Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : CEMARA

PERBEDAAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine Max (L) Meriil ) VARIETAS DERING DAN VARIETAS GEMA PADA KEKERINGAN Zainol Arifin
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 12 No 1 (2015): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.598 KB) | DOI: 10.24929/fp.v12i1.197

Abstract

Kegiatan uji adaptasi/persiapan pelepasan varietas merupakan salah satu rangkaian dari suatu proses menghasilkan varietas unggul baru dalam rangka peningkatan produksi kedelai. Penelitian bertujuan untuk menguji perbedaan pertumbuhan dan produksi 2 varietas kedelai dan untuk mengetahui dan mendapatkan varietas kedelai yang berdaya hasil tinggi, dilaksanakan di Desa Pegantenan Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan mulai bulan Juni sampai September 2015.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 vareitas kedelai sebagai kelompok 3 perlakuan dan diulang 4 kali. 2 varietas kedelai adalah Gema dan Dering. perlakuan penyiraman dengan kecekaman kekeringan dimulai setelah tanaman berbunga umur 5 minggu, menunjukkan perbedaan nyata pada variabel pengamatan tinggi tanaman, jumlah polong pertanaman dan berat 100 butir, sedangkan pada variabel jumlah polong per tanaman menunjukkan perbedaan tidak nyata. Dering 1 (1) dan dering 3 (4) merupakan galur berpenampilan baik dengan sifat-sifat antara lain tinggi tanaman 57,5cm, jumlah polong per tanaman 501 buah, dan berat 100 bijinya 13,01 gr.
KONTRIBUSI USAHATANI PEMBIBITAN CABAI RAWIT TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA KELOMPOK TANI PERDI DI DESA DILEM KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG Zainol Arifin
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 18 No 1 (2021): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v18i1.1160

Abstract

Prospek usahatani pembibitan sayuran cabai, di desa Dilem kecamatan Kepanjen cukup besar, namun belum diketahui tingkat kelayakannya. Petani umumnya sudah mengadakan perhitungan ekonomi, namun tidak dilakukan secara tertulis dan masih banyak petani yang belum menghitung berapa tingkat pendapatan usahatani yang diusahakannya. Sebagai dasar untuk mengembangkan suatu usahatani, diperlukan suatu sistem informasi untuk mengetahui total biaya, produktivitas bibit, pendapatan dan kelayakan dari usahatani khususnya pembibitan cabai rawit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor pendorong usahatani pembibitan cabai rawit terhadap pendapatan rumah tangga pada kelompok tani Perdi desa Dilem kecamatan Kepanjen kabupaten Malang dan untuk mengetahui kontribusi usahatani pembibitan cabai rawit terhadap pendapatan rumah tangga pada kelompok tani Perdi desa Dilem kecamatan Kepanjen kabupaten Malang. Metode penentuan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah metode teknik sengaja (purposive sampling). Peneliti mengambil secara sengaja sampel semua anggota kelompok tani berjumlah 36 orang. Faktor yang mendorong anggota kelompok tani pembibitan cabai rawit di desa Dilem kecamatan Kepanjen kabupaten Malang untuk menjalankan usahatani pembibitan cabai rawit, antara lain : banyak tenaga kerja yang tersedia di desa Dilem, pemanfaatan sarana produksi sebagai alat bantu produksi, dukungan dari perangkat atau Pemerintah desa, karakteristik atau kearifan lokal yang dimiliki oleh penduduk desa Dilem, tingginya permintaan bibit tanaman cabai, akses lokasi yang mudah dijangkau dan ketersediaan atau kepemilikan lahan. Besarnya kontribusi dari usahatani pembibitan cabai rawit terhadap total pendapatan rumah tangga di desa Dilem adalah sebesar 58,93%. Hal ini menunjukan bahwa usahatani pembibitan cabai rawit merupakan sumber pendapatan yang memberikan kontribusi yang cukup besar, jadi usahatani ini sangat cocok dikembangkan di desa Dilem kecamatan Kepanjen kabupaten Malang.
Faktor Yang Berpengaruh pada Produksi dan Pendapatan Stroberi di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu Zainol Arifin; Farah Mutiara
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 18 No 2 (2021): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v18i2.1644

Abstract

Masyarakat Desa Pandanrejo bermata pencaharianpetanidanterletakdisekitar 700-800 meter dariataspermukaan air danteksturtanahnyagembur, dan merupakansalahsatudesawisata yang diunggulkan karena disana mempunya itempat wisata petik strobery. Wisata petik strobery mempunyai peranan dalam membangun perekonomian desa. Hal ini dibuktikan dengan program tanam stroberi dipekarangan rumah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahu ifaktor-faktor yang mempengaruhi produksi dan pendapatan usahatani Stroberi,. Untuk Mengetahui factor pendapatan Usahatani Stroberi. Berdasarkan hasil analisis dan pengujian hipotesis atas Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Sari Buah Stroberi, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu dengan menggunakan analisis Cobb-Douglas maka diketahui bahwa Luas Lahan(X1), Umur(X2), Modal(X3), Tenaga Kerja(X4), Pupuk (X6),Pendidikan (X7) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Produksi (Y1), yang artinya tidak memiliki pengaruh yang nyata terhadap faktor produksi. Sedangkan Faktor yang paling berpengaruh secara signifikan yaitu Bibit (X5), yang artinya bahwa Bibit memiliki pengaruh yang nyata terhadap Produksi pada Usahatani Sari Buah Stroberi, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Analisis R/C menguntungkan secara ekonomi karena nilai R/C > dari 1. Dengan demikian diketahui bahwa secara ekonomis Usahatani Sari Buah Stroberi, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu yang dilakukan secara ekonomis menguntungkan, hal ini di buktikan dengan nilai rasio R/C sebesar 2,03. Kata Kunci : Produksi, Pendapatan, Usahatani
TINGKAT PENYERAPAN PEMBERIAN ORGANIK KOTORAN KELINCI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS JAGUNG MADURA Zainol Arifin; Ida Sugeng Suyani
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 19 No 2 (2022): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v19i2.2246

Abstract

Tanaman jagung diguanakan untukkebutuhan makanan baik lokal maupun nasional serta bahan dengan penggunaan pakan hewan terutama daun dan pohonnya serta memiliki ciri khas yang bernilai terhadap upaya peningkatan ekonomi . Sisi lain yang dapat digunakan adalah dengan dilakukan untuk penyerapan unsur yang dapat meningkatkan produksi tanaman jagung di Madura yakni dengan memberikan kotoran sapi atau kambing yang diberi nama. Pupuk organik yang bahannya dari ternak terdiri atas pupuk organik padat yaitu kotoran padat dan cair (feses) dan digunakan dalam pemilhan yang bisa diserap yaitu pupuk organik kotoran dari kelinci. Organik kotoran kelinci sangat berpotensial untuk diajukan sebagai organik karena kandungan unsur haranya sangat tinggi dari bahan kotoran ternak lainnya, diistilahkan denganUnsur hara : (10 – 12%), Phospor (2,20 2,76%), Kalium (1,86%), Calsium (2,08%) dan memberikan unsur hara besar dan kecil yang dimanfaatkan tumbuhan juga mengandung hormon tumbuh yang bisa memberikan rangsangan tumbuhnya suatu tanaman. Research ini memberikan konsep untuk mengetahui pengaruh organik kotoran kelinci terhadap penyerapan dan prouksi beberapa varietas jagung Madura. Penelitian diatur dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 12 treatmen, yaitu faktor pertama terdiri dari pupuk kotoran kelinci 5 ton/ha; 10 ton/ha; 15 ton/ha; 20 ton/ha. Faktor kedua terdiri dari komoditas jagung Mandhing; Luk-Guluk; Talangoh. Dari researchdiketahui dalampenentuan organik kelinci memiliki peran nyata terhadap masa waktu berbunga betina sebesar 40,08 hst, berat jagung tanpa kelobot ukuran 3,48 g dan berat pipilan kering sebesar 2,50 g. Pada penerapan komoditas jagung lokal Luk-Guluk memiliki peran nyata pada masa waktu keluar bunga betina dengan ukuran 39,68 hst. Interpretasi organik kelinci 5 ton/ha dan komoditas jagung unggulan talangoh dalam pengukuran umur keluar bunga betina ukuran 40,89 hst.
EFISENSI PENDAPATAN BAWANG PREI DESA BEJI KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU Zainol Arifin; Ida Sugeng Suyani; Rita Alfin
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 20 No 2 (2023): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v20i2.3040

Abstract

Efisiensi pendapatan merupakan bentuk perbandingan yang paling baik antara suatu kegiatan usaha dan hasil yang ingin dicapai. Tingkat efisiensi suatu usaha umumnya ditentukan dengan menghitung per cost ratio yaitu perbandingan antara hasil usaha dengan total biaya produksi, maka untuk mengukur tingkat efisiensinya digunakan analisis R/C Ratio. Usahatani bawang prey didapatkan R/C Ratio sebesar 3,3 % artinya bahwa setiap mengeluarkan Rp 1, akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 3,3 R/C Ratio ini menjelaskan bahwa usahatani bawang prey di Desa Beji Kecamatan Junrejo Kota Batu layak untuk diusahakan. Peningkatan kinerja penyuluh pertanian sangat baik sehingga dalam usahatani bawang prey petani memperoleh keuntungan. Keberhasilan kinerja penyuluhan pertanian sangat di tentukan oleh partisipasi petani, maka aradigm baru penyuluh pertanian mengutamakan peran serta aktif kelompok tani dan petani. Petani juga merupakan bagian dari perencanaan kerjasama penyuluh pertanian.