Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Aktivitas Sitotoksik dan Apoptosis Ekstrak Spons Spesies A Anggota Ordo Astroporida terhadap Sel HeLa (Cervical Cancer Cell Line) Nuriliani, Ardaning; Agus Ariyanto, Ibnu; Ria Santi, Mei; Mahendra, Andi; Erly Sintya Dewi, Ni Wayan; Nurul Huda, Arif Luthfi; Wijayanti, Nastiti
Biota Biota Volume 18 Nomor 1 Tahun 2013
Publisher : PBI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.29 KB)

Abstract

Spons merupakan fauna laut yang diketahui memiliki berbagai senyawa bioaktif. Senyawa tersebut berpotensi sebagai antibakteri, antivirus, dan antikanker. Penelitian ini bertujuan mempelajari aktivitas sitotoksik dan apoptosis ekstrak spons spesies A anggota ordo Astrophorida terhadap sel HeLa. Pada penelitian ini pengujian aktivitas sitotoksik ekstrak etanolik, metanolik, dan kloroform spons spesies A terhadap sel HeLa dilakukan menggunakan MTT assay dan uji apoptosis menggunakan double staining, yaitu etidium bromida-acridine orange. Deteksi golongan senyawa yang terkandung di dalam spons spesies A dilakukan menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Hasil uji sitotoksisitas menunjukkan bahwa ekstrak etanolik, metanolik, dan kloroform spons spesies A masing-masing memiliki nilai IC50 sebesar 18,25; 27,87; dan 13,87 µg/mL. Ekstrak etanolik, metanolik, dan kloroform spons spesies A pada konsentrasi 31,25 µg/mL dapat menginduksi kematian sel melalui apoptosis masing-masing sebesar 35,3 ± 11,16%; 82,64 ± 16,21%; dan 86,76 ± 9,27%. Berdasarkan uji menggunakan KLT diketahui bahwa spons spesies A menggandung golongan senyawa alkaloid, flavonoid, fenol, dan terpenoid. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ekstrak spons spesies A berpotensi untuk dikembangkan sebagai obat antikanker.Kata kunci: ekstrak spons spesies A, sitotoksik, apoptosis, sel HeLa
Aktivitas Sitotoksik dan Apoptosis Ekstrak Spons Spesies A Anggota Ordo Astroporida terhadap Sel HeLa (Cervical Cancer Cell Line) Nuriliani, Ardaning; Agus Ariyanto, Ibnu; Ria Santi, Mei; Mahendra, Andi; Erly Sintya Dewi, Ni Wayan; Nurul Huda, Arif Luthfi; Wijayanti, Nastiti
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 18, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.29 KB) | DOI: 10.24002/biota.v18i1.263

Abstract

Spons merupakan fauna laut yang diketahui memiliki berbagai senyawa bioaktif. Senyawa tersebut berpotensi sebagai antibakteri, antivirus, dan antikanker. Penelitian ini bertujuan mempelajari aktivitas sitotoksik dan apoptosis ekstrak spons spesies A anggota ordo Astrophorida terhadap sel HeLa. Pada penelitian ini pengujian aktivitas sitotoksik ekstrak etanolik, metanolik, dan kloroform spons spesies A terhadap sel HeLa dilakukan menggunakan MTT assay dan uji apoptosis menggunakan double staining, yaitu etidium bromida-acridine orange. Deteksi golongan senyawa yang terkandung di dalam spons spesies A dilakukan menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Hasil uji sitotoksisitas menunjukkan bahwa ekstrak etanolik, metanolik, dan kloroform spons spesies A masing-masing memiliki nilai IC50 sebesar 18,25; 27,87; dan 13,87 µg/mL. Ekstrak etanolik, metanolik, dan kloroform spons spesies A pada konsentrasi 31,25 µg/mL dapat menginduksi kematian sel melalui apoptosis masing-masing sebesar 35,3 ± 11,16%; 82,64 ± 16,21%; dan 86,76 ± 9,27%. Berdasarkan uji menggunakan KLT diketahui bahwa spons spesies A menggandung golongan senyawa alkaloid, flavonoid, fenol, dan terpenoid. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ekstrak spons spesies A berpotensi untuk dikembangkan sebagai obat antikanker.Kata kunci: ekstrak spons spesies A, sitotoksik, apoptosis, sel HeLa
Aktivitas Sitotoksik dan Apoptosis Ekstrak Spons Spesies A Anggota Ordo Astroporida terhadap Sel HeLa (Cervical Cancer Cell Line) Ardaning Nuriliani; Ibnu Agus Ariyanto; Mei Ria Santi; Andi Mahendra; Ni Wayan Erly Sintya Dewi; Arif Luthfi Nurul Huda; Nastiti Wijayanti
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 18, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v18i1.263

Abstract

Spons merupakan fauna laut yang diketahui memiliki berbagai senyawa bioaktif. Senyawa tersebut berpotensi sebagai antibakteri, antivirus, dan antikanker. Penelitian ini bertujuan mempelajari aktivitas sitotoksik dan apoptosis ekstrak spons spesies A anggota ordo Astrophorida terhadap sel HeLa. Pada penelitian ini pengujian aktivitas sitotoksik ekstrak etanolik, metanolik, dan kloroform spons spesies A terhadap sel HeLa dilakukan menggunakan MTT assay dan uji apoptosis menggunakan double staining, yaitu etidium bromida-acridine orange. Deteksi golongan senyawa yang terkandung di dalam spons spesies A dilakukan menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Hasil uji sitotoksisitas menunjukkan bahwa ekstrak etanolik, metanolik, dan kloroform spons spesies A masing-masing memiliki nilai IC50 sebesar 18,25; 27,87; dan 13,87 µg/mL. Ekstrak etanolik, metanolik, dan kloroform spons spesies A pada konsentrasi 31,25 µg/mL dapat menginduksi kematian sel melalui apoptosis masing-masing sebesar 35,3 ± 11,16%; 82,64 ± 16,21%; dan 86,76 ± 9,27%. Berdasarkan uji menggunakan KLT diketahui bahwa spons spesies A menggandung golongan senyawa alkaloid, flavonoid, fenol, dan terpenoid. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ekstrak spons spesies A berpotensi untuk dikembangkan sebagai obat antikanker.Kata kunci: ekstrak spons spesies A, sitotoksik, apoptosis, sel HeLa
Manajemen Kesehatan Lingkungan Pada Kelompok Pemindang Di Tempat Pemindangan Ikan (TPI) Kusamba Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; I Gede Suranaya Pandit; Ni Wayan Erly Sintya Dewi; Asri Lestarini
Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): MARET 2023
Publisher : Pusat Riset Manajemen dan Publikasi Ilmiah Serta Pengembangan Sumber Daya Manusia Sinergi Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55983/empjcs.v2i2.399

Abstract

Like as the fish processing industry in general, the traditional processing industry also has a significant environmental impact. This community service was aimed to provide counselling related to environmental health management to a group of “pemindang” at central “pemindangan” industry Kusamba. The material provided is in the form of the benefit and importance of personal hygiene and environmental sanitation in fish processing, especially pindang, demonstration and exercise of 7 steps of hand washing, socialization on the use of personal protective equipment (PPE) and eco enzyme based on orange peel waste, and provision in providing garbage containers to improve environmental sanitation in the area of “pemindangan”. The participants had high enthusiasm in following the activities and from 10 participants who took the posttest, all of participants received score > 70. This empowerment activities are expected to be able to increase the knowledge of the group of “pemindang” on the importance of environmental health for fish processing industry, including “pemindangan” industry.
PENYULUHAN BAHAYA HIPERTENSI DAN PELATIHAN BRANDING SERTA STRATEGI PEMASARAN KOMPOS DI RUMAH KOMPOS DESA ADAT PADANG TEGAL, UBUD: Hypertension Danger Advice, Branding Training, and Compost Marketing Strategy at The Compos House in Padang Tegal Adat Village, Ubud Dewi, Ni Wayan Erly Sintya; Cahyawati , Putu Nita; Parameswara, A A Gde Agung; Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 3. No. 2, September 2023
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpmmedika.v3i2.2178

Abstract

ABSTRAK Mitra merupakan perwakilan tempat penampungan sampah dan juga pengolahan sampah organik di desa Padang Tegal, Ubud. Lokasi yang strategis dimana terletak dalam kawasan objek wisata Monkey Forest dan dikelilingi banyak hotel dan juga restaurant, membuat TPS ini banyak memiliki pelanggan. Namun, karena adanya pandemi Covid-19, banyak hotel dan juga restaurant tutup, sehingga pendapatan Rumah Kompos menjadi jauh menurun. Hal ini menyebabkan pemotongan gaji pegawai dan juga pengurangan jumlah pegawai. Hal ini menyebabkan peningkatan stres kerja, yang juga meningkatkan resiko hipertensi. Salah satu solusi yang dapat tim PKM tawarkan adalah memberikan edukasi terkait bahaya hipertensi dan juga cara menanggulanginya, selain itu edukasi terkait branding dan pemasaran pupuk kompos hasil produksi Rumah Kompos Desa Adat Padang Tegal, merupakan salah satu alternatif yang menjanjikan untuk menurunkan stres kerja pegawai di lokasi ini. Pada kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh 30 orang pekerja Rumah Kompos. Keberhasilan penyuluhan diukur dari perbandingan nilai post-test dan pre-test, dimana nilai rata-rata post-test meningkat sebesar 40%. Selain itu, peserta dari staf manajemen menyatakan puas dengan penyuluhan terkait strategi pemasaran kompos. Setelah dilakukan evaluasi dan monitoring, diperoleh informasi bahwa lebih dari 70% pegawai yang merokok, telah mampu mengurangi konsumsi merokoknya lebih dari 50% dari biasanya.    ABSTRACT Mitra in Padang Tegal, Ubud, are representatives of waste collection sites and organic waste processing facilities. This TPS has a large customer base due to its strategic location in the Monkey Forest tourist area, surrounded by numerous hotels and restaurants. Due to the Covid-19 pandemic, however, many hotels and restaurants closed, resulting in a significant decline in revenue for Rumah Kompos. This resulted in salary reductions and a reduction in the number of employees. This increases work-related stress, which increases the risk of hypertension. Education regarding the dangers of hypertension and how to overcome it, as well as education regarding the branding and marketing of compost produced by the Padang Tegal Traditional Village Compost House, is a promising solution for reducing work stress among site employees. This. 30 workers from the Compost House participated in the extension activity. The effectiveness of counseling is determined by comparing post-test and pre-test scores, with the average post-test score rising by 40%. In addition, management staff participants expressed satisfaction with the compost marketing strategies counseling. After evaluation and monitoring, it was determined that more than 70 percent of employees who smoked were able to reduce their smoking by more than 50 percent compared to before the program.
Penguatan Tim Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SD Genta Saraswati Gianyar dalam Membangun Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Dewi, Ni Wayan Erly Sintya; Cahyawati, Putu Nita; Suaridewi, I Gusti Agung Ayu Mas
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15474

Abstract

Anak-anak adalah masa depan bangsa yang perlu mengetahui pentingnya menjaga kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Di sekolah, anak-anak dapat dituntun untuk menerapkan PHBS melalui wadah yang disebut Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Melalui program-program yang dicanangkan oleh UKS, budaya PHBS dapat terbangun sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan siswa-siswi serta menciptakan lingkungan sekolah yang sehat. SD Genta Saraswati Gianyar sudah memiliki ruang khusus untuk kegiatan UKS, akan tetapi pengelolaannya belum optimal. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mendampingi mitra dalam mengelola UKS untuk mendukung terwujudnya perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan SD Genta Saraswati Gianyar. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, simulasi dan demonstrasi, serta pendampingan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Desember 2022 yang diikuti oleh 14 peserta yang ditugaskan sebagai penggerak UKS di SD Genta Saraswati Gianyar. Dari kegiatan ini diperoleh hasil meningkatnya pengetahuan seluruh (100%) peserta setelah diberikan penyuluhan. Hal ini dapat dilihat dari hasil pre-test dan post-test yang terjadi peningkatan dari rata-rata pre-test 6,64 menjadi 9,42 pada post-test. Perbedaan rerata nilai pre-test dan post-test cukup signifikan dengan nilai p <0,05.  Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan guru SD Genta Saraswati Gianyar memiliki pengetahuan dan kapasitas yang baik dalam mengelola UKS untuk mendukung penerapan PHBS secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. 
Pengembangan Budidaya Tanaman Herbal dan Pemanfaatan Biopori sebagai Upaya Pembangunan Berkelanjutan Pasca COVID-19 di Desa Adat Peliatan, Ubud Dewi, Ni Wayan Erly Sintya; Cahyawati, Putu Nita; Maha Putra, I Nyoman Gede
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 3 (2025): JULI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i3.4024

Abstract

Background: The COVID-19 pandemic significantly impacted Peliatan Traditional Village, Ubud, which relied heavily on tourism. The drastic drop in visitors triggered economic hardship and affected community health. Recognizing untapped local potential, this program introduced herbal plant cultivation and biopore technology as sustainable alternatives for improving health and livelihood.Objective: To build community capacity in cultivating herbal plants and managing household organic waste through biopores, thus supporting long-term health, economic resilience, and environmental sustainability.Method: The program involved 30 PKK (Family Welfare Movement) members through education on herbal plants, cultivation techniques, health applications, and hands-on biopore construction. Pre- and post-tests, along with field mentoring, were conducted to assess impact.Result: Participants’ knowledge increased by 35%. All created biopore holes at home, and 20% harvested compost within three months. The initiative also sparked interest in continuing herbal cultivation independently.Conclusion: Education on herbal use and biopore application proved effective in enhancing health awareness and environmental practices. This program represents an initial step toward post-pandemic village resilience based on local resourcesKeyword: COVID-19; community service; herbal plants; health; bio pore
Pengembangan Budidaya Tanaman Herbal dan Pemanfaatan Biopori sebagai Upaya Pembangunan Berkelanjutan Pasca COVID-19 di Desa Adat Peliatan, Ubud Dewi, Ni Wayan Erly Sintya; Cahyawati, Putu Nita; Maha Putra, I Nyoman Gede
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 3 (2025): JULI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i3.4024

Abstract

Background: The COVID-19 pandemic significantly impacted Peliatan Traditional Village, Ubud, which relied heavily on tourism. The drastic drop in visitors triggered economic hardship and affected community health. Recognizing untapped local potential, this program introduced herbal plant cultivation and biopore technology as sustainable alternatives for improving health and livelihood.Objective: To build community capacity in cultivating herbal plants and managing household organic waste through biopores, thus supporting long-term health, economic resilience, and environmental sustainability.Method: The program involved 30 PKK (Family Welfare Movement) members through education on herbal plants, cultivation techniques, health applications, and hands-on biopore construction. Pre- and post-tests, along with field mentoring, were conducted to assess impact.Result: Participants’ knowledge increased by 35%. All created biopore holes at home, and 20% harvested compost within three months. The initiative also sparked interest in continuing herbal cultivation independently.Conclusion: Education on herbal use and biopore application proved effective in enhancing health awareness and environmental practices. This program represents an initial step toward post-pandemic village resilience based on local resourcesKeyword: COVID-19; community service; herbal plants; health; bio pore
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Limbah Kulit Jeruk Siam Kintamani (Citrus nobilis) dengan Pelarut Polar, Semipolar, dan Nonpolar Nirmalasari, Ni Kadek Diah Ayu; Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Udiyani, Desak Putu Citra; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Dewi, Erly Sintya
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.19385

Abstract

Jeruk memiliki banyak komponen nutrisi yang berperan sebagai sumber antioksidan alami. Namun, sebagian besar nutrisi tersebut terdapat pada kulit jeruk yang jarang dimanfaatkan. Kulit Jeruk Siam mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, vitamin C, likopene, pektin, serta tannin, sehingga memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan pada limbah kulit jeruk siam kintamani dengan berbagai jenis pelarut. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi, dan pengujian aktivitas antioksidan dilakukan melalui metode Diphenylpicrylhydrazil (DPPH). Hasil dari penelitian ini adalah pelarut metanol berhasil mengubah larutan DPPH yang memiliki warna ungu menjadi berwarna kuning, selain itu pengujian dengan pelarut etil asetat juga mampu mengubah larutan DPPH menjadi warna kuning atau bening. Namun perubahan warna dari ungu ke kuning tidak tampak signifikan pada pelarut n-hexana. Nilai IC50 untuk pelarut metanol sebesar 136,17 atau 0,13617 mg/ml, etil asetat sebesar 1412,05 atau 1,41205 mg/ml dan n-hexana sebesar 1736,71 atau 1,73671 ml/mg. Apabila ketiganya dibandingkan maka dapat disimpulkan pelarut metanol memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dibandingkan dengan pelarut lainnya.
Pelatihan Pemilahan Sampah dan Eco Enzyme Guna Pengembangan dan Menggagas Rumah Kompos Menjadi Wahana Eduwisata Di Gianyar Bali Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Pandit, I Gede Suranaya; Dewi, Ni Wayan Erly Sintya; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung
Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Welfare : June 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/welfare.v1i2.531

Abstract

The government system in Indonesia, the village or ward, is the lowest organizational unit of government. The rural population is the essential capital of development. If the rural population can be fostered as well as possible, then it is hoped that it will become a very valuable human resource for development. In this regard, the government establishes policies, especially in the area of equal distribution of opportunities to obtain education and information for all Indonesians, that are directed at increasing the nation's intelligence and increasing the ability to participate in development activities. Batu Putih Kenek is a village area with a population that is classified as not too dense. Through the latest data obtained from the village office and the results of interviews with the head and village officials, we obtained data on the population of Batu Putih Kenek Village, namely 2,965 people, with details by gender, namely male population = 1,390 people and female population = 1,573. In implementing the village library, many obstacles arise, among them inadequate human resource competence, low public interest in reading, a limited number of collections, and the most dominant problem, the limited budget for the development of the library itself. Even though the library has a significant and strategic role as a partner in supporting the national goal, namely educating the nation's youth, the allocation of funds for library development still needs to be improved. Because this problem is fundamental in nature, it directly impacts all library development programs at all types and levels, especially at the village or ward library level.