Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Business Development Strategy Through SWOT Analysis and Human Resource Management in Food and Beverage Industry: A Case Study of XO Cafe Restaurant & Bar Kolondam, Arifmanuel; Paendong, Melky; Maramis, Diana; Joroh, Adelaida
Asian Journal of Logistics Management Vol 4, No 1 (2025): Asian Journal of Logistics Management
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ajlm.2025.27063

Abstract

This research delves into the strategic landscape of XO Cafe Restaurant & Bar, employing a SWOT analysis to dissect its internal and external factors. Questionnaires distributed to 38 customers and 15 employees, combined with observational data, formed the basis of this analysis. The study identified key strengths such as varied beverage offerings, satisfactory service, affordable pricing, strong customer loyalty, and well-trained staff. Conversely, weaknesses were noted in the limited food variety, room layout, and aesthetics. Opportunities for XO Cafe lie in its diverse beverage selection, potential for repeat business, and flexible pricing. However, the business faces threats from competition and competitor menu variations. To formulate effective marketing strategies, the research utilized IFAS and EFAS matrices and a quantitative SWOT matrix. The IFAS matrix highlighted that XO Cafe's strengths outweigh its weaknesses, with "Trained Employees" and "Affordable Prices" being significant assets. The EFAS matrix revealed that opportunities exceed threats, particularly in "Varied Beverage Product Options" and "Repeat Purchases from Customers." Furthermore, a workforce analysis assessed employee performance, revealing a "Good" rating but also a 34% gap needing improvement. Recommendations include targeted training and regular performance evaluations. Ultimately, the study concludes that XO Cafe is viable for an alcoholic beverage sales license and suggests strategies for growth. 
Design and Implementation of Marketing Strategy and Financial Report Based on Integrated Technology Teaching Factory (TEFA) in the Development of SMEs Based on Environmentally Friendly Products "Manado Ecocrafts" Don Kabo; Putong, Ivonne Helena; Joroh, Adelaida; Kolondam, Arifmanuel
Indonesian Journal of Society Development Vol. 3 No. 5 (2024): October 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijsd.v3i5.12962

Abstract

This study aims to design and implement a marketing strategy and a technology-based financial reporting system integrated with the Teaching Factory (TEFA) concept to support the development of environmentally friendly micro-enterprises, especially in Manado Ecocrafts. The INOVOKASI program includes the implementation of Appropriate Technology, marketing digitalization training, and a modern financial management system to improve the efficiency, productivity, and competitiveness of micro-enterprises in local and global markets. Manado Ecocrafts, as a business partner, faces challenges in managing raw materials, limited production technology, and market access. Through this program, solutions are implemented such as the use of digital technology for financial recording, e-commerce-based marketing strategies, and optimizing product distribution. As a result, there is an increase in production efficiency of up to 50%, an increase in turnover of up to 10% in the first six months, and market expansion through digital platforms.This program provides economic sustainability benefits for partners and local communities through increasing human resource capacity, empowering communities, and contributing to reducing environmental waste. In conclusion, the strategies implemented have succeeded in supporting the growth of micro-enterprises and building innovative and sustainable business models.
Produk Alat Praktek PLTS Atap, Perspektif: Kelayakan Produksi Stieven Netanel Rumokoy; Adriyan Warokka; i Gede Para Atmaja; Stanley Bernadus Dodie; Adelaida Joroh; Arief P. Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2 1 Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v3i2.1043

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap semakin menjadi fokus dalam upaya pemanfaatan sumber energi terbarukan. Dalam konteks pendidikan dan pelatihan untuk pemanfaatan energi terbarukan khususnya pada PLTS atap, ketersediaan alat praktek yang efektif sangat penting untuk membekali tenaga kerja dengan keterampilan instalasi dan pemeliharaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan produksi alat praktek PLTS atap yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran di bidang energi terbarukan. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur untuk mengidentifikasi tren dan kebutuhan teknologi dalam pendidikan dan pelatihan PLTS serta studi deskriptif melalui wawancara dengan ahli di bidang energi terbarukan dan beberapa pihak yang menjadi sasaran konsumen produk ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini memiliki kelayakan tinggi untuk diproduksi, dengan keunggulan pada aspek Kelayakan Hukum/Legalitas, Kelayakan Operasional, Kelayakan Jadwal/Waktu, Kelayakan Ekonomi. Alat ini juga dirancang dengan komponen yang mudah diperoleh dan dapat dibongkar pasang, sehingga fleksibel untuk penggunaan di dalam dan luar ruangan. Analisis menunjukkan bahwa alat ini dapat berfungsi sebagai sarana efektif dalam pembelajaran praktis PLTS, memberikan pengalaman mendekati kondisi nyata di lapangan, serta memiliki potensi menjadi produk unggulan yang dapat diterapkan melalui proses pembelajaran berbasis Teaching Factory (TeFa) institusi pendidikan teknik.
Alat Produksi Serbuk Arang Tempurung Kelapa (Cocos nucifera) Sebagai Bahan Dasar Sediaan Toiletris Herbal: Studi Potensi dan Teknologi Stieven Netanel Rumokoy; Karlah Lifie R. Mansauda; Christopel H. Simanjuntak; Adelaida Joroh; Arief P. Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 2 No. 2 (2023): Vol.2 No.2 1 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v2i2.1085

Abstract

Pemanfaatan tempurung kelapa (Cocos nucifera) sebagai bahan dasar dalam industri toiletris herbal semakin berkembang seiring meningkatnya permintaan terhadap produk alami dan ramah lingkungan. Serbuk arang tempurung kelapa memiliki potensi sebagai bahan aktif dalam sediaan toiletris. Namun, optimalisasi teknologi produksi serbuk arang masih menjadi tantangan yang perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan teknologi produksi serbuk arang tempurung kelapa sebagai bahan dasar sediaan toiletris herbal. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan studi deskriptif melalui wawancara dengan praktisi serta pelaku industri terkait produksi serbuk arang dan formulasi produk toiletris herbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi produksi serbuk arang tempurung kelapa memiliki peluang besar untuk dikembangkan dalam industri toiletris herbal, termasuk pada skala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Serbuk arang memiliki kandungan bahan aktif yang sesuai untuk aplikasi dalam produk toiletris. Dari aspek teknologi, rancangan alat produksi yang praktis dan terintegrasi dengan sistem photovoltaic (PV) direkomendasikan sebagai solusi yang lebih ramah lingkungan.
Produk Alat Pembuatan Serbuk Arang Tempurung Kelapa (Cocos nucifera) Sebagai Bahan Dasar Toiletries Herbal, Perspektif: Model Bisnis Stieven Netanel Rumokoy; Adriyan Warokka; Stanley B. Dodie; Precylia R. Rambing; Adelaida Joroh; Arief P. Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 2 (2025): Vol.4 No.2 1 Desember 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i2.1186

Abstract

Pemanfaatan tempurung kelapa (Cocos nucifera) sebagai bahan baku bernilai tambah memiliki potensi besar dalam mendukung ekonomi berkelanjutan, khususnya melalui produksi serbuk arang sebagai bahan dasar toiletries herbal. Ketersediaan bahan baku yang melimpah di daerah pesisir menjadi peluang strategis untuk mengembangkan produk lokal yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, memproduksi, dan mengkaji model bisnis dari alat produksi serbuk arang tempurung kelapa, dengan fokus pada aspek kelayakan teknis dan potensi komersialisasi. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan dan penerapan Business Model Canvas (BMC) untuk memetakan komponen utama bisnis, meliputi segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran distribusi, hubungan pelanggan, sumber pendapatan, sumber daya utama, aktivitas kunci, kemitraan, dan struktur biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat produksi yang dikembangkan mampu menghasilkan serbuk arang dengan ukuran partikel yang sesuai untuk bahan baku toiletries herbal, memiliki desain ergonomis, dan mudah dioperasikan. Dari perspektif model bisnis, peluang pendapatan tidak hanya berasal dari penjualan unit alat, tetapi juga dari penjualan suku cadang, jasa pelatihan, dan kerja sama produksi. Analisis struktur biaya dan potensi pasar menunjukkan prospek usaha yang menjanjikan, terutama pada segmen industri toiletries dan pelaku UMKM berbasis produk alami.