta ungkapan transformasi identitas seperti أصير غيري dan أنا لا أنا membangun makna kota sebagai ruang konflik simbolik dan membentuk identitas subjek lirik yang cair dan terfragmentasi. Kota Jerusalem dalam puisi ini berfungsi sebagai pusat makna yang mengorganisasi relasi antara kesucian dan kekerasan, luka dan harapan, serta individu dan memori kolektif. Melalui pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure, penelitian ini menegaskan bahwa makna dalam puisi Mahmoud Darwish dibangun secara struktural melalui relasi antartanda dalam sistem bahasa, sehingga puisi tidak dapat dipahami secara literal, melainkan sebagai konstruksi simbolik yang kompleks.
KONSTRUKSI REALITAS SOSIAL DALAM KUPU-KUPU KERTAS KARYA EMIL HERADI (PENDEKATAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) Zaki, Haekal Maulana; Munawaroh, Aida Zakiyah; Djaliel, Maman Abdul; Rohanda, Rohanda
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1333

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi realitas sosial dalam film Kupu-Kupu Kertas karya Emil Heradi dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Film tersebut menggambarkan konflik ideologi antara Nahdlatul Ulama (NU) dan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1965 melalui kisah cinta tragis antara dua tokoh utama, Ihsan dan Ning. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis denotasi, konotasi, dan mitologi terhadap tanda-tanda visual dan naratif dalam film. Hasil analisis menunjukkan bahwa film ini tidak hanya merepresentasikan peristiwa sejarah, tetapi juga membentuk mitos ideologis baru tentang cinta, pengorbanan, dan kemanusiaan di tengah pertentangan sosial-politik. Kupu-Kupu Kertas berfungsi sebagai teks budaya yang menegosiasikan ulang memori kolektif dan identitas sosial bangsa Indonesia pasca-1965.