Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Business Development Strategy Through SWOT Analysis and Human Resource Management in Food and Beverage Industry: A Case Study of XO Cafe Restaurant & Bar Kolondam, Arifmanuel; Paendong, Melky; Maramis, Diana; Joroh, Adelaida
Asian Journal of Logistics Management Vol 4, No 1 (2025): Asian Journal of Logistics Management
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ajlm.2025.27063

Abstract

This research delves into the strategic landscape of XO Cafe Restaurant & Bar, employing a SWOT analysis to dissect its internal and external factors. Questionnaires distributed to 38 customers and 15 employees, combined with observational data, formed the basis of this analysis. The study identified key strengths such as varied beverage offerings, satisfactory service, affordable pricing, strong customer loyalty, and well-trained staff. Conversely, weaknesses were noted in the limited food variety, room layout, and aesthetics. Opportunities for XO Cafe lie in its diverse beverage selection, potential for repeat business, and flexible pricing. However, the business faces threats from competition and competitor menu variations. To formulate effective marketing strategies, the research utilized IFAS and EFAS matrices and a quantitative SWOT matrix. The IFAS matrix highlighted that XO Cafe's strengths outweigh its weaknesses, with "Trained Employees" and "Affordable Prices" being significant assets. The EFAS matrix revealed that opportunities exceed threats, particularly in "Varied Beverage Product Options" and "Repeat Purchases from Customers." Furthermore, a workforce analysis assessed employee performance, revealing a "Good" rating but also a 34% gap needing improvement. Recommendations include targeted training and regular performance evaluations. Ultimately, the study concludes that XO Cafe is viable for an alcoholic beverage sales license and suggests strategies for growth. 
Design and Implementation of Marketing Strategy and Financial Report Based on Integrated Technology Teaching Factory (TEFA) in the Development of SMEs Based on Environmentally Friendly Products "Manado Ecocrafts" Don Kabo; Putong, Ivonne Helena; Joroh, Adelaida; Kolondam, Arifmanuel
Indonesian Journal of Society Development Vol. 3 No. 5 (2024): October 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijsd.v3i5.12962

Abstract

This study aims to design and implement a marketing strategy and a technology-based financial reporting system integrated with the Teaching Factory (TEFA) concept to support the development of environmentally friendly micro-enterprises, especially in Manado Ecocrafts. The INOVOKASI program includes the implementation of Appropriate Technology, marketing digitalization training, and a modern financial management system to improve the efficiency, productivity, and competitiveness of micro-enterprises in local and global markets. Manado Ecocrafts, as a business partner, faces challenges in managing raw materials, limited production technology, and market access. Through this program, solutions are implemented such as the use of digital technology for financial recording, e-commerce-based marketing strategies, and optimizing product distribution. As a result, there is an increase in production efficiency of up to 50%, an increase in turnover of up to 10% in the first six months, and market expansion through digital platforms.This program provides economic sustainability benefits for partners and local communities through increasing human resource capacity, empowering communities, and contributing to reducing environmental waste. In conclusion, the strategies implemented have succeeded in supporting the growth of micro-enterprises and building innovative and sustainable business models.
Produk Alat Praktek PLTS Atap, Perspektif: Kelayakan Produksi Stieven Netanel Rumokoy; Adriyan Warokka; i Gede Para Atmaja; Stanley Bernadus Dodie; Adelaida Joroh; Arief P. Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2 1 Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v3i2.1043

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap semakin menjadi fokus dalam upaya pemanfaatan sumber energi terbarukan. Dalam konteks pendidikan dan pelatihan untuk pemanfaatan energi terbarukan khususnya pada PLTS atap, ketersediaan alat praktek yang efektif sangat penting untuk membekali tenaga kerja dengan keterampilan instalasi dan pemeliharaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan produksi alat praktek PLTS atap yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran di bidang energi terbarukan. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur untuk mengidentifikasi tren dan kebutuhan teknologi dalam pendidikan dan pelatihan PLTS serta studi deskriptif melalui wawancara dengan ahli di bidang energi terbarukan dan beberapa pihak yang menjadi sasaran konsumen produk ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini memiliki kelayakan tinggi untuk diproduksi, dengan keunggulan pada aspek Kelayakan Hukum/Legalitas, Kelayakan Operasional, Kelayakan Jadwal/Waktu, Kelayakan Ekonomi. Alat ini juga dirancang dengan komponen yang mudah diperoleh dan dapat dibongkar pasang, sehingga fleksibel untuk penggunaan di dalam dan luar ruangan. Analisis menunjukkan bahwa alat ini dapat berfungsi sebagai sarana efektif dalam pembelajaran praktis PLTS, memberikan pengalaman mendekati kondisi nyata di lapangan, serta memiliki potensi menjadi produk unggulan yang dapat diterapkan melalui proses pembelajaran berbasis Teaching Factory (TeFa) institusi pendidikan teknik.
Alat Produksi Serbuk Arang Tempurung Kelapa (Cocos nucifera) Sebagai Bahan Dasar Sediaan Toiletris Herbal: Studi Potensi dan Teknologi Stieven Netanel Rumokoy; Karlah Lifie R. Mansauda; Christopel H. Simanjuntak; Adelaida Joroh; Arief P. Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 2 No. 2 (2023): Vol.2 No.2 1 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v2i2.1085

Abstract

Pemanfaatan tempurung kelapa (Cocos nucifera) sebagai bahan dasar dalam industri toiletris herbal semakin berkembang seiring meningkatnya permintaan terhadap produk alami dan ramah lingkungan. Serbuk arang tempurung kelapa memiliki potensi sebagai bahan aktif dalam sediaan toiletris. Namun, optimalisasi teknologi produksi serbuk arang masih menjadi tantangan yang perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan teknologi produksi serbuk arang tempurung kelapa sebagai bahan dasar sediaan toiletris herbal. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan studi deskriptif melalui wawancara dengan praktisi serta pelaku industri terkait produksi serbuk arang dan formulasi produk toiletris herbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi produksi serbuk arang tempurung kelapa memiliki peluang besar untuk dikembangkan dalam industri toiletris herbal, termasuk pada skala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Serbuk arang memiliki kandungan bahan aktif yang sesuai untuk aplikasi dalam produk toiletris. Dari aspek teknologi, rancangan alat produksi yang praktis dan terintegrasi dengan sistem photovoltaic (PV) direkomendasikan sebagai solusi yang lebih ramah lingkungan.
Produk Alat Pembuatan Serbuk Arang Tempurung Kelapa (Cocos nucifera) Sebagai Bahan Dasar Toiletries Herbal, Perspektif: Model Bisnis Stieven Netanel Rumokoy; Adriyan Warokka; Stanley B. Dodie; Precylia R. Rambing; Adelaida Joroh; Arief P. Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 2 (2025): Vol.4 No.2 1 Desember 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i2.1186

Abstract

Pemanfaatan tempurung kelapa (Cocos nucifera) sebagai bahan baku bernilai tambah memiliki potensi besar dalam mendukung ekonomi berkelanjutan, khususnya melalui produksi serbuk arang sebagai bahan dasar toiletries herbal. Ketersediaan bahan baku yang melimpah di daerah pesisir menjadi peluang strategis untuk mengembangkan produk lokal yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, memproduksi, dan mengkaji model bisnis dari alat produksi serbuk arang tempurung kelapa, dengan fokus pada aspek kelayakan teknis dan potensi komersialisasi. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan dan penerapan Business Model Canvas (BMC) untuk memetakan komponen utama bisnis, meliputi segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran distribusi, hubungan pelanggan, sumber pendapatan, sumber daya utama, aktivitas kunci, kemitraan, dan struktur biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat produksi yang dikembangkan mampu menghasilkan serbuk arang dengan ukuran partikel yang sesuai untuk bahan baku toiletries herbal, memiliki desain ergonomis, dan mudah dioperasikan. Dari perspektif model bisnis, peluang pendapatan tidak hanya berasal dari penjualan unit alat, tetapi juga dari penjualan suku cadang, jasa pelatihan, dan kerja sama produksi. Analisis struktur biaya dan potensi pasar menunjukkan prospek usaha yang menjanjikan, terutama pada segmen industri toiletries dan pelaku UMKM berbasis produk alami.
A Concept of Household Gas Leak Safety System Using MQ-2 Sensor and Embedded-Based Alarm Simanjuntak, Christopel; Kumaat, Arief Perdana; Joroh, Adelaida; Mpila, Deby A.
Jurnal Elektrik Vol. 5 No. 1 (2026): Vol.5 No.1 1 Juni 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v5i1.1284

Abstract

Liquefied Petroleum Gas (LPG) leakage in domestic and small-industrial sectors constitutes a major threat that frequently triggers fatal accidents, including severe fires and structural explosions. The primary factor behind these high accident rates is the limitation of human senses in detecting gas accumulation during the early stages of micro-leaks, compounded by the lack of continuous environmental monitoring systems. This study aims to formulate a comprehensive concept for an early detection system design for LPG leakage, integrating the MQ-2 semiconductor gas sensor with an Arduino microcontroller as the primary controller. The core focus of this paper is on modeling the hardware architecture, designing the system programming logic, and conducting a theoretical analysis of the integrated warning alarm scheme.The approach method applied in this conceptual research includes extensive literature reviews, logical flowchart design, electronic circuit schematic modeling, and mathematical simulation of component response times. The proposed system concept is engineered to monitor gas particle concentration fluctuations in the air in real-time. Based on the established theoretical parameters, when the MQ-2 sensor detects LPG particles exceeding the predefined safe threshold (set above 400 ppm), the Arduino microcontroller will immediately process the analog signal into a digital command to execute emergency protocols. This action triggers a high-frequency audible alarm via a buzzer and a visual indicator through a red LED light to provide instant warnings to building occupants.The conceptual design results demonstrate that the integration between Arduino and the MQ-2 sensor yields a security system scheme that is not only highly responsive and rapid in calculation but also economical and easy to mass-produce. This paper contributes significant scientific value by delivering a solid, valid, and applicable conceptual blueprint, which can serve as a primary reference for the physical development and manufacturing of smart gas leak detection devices in the future to enhance residential safety standards.
Perancangan Konsep Modul Penuntun Praktikum pada Alat Uji Kompetensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop System Rumokoy, Stieven Netanel; Warokka, Adriyan; Atmaja, I Gede Para; Joroh, Adelaida; Kumaat, Arief P.; Simanjuntak, Christopel H.
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai bagian dari transisi energi terbarukan menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, khususnya dalam aspek instalasi, operasi, dan pemeliharaan sistem. Namun, proses pembelajaran di pendidikan vokasi masih menghadapi keterbatasan dalam penyediaan modul penuntun praktikum yang terstruktur dan selaras dengan kebutuhan uji kompetensi. Kondisi ini menyebabkan belum optimalnya pencapaian keterampilan praktis peserta didik sesuai standar industri. Penelitian ini bertujuan untuk merancang konsep modul penuntun praktikum pada alat uji kompetensi PLTS yang sistematis, aplikatif, dan berbasis kebutuhan industri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan tahapan analisis kebutuhan, studi literatur, serta perancangan konseptual modul. Analisis kebutuhan dilakukan melalui identifikasi kompetensi utama yang harus dikuasai, meliputi instalasi sistem PLTS, pengujian kinerja, troubleshooting, serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Hasil analisis kemudian digunakan sebagai dasar dalam menyusun struktur dan isi modul praktikum yang terintegrasi dengan alat uji kompetensi. Berdasarkan hasil perancangan, topik-topik pembahasan dalam modul penuntun praktikum disusun secara bertahap dari aspek dasar hingga lanjutan, meliputi: (1) pengukuran karakteristik panel surya, yang mencakup identifikasi parameter listrik seperti tegangan, arus, dan daya; (2) instalasi panel surya pada blok instalasi atap, sebagai representasi pemasangan modul secara mekanik; (3) instalasi sistem PLTS tipe on-grid, yang mencakup integrasi dengan jaringan listrik; (4) instalasi sistem PLTS tipe off-grid, termasuk konfigurasi sistem dengan baterai; (5) pengoperasian sistem PLTS on-grid dan off-grid untuk memahami aliran daya dan performa sistem; (6) pemeliharaan sistem PLTS, yang mencakup pemeriksaan komponen, pengujian kinerja, dan identifikasi gangguan.
a Development of a Self-Sufficient AI Ecosystem Concept for Msty-based Multi-Models Simanjuntak, Christopel; Kumaat, Arief Perdana; Joroh, Adelaida; Rumokoy, Stieven N; Mpila, Deby A; Warokka, Adriyan
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infrastruktur cloud pihak ketiga menuntut pengembangan Artificial Intelligence (AI), tetapi sering kali hal ini disertai kekhawatiran privasi, pelanggaran kedaulatan data, dan biaya operasional yang mahal. Namun demikian, belakangan ini, paradigma pengembangan AI lokal (on-premise) telah mendapatkan daya tarik sebagai alternatif yang lebih baik. Makalah ini membahas gagasan dan fondasi pembangunan ekosistem AI otonom untuk lingkungan multi-model di Msty. Metode penelitian adalah studi konseptual dan pendekatan eksperimental untuk menguji ruang kerja desktop terintegrasi seperti itu dari model bahasa besar untuk pembuatan teks dan model lokal untuk menghasilkan gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Msty dapat mengoordinasikan interaksi multi-model secara bersamaan melalui metode manajemen memori internal yang efisien tanpa ketergantungan komputasi eksternal. Menerapkan ekosistem ini pada akhirnya mencapai kedaulatan data penuh dan fleksibilitas dalam alur kerja bagi pengembang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Msty efektif mempercepat demokratisasi AI mandiri, sekaligus menjadi aplikasi tepat untuk pengembangan kecerdasan buatan yang aman, privat, dan hemat biaya pada perangkat keras tingkat konsumen.
ANALISIS MEREK DAN STRATEGI PRODUK DALAM MEMBANGUN DAYA SAING PRODUK GULA SEMUT ORGANIK “SOLAREN” Paendong, Melky K. E.; Kumaat, Arief Perdana; Adelaida Joroh; Kaparang, Gratia Natrina; Walangitan, Misael Aldo
MANAJEMEN ADMINISTRASI BISNIS DAN PEMASARAN Vol. 8 No. 1 (2026): MANAJEMEN, ADMINISTRASI BISNIS DAN PEMASARAN
Publisher : Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines branding strategy and product strategy as instruments to build the competitiveness of “SOLAREN”, an organic palm sugar granule (gula semut) product manufactured through an integrated photovoltaic (PV) powered production system in Talaitad Utara Village, South Minahasa. The national palm sugar market continues to grow while domestic production still fails to meet roughly thirty percent of demand, and export potential through HS Code 170290 keeps expanding, opening opportunities for villagebased producer groups to enter premium and export segments. This study employs a descriptive qualitative approach using secondary data derived from a marketing review report, examining market analysis, competitor benchmarking, brand architecture, digital marketing channels, and food safety and quality certification. The findings show that SOLAREN's brand strategy, which combines clean solar-based technology with the authenticity of local sap, together with a structured product differentiation strategy covering consistent moisture content, uniform colour, fine texture, and staged certification, is able to position SOLAREN as a premium product capable of competing with manually produced palm sugar as well as established national brands. Integrated branding and product strategy supported by digital marketing channels and renewable energy technology are concluded to be key determinants in strengthening the competitiveness of village-basedorganic palm sugar products.
Pengaruh Self Efficacy, Dan Work Life Balance Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Angkasa Pura I Cabang Bandar Udara Sam Ratulangi Manado Tomi, Alfia; Rasjid, Efendy; Joroh, Adelaida
MANAJEMEN ADMINISTRASI BISNIS DAN PEMASARAN Vol. 7 No. 2 (2025): MANAJEMEN, ADMINISTRASI BISNIS DAN PEMASARAN
Publisher : Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era revolusi industri 5.0 karyawan diharuskan menghadapi tantangan digitalisasi, tekanan,tuntutan pekerjaan, dan perubahan serta perkembangan yang semakin hari semakin cepat. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Self Efficacy Dan Work Life Balance Terhadap KinerjaKaryawan Pada PT. Angkasa Pura I Cabang Bandar Udara Sam Ratulangi Manado. Jenis penelitianadalah penelitian kuantitatif dan metode penelitian menggunakan metode penelitian Deskriptif.Populasi yang diambil karyawan unit kerja Administrasi PT. Angkasa Pura I Cabang Bandar UdaraSam Ratulangi Manado, dan sampel yang di ambil adalah sampel jenuh, dengan mengunakan metodeNon-Probability Sampling. dalam penelitian ini populasi dan sampel berjumlah 31 orang karyawan.Analisis yang digunakan adalah Analisa Statistik Deskriptif, Total Skor, Analisis Regresi LinearBerganda serta Korelasi. Hasil analisis penelitian Nilai koefisien korelasi sacara simultan r = 0,819menunjukkan bahwa Self Efficacy dan Work Life Balance memiliki hubungan yang kuat dan signifikanterhadap peningkatan Kinerja Karyawan pada PT. Angkasa Pura I Cabang Bandar Udara Sam RatulangiManado. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa peningkatan Kinerja Karyawan, 67,1%dipengaruhi oleh Self Efficacy dan Work Life Balance secara bersama-sama, sedangkan sisanya 32,9%dipengaruhi faktor lain. Hasil analisis menunjukkan bahwa Self Efficacy dan Work Life Balancemempunyai pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan Kinerja Karyawan pada PT. Angkasa PuraI Cabang Bandar Udara Sam Ratulangi Manado. Untuk itu Self Efficacy dan Work Life Balance perludiperhatikan dan dimaksimalkan oleh pimpinan dan perusahaan dengan lebih mencermati faktor-faktorinternal dan organisasional mengenai Self Efficacy dan Work Life Balance sehingga dapat meningkatkanKinerja Karyawan