Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pelatihan penulisan proposal PKM bagi mahasiswa Jurusan Fisika Universitas Negeri Makassar Hasyim, Mutahharah; Martawijaya, M. A.; Haris, Abdul; Mahir, Mahir; Herman, Nurul Muthmainnah
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juli - Desember (In Progress)
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2025.03021287

Abstract

Kegiatan pelatihan penulisan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bagi mahasiswa Jurusan Fisika Universitas Negeri Makassar diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan literasi ilmiah, keterampilan penulisan akademik, serta kesiapan mahasiswa dalam berkompetisi pada ajang PKM tingkat nasional. Pelatihan ini diikuti oleh 45 mahasiswa yang memiliki latar belakang dan pengalaman penulisan yang beragam. Metode pelatihan mencakup penyampaian materi, diskusi, contoh proposal, workshop penyusunan kerangka proposal, dan pendampingan intensif oleh fasilitator. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman mahasiswa terhadap struktur PKM, terutama pada aspek kebaruan ide, ketepatan perumusan masalah, serta kesesuaian metode pelaksanaan. Peserta mampu menghasilkan draft kerangka proposal yang lebih sistematis, terfokus, dan sesuai dengan standar penilaian PKM. Selain itu, pelatihan juga meningkatkan motivasi mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam kompetisi ilmiah. Lingkungan pembelajaran yang kondusif serta fasilitas teknis yang memadai turut mendukung efektivitas pelatihan. Secara keseluruhan, pelatihan ini terbukti efektif sebagai upaya pemberdayaan akademik mahasiswa dan dapat dijadikan model penguatan kapasitas penulisan proposal di lingkungan Jurusan Fisika UNM
Analisis Postur Kerja Pada Pekerja Ornamen Masjid Dengan Metode Ovako Work Posture Analisis System (OWAS) (Studi Kasus: CV. Glass Reinforced Concrete Lima Arah) Mahir, Mahir; Suradi, Suradi; Aminuddin AP, Rezki Amelia
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 6 No. 02 (2025): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v6i02.190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja di GRC. Lima Arah dengan menggunakan metode Ovako Work Posture Analysis System (OWAS) digunakan untuk menganalisis postur kerja selama proses pembuatan ornamen masjid di CV. GRC. Lima Arah. Metode ini digunakan untuk menentukan postur tubuh pekerja yang berisiko mengalami gangguan otot dan rangka karena pekerjaan yang tidak ergonomis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa postur membungkuk, jongkok, dan mengangkat beban secara manual adalah bagian dari aktivitas kerja yang dapat menyebabkan keluhan musculoskeletal. Berdasarkan klasifikasi OWAS, beberapa postur kerja memiliki risko tinggi dengan kategori 3 dan periu perbaikan segera. Untuk menciptakan postur yang lebih baik, penelitian ini merekomendasikan penyesuain tinggi meja kerja, penggunaan bangku bantalan ergonomis, dan pengaturan ulang alat kerja. Diharapkan bahwa dengan rekomendasi ini akan mengurangi risiko cedera, meningkatkan kenyamanan kerja, dan meningkatkan produktivitas. Selain itu, penelitian ini dapat berguna bagi perusahaan lain untuk menerapkan ergonomi di tempat kerja.
The Process-Outcome Disparity in Culturally Responsive Physics Instruction: A Qualitative Case Study from Indonesia Husnah, Nurul; Martawijaya, M. A.; Mahir, Mahir
Journal of Social Work and Science Education Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Social Work and Science Education
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v7i1.1370

Abstract

This study examines the implementation and contextual relevance of the CRT approach in Indonesian senior high school Physics education. Employing a qualitative case study design, data were gathered through classroom observations and systematic document analyses (RPP and student outputs) from a single subject at State Senior High School 10 Makassar. The key results demonstrate that while the teacher achieved high pedagogical fidelity successfully fostering inclusive interactions (Score 5.0) and stimulating critical thinking (Score 4.0) by contextualizing abstract concepts the implementation was structurally incomplete. This resulted in an extreme cultural competence gap, characterized by high teacher effort (Score 4.5) contrasting dramatically with minimal cultural manifestation in student outputs (Score 1.0). This disparity is primarily attributed to a structural weakness in formal assessment design that fails to explicitly demand culturally reflective outcomes, coupled with significant external systemic barriers (50% minimal community participation). The research’s novelty lies in its triangulated, quantitative-qualitative documentation analysis used to precisely measure this 4.5 vs. 1.0 disparity, shifting the scholarly focus from individual capacity to systemic issues. The findings offer crucial practical implications for urgent assessment reform to mandate culturally reflective learning outcomes and emphasize the contribution of strengthening holistic institutional commitment and community partnership to bridge the process-to-outcome gap.